Showing posts with label Achievement. Show all posts
Showing posts with label Achievement. Show all posts

Monday, May 23, 2016

BIG DAY & DINNER WITH ADVISOR

Senin, 23 Mei 2016 menjadi hari yang menyenangkan bagi kami sekeluarga, terutama bagi papaku. Bersama dengan keluarga ibu pembimbing disertasi, kami menikmati santap malam di salah satu warung makan yang berlokasi di Jalan Keempat. Ibu pembimbing disertasi mengundang kami bertiga untuk ketemu di jam 6.30 PM. Dalam email yang diterima papa, ibu Farida meminta papa mengajak satu teman dan papa mengajak om Faishal untuk bergabung bersama kami. Kami berangkat bersama dalam satu kendaraan dan kemudian menunggu di warung makan "Taste of India" selama sekitar 20 menit. Saat ibu Farida datang bersama dengan keluarga, kami kemudian bergabung dan memulai acara makan malam ini dengan santai dan menyenangkan. Ya ... Ibu Farida adalah pembimbing utama saat papa menulis disertasi. Sejak pertama kali berdiskusi hingga akhirnya papa bisa maju ujian hari ini, tentunya semua ini tak lepas dari bantuan dan andil ibu Farida. Karenanya, secara khusus, kami bertiga mengucapkan banyak terima kasih kepada Ibu Farida. Kami sebenarnya pernah bertemu ibu Farida di rumahnya saat ada acara gathering sekitar 3 atau 4 tahun yang lalu. Hari ini kami berjumpa kembali dalam acara dinner setelah papa menyelesaikan ujiannya siang tadi. Kami "merayakan" kegembiraan ini bersama keluarga Ibu Farida. Lalu, apa dong yang kupilih? Aku memilih chicken curry rasa pedas hehehe ... Putra-putri Ibu Farida juga memilih menu nasi dan lauk berkuah. Mama memilih nasi biryani. Papa dan om Faishal juga memilih menu nasi dan lauk. Ya ... Sambil ngobrol kami bercerita tentang rencana kami ke depan. Obrolan ini terasa menyenangkan karena kami berada dalam suasana bergembira hehehe ... Ya ... Setelah menulis disertasi sekian lama, akhirnya hari ini papa mengikuti ujian disertasi di kampus di jam 2 siang tadi. Aku dan mama tentu saja tidak ikut karena ujian semacam ini bukanlah sesuatu yang cocok untuk kami. Lagian, aku masih belum libur hehehe ... Anyway ... Terima kasih banyak atas semuanya Ibu Farida ... Bukan hanya academically support yang ibu berikan kepada papa tetapi juga semua bentuk support yang memungkinkan papa bisa menyelesaikan kewajibannya. Tak ada kata-kata selain terima kasih. Juga, terima kasih atas undangan dinner dari Ibu Farida kepada kami sekeluarga malam ini. Senang sekali kami bertiga bisa duduk dan ngobrol bareng malam ini dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Sekali lagi, terima kasih ...

