Tentu saja kami merasa lapar saat kami berjalan-jalan di Cambridge. Terlebih siang itu terasa lumayan panas. Dalam perjalanan berikutnya, kami berhenti di salah satu bus stop untuk
kemudian mencari warung makan yang bisa kami datangi. Dalam peta yang kami bawa, di area yang kami datangi ini akan ada banyak warung makan yang bisa kami pilih. Apakah benar? Ya benar. Hanya saja, warung makan yang ada umumnya menyediakan menu fine dining. Kami memilih tidak mendatangi warung makan fine dining ini karena kami musti meluangkan banyak waktu di situ. Kok gitu? Iya ... Kan waktu kami untuk mneikmati makan siang terbatas karena kami masih ada jadwal mengunjungi tempat lain. Jadi, kalo kami menghabiskan banyak waktu dengan menikmati fine dining menu, kami nggak bisa liat tempat lain dengan leluasa dong hehehe ... Akhirnya, pilihan kami jatuhkan ke warung makan cepat saji yang ada di kompleks jalan tersebut.
Meski sempat mengantri sebentar, waktu yang kami alokasikan untuk menikmati makan siang kami terasa cukup. Apa ukuran kecukupan waktu yang kami gunakan? Dari saat kami turun trolley sampai kami naik trolley yang sama kembali (makan siang sambil menunggu trolley datang kembali). Berapa lama itu? Kurang lebih 30 menit. Memangnya tidak ada lokasi piknik yang bisa kami datangi di dekat kompleks warung makan ini? Ada sih ... Hanya saja kami memilih tidak mendatangi tempat tersebut. Kami memilih kembali
naik bus untuk melihat lokasi piknik berikutnya. O ya ... Bagaimana situasi warung makan yang kami datangi? Lumayan ramai didatangi pengunjunglah ... Kan memang bertepatan dengan waktu makan siang (kurang lebih jam 1). Jadi kami nggak heran kalo antrian di depan kasir lumayan panjang dan banyak pengunjung yang memilih tidak menyantap makanan mereka di warung makan ini (carry out). Kami bertiga memesan paket menu dasar(roti isi dan kentang goreng) dan juga menyanrap pesanan kami tanpa menunggu lama. Sekitar 15 menit berada di warung makan ini, kami segera kembali ke bus stop (drop off) untuk menunggu bus datang. Hmmm ... Makan siang yang efisien (cepat dan praktis) dan efektif (mengenyangkan) hahaha ...
Monday, July 6, 2015
SUMMER ROAD TRIP 2015: MA - HARVARD
Ya ... Inilah destinasi pertama kami di kota Cambridge, di acara roda trip, di musim panas tahun 2015, tepatnya di hari Senin tanggal 6 Juli
tahun 2015. Panjang amat hehehe ... Ya ... Inilah tempat pertama yang kami datangi di pagi hari yang lumayan cerah ini. Universitas Harvard. Ngapain kami kemari? Ngapain lagi kalo nggak karena ingin ngeliat dari dekat sebuah tempat belajar (sekolah) yang memiliki reputasi bagus. Bagus yang dimaksud disini adalah bagus menurut ukuran kami (dan mungkin ukuran orang lain juga hehehe ...) Harvard University mungkin sudah pernah kita dengar namanya. Bagi mereka yang pernah nonton film Legally Blond, ada adegan yang mengambil gambar dengan latar belakang Fakultas Hukum (Law Scho
ol) di universitas ini. Ya ... Law School yang dimiliki Harvard memang bergengsi jadi nggak heran kalo ada film yang merujuk ke situ. Juga, banyak alumni Harvard University yang tersohor atau terkenal karena mereka menduduki jabatan/posisi penting seperti presiden, perdana menteri, pejabat publik lain dan bahkan pemimpin perusahaan dan bahkan menjadi pemilik perusahaan besar. Karena alasan-alasan inilah kami bertiga memutuskan untuk melihat dari dekat sekolah bergengsi ini. Dari trolley, kami berhenti di Harvard
