Sebelum melanjutkan melihat sisi lain Grand Canyon di South Rim area, kami memutuskan untuk mengisi perut kami terlebih dahulu. Dimana ya kami sebaiknya lunch hari ini? Ada beberapa
pilihan tempat yang bisa kami pilih. Yang terdekat adalah yang berada di area penginapan yang disebut Bright Angel Lodge. Untuk bisa ke tempat ini, kami musti naik shuttle bus karena kalo jalan kaki kejauhan dan menghabiskan waktu hehehe ... Kalo naik mobil, repot cari parking lot-nya. Dengan menumpang shuttle dari area visitor center, sampailah kami di area penginapan yang dilengkapi dengan warung makan, took swalayan (merangkap took souvenir), kedai es krim dan yang lainnya. Mula-mula kami menuju ke warung maka
n Bright Angel. Ternyata antriannya panjang banget. Oleh petugas kami disarankan untuk mencoba menu di Arizona room. Bahkan mereka menawarkan untuk mencek ketersediaan kursi kalo kami mau. Tentu saja kami mau banget hehehe ... Dari petugas di Bright Angel kami tahu masih ada tempat di Arizona room. Segera saja kami menuju warung makan yang dimaksud. Warung makan ini rupanya sudah kami lewati tadi, tapi kami tidak mengetahuinya karena kami tidak berpikir pintu masuk di dekat dumpster ini adalah pintu masuk menuju w
arung makan. Setelah diantar duduk oleh petugas, kami mulai membaca buku menu yang mereka berikan. As usual, segelas air es mereka sajikan sebagai minuman pembuka. Sambil membaca buku menu, kami lihat ada banyak pengunjung di warung makan ini yang sudah asyik menyantap menu yang mereka pesan. Ada apa saja menu yang bisa kami pilih? Menu western seperti sup, salad, chili, burger dan juga menu Mexico seperti taco atau burrito atau nacho. Lalu apa pilihan kami? Aku memilih burger dengan side-nya kentang goren
g. Mama memilih nacho dan papa memilih chili dengan daging bison sebagai pilihan daging cincangnya. Setelah pesanan kami dicatat petugas, kami menunggu sebentar saja sebelum pesanan kami diantar petugas. Tak menunggu lama, kami pun segera nyamil pesanan kami mengingat perut lapar kami semakin nyaring bernyanyi minta diisi hehehe ... Ah ... Makan siang di Arizona Room di Grand Canyon kali ini terasa istimewa mengingat pemandangan di luar jendela warung makan ini yang menawan. Ya ... Through the glas
s window we saw the beautiful Grand Canyon ... Siang yang panas ini pun terasa adem saat kami berada di dalam warung makan ini. Dan seperti biasa, kami juga share makanan yang kami pesan agar kami tahu bagaimana rasa masing-masing menu. Gimana rasanya? Ya biasa saja hehehe ... Nggak terlalu istimewa ... Yang jelas, kami tidak lagi merasa lapar setelah isi piring kami tandas hahaha ...
Showing posts with label Resto. Show all posts
Showing posts with label Resto. Show all posts
Friday, July 8, 2016
Saturday, June 18, 2016
MADISON: PART 10 (BRUSTER ICE CREAM)
Kedai es krim yang terletak di pojokan jalan (SR 45 dan 46) ini sebenarnya sudah sering banget ingin kami datangi namun
batal melulu hehehe ... Na ... Kali ini kami beneran mampir di sini karena sebenarnya hari ini kami ingin mengunjungi kedai es krim di Madison namun kami batalkan karena kami dah kekenyangan hehehe ... Sengaja kami mampir sore ini, selain sebagai pengganti batalnya acara tur ke took es krim, juga karena kami ingin makan es krim di saat suhu udara lumayan panas begini. Saat kami sampai di depan kedai, ada banyak pengunjung yang sudah mengantri terlebih dahulu. Jendela pemesanan dan jendela pengambilan
letaknya saling berdekatan sehingga memudahkan pengunjung untuk memesan dan mengambil es krim yang diinginkannya. Selain es krim, Bruster's Real Ice Cream (http://brusters.com/) ini juga menawarkan smoothies, cakes, pies dan menu lainnya. Kami tentunya memesan es krimnya saja, karena selama kami tinggal disini, kami belum pernah mencicipinya hehehe ... Lalu, apa yang kami pesan? Papaku memilih rasa berry, mama memilih vanilla dan caramel, aku memilih oreo. Hehehe ... Ya memang selalu itu yang kami pesan saa
t kami beli es krim. Tak menunggu lama, pesanan kami pun sampai. Segera saja kami cicipi dan ternyata rasa es krimnya tidaklah terlalu manis. Ya ... Es krim di Bruster ternyata rasanya agak lain dari es krim yang biasanya kami makan. Kami merasa es krim yang tidak terlalu manis ini memberikan kami pengalaman rasa yang baru karena biasanya es krim memiliki rasa manis yang kadang membuat kami nggak mau makan banyak-banyak hehehe ... Tak menunggu lama, es krim dalam wadah (bowl dan juga waffle) tandas dan berpindah ke dalam perut kami ... Habis, udara terasa panas dan es krim yang kami pesan sepertinya menggoda banget hehehe ... Ya sudah ... Sambil ngobrol, tak terasa es krim kami habis bis ... Kami
habiskan es krim kami di bangku yang tersedia di depan kedai es krim ini ... Sesudahnya, kami segera meninggalkan parking lot dan bersiap menuju ke rumah yang berjarak sekitar 5 menit dari sini. Ngomong-ngomong, berapaan tuh harga es krimnya? Ummmm ... Silahkan lihat di website mereka ya kalo penasaran hehehe ... Perut kenyang hati pun senang hihihi ...
