Saturday, July 4, 2015

SUMMER ROAD TRIP 2015: DC - METRO (COMMUTER TRAIN)

Smithsonian train station ... Inilah tempat kami turun dan naik kereta komuter yang lazim disebut dengan metro. Saat berangkat dari stasiun Van Dorn yang ada di kota Alexandria tadi pagi, kami mengawali perjalanan ke DC dengan membeli 3 tiket (dalam bentuk kartu) di mesin yang tersedia. Kemudian kami masuk ke stasiun dengan menempel kartu tersebut di card reader (mesin pembaca) yang secara otomatis akan membukakan gate untuk penumpang. Kami kemudian menunggu kedatangan kereta sekitar 5 menitan. Pagi itu stasiun lumayan sepi karena mungkin bertepatan dengan weekend (Sabtu pagi). Saat kereta datang, kami menaiki gerbong terdekat yang membuka dan menutup pintunya secara otomatis. Waktu naik dan turun dari gerbong tidaklah lama (sekitar 30 detik - 1 menitan). Karena sepi, kami tentu tidak tergesa-gesa. Kami kemudian menempati bangku kosong yang tersedia. Kereta melaju dan berhenti di beberapa stasiun untuk menaikkan atau menurunkan penumpang. Selain melewati terowongan, kereta juga melewati rute di atas jalan raya. Sekitar 20 menit kemudian, kami sampai di stasiun Smithsonian. Stasiun yang berada di kompleks museum (yang dikenal dengan nama Smithsonian grup ini) berada di bawah tanah (subway) sehingga kami perlu menaiki tangga dan juga eskalator untuk bisa muncul di permukaan hehehe ... Untuk membuka pintu, kami perlu men-tap kartu kami di card reader yang tersedia di gate keluar. Sesampainya kami di luar stasiun, kami melihat deretan gedung museum ada di depan kami. Sore harinya, saat kami hendak pulang ke Alexandria, kami kembali ke stasiun Smithsonian ini. Penumpang menumpuk di stasiun dan tidak keluar dari situ karena hujan turun deras sekali. Ketika kami hendak masuk ke peron, kami mendengar petugas meminta para pengunjung stasiun untuk meninggalkan stasiun meski hujan masih turun dengan deras. Pengumuman ini tentunya ditujukan untuk penumpang yang hendak keluar stasiun. Mendengar pengumuman ini, penumpang pun kemudian mulai meninggalkan stasiun meski mereka tahu resikonya, basah kuyup hehehe ... Para penumpang seolah menyadari bahwa stasiun terasa semakin padat meski kapasitas stasiun ini lumayan besar. Kami kembali men-tap kartu kami dan bersiap menuju ke lantai bawah di mana kereta api akan berhenti. Dengan pakaian basah kuyup, kami sempatkan mengambil beberapa gambar sebelum kereta api datang. Kami tidak melihat banyak penumpang di area tunggu ini. Saat kereta datang, segera saja kami naik gerbong dan mencari bangku kosong. Perjalan kembali ke Van Dorn sedikit berbeda dengan perjalanan saat kami berangkat tadi pagi. Bangku kosong tidak banyak tersedia. Di saat sore menjelang dan hujan turun lumayan deras, banyak pengunjung DC yang mungkin memutuskan tidak meneruskan petualangan sore itu. Terlebih mereka yang membawa anak kecil atau balita yang nampak sudah tidak mampu menahan dingin. Agak aneh memang, di saat summer season, hujan turun tiada ampun hehehe ... Di satu sisi kami senang karena kami tidak merasakan panas yang teramat sangat di saat kami berjalan mengelilingi sebagian kota Washington DC ini. Di sisi lain, kami merasa acara jalan-jalan hari ini nggak bisa maksimal karena hujan seolah nggak memberi kesempatan yang lebih banyak lagi pada para pengunjung/wisatawan hehehe ... Sudahlah ... Nikmati saja perjalanan dan petualangan sore ini dengan hati gembira. Setidaknya, sudah ada beberapa tempat yang didatangi sore ini. Rencananya, kalo Alexandria nggak hujan, kami ingin meneruskan acara jalan-jalan di Alexandria saja, utamanya di downtown kota ini. Semalam, saat kami bersantap malam di downtown kota ini, kami melewati jalan utama downtown yang cantik sekali. Kami tentunya nggak ingin melewatkan kesempatan melihat kota cantik ini. Salah satu alasan kenapa kami memilih menginap di kota ini adalah karena kota ini cantik dan tiak terlalu jauh dari DC. Karena itu, meski jam 6 kami musti masuk kereta karena baju sudah basah kuyup, kami nggak ingin menghabiskan malam dengan bersantai-santai di penginapan. Kata mama, setiap kali liburan, kami memang sebaiknya memiliki agenda/jadwal yang fleksibel. Jadi, kalo tiba-tiba cuaca berubah, kami punya rencana cadangan yang bisa kami pilih. Seperti yang terjadi sore ini misalnya. Maunya, kami stay. Apa daya, baju sudah basah kuyup. Kami musti memutuskan segera apa yang harus kami kerjakan agar liburan tidak menjadi sia-sia ... Dan saat kami sampai kembali di Van Dorn station, hujan tidak lagi ada. Yay ... Artinya kami bisa berjalan-jalan di kota Alexandria hingga matahari terbenam ... BTW ... Metronya nyaman nggak? Sudah pasti lah ya hehehe ...

