Saturday, July 4, 2015

SUMMER ROAD TRIP 2015: SARAPAN DI PENGINAPAN (VA)

Selama dua hari hari menginap di salah satu bangunan yang berlokasi di jalan Duke di kota Alexandria ini, seperti para pengunjung lainnnya, kami mendapatkan voucher makan pagi gratis di warung makan yang memiliki outlet di gedung ini. Kebetulan banget, outlet warung makan yang menyediakan voucher bagi penghuni penginapan ini merupakan salah satu warung makan chain (jaringan) yang memiliki banyak cabang di negara ini. Di Bloomington, cabang warung makan ini tidak ada; jadi ... kami seneng banget bisa mencicipi apa yang mereka punya di tempat yang jauh dari Bloomie ini hehehe ... Selama 2 hari ini pula kami memilih menu yang sama (ada 2 pilihan menu yang bisa kami pilih dan kami memutuskan memilih satu jenis menu yang sama di dua hari tersebut). Menu sarapan yang kami pilih adalah pancake, telor (diacak atau di-scrambble), bacon dan juga jus. Hmmmm ... Nampak yummy kan? Menu yang tidak kami pilih berisi menu toast (roti tawar yang dipanggang), telor dan juga jus/kopi. Mengapa kami memilih menu yang sama selama 2 hari berturut-turut? Karena ciri khas (signature menu) dari warung makan ini adalah pancake-nya. Ya ... Warung makan Ihop yang menyatu dengan penginapan yang kami tinggali, memang lumayan dikenal di negara ini. Dalam situs mereka (http://www.ihop.com/) nampak kan apa yang mereka sajikan? Nampak juga kan disitu menu andalan mereka? Karena alasan inilah kami memutuskan untuk mencoba menu utama mereka. Sayang banget rasanya kalo kesempatan mencicipi menu tidak kami manfaatkan sebaik-baiknya hehehe ... Habis, kalo kepengin menikmati pancake Ihop, warung makan yang terdekat dari Bloomington lumayan jauh juga jaraknya. Minat menikmati pancake bisa langsung lenyap kalo inget jarak yang musti ditempuh ini ... Karenanya, kami manfaatkan saja voucher sarapan ini dengan sebaik-baiknya. Bagaimana rasa pancake yang tersaji di depan kami? Lumayan. Ada 4 jenis syrup yang bisa kami pilih di saat kami sarapan dengan menu pancake. O ya ... Seandainya kami tidak mau menggunakan voucher (atau menambah voucher dengan menu lain), tentu saja ada biaya yang musti kami kelurkan. Ihop menyediakan aneka menu lain bagi mereka yang menginginkannya. Sambil menikmati sarapan, kami juga memperhatikan kegiatan di warung makan ini. Dalam info board yang tertera di luar warung makan ini, disebutkan bahwa warung makan ini buka 24 jam sehari. Wow ... Artinya, sepagi apa pun kami sarapan, menu akan siap tersaji bagi kami hehehe ... Dan kami kemudian memutuskan sarapan di jam 7 pagi hingga 7.30 pagi selama 2 hari ini ... Biar nggak kepagian pun biar nggak kesiangan hehehe ... Kan kami perlu mengatur waktu dengan baik, biar kami nggak membuang banyak waktu dengan menikmati sarapan yang terlalu lama ... Ya ... Sesudah sarapan kami selesaikan, kami pun bersiap mengikuti kegiatan hari ini dengan penuh semangat ... Washington DC, we are coming ...