Sunday, December 20, 2015

DINNER AT MALIBU GRILL

Minggu malam, tanggal 20 Desember 2015, kami bertiga mampir ke salah satu warung makan yang ada di downtown. Nama warung makan ini adalah Malibu Grill (http://www.malibugrill.net/). Mengapa kami memilih tempat ini? Karena kami belum pernah mampir kemari sebelumnya hehehe ... Jadilah malam itu (sepulang dari gereja) kami mampir kemari. Udara yang lumayan adem membuat kami bergegas berjalan dari parking spot menuju warung makan ini. Angin yang bertiup membuat kami merasa kedinginan kalo berada di luar ruang kelamaan. Karena parking spot yang didapat lumayan jauh dari warung makan yang kami tuju (meski masih berada di seputaran Court House downtown), kami nggak tahan berlama-lama berada di luar ruang. Karenanya, kami berjalan dengan ngebut hehehe ... Sesampainya di foyer warung makan ini, seorang petugas (resepsionis) bertanya pada kami berapa orang yang akan makan. Kami menjawab 3 orang. Segera petugas tersebut menunjukkan meja dan kursi kosong yang bisa kami tempati. Di dalam warung makan yang lumayan penuh malam ini, kami melihat set meja dan kursi ditata dengan berdekatan. Lampu yang menjadi penerang dining hall memiliki cahaya yang remang-remang, namun di setiap meja ada lampu lain yang membantu menerangi. Kesan pertama yang kami rasakan saat masuk warung makan ini adalah suasana yang menyenangkan. Pengunjung nampak berpakaian rapi (dress up) di dalam warung makan yang kami anggap sebagai warung makan fine dining ini. Bagaimana dengan kami? Kami berpakaian biasa saja tentunya hehehe ... Setelah menempati kursi yang tersedia, seorang petugas lain menanyakan apakah minuman yang akan kami pesan. Aku memesan es teh, papa dan mamaku memilih air putih. Kami juga memesan "telo pendhem" atau ubi yang digoreng (fried sweet potato) sebagai makanan pembuka alias appetizer. Roti bawang atau garlic bread (yang disertai coocolan saus berupa minyak zaitun dan mayonaise campur sambel) diberikan secara cuma-cuma. Hanya saja, roti bawang ini dikeluarkan setelah kami memesan ubi goreng hehehe ... Sambil menunggu kami memesan menu utama, kedua sajian ini diantar ke meja kami dan kami nikmati di saat masih anget. Bagaimana rasa ubi gorengnya? Lumayan. Roti bawangnya? Lumayan juga hehehe ... Lalu apa makanan utama yang kami pesan? Aku memilih pizza, papa memilih pasta dan mama memilih daging sapi panggang. Dalam gambar nampak kan apa yang kami pesan? Apakah porsinya besar? Sudah jelas hehehe ... Apakah kami sanggup menghabiskannya? Iya ... Tapi pelan-pelan dan saling bantu. Maksudnya? kami perlu berbagi bertiga untuk semua yang kami pesan agar tidak ada leftover (tersisa). Bagaimana rasa makanan yang kami pesan? Menurut kami sih enak. Pasta yang dipesan papa tidak "heavy" atau berat saat dimakan meski ada unsur susu (bahkan mungkin heavy cream) dan keju di dalamnya. Pizza yang kupesan memiliki crust yang tipis dan toppingnya pun tidak berat-berat amat. Jadi, satu slice pizza tidak akan membuat kita cepat kenyang. Daging sapi panggang atau goreng yang dipesan mamaku terasa empuk, enak dan juga juicy (nggak membuat eneg dan seret di leher) hehehe ... Dimasak dengan model medium, daging ini mudah sekali dipotong dan dikunyah ... Hmmm ... Di saat udara dingin terasa, ditambah perut yang lumayan lapar, alasan apa lagi yang kami perlukan untuk menjadikan acara makan malam kali ini mengesankan, menyenangkan dan mengenyangkan? Ya ... The weather is perfect and the food is good. Kami tentunya bersyukur atas semua rejeki yang kami terima hingga hari ini. Rejeki udara yang lumayan adem, rejeki makanan yang yummy dan juga rejeki sekolah dan kerja yang lumayan lancar. Nggak heran kalo kami merasakan atmosfer yang berbeda dalam acara makan malam kali ini. Meski kami tidak merayakan sesuatu yang spesial, kami tetap merasa makan malam kali ini istimewa. Suasana hati kami mungkin menjadi faktor utama mengapa makan malam kali ini terasa OK. Setelah berada di warung makan ini selama kurang lebih 1 jam, kami kemudian memutuskan menyudahi acara makan malam kali ini. Setelah bill diberesi, segera kami tinggalkan meja makan yang kami tempati dan kami pun bersiap keluar gedung dan berjalan cepat menuju parking spot. Terima kasih banyak ya pa dan ma atas makan malam kali ini. It was great!