SUMMER ROAD TRIP 2015: DC - AROUND DC

Sebelum sampai di lokasi piknik berikutnya, kami sempatkan mengambil beberapa gambar di berbagai tempat yang kami lewati. Masih di hari Sabtu siang tanggal 4 Juli tahun 2015, di saat mendung datang dan pergi. Dari beberapa tempat tersebut, ada bus stop yang juga kami singgahi. Dalam gambar nampak kan seperti apa bus stop yang ada di kota Washington DC ini? Lumayan bersih dan terawat pastinya. Jalur yang dilalui bus yang mampir di bus stop ini juga ada di dalam papan informasi yang dipasang disitu. Di dekat bus stop ada toko cindera mata yang khusus menjual aneka souvenir dan merchandise yang berhubungan dengan gedung putih dan kota Washington DC. Mama menyempatkan mampir ke toko tersebut sementara aku dan papa memilih menunggu di luar toko. Kami duduk di bangku yang tersedia di trotoar besar di depan toko. Trotoar besar, bersih dan nyaman dengan mudah bisa kita temukan di mana saja di negara ini. Sudah jadi standard umum bahwa trotoar untuk pejalan kaki selalu tersedia dan sangat nyaman untuk digunakan. Pejalan kaki bisa menikmati fasilitas ini tanpa perlu bersaing dengan sepeda atau kendaraan lain. Trotoar ya memang dirancang untuk para pejalan kaki dan bukan yang lainnya. Bangku juga banyak tersedia di trotoar. Bangku tersebut tentu bukan hanya dekorasi atau hiasan melainkan memiliki fungsi tempat rehat bagi yang memerlukan. Jadi, kalau mau berjalan-jalan berjam-jam pun, rasanya betah saja karena trotoarnya menyenangkan dan nyaman digunakan plus ada tempat istirahat yang tak kalah menyenangkan hehehe ... Kira-kira, apa yang diperoleh mama di toko oleh-oleh tersebut? Yang gampang dibawa dan murah harganya ... Apalagi kalo bukan magnet tempelan lemari pendingin hehehe ... Dari situ kami kemudian melanjutkan acara jalan-jalan sore (karena jam sudah menunjuk angka 4 lebih) menuju ke monumen nasional. Coba perhatikan salah satu gambar yang diposting disini. Nampak kan monumen nasional yang dimaksud? Ya ... meski puncak monumen nasional sudah kelihatan dari tempat kami berdiri, jangan dikira jaraknya dekat hehehe ... Kami musti berjalan kurang lebih 5 menitan (atau bahkan lebih) untuk bisa sampai ke tempat itu. Bersama dengan para pengunjung ibukota negara ini, kami bersemangat untuk berjalan menuju monumen nasional tersebut. Apa daya, menjelang kami sampai di monumen nasional tersebut, rintik hujan semakin besar saja. Sesampai di halaman monumen nasional, kami sempatkan mengambil gambar sebentar sebelum kami meneruskan perjalanan menuju Lincoln Monument. Apa daya hujan bertambah deras dan untuk bisa masuk ke kompleks Lincoln Monument, kami perlu mengantri. Di bawah derasnya hujan, kami bertahan dan mengantri untuk bisa masuk ke Lincoln Monument. Apa daya, setelah mengantri sekitar 3 menitan, jam menunjuk angka 5 sore. Petugas mengatakan monumen Lincoln tertutup untuk umum karena acara pentas seni dan penyalaan kembang api sudah akan dimulai. Tentu kami kecewa namun kami berusaha untuk mengerti. Kemeriahan acara HUT kemerdekaan negara ini memang masih dilanjutkan semalaman ini. Hanya saja, penonton yang boleh memasuki area Lincol Monument dibatasi. Ya sudah ... Kami kemudian memutuskan kembali saja ke kota Alexandria. Hujan deras yang tercurah seolah nggak mau berhenti. Kami sudah semakin basah kuyup meski kami membawa payung kami. Ya ... Kemeriahan 4th of July yang kami ingin saksikan, tidak semuanya terealisir. Rencananya, kami ingin menyaksikan kembang api juga ... Sayang, weather nggak berpihak pada kami. Kami memutuskan untuk pulang dulu ke Alexandria dan kembali ke DC besok pagi untuk mengunjungi beberapa tempat yang hari ini batal kami datangi. Di tengah hujan deras, kami kembali ke Smithsonian Station untuk naik metro ...