MADISON: PART 6 (WARUNG MAKAN EMPRESS OF CHINA)
Na ... Makan siang kami di kota Madison akhirnya kami putuskan disini. Disini itu dimana? Di warung makan cina yang
yang bernama Empress of China. Kok kami bisa memutuskan kesini? Ya ... Sebelumnya kami sudah membuat catatan mau makan siang dimana. Dari beberapa tempat yang kami rasa akan kami pilih, kami akhirnya mendatangi warung makan ini. Kebetulan, warung makan ini berada di jalan menuju tempat piknik yang akan kami datangi berikutnya. Jadi, sambil sekalian jalan ke tempat piknik itu, kami mampir di warung makan ini. Dari visitor center (tempat kami memarkir kendaraan), perlu waktu sekitar 10 menit untuk sampai di tempat in
i. Kami meninggalkan kota Madison yang ada di pinggir kali Ohio dan menuju warung makan yang berada di pusat perniagaan (dekat dengan tempat makan yang lainnya, dengan pusat perniagaan dan dengan gedung perkantoran). Saat kami sampai di warung makan ini, kami tak menunggu lama untuk memesan paket makan siang (dengan bonus sup dan lumpia) yang dipatok dengan harga ekonomis. Mama memesan mie goreng, papa memesan nasi goreng dan aku memesan nasi ayam. Seperti biasa, aku memang suka menu ayam hehehe ... Tak menunggu lama, sup pe
sanan kami pun sampai. Aku dan mama memilih menu hot and sour sup, sementara papa memilih egg drop sup. Gimana rasanya? Lumayan hehehe ... Nampak kan dalam gambar seperti apa bentuknya? Tanpa perlu menunggu lama, isi sup di dalam mangkok kecil ini pun pindah ke dalam perut hehehe ... Ketika ketiga piring pesanan kami sampai di meja, kami segera tahu bahwa satu porsi menu makan siang yang kami pesan ternyata memiliki volume yang banyak. Alhasil mama langsung yakin kalo mama nggak akan sanggup menghabiskan isi piring mama. Apakah betul? Ternyata betul hehehe ... Jangankan mama, aku saja ternyata nggak sanggup ngabisin isi piringku hehehe ... Jadilah aku dan mama kemudian meminta to go box untuk mewadai makanan yang nggak sanggup kam
i habiskan ini. Sambil menikmati makan siang kami, kami sempat memperhatikan interior warung makan khas Negara China ini. Warna merah, gambar naga dan juga penggunaan sumpit seolah menjadi ciri khas warung makan China pada umumnya. Saat kami berada disini, pengunjung warung makan ini tidaklah banyak. Mungkin karena jam makan sudah lewat (saat kami datang, jam menunjuk angka 1.30 PM) atau mungkin karena alasan lainnya. Entahlah ... Kami tidak tahu secara pasti hehehe ... Setelah kami merasa cukup berada di
warung makan ini, kami segera saja bersiap-siap untuk keluar dari warung makan ini dan meneruskan perjalanan menuju tempat piknik berikutnya. Tak lupa, kami menyempatkan diri untuk mengambil gambar sebentar di depan warung makan ini. Rasanya Madison memang sepi ... Di saat weekend seperti ini, tidak terlihat kesibukan di area di sekitar warung makan ini ... Kata mama, kalo melihat ruas jalan yang ada di depan warung makan ini, mama jadi teringat kota Wonosobo hahaha ... Masak sih kayak kota Wonosobo? Sepertin
ya kok nggak mirip. Memangnya aku pernah ke Wonosobo, kok aku bilang Madison nggak mirip Wonosobo? Ya belum sih ... Tapi aku rasa, Wonosobo sedikit (atau banyak?) berbeda dari Madison hehehe ... Anyway ... Pilihan tempat makan yang lumayan yummy ini membuat kami kembali bersemangat untuk meneruskan acara jalan-jalan hehehe ... Yuk mari kita menuju salah satu ikon kota Madison ini ... Apakah itu? Penasaran?