Friday, December 18, 2015

AROUND SAMPLE GATE

Masih dalam rangka pengambilan gambar mumpung papa masih meminjam toga hehehe ... Jum'at sore tanggal 18 Desember 2015, matahari memang bersinar dengan cerah namun hawa dingin terasa merasuk ke dalam tulang. Kami bertiga sengaja datang ke area outdoor di sekitar Sample Gate untuk mengambil gambar bersama. Kenapa kami memilih mengambil gambar outdoor sore ini? (1) Besok siang toga sudah harus dikembalikan sebelum jam 2 PM jadi kapan lagi kami mau mengambil gambar di outdoor kalo tidak sore ini? (2) Meski udara dingin, kami melihat ada sinar matahari yang bisa kami manfaatkan sebelum sang mentari terbenam (3) Kami ingin memiliki gambar dengan latar belakang beberapa ikon kampus IU. Paling tidak itulah alasan yang membuat kami berusaha bertahan dalam dingin sore ini hehehe ... Mama sengaja pulang ke rumah 30 menit lebih cepat dari biasanya agar kami bisa mendapatkan golden light sebelum matahari terbenam di saat kami mengambil gambar sore ini. Lalu, dimanakah gambar kami ambil? Yang pertama dan terutama adalah di depan Sample Gate. Gerbang yang menjadi ikon kampus IU ini tidak begitu penuh sore itu. Maklum, udara lumayan dingin, jadi nggak banyak yang beraktifitas disitu. Berikutnya kami masuk ke kampus dan mencari bangku beton yang memiliki lambang IU di salah satu sisinya. Berkejaran dengan matahari yang hampir tenggelam dan juga dinginnya suhu sore itu, kami meneruskan acara ambil gambar di dalam kampus. Patung Herman B Wells kami jadikan subyek pengambilan gambar sebelum kami masuk ke salah satu gedung sebentar untuk menghangatkan badan. Tak menunggu lama, kami menuju ke Museum of Art dan mengambil gambar dengan ikon lingkaran (gak bulet-bulet amat) berwarna merah di depannya. Auditorium dengan kolam air mancur di depannya menjadi lokasi pengambilan gambar selanjutnya. Matahari beneran sudah hampir tenggelam nih. Jadi, kami pun kemudian bersiap kembali ke parking lot dengan berjalan kaki. Meski lumayan jauh (karena hawa dingin membuat kami nggak betah berlama-lama di luar ruang), kami tetap berjalan meski kami beberapa kali musti masuk gedung untuk menghangatkan badan. Ah ... Akhirnya apa yang direncanakan kedua orangtuaku (tepatnya mamaku hehehe ...) terlaksana sudah. Proses pengambilan gambar yang kami lakukan sore ini menjadi pengalaman yang menyenangkan untuk kami karena cuaca yang dingin hehehe ... Ya ... Meski bagi orang lain mungkin tidak penting, kami merasa proses pengambilan gambar ini menjadi sesuatu yang istimewa dan perlu dilakukan dengan serius. Kok gitu? Hehehe ... Habis mau gimana lagi? Kan ini peristiwa personal yang mungkin tidak sama bagi orang per orang?  