 

SUMMER ROAD TRIP 2015: DC - WHITE HOUSE

Ini adalah tempat yang kami masukkan dalam list kunjungan kami di Washington DC. Apakah itu? Gedung Putih. Nama yang mungkin sudah sering didengar dan dibaca serta dilihat, namun belum dari jarak dekat hehehe ... Gedung Putih adalah tempat tinggal resmi kepala negara (maksudnya Presiden US). Pemerintahan negara ini berpusat di sini. Dalam situsnya (https://www.whitehouse.gov/), disebutkan secara jelas apa itu gedung putih dan berbagai penjelasan lain yang berhubungan dengan fungsi gedung ini sebagai pusat pemerintahan. Saat kami sampai di area gedung putih ini, dari kejauhan sudah nampak banyak wisatawan yang asyik hilir mudik dan mengambil gambar di sekitarnya. Polisi juga nampak bersiaga baik di antara kerumunan para pengunjung maupun di gardu monyet yang ada di dekat gedung putih. Para petugas keamanan ini ada yang mengendarai motor gede, ada yang siap di dalam mobil, ada yang naik sepeda dan ada yang berjalan kaki kesana-kemari. Kami menyempatkan diri mengambil beberapa gambar di sela-sela kerumunan pengunjung. Tentu saja pengambilan gambar ini dilakukan di luar pagar bangunan tersebut hehehe ... Ya ... Pagar yang lumayan tinggi nampak mengelilingi kompleks gedung putih yang terlihat asri dari kejauhan. Kami amati bangunan yang khas ini dari kejauhan. Kata mama, gedung putih seringkali muncul di berbagai film yang diproduksi di negara ini sebagai salah satu unsur "penguat" plot film tersebut. Barangkali, gedung putih yang dijadikan setting atau menjadi lokasi pengambilan gambar bukanlah gedung putih yang ada di Washington DC melainkan replika gedung putih yang dibuat di studio film. Bayangkan saja kalo sampai ada syuting film di gedung putih ... Pasti akan merepotkan sekali. Kepala negara dan staffnya mau dikemanakan hehehe ... Dengan mendatangi tempat ini, at least kami jadi tahu secara dekat "rumah dan kantor kepala negara." Meski tidak bisa melihat isi gedung putih ini, kami senang kami bisa datang kemari. Sebenarnya, tur di dalam gedung putih dijadwalkan, namun kami tidak bisa mengikutinya karena kami perlu mendaftar jauh hari sebelumnya alias tidak bisa dadakan. Masih untung saat kami datang ke tempat ini cuaca lumayan bersahabat. Sebab, pagi tadi (sebelum menonton parade) kami sudah sedikit pesimis melihat guyuran hujan turun tak henti. Karena itu, kami berusaha memanfaatkan waktu mengunjungi tempat ini mumpung sinar matahari masih nampak. O ya ... Di depan kompleks gedung putih ada juga sebuah taman yang lumayan luas. Ada patung yang didirikan di taman ini, namun kami tidak mendekatinya hehehe ... Banyak pengunjung yang duduk-duduk di bangku yang tersedia di taman tersebut. Taman nampak rapi dan bersih seperti biasanya (kebersihan memang menjadi salah satu hal yang mudah ditemui di negara ini). Yang juga menarik untuk diamati adalah adanya satu protester (seorang warga negara yang membawa poster bernada protes) di depan gedung putih ini. Dia duduk sambil memegangi posternya. Dia nampak tidak terganggu dengan banyaknya pengunjung yang hilir mudik di depannya. Pengunjung pun nampak cuek saja terhadap keberadaan si mas pemrotes ini. Petugas keamanan juga tidak terlihat repot mengurusi si pemrotes. Sepertinya, pemrotes ini sudah sering atau mungkin sudah lama berada disitu. Terlihat kan bagaimana si petugas bersikap padanya? Tetap diamati tetapi tidak dihalangi hehehe ... Ya ... Yang dilakukan si pemrotes kan duduk tenang dan membawa poster; dia tidak bersuara, tidak berteriak-teriak, tidak anarkis alias protesnya dilakukan dengan tenang  dan yang sejenis dengan itu ... Jadi, petugas keamanan tidak nampak terlalu strict dalam mengamankan si pemrotes ... Setelah merasa cukup berada di halaman (luar) gedung putih dan juga karena sudah cukup mendapatkan beberapa gambar, kami segera meninggalkan tempat ini. Pengunjung nampak masih saja berdatangan di sekitar lokasi gedung putih. Kami musti menuju lokasi lain sebelum hujan beneran turun nih hehehe ...