Monday, May 23, 2016
BIG DAY & DINNER WITH ADVISOR
Senin, 23 Mei 2016 menjadi hari yang menyenangkan bagi kami sekeluarga, terutama bagi papaku. Bersama dengan keluarga ibu pembimbing disertasi, kami menikmati santap malam di
salah satu warung makan yang berlokasi di Jalan Keempat. Ibu pembimbing disertasi mengundang kami bertiga untuk ketemu di jam 6.30 PM. Dalam email yang diterima papa, ibu Farida meminta papa mengajak satu teman dan papa mengajak om Faishal untuk bergabung bersama kami. Kami berangkat bersama dalam satu kendaraan dan kemudian menunggu di warung makan "Taste of India" selama sekitar 20 menit. Saat ibu Farida datang bersama dengan keluarga, kami kemudian bergabung dan memulai acara makan malam ini dengan santai dan menyenangkan. Ya ... Ibu Farida adalah pembimbing utama saat papa menulis disertasi. Sejak pertama kali berdiskusi hingga akhirnya papa bisa maj
u ujian hari ini, tentunya semua ini tak lepas dari bantuan dan andil ibu Farida. Karenanya, secara khusus, kami bertiga mengucapkan banyak terima kasih kepada Ibu Farida. Kami sebenarnya pernah bertemu ibu Farida di rumahnya saat ada acara gathering sekitar 3 atau 4 tahun yang lalu. Hari ini kami berjumpa kembali dalam acara dinner setelah papa menyelesaikan ujiannya siang tadi. Kami "merayakan" kegembiraan ini bersama keluarga Ibu Farida. Lalu, apa dong yang kupilih? Aku memilih chicken curry rasa pedas hehehe ... Putra-putri Ibu Farida juga memilih menu
nasi dan lauk berkuah. Mama memilih nasi biryani. Papa dan om Faishal juga memilih menu nasi dan lauk. Ya ... Sambil ngobrol kami bercerita tentang rencana kami ke depan. Obrolan ini terasa menyenangkan karena kami berada dalam suasana bergembira hehehe ... Ya ... Setelah menulis disertasi sekian lama, akhirnya hari ini papa mengikuti ujian disertasi di kampus di jam 2 siang tadi. Aku dan mama tentu saja tidak ikut karena ujian semacam ini bukanlah sesuatu yang cocok untuk kami. Lagian, aku masi
h belum libur hehehe ... Anyway ... Terima kasih banyak atas semuanya Ibu Farida ... Bukan hanya academically support yang ibu berikan kepada papa tetapi juga semua bentuk support yang memungkinkan papa bisa menyelesaikan kewajibannya. Tak ada kata-kata selain terima kasih. Juga, terima kasih atas undangan dinner dari Ibu Farida kepada kami sekeluarga malam ini. Senang sekali kami bertiga bisa duduk dan ngobrol bareng malam ini dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Sekali lagi, terima kasih ...
Monday, May 16, 2016
BIRTHDAY DINNER
Hari Senin tanggal 16 Mei 2016, kami bertiga memutuskan untuk mendatangi warung makan Red Lobster yang ada di pojoka
n Jalan Ketiga dan Jalan 45/46. Sengaja untuk dinner kali ini kami memilih warung makan ini. Dinner yang sebenarnya ditujukan untuk merayakan ulang tahun mama hehehe ... Kenapa memilih warung makan ini? Karena kami beruntung mendapatkan giftcard dari teman yang saying kalau tidak kami pergunakan hehehe ... Giftcard ini memberikan beberapa opsi warung makan yang bisa kami datangi dan kami memutuskan untuk nyamil menu disini. Apakah kami sudah pernah dating kesini? Sudah ... Kapan itu? Tahun lalu ... Ta
pi kami masih mengingat apa yang membuat kami ingin kembali kemari. Apakah itu? Biskuitnya ... Apa itu biskuit? Roti (istilah mama sih semuanya roti hehehe ...) yang disajikan sebagai makanan pembuka. Kalo di warung makan lain ada dinner roll (roti juga menurut versi mama), biskuit ini sebenarnya memiliki fungsi sama. Sebagai makanan pembuka sebelum kami nyamil menu utama. Biskuit di warung makan Red Lobster disajikan dalam sebuah wadah mungil yang bisa di-refill kalo kami mau lagi. Na ... Kami ingin nyamil biscuit ini lagi
hehehe ... Lalu, saat kami sampai di Red Lobster, tentu kami tidak hanya menunggu keluarnya biscuit gratisan ini hehehe ... Kami juga memesan appetizer berupa create your own appetizer combination (boleh milih 3 menu dan kami memilih chicken strips, crispy calamari and vegetables, mozzarella cheesesticks). Hmmm ... Looks yummy ... Lalu untuk menu dinner, kami sepakat memilih paket hemat yang hampir sama yaitu varian udang (3 macam olahan) dalam 1 piring. Hasilnya seperti apa? Silahkan perhatikan gambar disi