Thursday, December 17, 2015

AROUND IMU

Kali ini pengambilan gambar dilakukan di dalam IMU. Pengambilan gambar dalam rangka apa? Dalam rangka sebelum mengembalikan toga pinjaman papaku ke kampus. Ya ... Pengambilan gambar yang direncanakan kedua orangtuaku memang tidak sepenuhnya bisa dilakukan di luar ruang. Cuaca dingin yang rasa-rasanya bisa membuat kami membeku, menjadi salah satu alasan mengapa pengambilan gambar kami lakukan di dalam ruang. Malam itu aku dan papa sebenarnya sudah malas sekali keluar rumah. Tapi mamaku mengajak kami berdua ke kampus untuk mengambil gambar. Mamaku berkata pengambilan gambar akan kami lakukan di dalam ruangan. Kata mama, ada banyak tempat yang bisa dipilih seperti: IMU, School of Education dan juga B-Well Library atau gedung lainnya di kampus. Papa dan aku kemudian memilih IMU saja mengingat gedung itu buka 24 jam. Kata mama, mumpung semester sudah berakhir, ada banyak tempat yang bisa kami pakai sebagai latar belakang acara ambil gambar. Apalagi kami datang di IMU menjelang jam 9 malam hehehe ... Kami berharap kegiatan ambil gambar ini tidak mengganggu siapa pun. Dan benarlah harapan kami. IMU lumayan sepi dan lumayan menyenangkan dipilih sebagai lokasi ambil gambar malam ini. Ada banyak spot bagus yang bisa kami pilih. Beneran deh ... Mumpung sepi, kami bebas saja berpose di dalam gedung IMU yang anget. Dan rasa-rasanya, kami tidak mengganggu siapa pun itu. Kata mama, kami perlu mencari spot yang menunjukkan kami berada di dalam kampus Indiana University. Apakah spot itu ada? Ada banyak hehehe ... Misalnya saja di depan Bookstore, di depan foodcourt, di salah satu pojok yang memuat monitor besar yang berisi info tentang kampus IU dan masih banyak lagi. Meski tulisan IMU-nya tidak kami cari, ternyata tulisan itu tertangkap di salah satu spot hehehe ... Gimana hasil pengambilan gambar indoor kali ini? Lumayan OK kan? Kalau menuruti aku dan papa yang males, kami tentu tidak akan punya banyak koleksi foto dengan latar belakang yang seperti ini. Habis, papa dan aku kan sama idenya, nggak penting banget foto-foto di saat musim dingin seperti ini. Na ... Mamaku punya pendapat lain. Karena masa peminjaman toga terbatas dan suhu dan cuaca di musim dingin tidak selalu cocok untuk pengambilan gambar outdoor, kegiatan pengambilan gambar tidak boleh mandek. Kami yang musti mau menyesuaikan diri dengan weather dan situasi yang ada karena ternyata hasil kegiatan berburu gambar kali ini tidak mengecewakan hehehe ... Itu menurut kami lho ya ... Gambar ini diambil di hari Kamis malam (setekah jam 8 PM) tanggal 17 Desember.

Wednesday, December 16, 2015

AROUND EVERMANN

Apa ini? Ini adalah papaku yang sedang nyobain toga untuk acara hari Sabtu nanti. Mumpung matahari bersinar cerah, papa diajak mama untuk sebentar mengambil gambar di sekitar Evermann. Meski dingin, acara ambil gambar di sekitar Evermann berjalan dengan sukses hehehe ... Aku kemana? Aku masih belum libur alias masih masuk sekolah, jadi aku nggak ikutan acara pagi ini. Papaku menyewa toga dari kampus dan mengambil toga dari IU Bookstore di hari Senin siang. Hanya saja, Senin hingga Selasa, matahari tidak bersinar sehingga mama dan papa tidak menjadwalkan mengambil gambar dengan mengenakan toga. pengembalian toga ini akan dilakukan hari Sabtu setelah acara selesai. Na ... Selama Senin sampai dengan Jum'at, papa dan mama memang sudah menjadwalkan acara ambil gambar di sekitar kampus dan juga di sekitar rumah. Karena ini musim dingin, papa dan mama musti menyesuaikan dengan weather. Dalam situs ramalan cuaca yang dibaca papa dan mamaku, seminggu ini akan mendung terus. Matahari tidak akan nampak dan juga suhu akan terasa adem. Ramalan ini tentu tidak membuat kedua orangtuaku patah hati hehehe ... Meski mungkin tidak sebebas summer, acara ambil gambar tetap diupayakan. Dan ternyata, hari ini matahari muncul dengan cantiknya. Segera saja papa dan mama bersiap untuk mengambil gambar sebelum matahari menghilang. Cuaca yang dingin tidak menjadikan acara terganggu hehehe ... Papa dan mama juga membawa tripod agar mereka bisa berpose bersama. Mumpung cuaca cerah dan neighborhood lumayan sepi, papa dan mama pun bebas berjalan di area outdoor di sekitar Evermann. Meski musim dingin tidak terwakili dengan datangnya salju seminggu ini, at least pohon yang gundul bisa menjadi penanda bahwa pemotretan kali ini dilakukan di saat musim dingin berlangsung hehehe ... O ya ... Berapa lama ya kedua orangtuaku berada di luar ruang? Sudah pasti nggak terlalu lama-lah ... Yang jelas, mereka juga beberapa kali masuk ke gedung ketika merasa dingin tidak tertahankan. Habis ... Suhu di luar kan minus sekian derajat celcius, mana bisa papa dan mamaku tahan berlama-lama di luar ruangan hanya dengan pakaian seperti yang nampak di gambar? Hehehe ... O ya ... Gambar ini diambil di hari Rabu pagi tanggal 16 Desember sekitar jam 9 AM.   