SUMMER ROAD TRIP 2015: DC - MAKSI

Ini dia pilihan warung makan yang kami datangi di hari Sabtu tanggal 4 Juli tahun 2015 ini. Kok Mc D? Iya ... Yang pertama kami jumpai kan warung makan ini, jadilah kami memutuskan kesini. Karena jam makan siang kami terbatas, kami cari menu yang paling gampang dan setelah pesanan kami dapatkan, kami segera menyantap apa isi baki tanpa menunggu lama hehehe ... Kami agak beruntung saat datang ke warung makan ini karena belum ada antrian di depan petugas. Setelah kami mendapatkan pesanan kami, satu per satu pengunjung mulai memasuki warung makan ini dan antrian pun semakin memanjang. Ini terjadi karena kami tidak menunggu sampai acara parade berakhir. Jadi, warung makan masih banyak yang kosong. Na ... Sesudah acara parade berakhir, barulah para pengunjung mencari warung makan karena bertepatan dengan jam makan siang. Kami bertiga sebenarnya membawa bekal berupa air mineral, jus, buah (pisang dan apel), chips dan juga cookies. Namun, kami tetap ingin menikmati makan siang yang "sesungguhnya" hehehe ... Mama dan papaku memang tidak mau repot dengan keperluan makan siang selama kami melakukan perjalanan. Bekal tetap dibawa, tetapi kami masih bisa memilih menu lain di sebuah warung makan seandainya memungkinkan (dari segi waktu dan juga kemudahan akses ke warung makan tersebut). Kalau kedua syarat tersebut tidak terpenuhi, biasanya kami akan menghabiskan bekal kami. Mama dan papaku biasanya memang sangat fleksibel untuk urusan logistik yang satu ini. Alasannya adalah kepraktisan. Apalagi aku juga sudah terbiasa beradaptasi di saat diperlukan hehehe ... Tips mama untuk keperluan logistik/konsumsi selama kami berlibur sebenarnya sederhana saja (1) breakfast di penginapan (2) maksi di lokasi piknik (bisa menyantap bekal atau mampir di warung makan) (3) makan malam di penginapan (bisa masak sendiri atau menghabiskan apa yang kami beli di siang harinya). Di sela-sela itu, ada bekal (berupa buah, chips atau cookies) yang siap kami santap anytime. Tips berikutnya, kami tidak boleh terlalu lama berada di satu tempat untuk menikmati makan siang. Maksimal 30 menit. Kenapa begitu? Biar waktu nggak habis gara-gara sarapan atau makan siang yang kelamaan hehehe ... Tentu pengaturan waktu ini bisa kami terapkan karena kami sudah sama besar dan bisa memahami mengapa waktu makan dibatasi. Dulu banget, kami juga beberapa kali mengadakan piknik. Waktu menyantap sarapan dan makan siang terasa lebih panjang karena aku belum bisa makan cepet hehehe ... Sekarang ini, aku musti belajar lebih fleksible dan bisa memanage waktu liburan dengan lebih baik agar kegiatan liburan berjalan dengan menyenangkan plus efisien dan efektif. Mama suka sekali bilang,"Kalo mau santai-santai, ya di rumah saja. Berlibur kan tujuannya melihat tempat lain, jadi ya maksimalkan waktu" hehehe ... Setujukah aku dengan pendapat mama? Lebih baik setuju saja deh, daripada ... Hahaha ... O ya ... Meski cepat, kami tetap bisa menikmati menu makan siang kami dengan happy ... Saat makan siang usai, kami pun merasa siap untuk melanjutkan acara jalan-jalan siang hari ini ... 