Friday, July 3, 2015

SUMMER ROAD TRIP 2015: TEMPAT NGINEP AT ALEXANDRIA (VA)

Di hari Jum'at sore tanggal 3 Juli 2015 di jam 6.15 PM, sampailah kami di tempat nginep yang sudah kami pesan sebelumnya. Seperti yang sudah kuceritakan sebelumnya, kami akan menginap di kota Alexandria yang berada di state Virgina. Kenapa kami tidak memilih penginapan yang ada di Washington DC? Jawabnya sudah jelas yaitu muahal hehehe ... Kota Alexandria sendiri berjarak 30 menit dari DC dan sarana transportasinya lumayan komplit. Ada kereta api yang disebut metro, ada bus dan juga ada kapal. Kapal? Ya ... Kalo mau berwisata ke DC dengan menaiki kapal dari Alexandria, ada pelabuhan yang bisa didatangi. Komplit kan? Kalo mau kendaraan sendiri bisa juga sih. Hanya saja, musti siap mental untuk mencari parking lot di tengah kota DC plus nggak kaget dengan macetnya hehehe ... Sesampainya kami di penginapan, kami segera saja menuju ke meja resepsionis. Kami mendapat kartu untuk ruang bernomor 107. Tak menunggu lama, kami segera mencari ruangan tempat kami menginap selama 2 hari ini. Kok kami memilih tempat ini kenapa? Nggak ada alasan khusus sih, selain (1) aman (2) penginapan ini menyediakan sarapan (3) harganya masih masuk akal (4) nggak jauh dari mana-mana alias nggak in the middle of nowhere hehehe ... Bagaimana kami bisa menemukan tempat ini? Melalui internet. Seperti yang kita tahu, ada banyak website yang menyediakan aneka informasi penginapan yang lengkap untuk mereka yang memerlukannya seperti http://www.booking.com/; http://www.expedia.com/; http://www.hostels.com/ dan sejenisnya. Informasi yang mereka sediakan lumayan membantu kami yang sedang mencari tempat menginap dan yang sesuai dengan bujet kami. Melalui situs ini pula kami kemudian melakukan reservasi (pemesanan) dan tinggal menuju front desk saat kami sampai di lokasi. Selama kami tidak membatalkan pemesanan yang terlalu berdekatan dengan hari H, tidak ada bea yang perlu kami bayarkan sebelumnya. Bahkan, kalau kita memesan jauh-jauh hari sebelumnya, harga sewa per malamnya bisa sangat murah di beberapa tempat/penginapan (baik di tengah kota besar maupun di tempat yang memiliki bintang banyak hehehe ...) Karena kami melakukan pemesanan sekitar 2 minggu sebelum kami memulai liburan, harga yang kami peroleh sepertinya merupakan harga normal. Kata mama, sepanjang sarapan diikutkan di harga sewa, mama tidak keberatan membayar sedikit lebih mahal hehehe ... Kenapa begitu? Karena sarapan sangat penting bagi mama. Alasannya? Kan tidak semua ruang/penginapan menyediakan fasilitas microwave dan lemari pendingin; jadi, persiapan sarapan tidak bisa mengandalkan bekal yang kita bawa tanpa diapa-apakan. Ini kata mama lho ya hehehe ... Menurut mama lagi, idealnya, saat keluar dari rumah dan bersiap memulai aktifitas hari itu, perut kami sudah kenyang ... Jadi, kami bisa lebih enjoy di saat berkegiatan. Itulah mengapa pilihan penginapan dengan breakfast menjadi prioritas utama mama. O ya ... Mama juga senang memilih 2 beds di dalam satu kamar. Kenapa begitu? Biar lebih leluasa hehehe ... Seperti ruangan yang kami sewa untuk 2 hari ini, beds-nya pun ada dua ... Lumayan nyaman tentunya. Plus TV, lemari pendingin dan microwave, kamar ini rasanya sudah lebih dari cukup alias sangat bagusssss menurut ukuran kami ... Juga, penginapan ini berdekatan dengan street mall yang bisa kami datangi dengan jalan kaki. O iya ... penginapan ini menyediakan free shuttle bus yang bisa mengangkut kami ke stasiun kereta api lho ... Um ... No complaint at all kan?  