ni hehehe ... Ya ... Meja kami menjadi penuh dan rasanya kami tidak akan sanggup menghabiskan semuanya hahaha ... Dan benarlah apa yang kami prediksi. Menu yang kami pesan ternyata tidak mampu habiskan semuanya. Kami bungkus apa yang masih ada di meja dalam to go box setelah acara makan malam selesai. O ya ... Selama kami berada disini, kami lihat meja makan yang tersedia nyaris semuanya penuh. Kalau biasanya warung makan selalu penuh di weekend, ini tidak berlaku di warung makan Red Lobster. Ada banyak penggem
ar menu makanan laut yang menyempatkan diri untuk mampir disini. Juga, kalau warung makan local biasanya tutup di hari Senin (setelah busy weekend), hal ini tidak berlaku disini. Warung makan ini tetap buka dan nyatanya pengunjung juga nggak kurang-kurang. Dan sama seperti kami, pengunjung nampak menikmati acara makan malam mereka dengan ngobrol dalam suasana hangat dan santai. Ya ... Inti dari acara dinner seperti ini, menurut kami adalah acara ngobrolnya. Mencicipi dan menyantap menu yang tersaji memang penti
ng, tapi ngobrol juga nggak kalah penting. Suasana santai seperti inilah yang menjadi alasan kami kenapa kami ingin menikmati makan malam bersama di warung makan. Alasan lain yang tidak kalah penting adalah karena kami ingin merayakan hari jadi mama. Mumpung ada giftcard yang bisa dipakai, jadilah kami merayakan hari jadi mama dengan happy. Lha mau gimana nggak happy melihat makanan yang ada di depan mata Nampak menggugah selera semua? Hehehe ... Selamat ulang tahun ya ma ... Semoga panjang umur dan happy teru
s ... Silahkan menikmati apa saja yang tersaji di meja hehehe ... Setelah merasa cukup berada di warung makan ini, kami pun bersiap meninggalkan meja dan kursi kami. Setelah tagihan diberesi dan kami membawa makanan kami dalam to go box, kami segera keluar dining room dan bersiap menuju kendaraan. Kami menyempatkan diri untuk mengambil gambar sebentar dan kami beruntung karena ada satu pengunjung warung makan yang menawarkan membantu mengambil gambar kami bertiga. Sudah pasti kami menerima tawaran ini d
engan happy hehehe ... Sesudah mengucapkan terima kasih kepada pengunjung yang baik hati itu, kami segera menuju ke kendaraan sambil merasakan perut kenyang kami. Rasanya kami tidak sanggup untuk makan lagi sampai besok siang hahaha ... Jujur saja, makanan yang membuat kami kenyang adalah makanan pembuka dan si biscuit. Makanan utama nyaris tidak tersentuh kalo kami tidak membaginya menjadi 3 (itupun hanya dari 1 piring alias 2 piring lainnya nyaris tidak tersentuh hehehe ...). Anyway ... Happy birthday ma ... Thanks for the good time and good food ...
Saturday, May 7, 2016
FARMER MARKET (MAY 7TH, 2016)
Sabtu pagi, tanggal 7 Mei tahun 2016, papa dan mama menuju ke farmer market yang berlokasi dekat dengan downtown. Karena sudah lumayan lama papa dan mamaku nggak ke pasar, maka mereka mere
ncanakan untuk melihat isi pasar hari itu. Aku sengaja nggak ikut karena aku ada rencana pergi ke library sesudah papa dan mamaku pulang dari pasar. Karena hanya berdua, papa dan mamaku tidak pergi terlalu lama. Kata mama, suasana pasar masih sama seperti biasanya. Penjual dan pembeli bertemu langsung dalam kegiatan farmer market ini. Produk organic sangat mudah ditemukan disini seperti sayur dan buah, Namun, dagangan lain yang juga menarik minat pengunjung adalah bibit bunga dan juga bibit sayur. Ya ... Menjelang datangnya musim panas, banyak orang yang mulai mempersiapkan diri untuk berkebun. Harapan mereka, selama summer, kegiatan berkebun bisa dilakukan dengan meny
enangkan karena cuaca yang mendukung. Nggak heran, keranjang atau tas bawaan mereka berisi beraneka ragam bibit tanaman. Bagi mereka yang mau mencicipi aneka jajanan, tersedia juga aneka booth yang menyediakan pilihan makanan dan minuman siap santap. Harga yang dibayarkan, tidak perlu memperhitungkan pajak karena transaksi dilakukan secara tunai disini. Lagian, kegiatan ini kan tujuan utamanya untuk membantu petani local yang memerlukan tempat untuk menawarkan dagangannya. Jadi, pemerintah setempat pun memfasilitasi kegiatan ini dengan meny
ediakan tempat, menjadwalkan kegiatannya dan juga memberikan fasilitas yang menarik. Pengunjung yang datang tanpa tujuan membeli sesuatu juga tetap bisa menikmati suasana pasar karena berbagaqi fasilitas pendukung yang tersedia seperti picnic table, mini stage untuk nonton pertunjukkan (maupun tampil), jogging/walking/biking track dan seterusnya. Nggak heran, saat cuaca cerah seperti hari Sabtu ini, ada banyak pengunjung yang datang dan menikmati suasana di farmer market. Ngomong-ngomong, apa yang mamaku beli? Sweet potato (ubi), kopi dan camilan hehehe ...