SUMMER ROAD TRIP 2015: DC - MUSEUMS & AROUND

Gambar yang muncul di postingan ini adalah sebagian wajah kota DC yang kami datangi di hari Sabtu tanggal 4 Juli tahun 2015. Setelah kami menonton parade di jalan Constitution, kami memutuskan melihat deretan gedung tinggi yang ada di area ini (tak jauh dari tempat kami menonton parade). Gedung tinggi yang kami lihat seolah memiliki usia yang lumayan tua karena arsitektur yang khas yang mereka miliki. Warna gedung tinggi tersebut juga unik. Selain sebagai museum, gedung besar tersebut memiliki fungsi sebagai perkantoran, universitas/sekolah, tempat tinggal (apartment), pusat bisnis, rumah sakit, tempat ibadah dan seterusnya. Meski beberapa bangunan terbuka untuk umum, kami tidak memasuki gedung tersebut melainkan kami hanya melewati dan mengambil gambarnya saja. Ya ... Kami nggak ingin  waktu kami habis untuk mengunjungi tempat yang bukan menjadi tujuan utama kami. Meski menarik dan memunculkan rasa penasaran, kami tetap tidak mampir ke gedung tersebut hehehe ... O ya ... Meski kota ini seolah sudah settled, kami melihat ada banyak proyek pengerjaan gedung/bangunan (mungkin perbaikan juga) yang masih berlangsung. Karena masih dalam proses perbaikan atau pembangunan, gedung-gedung tersebut tertutup untuk umum. Tulisan yang ada di pagar menyebutkan gedung tersebut siap beroperasi dalam waktu dekat atau bahkan tahun depan. Bangunan yang sedang dalam renovasi antara lain museum, gedung perkantoran dan sejenisnya. Bersama kami ada banyak sekali pengunjung kota Washington di hari Sabtu mendung ini. Ya ... Weekend yang bertepatan dengan HUT kemerdekaan negara ini nampaknya menjadi salah satu alasan mengapa ada banyak sekali pengunjung yang beraktifitas disini. Selain berjalan kaki, pengunjung bisa menikmati Washington dengan menaiki sepeda, menaiki becak (pedicab), menaiki bus/trolley, menaiki kereta api, menaiki kapal/boat dan juga menaiki segway (semacam scooter mini dengan mesin). Aneka sarana transportasi ini memungkinkan para pengunjung memiliki lebih banyak pilihan destinasi. Kami sendiri memilih berjalan kaki dan nggak bosan menyeberang, melihat, mengambil gambar dan berkeliling kesana-kemari (tentu sambil membaca petunjuk) karena ingin menikmati bagian lain kota DC selain museumnya. Lokasi aneka tempat wisata menarik sebenarnya letaknya berdekatan tetapi tetap perlu waktu lumayan untuk berjalan dari satu tempat ke tempat lain hehehe ... Karena sudah tahu akan banyak berjalan, kami tentu mempersiapkan mental kami untuk kegiatan hari ini. Mengeksplorasi tempat-tempat menarik tersebut bisa kami lakukan selama kami kuat berjalan kesana-kemari hehehe ... Tujuan yang sudah kami tetapkan tentu kami utamakan untuk kami datangi terlebih dahulu. Tempat lainnya akan kami datangi seandainya waktu masih memungkinkan. Maklum, kami hanya menjadwalkan 1,5 hari saja untuk mengeksplorasi DC. Sebagai pusat pemerintahan, DC memiliki banyak kantor baik berupa kantor milik pemerintah US sendiri maupun kantor milik perwakilan negara lain (Embassy). Ya ... Kalau selama ini nama DC sering sekali kami dengar, kami baca atau kami lihat di majalah atau televisi atau di radio, hari ini kami berkesempatan melihat secara langsung dan dari dekat wajah DC yang memiliki banyak ikon (gedung putih, monas, dll) dan cerita ini. Meski tanpa guide, kami tetap bisa mengetahui sejarah kota ini dari membaca papan informasi maupun dari buku saku yang bisa kita dapatkan di tourist info center. Meski berjalan kesana-kemari, kami belum merasa lelah karena cuaca lumayan bersahabat. Mendung membantu