SUMMER ROAD TRIP 2015: MAKSI

Na ... Makan siang dalam perjalan dari Bloomie menuju Alexandria di hari Jum'at tanggal 3 Juli tahun 2015 ini kami lakukan ketika kami sedang berada di rest area di negara bagian Pennsylvania. Sambil beristirahat setelah berkendara selama kurang lebih 5 jam, kami memutuskan untuk sekaligus menyantap bekal yang kami bawa. Apakah isi bekal kami? Nasi kuning, telor dadar, kering kentang dan juga buah-buahan (pisang dan jeruk). Tentu kami tidak tergesa-gesa menikmati menu makan siang kami meski jarak tempuh berikutnya masih lumayan jauh. Bersama kami, ada banyak pengguna highway yang juga sedang beristirahat dan menyantap bekal makan siang mereka. Ya ... Rest area yang kami singgahi bukanlah service are (adanya di jalan toll dengan fasilitas warung makan dan pompa bensin) pun bukan kota kecil (dengan fasilitas warung makan, penginapan, pompa bensin dan sejenisnya). Rest area yang ada di gambar ini merupakan tempat rehat dengan fasilitas vending machine, toilet dan juga picnic table. Karenanya, nggak mengherankan kalo ada banyak pengunjung yang membawa bekal seperti kami. Kata papa dan mamaku, membawa bekal dalam perjalanan memberikan keuntungan tersendiri. Selain bisa menghemat waktu (kita nggak perlu cari warung makan, memilih dan mengantri), sudah jelas harganya relatif lebih murah, lebih sehat (karena kita olah sendiri) dan sesuai dengan apa yang kita inginkan (karena sudah kita persiapkan). Na ... Tunggu apa lagi? Yuk mari kita nikmati bekal makan siang hari ini dengan happy hehehe ... Perut lapar pun bisa segera kita isi dengan bekal yang kita bawa ... Tak lupa, kami menyempatkan diri menikmati pemandangan sekitar yang sayang kalau dilewatkan begitu saja.