Friday, May 6, 2016
SOUTH BEND: PART X
Na ... Inilah tempat kami mampir untuk mengisi perut keroncongan kami setelah kami menempuh perjalanan sekitar 5 jam (ditambah macet yang lu
mayan lama hehehe ...) dari South Bend. Lho kok? Iya ... Kami menyempatkan mampir di Mr. Hibachi sebelum pulang ke rumah. Awalnya, kami ingin mampir di salah satu tempat makan di area West, namun kami kemudian memilih menuju warung makan yang ada di area East ini. Alasannya apa? Apalagi kalo bukan karena pilihannya banyak dan kita bis langusng nyamil hehehe ... Anyway ... Meski lapar berat, kami tetap menyantap apa yang
tersedia sesuai dengan kapasitas ... Kami nikmati makan malam kami dengan santai, mengingat kami sudah sampai di dekat rumah ... Ah ... Perut lapar kami rasanya mulai kenyang ... Kami pun menunggu sebentar sebelum kami memutuskan pulang ke rumah ... Ya ... Selama 2 malam berturut-turut, kami nyamil makanan asia berbasis nasi dan mie ... Semalam kami menikmati nasi goreng, lo mei (mie goreng) dan ayam goring tepung saus jeruk. Malam ini lagi-lagi kami nyamil nasi (sushi dan nasi goreng), mie, ayam goreng (aneka variasi), sup dan dessert ... Perut lapar kami rasanya happy karena kami mengisinya dengan menu yang kami sukai hehehe ... Selamat menikmati santap malam dengan menu yang sama atau berbeda ya ..
. Kami balik ke rumah dulu ... Meski hanya menempuh perjalanan pendek, kami merasa ingin segera sampai di rumah, membereskan aneka barang bawaan kami dan merebahkan badan di kasur ... Ya ... Sehabis duduk berjam-jam dan perut merasa kenyang, apalagi yang akan kita rasakan selain ngantuk? Hahaha ... Hoem sweet home ... Memang benarlah ungkapan itu ... Rasanya memang kita selalu rindu untuk pulang ke rumah dimana kita tinggal ...
SOUTH BEND: PART VI
Kamis malam, masih di tanggal 6 Mei tahun 2016, kami bertiga berkendara menuju salah satu warung makan yang berjarak sekitar 10 menit dari tempat kami menginap. Warung makan yang akan kami datangi berna
ma J.W. Chen (http://www.jwchens.com/). Kenapa kami memilih warung makan ini? Kata mama, warung makan initermasuk salah satu yang direkomendasikan oleh mereka yang pernah datang kemari. Kenapa mama memilih warung makan ini? Karena kami ingin makan nasi hahaha ... Ya ... Setelah seharian ini nggak ketemu nasi, rasanya malam ini pas banget deh kalo kami nyamil nasi dan lauk hehehe ... Karena alasan inilah kami kemudian memutuskan untuk mendatangi warung makan ini. Di sepanjang jalan yang kami lalui, kami melihat pemand
angan berupa deretan kompleks perumahan dan sekolah yang tertata dengan rapi. Jalan raya yang kami lalui juga tidak terlalu ramai dan kami tidak tergesa-gesa berkendara menuju J.W. Chen. Saat kami sampai di lokasi, kami melihat beberapa warung makan lain ternyata ada di lokasi yang sama. Ya ... Bertempat di sebuah kompleks perniagaan (street mall), kami dengan mudah melihat warung makan ini. Segera kendaraan diparkir di dekat situ dan kami memasuki warung makan yang ternyata lumayan luas. Di depan meja resepsionis kami mengatakan akan makan di dalam (dine in) untuk kami bertiga. Deretan set meja kursi nampak ada di depan kami dan kami bebas memilih dimana kami akan duduk. Karena sebagian besar kursi sudah ditempati pengun
jung, kami memilih set meja kursi yang berada di tengah ruangan. Petugas membawakan kami buku menu untuk kami pelajari. Tanpa menunggu lama, kami segera tahu apa yang akan kami pesan: nasi goring, mie goring (lo mein) dan ayam tepung saus jeruk. Kami sebenarnya ingin memesan capcay (seperti yang dipesan pengunjung yang duduk di seberang meja kami) tetapi petugas mengatakan menu itu tidak tersedia lagi. Ya sudah ... Kami pun memesan apa yang menurut kami cepat diolah hehehe ... Habis kami sudah keburu lapar sih, jadi kami nggak
pingin memesan menu yang aneh-aneh hahaha ... Sambil menunggu pesanan kami datang, kami juga memesan menu pangsit goring isi cream cheese (Crab Rangoon) yang lumayan menggugah selera. Ketika menu pesanan kami sampai di meja, tanpa menunggu lama kami segera membagi pesanan kami ke dalam piring kecil-kecil agar kami bisa saling mencicipi. Gimana rasanya? Pasti yummy-lah, lha wong kami dah lapar plus kami pingin makan nasi hehehe ... Nampak kan dalam gambar seperti apa menu yang kami pesan malam ini? Apakah kami sanggup
menghabiskannya? Ternyata tidak hehehe ... Meski lapar berat, kami tidak sanggup menghabiskan isi piring yang memiliki porsi lumayan banyak ini ... Lalu, kami pun meminta to go box pada mbak petugas untuk mewadahi leftover dinner kami malam ini. O ya ... Warung makan J.W. Chen's ini sepertinya sudah lama berdiri. Interior di dalam warung makan yang bersih ini nampak hommy, membuat pengunjung merasa betah berada di sini. Mereka yang datang malam ini nampak menikmati aneka menu sedap yang tersedia
dalam suasana yang santai. Penduduk lokal maupun bukan, nampak berbaur dan menikmati warung makan yang cocok dipakai tempat santap siang/malam bersama keluarga atau pun teman. Setelah berada di warung makan ini selama kurang lebih 1 jam-an, kami bertiga kemudian bersiap menyudahi makmal (makan malam) kami. Tagihan segera diberesi dan kami pun kemudian keluar warung makan ini dengan perut kenyang dan hati senang. Ah ... South Bend terasa lebih menyenangkan sekarang ini hehehe ... O iya ... Warung makan lain yang jug
a direkomendasikan untuk didatangi ketika kami berada di South Bend adalah Ichiban Golden Dragon (http://igdfood.com/). Lokasinya kebetulan berdekatan dengan J.W. Chen's. Namun, kami lebih memilih J.W.Chen karena menu yang kami baca di website mereka lebih menarik perhatian kami hehehe ... Anyway ... Kami merasa senang bisa menghabiskan hari ini dengan beberapa kegiatan yang menyenangkan hati plus mengisi perut kami yang lapar dengan menu yang yummy hehehe ...