menahan panas tidak langsung mengenai kami. Cuaca hari ini berbeda jauh dengan cuaca di tahun 2010 saat kami kemari. Saat itu, suhu mencapai angka 100 derajat Fahrenheit lebih, sehingga kami beneran nggak kuat berlama-lama berada di luar gedung/bangunan meski kami membawa payung atau topi. Hari ini, suhu berkisar di angka 80-an dan panas pun tidak terlalu menyengat. Jadilah acara jalan-jalan hari ini terasa lebih menyenangkan hehehe ... Meski menyenangkan, kami tetap saja perlu istirahat. Lho kok? Iya ... Kami kan perlu mengisi perut kami terlebih dahulu. Jam sudah menunjuk angka 2 lebih dan rasanya, kami memerlukan makan siang untuk menambah energi. Sambil mencari warung makan, kami terus saja berjalan di antara gedung tinggi dan di antara jalan protokol sampai kemudian kami berhenti di satu tempat. Dimanakah itu? Di sebuah warung makan cepat saji yang ada di salah satu pojok jalan.

SUMMER ROAD TRIP 2015: DC - THE PARADE (4TH OF JULY)

Na ... Ini dia yang ditunggu-tunggu ... Parade di DC (http://www.july4thparade.com/) ... Menjadi program rutin setiap tahun dan bertepatan dengan HUT negara ini, parade seolah menjadi ikon tontonan wajib bagi mereka yang tertarik untuk ikut merasakan kemeriahan dan kegembiraan di hari itu. Dalam situs mereka disebutkan bahwa lokasi parade selalu berada di jalan Constitution (America's National Independence Day Parade takes place annually on July 4th at 11:45 am in Washington, D.C., on Constitution Avenue from 7th to 17th Street before a street audience of hundreds of thousands of spectators) dan peserta parade merupakan grup yang sama dari tahun ke tahun (The Parade consists of invited bands, fife and drum corps, floats, military and specialty units, giant balloons, equestrian, drill teams, VIP's, national dignitaries, and celebrity participants). Inilah kemeriahan yang ingin kami lihat. Bersama dengan pengunjung lain, kami pun kemudian keluar dari museum dan berjalan menuju Jalan Constitution yang berada persis di belakang museum. Kami hanya perlu memutar sedikit dan sampailah kami di jalan utama, tempat parade akan berlangsung. Deretan pengunjung di sepanjang jalan ini nampak sudah siap mengikuti memeriahkan acara parade yang siap dimulai di jam 11.30. Kami bahkan melihat sebagian penonton yang sepertinya sangat "siap" meonton parade yang akan berlangsung beberapa jam dari perlengkapan yang mereka bawa seperti: kursi, payung, snack, alat ambil gambar atau alat rekap, asesoris (bendera, rumbai-rumbai) yang memiliki dekorasi dengan teman "4th of July" dan sebagainya. Ada penonton yang datang berombongan (mereka memakai seragam atau membawa asesories yang sama), ada juga penonton yang datang seorang diri saja. Stasiun TV dan radio nampak di beberapa spot dan siap menyiarkan live event dari Jalan Constitution ini. Jelas para polisi nampak sibuk mengatur penonton agar tidak duduk terlalu maju atau melarang penonton menyeberang jalan menjelang acara dimulai. Untung cuaca sedikit mendung, sehingga kami nggak merasa kepanasan saat menonton parade ini berjalan. Parade dimulai dengan melintasnya polisi berkendaraan mesin besar (moge) dan juga polisi berkuda. Marinir dan anggota kesatuan lain juga nampak tegap berbaris melintasi jalan yang menjadi venue parade hari ini. Berikutnya grup drumband dari berbagai sekolah (dari berbagai state dan bahkan ada yang dari luar US) juga menunjukkan kepiawaian mereka. Deretan grup organisasi (anak-anak veteran, anggota organisasi sosial, klub dansa/tari/olahraga, organisasi sosial masyarakat, dll) juga nampak berpartisipasi di