SUMMER ROAD TRIP 2015: BLOOMIE TO ALEXANDRIA

Jum'at pagi, tanggal 3 Juli tahun 2015, kami bertiga bersiap memulai liburan musim panas selama kurang lebih seminggu. Papa dan mamaku memang sengaja mengambil liburan di minggu pertama bulan Juli karena menyesuaikan dengan jadwal kegiatan yang sudah ada sebelumnya. Liburan kali ini lagi-lagi berupa road trip dengan tujuan East Cost atau pantai timur, tepatnya DC dan Massachusetts. Kenapa kami memilih kedua tempat ini? Karena kami ingin melihat kemeriahan hari kemerdekaan negara ini di hari Sabtu tanggal 4 Juli dan juga melihat cantiknya negara bagian Massachusetts yang terkenal dengan kampus Harvard dan MIT-nya. Karena itu, kami sengaja berangkat di hari Jum'at tanggal 3 Juli di jam 5.30 pagi. Kok pagi? Iya ... Jarak tempuh dari Bloomington menuju Washington DC kan kurang lebih 10 jam. Jadi, kalo kami berangkat jam 5.30 pagi, kami berharap kami bisa sampai di penginapan sebelum matahari terbenam. Lho, katanya jarak Bloomie ke DC sekitar 10 jam saja; kalo kami berangkat jam 5.30 pagi kan kami bisa sampai di DC kurang lebih jam 4 sore? Bukannya selama summer matahari biasa terbenam di atas jam 8 malam? Teorinya sih begitu, alias kalo kami nggak pake istirahat alias kendaraan berada di jalan terus kami mungkin saja sampai di DC sebelum matahari terbenam hehehe ... Namun, kami kan musti memperhitungkan waktu untuk mengisi bensin, mengisi perut, memenuhi panggilan alam (ke toilet), kemungkinan delay (laju kendaraan melambat) karena perbaikan jalan atau karena volume kendaraan yang melintas banyak sekali (seperti antri saat akan memasuki kota besar) atau karena cuaca yang berubah (hujan deras atau kabut) dan sejenisnya. Perhitungan waktu ini perlu dilakukan karena dari beberapa kali melakukan road trip, hampir selalu waktu tempuh dari satu tempat ke tempat lain mengalami perbedaan (tidak tepat waktu) alias tidak sesuai dengan perkiraan. Kadang melesetnya sedikit saja, kadang pula melesetnya banyak. Melesat banyak ini bisa terjadi karena ada kecelakaan atau kami salah arah (meski mengikuti GPS, kadang masih terjadi salah arah hehehe ....) Apakah perjalanan kali ini demikian juga? Ya ... Bertepatan dengan long weekend (karena tanggal 4 Juli jatuh di hari Sabtu, maka hari Jum'at menjadi hari libur nasional), kami beberapa kali mengalami delay (laju kendaraan melambat). Meski demikian, secara umum, perjalanan kali berjalan dengan baik dan lancar. Perjalanan di pagi hingga sore ini melewati beberapa negara bagian, seperti Ohio, West Virginia, Pennsylvania, Maryland dan juga Virgina. Seperti biasa, setiap kali melewati Welcome Center di negara bagian baru, kami akan berhenti sebentar untuk mengambil gambar hehehe ... Meski kami sudah memiliki beberapa gambar di negara bagian tersebut, tetap saja mama mengajak berhenti sebentar hehehe ... Kata mama, sayang banget kalo sampai melewatkan mampir, mengingat rute balik nanti akan sedikit berbeda dengan rute berangkat pagi ini. Hasilnya? Silahkan perhatikan beberapa gambar yang kami ambil. Meski tidak semua state baru (yang kami lewati) memajang tulisan Welcome Center, kami upayakan untuk mampir ke rest area yang ada di sepanjang highway. Sebagai contoh, saat akan melintasi Maryland kami tidak menemukan tulisan Welcome Center yang menjadi satu dengan rest area. Yang kami lihat di highway adalah papan info berbunyi "Welcome to Maryland." Na ... Kalo tulisan "Selamat Datang" sudah kali lewati, artinya kami sudah memasuki state baru. Kalo kami ingin tetap mendapatkan gambar dengan latar belakang papan/nama state tersebut, kami bisa saja mampir di rest area dan kemudian mencari nama state yang dimaksud. Hampir semua rest area biasanya menyediakan informasi state mana yang sedang dilalui. Selain foto nama state, kira-kira apa lagi yang kami dapatkan di sepanjang perjalanan menuju DC ini? Tentunya pemandangan alam yang indah. Ya ... Melintasi highway di negara ini sudah menjadi liburan tersendiri. Pemandangan di sekeliling highway berupa pegunungan, pedesaan, kota besar, kota kecil, area terbuka hijau, jembatan yang membentang di atas kali, terowongan di tengah gunung dan sejenisnya, menjadi salah satu daya tarik tersendiri. Waktu berjam-jam di dalam kendaraan, kadang tak terasa karena pemandangan sekitar yang kami lihat. Apalagi di saat cuaca bersahabat seperti ini. Langit terlihat berwarna biru dan sangat luas; pepohonan nampak menghijau terasa betul besar dan luasnya daratan di negara ini. Sejauh mata memandang, nampak langit dan lembah/pegunungan yang tak berkesudahan hehehe ... Ketika kami kemudian memasuki kota Alexandria yang berada di negara bagian Virginia, kami tahu kami sudah hampir sampai di penginapan. Lho kok ke Alexandria? Iya ... Kan memang kami akan menginap di sini. Kota Alexandria ini berjarak kurang lebih 30 menit dari DC. Kota Alexandria berada di negara bagian Virginia. Kalau kami menginap di DC, bea penginapan akan mahal sekali hehehe ... Karena itu, kami memutuskan menginap di luar DC tepatnya kami akan tinggal selama 2 hari di kota Alexandria ini ... Nantinya, perjalanan ke DC dari penginapan, bisa kami lakukan dengan kereta (metro) atau dengan kendaraan ... Hello, Alexandria ... Kami datang .... Dan jam pun masih menunjuk angka 6 lebih sedikit ketika kami sampai di penginapan ... Yay ...