Square. Tempat yang seolah menjadi jantung Harvard ini dikelilingi banyak warung makan, pusat pertokoan, toko buku, bank, apartment, perkantoran dan sejenisnya. Berdekatan dengan Universitas Harvard (atau mungkin menjadi bagian dari kompleks Harvard University), Harvard Square nampak ramai dan sibuk di siang hari itu. Kami memutuskan langsung masuk kampus dan melihat-lihat isi kampus. Bersama kami ada banyak pengunjung yang juga asyik berjalan-jalan dan mengamati isi kampus prestisius ini. Tentu kami menyempatkan diri untuk mengambil gambar di beberapa tempat. Salah satunya, mengambil gambar dengan menyentuh sepatu John Harvard. Kenapa kami mengambil gambar dengan memegang sepatu John Harvard? Karena kami hanya ikut-ikutan pengun
jung lainnya saja hahaha ... Yang kami tahu, dengan memegang sepatu John Harvard, ada harapan kami bisa kembali ke Harvard (suatu hari nanti) dan juga rencana serta cita-cita kami tercapai. Apa betul begitu? Kami nggak tahu juga hahaha ... Ini kan hanya mitos. Namun, kami pingin juga mencobanya, karena intensi kami kan baik yaitu ingin kembali ke Harvard hehehe ... Saat kami mengantri untuk mengambil gambar di depan patung John Harvard, kami melihat ada banyak mahasiswa yang sepertinya tengah mengambil kelas di musim panas ini. Mereka nampak asyik duduk berkelompok di kursi yang tersebar di sebuah yard dengan rumput hijau yang dengan mudah bisa ditemukan diantara gedung-gedung tinggi besar. Kami juga melihat kelompok study banding dari beberapa tempat (baik dalam maupun luar US) dan juga keluarga yang sepe
rtinya tengah mengantar putra-putri mereka memasuki university year. Kami berjalan memasuki kompleks kampus sambil menyempatkan membaca informtasi di bulletin board. Ah ... Kampus Harvard ternyata nggak beda jauh dari college lain di negara ini ... Kompleks gedung di satu kampus ... Warung makan dan penginapan di dalam dan luar kampus ... Kota yang menyatu dengan kampus. Lalu yang membedakan apa dong? Ya mutu sekolahnya hehehe ... O ya ... Setelah merasa cukup berada di dalam kampus
Harvard, kami kemudian kembali menuju Harvard Square. Kami menyempatkan untuk menukar souvenir di salah satu toko yang berada di pojok Harvard Square. Souvenir yang kami dapatkan adalah kartu pos. Kami hanya perlu menukar tiket (menjadi satu dalam paket tur dengan trolley) di toko tersebut. Tak lupa kami mampir ke salah satu toko buku yang memiliki gedung lumayan besar di areal Harvard Square ini. Juga, kami sempatkan membeli souvenir di salah satu pojok lain Harvard Square. Ah ... Meski singgah hanya sekiatr 90 menit
di kampus Harvard, kami merasa sudah cukup puas. Kami kembali ke drop off area untuk menunggu bus menjemput kami. Perut kami sudah lumayan lapar, namun mama mengajak kami untuk melihat lokasi lain sebelum kami memutuskan mau makan siang dimana. Bersama kami, ada banyak penumpang trolley yang sudah menunggu di area tersebut. Aroma wangi dari berbagai warung makan menggoda kami untuk mampir. Tapi mama nggak terpengaruh hahaha ... Saat trolley datang, kami pun segera menaiki bus wisata ini dan bersiap menuju lokasi piknik berikutnya ... Bye-bye Harvard ...