acara ini. Paman Sam (Uncle Sam) yang menjadi julukan khas negara ini muncul dengan menggunakan eggrang. Sudah tentu tepuk tangan dan juga seruan berkali-kali muncul di saat kegiatan parade ini berlangsung. Maklum, everybody is happy hehehe ... Coba perhatikan beberapa gambar yang diunggah dalam postingan kali ini. Nampak kan beberapa peserta parade hari itu? Ya ... Mereka yang berpartisipasi dalam kegiatan ini nampak bersemangat dan bergembira di saat acara ini berlangsung. Mereka menebar senyum dan juga melambaikan tangan kepada para penonton yang berjajar di sepanjang jalan ... Apakah kami menonton kegiatan parade ini sampai selesai? Nggak ... Kenapa? Karena masih ada tempat lain yang perlu kami datangi hari ini. Kami tidak mau berspekulasi dengan hujan yang mungkin turun sebelum kami tuntas berjalan-jalan hari ini. Memangnya kami mau kemana lagi? Ke gedung putih dan juga monas. Jauhkah jaraknya dari lokasi kami nonton parade? Nggak juga sih ... Hanya saja, kami nggak mau hujan membuyarkan rencana kami hehehe ... Karena itu, 30 menit menjelang parade selesai, kami segera bergerak menuju lokasi piknik lain yang sudah kami rencanakan. Bersama kami, banyak juga penonton parade yang ternyata juga sudah mulai pindah tempat. Kami berjalan terus saja sampai di ujung jalan Contitution sebelum akhirnya kami belok kanan dan mengikuti papan petunjuk arah ... Gedung menjulang tinggi nampak tersebar di ibukota negara ini. Penjual asongan yang menjajakan air mineral, es krim, buah segar, chips dan makanan ringan lainnya bertebaran di banyak tempat. Pengunjung yang asyik berfoto ria juga dengan mudah kami jumpai disini. Ah ... DC sungguh merupakan kota besar yang memiliki aneka aktivitas untuk manusia yang berada di ruang dan waktu yang sama, di hari Sabtu tanggal 4 Juli tahun 2015. Datang dari desa kecil Bloomington, kami mencoba ikut merayakan kegembiraan yang dirasakan para pengunjung di kota metropolitan ini. DC yang kami lihat hari ini, berbeda dengan DC yang kami lihat 5 tahun lalu. Saat itu kami seolah nggak sanggup berjalan seharian mengitari kota ini. Hari ini, kami siap berpetualang dan menyapa sudut kota DC yang kami rencanakan untuk kami singgahi ...

SUMMER ROAD TRIP 2015: DC - MENUNGGU HUJAN REDA DI MUSEUM

Sabtu pagi, tanggal 4 Juli tahun 2015, kami bertiga bersiap menuju Washington DC di jam 8 pagi. Kami menyelesaikan sarapan di penginapan kami di Alexandria terlebih dulu tentunya. Sesudahnya barulah kami menuju DC. Papa dan mama memutuskan kami tidak akan berkendara ke DC pagi ini. Lalu naik apa dong? Naik sepur hehehe ... Dengan menumpang kereta komuter yang disebut metro, perjalanan dari Alexandria menuju Washington DC bisa kami tempuh dalam waktu sekitar 30 menit saja. Lalu, bagaimana kami bisa menuju ke stasiun dari penginapan? Dengan naik shuttle. Ya ... penginapan menyediakan fasilitas shuttle bus (mini van) yang mengangkut penghuni penginapan dari dan menuju ke stasiun kereta api. Shuttle ini tersedia sejak dari jam 6 pagi hingga jam 8 malam (dijadwalkan setiap 1 jam sekali). Kenapa kami memilih naik sepur? Karena sudah lama kami nggak naik sepur hehehe ... Jadilah pagi itu kami duduk dengan manis di dalam shuttle bus yang membawa rombongan menuju stasiun Van Dorn (berjarak kurang lebih 10 menit dari penginapan). Sesampainya kami di stasiun, kami segera turun dan memberi tiket mandiri (ada mesin disitu) dan kemudian menunggu kereta datang bersama penumpang lain. Kereta yang mirip dengan kereta yang kami naiki di Chicago ini (metro atau subway khas kota besar) nampak kosong. Maklum, hari