Friday, June 5, 2015

MAKSIBAR: MOTHER'S BEAR

Makan-makan lagi? Iya hehehe ... Kalo yang ini sih bersama salah satu teman papa dan mama yang bernama Shane. Sengaja siang itu, Jum'at  tanggal 5 Juni tahun 2015, kami janjian untuk lunch bareng di salah satu warung makan yang ada di jalan ketiga. Kebetulan warung makan ini berdekatan dengan gedung tempat Shane bekerja, jadi Shane bisa langsung ketemu kami di tempat ini. Kami janjian ketemu di jam 12.15 dan kami perlu segera memesan menu yang akan kami cicipi, mengingat jam istirahat siang Shane hanyalah 30 menit. Karena alasan keterbatasan waktu ini (begitu kami duduk dan memesan minuman - semua memesan air putih), kami pun memilih dengan cepat menu apa yang akan kami cicipi siang itu. Aku, papa dan mama sepakat memilih pizza dengan toping berbeda. Shane memilih sandwich. Untuk appetizer kami memilih jamur goreng. Sesudah pesanan dicatat petugas, kami pun kemudian menunggu pesanan kami selesai disiapkan. Kami melihat warung makan Mother's Bear cukup ramai siang ini. Ada banyak pengunjung yang sedang menikmati santap siang mereka. Sama seperti kami, mereka rata-rata datang bersama keluarga atau teman. Sambil menunggu kami kemudian ngobrol ngalor-ngidul. Obrolan tentang akan lahirnya anak Shane yang kedua, menjadi tema sentral hari itu hehehe ... Kata Shane, anak keduanya diperkirakan lahir hari Senin atau Selasa minggu depan ini. Menurut Shane,  dia dan anak laki-lakinya yang pertama (Clayton) menunggu dengan gembira kelahiran anak kedua (diperkirakan laki-laki) ini. Kayla (istri Shane) juga bergembira dengan kehadiran anggota baru keluarga mereka. Kami yang mendengar kabar ini tentunya ikut bergembira. Kami berharap, proses kelahiran baby minggu depan nanti bisa lancar; baik mama dan baby-nya sehat semua. Nggak terasa kami mengobrol dengan santai. Tapi kok, pesenan kami nggak sampai ke meja? Jam istirahat Shane semakin mendekati 30 menit. Artinya, Shane nggak bisa lagi berlama-lama menunggu datang. Lalu kami lihat petugas mendatangi meja kami. Petugas mengantar jamur goreng (dengan tepung) yang masih hangat. Tanpa menunggu lama, kami segera menghabiskan isi wadah. Lalu, kami menunggu lagi. Kali ini 30 menit waktu istirahat Shane habis sudah. Mama segera saja menuju counter pemesanan dan bertanya berapa menit lagi pesanan kami akan diantar. Petugas mengatakan sebentar lagi. Mama kembali ke tempat duduk dan mengatakan pada Shane untuk membungkus saja makanan yang dipesannya dan tidak perlu menunggu kami selesai santap siang. Shane sebenarnya mengatakan dia nggak pa pa menunggu dan ngobrol setelah pesanan datang, tetapi mama mengatakan lain kali kami mungkin bisa janjian maksibar lagi. Kali ini, makan siang tidak bisa sampai tuntas karena waktunya tidak memungkinkan. Shane pun OK dengan itu. Sesudah sandwich dan pizza sampai di meja kami, mama segera meminta to go box kepada petugas. Petugas kemudian memberikan 2 to box untuk kami. Mama kemudian mempersilahkan Shane pulang duluan. Sesudahnya, hanya kami bertiga yang menikmati makan siang bersama di Mother's Bear. Gimana rasanya? Yahud banget ... Masalahnya cuma satu, luamaaaaaaaa buangeeeeeet nunggu makanan sampai di meja (sejak memesan pesan hingga diantar ke meja). Kata papa, inilah resiko makan siang di warung makan favorit. Musti siap mental untuk menunggu lama hehehe ...