SUMMER ROAD TRIP 2015: MA - TROLLEY BUS
Ini dia negara bagian yang kami rencanakan untuk kami datangi. Negara bagian yang berada di pantai timur negara ini. Negara bagian yang, di saat winter datang tahun ini, mengalami pemberitaan tiada henti karena tingginya salju di situ. Negara bagian yang dikenal memiliki sekolah yahud. Negara bagian yang memang kami rencanakan untuk kami datangi di saat sum
mer ini. Apa sih nama negara bagian ini? Massachusetts atau biasa disingkat MA. Ada apa aja sih di MA kok kami begitu bersemangat datang kemari? Ada Boston, ada Cambridge, ada Harvard, ada MIT, ada banyak hal menarik yang ingin kami lihat hehehe ... Makanya, setelah sarapan di penginapan, kami segera menuju salah satu pusat pertokoan di kota Cambridge untuk memulai acara jalan-jalan hari itu. Ke pusat pertokoan? Iya ... Dalam brosur yang kami baca di penginapan, kami bisa memulai acara jalan-jalan di kota ini dengan menaiki trolley (bus wisata) yang menyediakan aneka paket pilihan. Ada paket 1 hari, ada paket 2 hari dan ada juga paket 3 hari. Paket pilihan yang kami pilih adalah paket wisata 2 hari naik trolley dengan bonus 1 pilihan kegiatan (bisa berkunjung ke museum atau naik b
oat). Kenapa kami memilih 2 hari? Karena kami akan berada dan melihat-lihat kota ini selama 2 hari, hari ini dan besok pagi. Untuk itu, kami memutuskan membeli paket untuk 2 hari. Na ... Paket naik trolley ini bisa kami beli di depan pusat pertokoan yang kami datangi. Selain di sini, loket pembelian tiket trolley ada juga di lokasi lain. Namun, sengaja kami memilih lokasi ini karena harga parkir kendaraan yang perlu kami bayar tidaklah mahal (5 dolar sehari). Dalam brosur yang kami baca, parking lot di pusat perbelanjaan ini biasanya ditutup jam 12 siang (karena sudah full), sehingga kami perlu mempertimbangkan catatan ini saat kami menuju tempat pembelian tiket. Dari penginapan kami, waktu yang diperlukan un
tuk sampai di pusat perbelanjaan ini kurang lebih 12 menit. Kami tentu mempertimbangkan juga jarak tempuh ini. Hanya saja, kami merasa surprised saat memasuki downtown kota ini karena lalu lintas ternyata tidak sepadat yang kami kira. Meski hari ini hari Senin, kami tidak melihat kepadatan yang menumpuk di jalan raya. Ditambah lagi, kami melihat semua kendaraan sangatlah tertib. Tidak terdengar suara klakson, tidak ada pengemudi yang tampak tergesa-gesa, tidak ada antrian di stop light dan yang seperti ini. Yang kami alami adalah berkendara dengan nyaman. Saat kami melihat pusat perbelanjaan yang kami tuju, segera saja kami merasa happy karena kami sudah sampai di lokasi tujuan. Papa segera memark
ir kendaraan di parking garage yang tersedia dan kami pun keluar pusat perbelanjaan untuk menuju loket portable yang ada di depan Cambridgeside Galleria (nama pusat perbelanjaan yang kami datangi). Loket berwarna hijau dengan mbak petugas siap menyambut pembeli. Kami segera tiket untuk 2 hari seharga sekitar 56 dolar untuk masing-masing tiket. Sesudah tiket diperoleh, kami memverifikasi kartu parkir (dengan cara dicap) agar saat kendaraan keluar nanti, kami hanya perlu membayar 5 dolar. Yay ... Tiket sudah didapat, parkir kendaraan pun aman, nyaman dan murah. Sambil menunggu trolley datang, kami melihat-lihat sekitar tiket booth. Sebuah taman dengan deretan pohon rindang dan teduh serta bangku nampak te
rsedia untuk siapa saja yang memerlukan. Lalu sebuah bike rack (ada nama kota di situ) menjadi salah satu fasilitas yang bisa dimanfaatkan oleh wisatawan yang ingin berkeliling kota dengan naik sepeda. Tentu ada biaya sewanya. Trolley yang akan kami naiki memiliki 2 rute yang berbeda. Satu rute untuk kota Cmabridge dan satu rute lagi menuju kota Boston. Awalnya, kami kira kami sudah berada di Boston. Ternyata, kami berada di Cambridge. Lalu, tujuan kami hari ini kemana? Ke Boston atau ke Cambridge? Karena kami berada di Cambridge, kami memutuskan untuk berjalan-jalan di Cambridge terlebih dahulu. Baru, kalo sore nanti masih ada waktu, kami bisa ke Boston. Caranya? Ya naik trolley bus ini hehehe ... Hore ... Bus wisata yang menuju Cambridge sudah datang. Yuk mari neik bus berwarna hijau ini untuk memulai acara jalan-jalan di hari Senin tanggal 6 Juli tahun 2015 ...