Thursday, May 5, 2016
SOUTH BEND: PART II
Dalam perjalanan menuju South Bend, kami menyempatkan diri mampir untuk mengisi bensin di sebuah SPBU yang kebetulan dekat dengan warun
g makan McD dan Subway yang berada di sebuah convenience store (took kelontong). Sambil menunggu papa mengisi bensin, aku dan mama mampir untuk membeli sarapan di McD. Memangnya kami belum sarapan? Sudah sih sebenarnya, hanya saja aku pingin beli jajan aja hehehe ... Kami membeli paket sarapan yang sama untuk 3 orang berupa burrito isi telor (scramble egg) dan sosis yang dilengkapi dengan hash brown. Kebetulan Mc D yang kami datangi pagi itu berada persis di tepi highway yang kami lalui, jadi kendaraan kami nggak perlu belok terlalu jauh dari jalur utama. Selain itu, highway yang kami lalui dalam perjalanan dari Bloomington menuju South Bend ini tidaklah terlalu ramai, jadinya nggak terlalu lama juga bagi kami untuk
membeli bensin, ke kamar mandi, membeli sarapan dan kembali ke highway. O iya ... Pagi itu suhu lumayan adem, jadi kami nggak mau berlama-lama berada di luar ruang. Meski kami menyempatkan diri untuk mengambil gambar di depan warung makan yang kami datangi, kami tidak tahan berdiri berlama-lama di luar kendaraan. Kami sudah memperkirakan suhu dingin akan turun pagi ini sehingga kami memakai jaket. Namun demikian, tetap saja rasa dingin itu terasa hingga di tulang. Bahkan kami merasa berada di musim dingin saja hehehe ... Ya ... South Bend memang memiliki suhu yang lebih dingin daripada Bloomington meski keduanya berada di State Indiana. South Bend yang
berada di utara (bagian atas US) rasanya selalu lebih adem dari Bloomington yang ada di bagian bawah atau Selatan. Meski namanya South Bend, bukan berarti posisinya ada di sebelah selatan hehehe ... Anyaway ... Pagi itu kami lanjutkan perjalanan kami ke South Bend sambil nyamil sarapan yang lumayan menambah semangat kami hehehe ... Nampak kan dalam gambar apa saja yang kami beli? Yuk mari ikutan nyicipi ...
g makan McD dan Subway yang berada di sebuah convenience store (took kelontong). Sambil menunggu papa mengisi bensin, aku dan mama mampir untuk membeli sarapan di McD. Memangnya kami belum sarapan? Sudah sih sebenarnya, hanya saja aku pingin beli jajan aja hehehe ... Kami membeli paket sarapan yang sama untuk 3 orang berupa burrito isi telor (scramble egg) dan sosis yang dilengkapi dengan hash brown. Kebetulan Mc D yang kami datangi pagi itu berada persis di tepi highway yang kami lalui, jadi kendaraan kami nggak perlu belok terlalu jauh dari jalur utama. Selain itu, highway yang kami lalui dalam perjalanan dari Bloomington menuju South Bend ini tidaklah terlalu ramai, jadinya nggak terlalu lama juga bagi kami untuk
membeli bensin, ke kamar mandi, membeli sarapan dan kembali ke highway. O iya ... Pagi itu suhu lumayan adem, jadi kami nggak mau berlama-lama berada di luar ruang. Meski kami menyempatkan diri untuk mengambil gambar di depan warung makan yang kami datangi, kami tidak tahan berdiri berlama-lama di luar kendaraan. Kami sudah memperkirakan suhu dingin akan turun pagi ini sehingga kami memakai jaket. Namun demikian, tetap saja rasa dingin itu terasa hingga di tulang. Bahkan kami merasa berada di musim dingin saja hehehe ... Ya ... South Bend memang memiliki suhu yang lebih dingin daripada Bloomington meski keduanya berada di State Indiana. South Bend yang Saturday, April 23, 2016
KE MANDALAY LAGI
Sabtu sore, tanggal 23 April 2016, mama janjian ketemu tante Fitri dan tante Sonia untuk ketemuan sambil dinner di salah satu warung makan. Karena ada acara lain di sore hari ini juga, mereka
bertiga sepakat untuk tidak banyak menghabiskan waktu sore ini di warung makan tersebut agar bisa dating di acara yang lain tersebut. Kata mama, awalnya mereka mampir di warung makan Rush Hours namun ternyata warung makan ini tutup di jam 6 sore. Mereka bertiga sampai di warung makan sekitar 10 menit sebelum warung makan itu tutup. Mereka pun kemudian memutuskan pindah ke warung makan yang ada di jalan ke-4 dan mereka memilih mampir di warung makan Mandalay. Warung makan ini berada di kompleks warung makan internsional yang berada di jalan keempat. Persis di depan warung makan Mandalay, toko yang dimiliki tante Sonia dapat kita lihat. Saat mereka bertiga masuk ke warung makan ini, mereka dipersilahkan memilih meja dan kursi yang masih kosong. Mereka memilih