Wednesday, June 3, 2015

SABARRO: FREE TASTING

Yang ini sih bukan aku hehehe ... Hari Rabu tanggal 3 Juni 2015, mama dan teman-temannya mendatangi salah satu dining hall yang ada di dorm. Kata mama, ada undangan (judulnya Free Tasting) yang ditujukan untuk karyawan berkenaan dengan pembukaan warung makan baru yang bernama Sabarro. Warung makan yang berlokasi di Wright Quad ini menyajikan aneka menu makanan Italia seperti pizza, pasta, salad dan bread stick . Dalam undangan disebutkan jadwal free tasting yang dibagi dalam beberapa shift/hari sejak hari Selasa sampai hari Kamis. Jadwal yang tersedia ini ternyata tidak saklek alias fleksibel. Kalau kebetulan pingin nyicip menu tapi tidak bisa datang sesuai jadwal, program ini mempersilahkan siapa pun (yang mau datang dan mendapat undangan via imel) untuk datang di shift/hari lainnya. Menurut keterangan dalam imel yang diterima mama, outlet Sabarro ini akan dibuka untuk mahasiswa/umum sebagaimana outlet lain yang juga berada di dalam dorm ini. Sama seperti kantin sekolah sih sebenarnya, ada beberapa jenis makanan yang menjual produk mereka disitu dengan mahasiswa/umum sebagai pangsa pasarnya. Hanya saja, lokasi outlet ini berada di dalam dorm (asrama) yang ditinggali mahasiswa, jadi mahasiswa yang tinggal di dorm ini mendapat kemudahan untuk mengakses menu sarapan, makan siang maupun makan malam di lokasi yang sama. Mama dan teman-temannya memutuskan untuk datang di hari Rabu siang sejak jam 11 hingga 12 siang. Cuaca yang lumayan cerah membuat mama dan teman-temannya bersemangat hehehe ... Saat mama dan teman-temannya sampai di Sabarro, sudah nampak beberapa orang yang mengantri di depan petugas. Sambil mengantri, mama mencermati menu apa saja yang mereka sajikan. Dari jauh nampak pizza dengan aneka toping disediakan untuk dicicipi. Bread stick di dekat pizza juga sudah tersedia. Berikutnya, ada pasta dan juga menu ayam jamur yang sepertinya lumayan mengundang selera. Di bagian salad, beberapa sayur dan dressing sudah disediakan dan siap dipilih. Sesudah baki berisi makanan diisi menu yang mau dicicipi, baki dibawa menuju fountain yang berisi beberapa jenis pilihan air minum. Lalu, apakah yang mama pilih hari ini? Satu potong pizza, satu bread stick, satu piring mini berisi salad dan kentang beserta ayam jamur dan limun. Mama kemudian menuju dining hall yang luas banget dan menikmati apa yang sudah dipilih. Bersama teman mama lainnya, acara free tasting siang ini berlangsung menyenangkan hehehe ... Ada beberapa teman lain yang juga datang hampir bersamaan dengan mama. Dengan adanya teman lain ini, acara ngobrol pun menjadi seru. Ngomong-ngomong, menu yang tersaji hari ini bagaimana rasanya? Kata mama biasa saja alias nggak terlalu isimewa. Menurutku juga begitu. Lho kok aku bisa bilang begitu? Karena pizza yang ada di baki mama tidak mama cicipi dan kemudian mama bawa pulang untuk kucicipi hehehe ... Mks ya ma ...