Friday, February 6, 2015

ISSMA

Hari Sabtu, tanggal 31 Januari 2015, aku diantar papa ke sekolahku untuk mengikuti kegiatan ISSMA. Kegiatan berupa kompetisi memainkan alat musik (khususnya string yang kuikuti) berlangsung sejak dari jam 9 pagi sampai siang hari. Aku dan teman-teman (sebanyak 10 orang) mengikuti mata lomba per kelompok dan kami dijadwalkan memainkan komposisi kami di jam 1 siang. Selain lomba untuk kelompok, hari ini juga ada kompetisi perorangan. Aku tidak mengikuti mata lomba ini. Siapa pun bisa mengikuti lomba ini (utamanya mereka yang sudah tergabung dalam kelompok orkestra) dan lomba ini rutin diadakan (ini websitenya: http://www.issma.net/index.php) Karena mendapat jadwal berlomba di siang hari, papa mengantarku di jam 12.15 dan kemudian menjemputku di jam 1.30 siang. Sebentar sekali? Memang begitu acaranya hehehe ... Peserta umumnya memang hanya datang dan melakukan performa sesuai jadwal masing-masing. Tidak ada yang menunggu terlalu lama baik sebelum maupun sesudah lomba. Kenapa begitu? Karena jadwal sudah ada dan hasil juga langsung diumumkan. Waktu yang tepat menjadi alasan kenapa tidak ada banyak peserta lomba yang ada di dekat ruang perlombaan. Saat kami bersebelas memasuki ruang perlombaan, yang ada di ruang hanyalah para juri dan kami peserta lomba. Setelah komposisi selesai kami bawakan, kami keluar ruang sebentar dan menunggu hasil perlombaan. tak sampai 10 menit kami menunggu, kami dipanggil masuk kembali ke dalam ruangan dan kami mendengarkan hasil perlombaan dari para juri. Apa yang kami peroleh? Medali. Medali ini dibagikan kepada anggota tim dan disematkan di jas kami. Ada beberapa jenis medali yang diberikan kepada peserta, tergantung hasil lomba. Grup kami berhasil memperoleh gold dan tentunya kami semua gembira karena ini merupakan penghargaan tertinggi. Kami pun saling mengucapkan selamat satu sama lain dan merasa bangga dengan hasil yang kami peroleh. Kata mamaku, mungkin semua peserta hari ini mendapatkan gold karena juri ingin memberikan apresiasi kepada siapa saja yang sudah berpartisipasi. Mmmmm ... Setahuku sih nggak begitu. Anyway ... Aku senang dengan apa yang kualami hari ini hehehe ...