SUMMER ROAD TRIP 2015: SARAPAN AT THE HOTEL (MA)
Na ... Ini dia yang menjadi paket penginapan. Sarapan alias breakfast hehehe ... Ya ... Seperti biasa, mamaku memang lebih menyu
kai penginapan yang menyediakan fasilitas makan pagi sebagai bagian dari paket. Kata mama, kalo sarapan sudah disediakan, mama tidak perlu repot menyiapkannya untuk kami hehehe ... Lagian ... Makan di dining table di luar kamar rasanya kok lebih menyenangkan. Hanya saja, kami musti menyesuaiakan dengan jam makan pagi yang sudah ditetapkan (biasanya mulai jam 6.30 hingga 9.30) oleh penginapan tersebut. Khusus di hari Senin pagi, kami memulai sarapan di jam 8 pagi karena kami lumayan capek s
etelah semalam sampai di penginapan sekitar jam 1 lebih. Kami sedikit bermalas-malasan sebelum kami memulai makan pagi. Hari Selasa dan Rabu, kami memulai sarapan lebih awal, sekitar jam 7 pagi, karena kami ingin segera memulai kegiatan di kota tujuan sepagi mungkin biar bisa mendapat lebih banyak pengalaman. Apa saja sih menu sarapan yang tersedia? Continental breakfast alias sarapan ringan alias sarapan cepat saji. Ada apa saja disitu? Pastinya ada roti tawar dan aneka selai, ada buah (pisang dan apel), ada telor rebus,
ada donat, ada muffin, ada yogurt, ada jus, ada kopi dan ada susu. Lumayan banyak kan pilihannya? Hehehe ... Dalam perjalanan kali ini, pilihan sarapan yang tersedia di penginapan lumayan bervariasi. Selama 2 hari menginap di Virginia, sarapan yang kami peroleh berbeda dengan sarapan yang kami peroleh di Massachusetts ini. Di Virginia, paket sarapan kami adalah pancake. Ya ... Selama 2 hari kami di Virginia, kami menikmati menu pancake hanget di pagi hari. Na ... Selama 3 kali sarapan di penginapan ini, kami akan men
imati menu makan pagi ringan yang lumayan bervariasi. Hari Kamis nanti, kami juga akan menikmati sarapan di salah satu penginapan yang sudah kami pesan sebelumnya. Ya ... Karena menurut mama sarapan termasuk bagian penting yang tidak boleh dilewatkan saat kami memulai kegiatan (dan pastinya karena mamaku nggak mau repot nyiapin sarapan), memilih penginapan tentunya juga dengan dengan menyertakan paket sarapan sebagai salah satu faktor sebelum memutuskan mau menginap dimana. Lagian, memesan penginapan
saat ini lebih mudah dilakukan karena semuanya serba online. Mau memilih penginapan dimana saja dengan aneka fasilitas di dalamnya, sekarang ini lebih mudah dilakukan. Seperti trip kali ini, semua pemesanan penginapan dilakukan secara online dan kami tinggal datang ke alamat tujuan sesuai dengan yang tertera di website. Tentu kami melakukan ini karena kami belajar dari waktu ke waktu hehehe ... Jadi teringat saat kami melakukan perjalan keluar state pertama kali di tahun 2010. Kami waktu itu nekat saja mencari penginapan di jalan setelah merasa perlu beristirahat. Kami asal saja telpon ke beberapa pengi
napan terdekat (dengan lokasi kami berhenti) dan akhirnya menemukan penginapan yang masih punya kamar kosong. Ah ... Kalo teringat pengalaman pertama melakukan trip rasanya kok menyenangkan. Meski merencanakan sesuatu lebih baik daripada tidak merencanakan, bukan berarti kami tidak punya pilihan kalo berada di posisi terdesak. Peristiwa seperti itu menjadi bumbu dalam melakukan perjalanan dari state ke state berikutnya. Termasuk mencari penginapan dengan fasilitas sarapan hehehe ... Ini kami lakukan karena kami merasa penginapan dengan paket sarapan merupakan salah satu pilihan yang menguntungkan bagi kami ... Yuk mari sarapan bareng ...