salah satu spot dan mulai memesan makanan yang ada di buku menu. Mama sudah pernah kemari sebelumnya. Kapan itu? 4 atau 3 tahun yang lalu hehehe ... Lalu, apa yang dipesan? Karena menu yang ditawarkan nyaris mirip dengan menu Thailand (namun ada menu Pho-nya juga yang merupakan menu khas Negara Vietnam), yang tertera di buku menu antara lain: nasi goreng, mie goreng, aneka stir fried (oseng-oseng) dan menu vegetarian. Mama memilih pho tetapi kali ini dengan isian daging ayam. Kalo biasanya pho dikenal dengan isian daging sapinya, kali ini mama mencoba rasa lain. Tante Fitri dan tante Sonia memilih menu yang sama, oseng-oseng lele yang dibumbui asam manis (lele dipotong kecil kemudian digoreng dengan tepung). Ada tambahan nasi untuk menu yang d
ipilih tante Fitri dan tante Sonia. Dalam gambar nampak akan apa yang mereka pilih sore itu? O iya ... Tante Fitri juga memesan es kopi (kopi yang dituang di atas susu kental manis terus ditambahi es batu). Komplit sudah apa yang mereka pesan sore itu. Karena porsinya besar, otomatis nggak semuanya bisa dihabiskan sore itu. Mama hanya menghabiskan seperempat menu saja karena masih kenyang. Makan siang kami (salmon goreng, oseng-oseng taoge dan tahu serta dessert marble cake) baru saja kami nikmati 2 jam sebelum mama keluar rumah. Bagi mama, kumpul itulah yang penting. Yang tersaji atau mau disantap, itu nomor dua. Ya ... Dah lumayan lama juga mereka bertiga nggak ketemuan. Makanya, waktu mama
dikabari mau diajak ketemuan, mama siap banget hehehe ... Meski nggak lama berada di warung makan ini, mama dan tante Sonia serta tante Fitri sudah lumayan happy karena bisa ketemuan ... Sesudah menyelesaikan dinner mereka, mereka bertiga keluar dari warung makan ini. Ngomong-ngomong, menu dinnerku dan papa apa dong? Menu special ... Maksudnya apa ini? Kebetulan banget hari ini ada acara Indonesian Night di Wilkie Auditorium ... Biasanya akan ada free food dengan menu Indonesia ... Hmmm ... Bakalan yummy ini hehehe ... Makanya, menu dinner kami nggak kalah sama menu dinner mama ... Karena mama cuma memilih mie rebus, sementara kami akan nyamil rendang, sate, oseng kangkung dan yang lainnya ...
bertiga sepakat untuk tidak banyak menghabiskan waktu sore ini di warung makan tersebut agar bisa dating di acara yang lain tersebut. Kata mama, awalnya mereka mampir di warung makan Rush Hours namun ternyata warung makan ini tutup di jam 6 sore. Mereka bertiga sampai di warung makan sekitar 10 menit sebelum warung makan itu tutup. Mereka pun kemudian memutuskan pindah ke warung makan yang ada di jalan ke-4 dan mereka memilih mampir di warung makan Mandalay. Warung makan ini berada di kompleks warung makan internsional yang berada di jalan keempat. Persis di depan warung makan Mandalay, toko yang dimiliki tante Sonia dapat kita lihat. Saat mereka bertiga masuk ke warung makan ini, mereka dipersilahkan memilih meja dan kursi yang masih kosong. Mereka memilih
salah satu spot dan mulai memesan makanan yang ada di buku menu. Mama sudah pernah kemari sebelumnya. Kapan itu? 4 atau 3 tahun yang lalu hehehe ... Lalu, apa yang dipesan? Karena menu yang ditawarkan nyaris mirip dengan menu Thailand (namun ada menu Pho-nya juga yang merupakan menu khas Negara Vietnam), yang tertera di buku menu antara lain: nasi goreng, mie goreng, aneka stir fried (oseng-oseng) dan menu vegetarian. Mama memilih pho tetapi kali ini dengan isian daging ayam. Kalo biasanya pho dikenal dengan isian daging sapinya, kali ini mama mencoba rasa lain. Tante Fitri dan tante Sonia memilih menu yang sama, oseng-oseng lele yang dibumbui asam manis (lele dipotong kecil kemudian digoreng dengan tepung). Ada tambahan nasi untuk menu yang d