ini kan hari Sabtu pagi (libur week-end), jadi tidak banyak penumpang menuju DC (tidak seramai weekeday atau hari kerja). Kereta berhenti di beberapa stasiun dan penumpang juga turun naik di stasiuntersebut. Semakin mendekati DC, ada banyak penumpang yang naik dan nampaknya mereka tidak beda jauh dengan kami yang akan keliling DC hari ini. Mereka membawa tas ransel dan memakai sepatu kets (siap berpetualang) hehehe ... O ya ... hampir lupa ... Hari ini kan Independence Day alias hari kemerdekaan negara ini ... Ada banyak acara yang akan digelar di DC. Salah satu tujuan kami ke DC sebenarnya adalah itu, melihat kemeriahan peringatan HUT kemerdekaan negara ini hehehe ... Ya ... Sudah sering kami dengar, di ibukota negara ini, kemeriahan HUT kemerdekaannya bisa disaksikan melalui parade dan fireworks-nya ... Karena penasaran, kami tentu nggak mau menyia-nyiakan melihat kemeriahan itu sejak pagi ini hehehe ... Meski demikian, kami sempat was-was juga karena mendung menggelayuti Alexandria dan DC sejak pagi ini ... Huajn rintik pun kami rasakan sejak kami berangkat menuju stasiun tadi pagi. Tentu kami membawa payung lipat yang siap digunakan, karena ramalan cuaca menyebutkan hujan akan datang dan pergi seharian ini di DC. Saat kami turun di stasiun Smithsonian, hujan mulai turun. Kami nggak mau got stuck di stasiun dan diam saja. Kami memutuskan menuju salah satu gedung museum yang terdekat. Ya ... stasiun Smithsonian ini berada di kompleks museum yang berada di bawah manajemen Smithsonian. Ada banyak museum yang bisa kita kunjungi dan hampir semuanya gratis. Pagi ini kami memilih memasuki National Museum of Natural History (http://www.mnh.si.edu/). Kok ini yang dipilih? Karena hujan keburu turun hahaha ... Kami tidak bisa langsung masuk ke dalam museum karena jam buka untuk pengunjung adalah jam 10 pagi. Kami perlu menunggu selama sekitar 10 menitan sebelum museum buka. Kami beruntung karena kami tidak kehujanan selama menunggu museum buka. Pengunjung lain (yang juga berteduh) dan tidak membawa payung atau rain coat banyak yang akhirnya basah kutup karena kehujanan. Begitu gate museum dibuka, dengan tertib pengunjung mengantri masuk. Pengunjung perlu melewati metal detector untuk bisa masuk plus ada pemeriksaan barang bawaan (dilakukan oleh petugas). Bagitu masuk lobby, museum yang memiliki ciri khas patung gajah (terletak di tengah lobby area-nya ini) terlihat sangat menarik dan mengundang pengunjung untuk mengeksplorasi-nya. Dalam peta mereka, terlihat bahwa museum ini memiliki banyak koleksi yang terbagi dalam beberapa zone dan lantai. Sebenarnya, ini bukan kunjungan kami yang pertama. Lho kok? Iya ... Kami pernah berkunjung ke sini di tahun 2010 lalu. Wow ... Lama banget? Iya ... Nggak terasa kan? 5 tahun yang lalu kami kemari dan berpose di dekat patung gajah juga. Hanya saja, waktu itu mama nggak ikutan berkeliling museum karena dah kecapean (kami dah berjalan-jalan ke banyak museum sebelumnya) hehehe ... Kali ini, mama yang semangat ngajak kami jalan ... Ya ... Daripada bengong nungguin hujan reda, mendingan kami berkeliling tempat ini. Kami menyempatkan mengambil gambar hasil bidikan para fotografer yang menjuarai lomba foto bertema alam (tahun ini) dan juga mengambil gambar diamond terbesar di dunia yang menjadi koleksi museum ini. Tak lupa, kami menyempatkan membeli souvenir berupa batu-batuan (satu kantong harganya 6 dolar) di gift shop museum ini. Saat hujan reda, kami pun bergegas meninggalkan museum dan bersiap menonton parade yang dijadwalkan dimulai sejak jam 11.30 hingga 2.30 ...