Sunday, July 5, 2015
SUMMER ROAD TRIP 2015: PENGINAPAN AT WOBURN (MA)
Yay ... Akhirnya sampai juga kami di penginapan. Setelah menempuh perjalanan selama 12 jam dari Washington DC menuju Woburn MA, kami merasa sangat happy saat GPS mengatakan "Arriving at dest
ination on right. " Ya ... Kalimat yang muncul dari GPS seolah menegaskan bahwa kami beneran sampai di lokasi dan bisa segera merebahkan badan hehehe ... Terbayang kan berapa lama kami duduk dari siang hingga dinihari ini? Segera saja kami membuka pintu dan meregangkan badan setelah papa memarkir kendaraan dan mematikan mesin kendaraan. Suasana di luar penginapan sangatlah sepi. Maklum, jam menunjuk angka 1 dinihari lebih. Tak menunggu lama, kami segera mengangkut barang-barang kami. Sesudah semua barang kami keluarkan, kami menuju meja resepsionis. Seorang petugas membantu proses administrasinya dan kami segera menerima kartu (kunci) untuk ruangan yang kami pesan. Ruangan kami ada di lantai atas. Segera saja kami m
enuju lift yang ada di dekat meja resepsionis dan menyusuri hallway dengan diam karena takut mengganggu penghuni penginapan yang sudah terlelap. Sesampai di depan ruangan, kami swipe kartu di card reader dan handle pintu kami buka segera. Wow ... Ruangan lumayan luas dengan tempat tidur twin dan fasilitas standard lainnya. Tak menunggu lama, kami letakkan barang bawaan kami dan kami bergantian membersihakn diri di kamar mandi. Kami kemudian merebahkan badan dan terlelap hingga pagi. Saat pagi menjelang, kami m
embuka tirai dan melihat pemandangan di sekitar penginapan dari ruangan kami. Jalan raya yang tidak terlalu ramai nampak ada di depan penginapan. Warung makan Thai persis berada di sebelah penginapan kami. Demikian juga street mall berlokasi tidak jauh (hanya perlu menyeberang jalan) dari tempat kami menginap. Lumayan menyenangkan juga berada di lokasi ini. Meski perlu waktu 15 menitan untuk sampai ke Boston, paling tidak tempat kami menginap selama 3 malam ini akan lumayan nyaman-lah ... Terus terang
saja, kami baru sekali ini menginap di grup penginapan ini. Meski bangunannya sudah tua, fasilitas yang dimiliki bangunan ini masih terawat dengan baik. Penginapan ini lumayan bersih dan memiliki parking lot yang luas serta berada di lokasi yang lumayan dekat dengan beberapa tempat yang akan kami tuju. Apalagi ada street mall yang berada di dekat penginapan ini. Kalo kami memerlukan sesuatu, kami tidak perlu repot keluar penginapan terlalu jauh. O ya ... Kami sengaja memilih penginapan di area ini mengingat peng
inapan di area yang lebih dekat dengan lokasi piknik yang kami tuju mahal sekali. Mungkin, kalo kami mau mencari dengan lebih teliti, ada tempat menginap ekonomis yang ada di lokasi strategis. Namun, bagi kami, tempat yang kami pilih sudah terasa nyaman. Lagian, tempat kami menginap juga menyediakan sarapan yang menjadi bagian dari paket kami menginap disini. Masih perlu apalagi ya kira-kira? Semua sudah tersedia kan? Hehehe ... Yuk mari nikmati nginep disini dengan happy ...