Wednesday, May 21, 2014

TRI-NORTH GRADUATION DAY

Rabu sore, 21 Mei 2014, aku diantar papa ke sekolah. Hari ini ada acara perpisahan dan penyerahan surat tanda kelulusan di sekolahku. Mama tidak bisa ikutan karena ada kegiatan lain yang tidak bisa ditinggalkan. Aku dan papa berangkat berdua dari rumah sedikit lebih awal agar kami masih bisa mendapat parking lot di area sekolahku. Kata papa, hari ini parking lot akan cepat penuh karena akan ada banyak orang tua yang datang dan juga keluarga mereka untuk menghadiri acara kelulusan di sekolahku. Karenanya, kami perlu datang lebih awal. Saat aku dan papa sampai di ruangan olah raga atau gym (acara dipusatkan disini) sudah lumayan banyak teman berikut keluarganya yang juga sudah datang. Aku kemudian duduk bersama teman-temanku, sesuai dengan abjad nama kami (last name firt, baru first name) di tempat duduk yang sudah disediakan. Ya ... Kami memang akan dipanggil maju satu per satu ke depan untuk menerima surat tanda kelulusan tersebut. Pemanggilan ini akan didasarkan pada nama belakang. Acara berlangsung dengan lancar dan khidmat. Aku dan teman-teman duduk dengan tenang selama kegiatan ini berlangsung. Saat pemanggilan nama dimulai, kami dengan tertib maju satu per satu dan menunggu giliran untuk menerima surat tanda kelulusan. Coba perhatikan gambar yang diposting mama disini. Nampak kan aku berada di antara teman-teman? Aku dan teman-teman tidak mengenakan pakaian tertentu saat kami mengikuti acara hari ini. Seperti yang pernah kuceritakan, pakaian merupakan hal yang sangat pribadi, sehingga sekolah tidak pernah menyebutkan di dalam undangan mengenai pakaian yang bisa dikenakan. Mau pake baju formal silahkan, tidak juga tidak apa-apa. Aku sendiri memilih hem putih, celana pendek dan juga dasi untuk menghadiri acata sore ini. Temanku ada yang mengenakian kaos dan celana olahraga ataupun celanan panjang dan hem/kemeja. Untuk teman perempuan, aturan berpakaian juga sama. Semua bebas, tidak ada yang diatur. Sesudah acara formal selesai, kami kemudian ambil gambar bersama. Aku dan teman-teman berpose beberapa kali. Kami pun saling mengucapkan selamat atas kelulusan kami dan juga saling mengucapkan selamat tinggal untuk teman yang pindah state atau pun pindah negara. Sebagian besar temanku lainnya akan tinggal dan meneruskan ke SMA yang sama denganku yaitu SMA Bloomington Utara (BHSN - Bloomington High School North). Sebagai informasi, di desa Bloomington ini hanya ada 2 SMA, Utara dan Selatan. Pembagian sekolah didasarkan pada tempat tinggal (sejak SD sampai SMA). Jadi, temanku di SD kebanyakan menjadi temanku di SMP dan juga jadi temanku di SMA (selama kami tidak pindah tempat tinggal). Tak terasa aku sudah menempuh SMP selama 2 tahun. Rasanya baru kemarin aku lulus SD dan sekarang aku sudah lulus SMP. Tahun ini aku akan menjadi siswa si SMA. Yay ... Aku sudah nggak sabar lagi ingin tahu seperti apa rasanya menjadi siswa SMA. Sebagai informasi, level SD dan SMP disini ditempuh dalam waktu 8 tahun (kombinasinya sbb: SD 5 tahun + SMP 3 tahun seperti di Ohio State, atau bisa juga SD 6 tahun + SMP 2 tahun seperti di Indiana) dan level SMA kebanyakan ditempuh dalam waktu 4 tahun (freshman, sophomore, junior dan senior). Dan seperti yang kita tahu, pendidikan dasar disini adalah selama 12 tahun (K-12). Artinya apa itu? Negara mengharapkan minimum pendidikan warga negaranya adalah level SMA (setiap warga negara berhak lulus dari SMA) karena pemerintah menjamin ini semua dalam undang-undang mereka. Ah ... Aku kok jadi serius begini? Pastinya, aku senang sekali berkata "High School Years, I am coming ...." Tapi aku juga sedih karena mesti meninggalkan middle school years yang penuh kenangan ... Semua indah dan akan terus jadi kenagan ...