Monday, June 1, 2015

GARDEN PLOT

Tante Melani dan om Syifa berbaik hati padaku. Mereka mengijinkanku nebeng (ikutan) berkebun di plot mereka. Ya ... Selama summer, untuk para penghuni apartment disediakan fasilitas kebun yang bisa mereka sewa seandainya mereka memerlukan. Beberapa teman Indonesia sign-up (mendaftar) untuk mengikuti program berkebun di saat summer ini dan tiba-tiba saja aku tertarik untuk ikut mendaftar. Karena aku tidak tahu apakah aku akan sanggup mengelola satu plot, akhirnya kuberanikan diri bertanya pada tante Melani kalo aku ingin ikut nebeng berkebun di plot-nya tante Melani dan om Syifa. Tante Melani mengijinkanku dan kami berunding mengenai apa saja yang perlu kupersiapkan. Tante Melani menanyakan padaku apa yang ingin kutanam. Aku menjawab semangka dan cabai pedas. Tentu aku ingin menyesuaikan apa yang akan kutanam dengan tanaman yang sudah ditanam tante Melani. Di plotnya, tante Melani dan om Syifa sudah menanam tomat, cabai dan beberapa jenis tanaman lainnya. Karenanya, aku sangat senang ketika apa yang ingin kutanam ternyata masih terbuka peluangnya hehehe ... Aku kemudian mengatakan pada tante Melani kalo aku akan mulai menanam setelah liburan sekolah dimulai (kira-kira akhir Mei). Tante Melani membebaskanku kapan saja aku mau mulai, dan 2 spot tersedia untukku di dalam kebun tante Melani dan om Syifa. Hari Minggu tanggal 31 Mei 2015, aku, papa, mama dan Nahiza pergi ke Bloomingfood. Kami mencari bibit semangka di sini dan sekaligus mencari beberapa bibit sayuran lainnya. Papa menemukan Asian green bean (mirip kacang panjang) dan bibit cabai pedas serta tomat. Tak lupa kami juga membeli satu karung kecil garden soil (semacam penyubur) dan juga cethok (mini tool). Setelah semua yang kami perlukan diperoleh, kami segera saja kembali ke rumah. Kebetulan hari itu gerimis turun, jadi kami menunggu sampai gerimis reda sebelum kami ke kebun. Ngomong-ngomong, dimanakah letak kebun tersebut? Di belakang rumah kami hehehe ... Dekat sekali kan? Karenanya, aku bersemangat untuk memulai acara berkebun kali ini. Sesudah gerimis nggak lagi ada, aku bersama papa dan Nahiza menuju ke kebun belakang rumah untuk memulai menanam semangka dan bibit sayuran lain. Semangka sudah berbentuk tanaman (tinggal memindah dari pot) sedangkan beberapa jenis sayuran masih berupa benih (seed). Dalam gambar yang diposting kali ini nampak kan seperti apa kegiatanku? Hehehe ... Ya ... Setelah menanam bibit (didahului dengan mencampur tanah kebun dengan penyubur), aku kemudian menyiram tanaman yang sudah menyatu dengan tanah. Selanjutnya, aku perlu rajin menengok tanaman ini dan memastikan kebutuhan airnya terpenuhi. Memang perlu kedisiplinan dan ketelatenan untuk memulai sesuatu yang baru seperti ini. Sebenarnya, kegiatan berkebun sudah menjadi program rutin tahunan yang ditawarkan kepada penghuni on campus family housing apartment. Sayangnya, baru tahun ini aku tertarik. Tahun-tahun sebelumnya, aku belum ada keinginan untuk mencoba. Na ... Meski baru memulai tahun ini, bukan berarti aku ketinggalan jaman hehehe ... Aku tetap bisa belajar karena berkebun bisa dimulai kapan saja. Lagi pula, modal utama berkebun adalah mau belajar. Dengan berkebun, kita belajar sabar dan telaten serta disiplin. Juga, kita belajar untuk menyiapkan mental seandainya hasil tidak sesuai yang diharapkan seperti tanaman kena hama, tanaman dimakan binatang dan gagal panen. Dari situ, aku mengerti dan memamahi betul serta menghargai para petani, pekerja perkebunan yang sedemikian mencintai pekerjaan "merawat" tersebut. Ah ... Aku kok jadi serius banget hehehe ... Yuk mari menanam sayuran dan buah dan nikmati saja semua prosesnya dengan happy ... Makasih banyak ya tante Melani dan om Syifa karena sudah memberikan kesempatan belajar untukku ...