SUMMER ROAD TRIP 2015: MAKSI
Dalam perjalanan dari DC menuju MA di hari Minggu tanggal 5 Juli tahun 2015, kami menyempatkan membeli paket makan siang di salah satu rest area (di jalan tol dinamai service area) di state New Jersey. Sa
mbil menunaikan panggilan alam, kami sekalian mengantri membeli makanan cepat saji di gerai food court yang menyediakan aneka pilihan menu. Lumayan panjang juga antrean yang kami ikuti. Maklum, pengunjung service area ini lumayan banyak dan sebagian besar dari mereka memilih paket to go alias tidak makan di tempat. Meski banyak meja dan kursi kosong yang bisa kami tempati, kami memilih untuk membawa saja makanan kami ke dalam kendaraan. Apa yang kami pesan? Nampak kan dalam gambar? Ya ... Roti isi dan kentang goreng ditambah air soda. Mengapa kami memilih membawa makanan kami ke dalam kendaraan? Alasannya simpel saja. Biar kami nggak banyak buang w
aktu di service area ini dan juga kami belum sepenuhnya merasa lapar sebenarnya. Karena itu, kami memilih membawanya kembali ke dalam kendaraan. Tak lupa, papa menyempatkan diri mengisi bensin untuk kendaraan selagi kami berada di service area ini. Kami lihat ada banyak pengguna jalan tol yang hanya sebentar saja mampir di rest area. Sepertinya mereka hanya perlu menggunakan toilet. Atau juga, mereka hanya perlu mengisi bensin kendaraan. O iya ... Di state New Jersey ini (setidaknya saat kami mengisi bensin di service area) ada petugas yang membantu mengisikan bensin ke dalam kendaraan. Pemandangan seperti ini nggak lazim ditemukan di tempat lain karena biasanya pengemudi sendirilah yang mengisikan bensin
ke dalam kendaraannya. Na ... Disini agak lain situasinya. Setelah pengisian bensin kendaraan selesai dilakukan, papa pun mengarahkan kendaraannya kembali ke jalan tol. Namun, baru sebentar kami berkendara, laju kendaraan melambat lalu berhenti sama sekali. Apa yang terjadi? Kenapa di jalan tol ada kemacetan seperti ini? Seperti ceritaku sebelumnya, ada kecelakaan di jalur yang kami lalui dan baru saja terjadi. Ya sudah ... Bersama pengendara lainnya, kami nikmati saja kemacetan sore hari ini, di jalan tol di state New Jersey, sambil menikmati menu makan siang (nyaris sore) yang barusan kami beli hehehe ...