ipilih tante Fitri dan tante Sonia. Dalam gambar nampak akan apa yang mereka pilih sore itu? O iya ... Tante Fitri juga memesan es kopi (kopi yang dituang di atas susu kental manis terus ditambahi es batu). Komplit sudah apa yang mereka pesan sore itu. Karena porsinya besar, otomatis nggak semuanya bisa dihabiskan sore itu. Mama hanya menghabiskan seperempat menu saja karena masih kenyang. Makan siang kami (salmon goreng, oseng-oseng taoge dan tahu serta dessert marble cake) baru saja kami nikmati 2 jam sebelum mama keluar rumah. Bagi mama, kumpul itulah yang penting. Yang tersaji atau mau disantap, itu nomor dua. Ya ... Dah lumayan lama juga mereka bertiga nggak ketemuan. Makanya, waktu mama
dikabari mau diajak ketemuan, mama siap banget hehehe ... Meski nggak lama berada di warung makan ini, mama dan tante Sonia serta tante Fitri sudah lumayan happy karena bisa ketemuan ... Sesudah menyelesaikan dinner mereka, mereka bertiga keluar dari warung makan ini. Ngomong-ngomong, menu dinnerku dan papa apa dong? Menu special ... Maksudnya apa ini? Kebetulan banget hari ini ada acara Indonesian Night di Wilkie Auditorium ... Biasanya akan ada free food dengan menu Indonesia ... Hmmm ... Bakalan yummy ini hehehe ... Makanya, menu dinner kami nggak kalah sama menu dinner mama ... Karena mama cuma memilih mie rebus, sementara kami akan nyamil rendang, sate, oseng kangkung dan yang lainnya ... Thursday, March 17, 2016
SPRING BREAK 3-17-16: ENJOY THE DAY OFF
Kamis, tanggal 17 Maret tahun 2016, mamaku sengaja mengambil hari libur agar bias jalan-jalan bareng kami. Meski mungk
in tidak pergi terlalu jauh, kami tetap merencanakan acara menikmati hari libur hehehe ... Setelah selesai sarapan, kami memulai acara jalan-jalan pagi ini dengan menuju Edinburg. Ngapain kami kesana? Ya ... Mau lihat-lihat something hehehe ... Perjalanan yang kami tempuh selama 1 jam ini terasa cepat karena jalanan lumayan sepi. Maklum, hari Kamis ini kan masih weekdays, jadi belum banyak kendaraan lalu lalang di jalan raya; kecuali menjelang jam 8 pagi atau pas jam masuk kerja/masuk sekolah dan menjelang ja
m 5 sore atau pas jam usai kerja/jam usai sekolah. Kalau tidak salah, perjalanan yang kami tempuh bahkan tidak sampai 1 jam saat kami menuju Edinburgh maupun di saat kami pulang dari Edinburgh. Lalu, saat kami sampai di Edinburgh, kami melihat parking lot lumayan kosong. Kendaraan pun diparkir dekat outlet/store yang akan kami datangi. Salah satu outlet yang kami datangi adalah took barang pecah belah karena kami perlu membeli pengasah pisau. Untuk apa pengasah pisau? Ya untuk mengasah pisaulah hahaha ... Memang aku merencanakan untuk membeli alat
ini sejak beberapa waktu lalu. Kebetulan banget hari ini kami kemari, jadilah aku mencari alat yang kuperlukan. Sesudah alat pengasah pisau kubeli, kami merasa sudah cukup berada di Edinburgh ini. Kami kemudian menuju parking lot dan bersiap meninggalkan Edinburgh. Sengaja kami tidak berlama-lama disini karena kami ingin menikmati makan siang kami di salah satu warung penyedia menu apa saja di dekat rumah. Ya ... Kami memang berencana ingin mendatangi warung makan Hibachi.
Biar harga yang kami bayarkan tidak terlalu mahal, kami usahakan untuk bisa di warung makan ini sebelum jam 3 sore. Kebetulan banget, kami menyelesaikan acara kami di Edinburgh sekitar jam 1 kurang seperempat, jadi, sebelum jam 2 kami sudah duduk manis di salah satu set meja dan kursi di warung makan ini. Tanpa menunggu lama, kami bertiga segera memilih apa yang kami mau hehehe ... Tumben banget, siang ini warung makan Hibachi terlihat ramai, jadi kami semangat untuk bolak-balik ke meja buffet hehehe
... O iya ... Aku juga bertemu dengan temanku Richard di warung makan ini. Entah sudah berapa kali kami ketemu di warung makan di saat kami sedang menikmati makan siang atau pun makan malam. Kami pernah bertemu di Aver pizza, di Buffalo Wild Wings dan juga di warung makan Mr Hibachi. Selera kami memang sama sepertinya hehehe ... Anyway ... Setelah merasa cukup berada di warung makan ini, kami pun menyudahi acara one day off ini. Ah ... Segar sekali rasanya menikmati udara yang lumayan sejuk hari ini ... Spring beneran dah datang nih ...
Subscribe to:
Posts (Atom)