Tuesday, May 14, 2013

NATIONAL JUNIOR HONOR SOCIETY (NJHS) INDUCTION

Selasa malam, 14 Mei 2013, papa dan mamaku menemaniku mendatangi acara yang diadakan oleh pihak sekolah. Acara yang diberi judul "Natioal Junior Honor Society Induction" ini dihadiri oleh banyak siswa sekolahku (kelas 7 dan 8) yang kali ini datang dengan pakaian yang resmi. Dalam undangan yang diterima orangtuaku (diposkan), kami para siswa diminta mengenakan baju putih dan celana hitam serta dasi merah (untuk siswa putra) dan para siswa putri diminya mengenakan pakaian berwarna hitam atau putih. Aku dan papa sebelumnya sempat keepotan saat mencari dasi berwarna merah karena tidak semua toko yang kami datangi menjual dasi dengan warna ersebut. Akhirnya kami mendapatkan dasi berwarna merah yang kuperlukan di salah satu store. Acara ini ini sendiri disebutkan dimulai pada pukul 6 sore. Namun, para siswa diminta berkumpul di sekolah sejak pukul 5.15. Mama yang baru sampai di rumah pada pukul 5 lebih sedikit tidak sempat berganti pakaian karena aku dan papa sudah siap. Segera saja kami menuju ke sekolahku dan kami sampai sekitar jam 5 lebih 15 menit. Aku segera masuk ke ruang transit yang diperuntukkan bagi semua siswa, sementara itu papa dan mamaku langsung menuju auditorium, tempat acara diadakan. Sebenarnya apa sih national junior honor society (NJHS)? Menurut situsnya, http://www.nhs.us/tabid/2126/default.aspx; The National Honor Society (NHS) and National Junior Honor Society (NJHS) are the nation's premier organizations established to recognize outstanding high school and middle level students. More than just an honor roll, NHS and NJHS serve to honor those students who have demonstrated excellence in the areas of Scholarship, Leadership, Service, and Character (and Citizenship for NJHS). These characteristics have been associated with membership in the organization since their beginnings in 1921 and 1929. Apa itu maksudnya? NJHS ada adalah organisasi yang didirikan sejak tahun 1929 yang bertujuan untuk memberikan penghargaan kepada siswa yang dipandang memiliki prestasi, utamanya siswa yang ada di level middle school maupun high school. Untuk bisa menjadi anggota NJHS ada proses seleksinya. Waktu itu, aku mendapat offer untuk bisa dipilih dan menjadi member organisasi ini karena IPK-ku di semester I (aku kelas 7) dianggap lulus dari persyaratan IPK yang diminta yaitu 3,8. Offer ini diberikan oleh pihak sekolahku, SMP Tri-North. Sesudah mendapat surat offer ini, aku diminta membuat essay yang kemudian dikumpulkan di sekolahku untuk selanjutnya akan diajukan ke panitia/komite yang akan menyeleksi semua essay yang masuk. Setelah itu, pengumuman bahwa aku masuk ke dalam keanggotaan NJHS kuketahui dari papa dan mama yang sudah menerima surat undangan dari sekolah. Dalam surat undangan, disebutkan ucapan selamat atas terpilihnya aku sebagai anggota dari NJHS dan aku diminta datang ke sekolah untuk acara pelantikan keanggotaan NJHS ini. Maka, jadilah sore itu aku ke sekolah hehehe ... Sesampainya di sekolah, aku segera menuju ruang transit. Di ruang transit inilah aku baru tahu ada 2 macam keanggotaan NJHS. Untuk 7th grader (angkatanku), kami dilantik menjadi new member; untuk 8th grader, mereka umumnya dilantik menjadi extending member (kalau sebelumnya dah jadi member). Namun demikian, ada juga 8th grader yang menjadi new member. Kenapa begitu? Karena selama mereka masih berada di level SMP dan memiliki IPK 3,8 mereka bisa diajukan sebagai member baru NJHS ini. Menarik bukan? Acara ini sendiri dipandu oleh para guru dan juga siswa kelas 8 yang mewakili 5 karakter yang melekat pada membership NJHS ini yaitu: Scholarship, Leadership, Service, and Character and Citizenship. Acara ini dibuka dengan (1) pemanggilan anggota lama NJHS (mereka duduk di panggung) dan pemanggilan calon anggota baru yang akan dilantik (termasuk aku - kami duduk di kursi deretan depan di dalam auditorium bersama tamu undangan). Acara kemudian dilanjutkan dengan (2) pembacaan apa itu 5 karakter yang melekat dalam NJHS (diwakili 5 siswa), (3) pemanggilan dan pelantikan anggota baru (maju ke panggung dan menerima kartu), (4) pengukuhan anggota lama (maju ke panggung dan menerima sertifikat) dan (5) pemberian sambutan. Sudah pasti aku merasa bangga saat namaku dipanggil hehehe ... Bersama teman-teman lain yang hari ini resmi menjadi anggota NJHS, kami juga mengucapkan janji. Sebuah janji yang nggak mudah untuk dilakukan nampaknya hehehe ... Sesudah acara selesai, kami diundang untuk menikmati sajian ringan yang sudah disiapkan oleh pihak orangtua. Ada apa saja? Ada aneka cookies dan jus serta air putih. Bersama teman-teman aku menikmati semuanya dengan happy. Setelah selesai menikmati snack ringan ini, aku segera pulang bersama papa dan mamaku. Namun, kami nggak langsung pulang. Ada satu tempat yang kami kunjungi. Dimanakah itu? Silahkan baca postinganku berikutnya ... O ya ... Penasaran dengan janji yang kami ucapkan? Ini dia bunyinya:
I pledge myself to uphold
the high purposes
of the National Junior Honor Society
to which I have been selected;
I will be true to the principles