SUMMER ROAD TRIP 205: DC TO BOSTON
Dalam GPS disebutkan, perjalanan dari Washington DC menuju Woburn Massachusetts akan memakan waktu sekitar 8 jam. Karenanya, kami segera saja meninggalkan DC di jam 1 siang di hari Minggu tanggal 5 Juli tahun 2015 untuk menuju state Massachusetts. Ka
mi tidak ingin kemalaman di jalan karena papaku memang tidak terlalu suka menyetir di malam hari. Keluar dari DC, lalu lintas masih lumayan lancar. GPS kami rupanya membawa kendaraan melintasi jalan tol. Baru sebentar meninggalkan DC, kami sudah memasuki state baru yaitu MD atau Maryland. State ini juga kami lewati saat kami melakukan perjalanan dari Bloomington menuju Virginia. Apakah toll road yang sama? Sepertinya kok bukan. Kan arahnya berbeda? Kami menuju bagian atas US dengan rute pinggir pantai timur. Jalan tol yang kami lewati tentunya tidak gratis. Kami perlu membayar beberapa kali karena ada beberapa gate yang kami lewati. Ya ... Bagi mereka yang sering melakukan road trip, membawa cash (dollar bill maupun quarter) termasuk
yang musti dipersiapkan. Cash ini diperlukan saat kendaraan melintasi toll road seperti kali ini. Umumnya, gate toll road hanya dibagi 2: lane untuk pelanggan (E-pazz) dan lane untuk non pelanggan. Pelanggan umumnya memiliki alat yang dipasang di atas rear mirror (kaca depan di dalam kendaraan) dan saat melewati gate, otomatis mesin kartu langganan tersebut akan direkam oleh card reader atau kamera. Sementara itu, untuk pengguna toll non pelanggan, sistem pembayaran yang digunakan adalah tunai/cash. Jadi, alasan untuk membawa cash menjadi jelas bukan? Di beberapa lokasi (mendekati kota besar) jalan tol yang kami lalui menjadi padat. Maklum, ada banyak pengguna yang masuk
atau keluar kota dengan menggunakan jalan tol. Sekitar 2 jam berada di tol di Maryland, kami memasuki state yang berikutnya. State apakah itu? Delaware. Ya ... Inilah state kedua yang kami lewati setelah kami meninggalkan Washington DC. Masih di toll road yang sama. Masih juga dengan kepadatan di jalan tol yang datang pergi (mendekati kota, volumen kendaraan di tol akan meningkat; menjauhi kota, volume kendaraan berkurang). Kami nikmati perjalanan ini dengan perasaan sedikit berbeda karena kami merasa melewati tol tanpa henti dari satu state ke state berikutnya). Setelah 1 jam be
rada di Delaware, kendaraan memasuki state lain yaitu Pennsylvania. Sebentar saja berada di state Pennyslvania, kami memasuki state New Jersey. Wow ... Beneran tol yang menghubungkan state to state nih yang kami lewati hehehe ... Lumayan lama kami berada di state New Jersey ini. Kalo ditotal bisa 4 jam. Lho kok? Iya ... Saat kami melintasi jalan tol di state New Jersey, kami sempatkan untuk mampir mengisi perut kami sebentar di service area. Saat kami kembali ke jalan tol, perlahan-lahan kendaraan melambat dan kemudian berhenti sama sekali. Ada apa gerangan? Pengendara kendaraan yang semula menunggu di belakang kemudi kemudian mulai keluar kendaraan. Lalu penumpang kendaraan keluar kendaraan dan mulai be
rjalan-jalan sambil ngobrol. Mereka saling mencari informasi mengenai apa yang mungkin terjadi di depan kami. Saat kami mendengar sirene polisi, ambulan dan fire department dan kendaraan tersebut melintas di ruas jalan terluar (berbatasan dengan rumput) di samping kendaraan yang berhenti, kami tahu ada kemungkinan kecelakaan terjadi di depan. Kami pun kemudian meneruskan menunggu sampai kendaraan bisa bergerak kembali. Ngapain saja kami selama kendaraan macet di toll road di New Jersey? Ngobrol, tiduran, makan, berjalan-jalan dan seterusnya. Kami bahkan sempat melihat beberapa orang yang berlari-lari keluar kendaraan dan menunaikan panggilan alam di area yang ditumbuhi tanaman yang lumayan tinggi dan tertutup
(aman). Kami semua maklum bahwa dalam situasi seperti ini, tidak ada pilihan lain selain menunaikan panggilan alam di lokasi terdekat di dekat toll road ini. Sesudah menunggu sekitar 1,5 jam, kendaraan mulai melaju kembali dan kami melihat sebuah bangkai bus yang terbakar habis. Pantas saja macet total terjadi di ruas jalan yang kami lalui. Tak berapa lama berada di toll road di New Jersey, state berikutnya nampak bersiap menyambut kami. State apakah itu? New York. Ya ... New York nampak bersiap menyambut kami dengan kemacetan yang sudah terjadi sejak kami berada di toll gate sebelum masuk state ini. Klakson kendaraan dan sumpah serapah terdengar untuk pertama kalinya hehehe ... Ya .
.. Dari semua state yang kami lewati, baru kali ini kendaraan saling klakson dan driver nampak nggak sabaran. Apa boleh buat? Kami nggak punya pilihan selain melewati jalan tol ini hehehe ... Jadi, kami nikmati saja mengantri dan melintasi jalan tol di state ini. Malam mulai turun dan lampu kendaraan mulai dinyalakan. Dari jalan tol yang kami lalui, New York city (dengan lampunya yang terang benderang) nampak luas dan besar. Seolah jalan tol yang kami lewati membelah kota tanpa henti dengan gedung tinggi di sisi kiri dan kanan kami. Jam pun mulai menunjuk angka 10 malam. Sekitar 2 jam berada di tol di state New York, kami melihat papan
nama state berikutnya yaitu Connecticut. Wow ... Masih di jalan tol yang sama dan kami sudah berada di state lain. Pemandangan di Connecticut terasa lain dengan pemandangan di New York. Connecticut nampak sepi dan kami tidak banyak melewati kota. Kami sempat nyasar masuk kota setelah kami membeli bensin di service area (karena petunjuknya membuat kami bingung) namun kami bisa kembali ke jalan tol segera. Kurang lebih jam 12 kendaraan memasuki state tujuan yaitu Massachusetts. Yay ... Sebentar lagi kami akan sampai di Woburn. Apakah beneran sebentar? Ternyata nggak. Kira-kira 2 jam kami berada di jalan tol dan dilanjutkan dengan berada
di highway, sebelum kami sampai di Woburn. Karena berada di jalan raya di saat tengah malam, tidak banyak yang bisa kami lihat di sepanjang jalan karena gelapnya medan hehehe ... Kami sempat melihat kota kecil, pegunungan, deretan pepohonan, area terbuka dan yang sejenis dengan itu di sepanjang jalan meski tidak jelas sekali. Jalanan pun nampak lengang terlebih saat kami memasuki kota Woburn. Nyaris nggak ada kendaraan lewat selain kendaraan kami hehehe ... Saat kami kemudian sampai di penginapan, kami merasa senang sekali. Bagaimana tidak? Setelah berada di jalan selama kurang lebih 12 jam, kami sampai juga di penginapan. Waktu tempuh yang seharusnya 8
jam terpaksa diperpanjang menjadi 12 jam lebih hehehe ... Tentu saja bukan hanya karena ada kecelakaan di New Jersey tadi, melainkan juga karena hari Minggu biasanya merupakan hari arus balik bagi mereka yang terbiasa commute dari satu kota besar ke kota besar lainnya (mis: mis dari DC ke NY atau dari NY ke MA dan sebaliknya) dan juga bertepatan dengan liburan summer utamanya liburan HUT US yang jatuh di hari Sabtu kemarin. Nggak heran kalo banyak kendaraan melintasi toll road yang menghubungkan satu kota dengan kota lainnya atau satu state dengan state lainnya di weekend spesial ini hehehe ... Seru kan perjalanan kami dari DC menuju MA?
Subscribe to:
Posts (Atom)