for which it stands;
I will be loyal to my school,
and will maintain and encourage
high standards of scholarship,
leadership, service,character,and citizenship

Wednesday, May 8, 2013

HONOR EVENING

Rabu sore, 8 Mei 2013, aku bersama papa datang ke sekolah. Mama kemana? Mama nggak ikut karena ada kegiatan yang tidak bisa ditinggalkan. Aku dan papa berangkat dari rumah jam 6.30 sore dan kami langsung menuju gym begitu sampai di sekolahku. Ngapain kami ke gym? Begini nih ceritanya ... Malam ini ada acara pemberian penghargaan untuk para siswa di sekolahku. Penyelenggaranya pihak sekolah. Penghargaan apa yang akan diberikan? Aneka macam penghargaan yang kategorinya sudah ditentukan oleh pihak sekolah. Maksudnya apa itu? Begini ... Malam ini sekolahku mengadakan acara HONOR EVENING. Sekolah menyelenggarakan program ini secara rutin, setiap tahun menjelang kelas semester gasal berakhir (bulan Mei). Para siswa yang diundang datang ke acara ini akan menerima penghargaan sesuai dengan kategori yang sudah mereka tentukan. Undangan untuk menghadiri acara ini sudah disampaikan ke orangtua siswa melalui para siswa (berupa surat undangan yang dititipkan siswa) beberapa hari sebelumnya. Dengan demikian, para orangtua diharapkan bisa datang malam ini. Saat aku dan papa sampai ke gym, kami lihat sudah banyak temanku dan orangtuanya yang berkumpul di gym ini. Aku segera saja bergabung dengan teman-temanku yang lain dan papa duduk bersama orangtua teman-temanku. Kami, para siswa, duduk terpisah dari orangtua kami. Aku lihat ruangan ini lumayan penuh. Tidak hanya siswa kelas 7 yang datang, melainkan siswa kelas 8 nampak ada di situ juga. Jam 7 malam acara dimulai. Kepala sekolah memulai acara dengan menyampaikan ucapan selamat datang dan memberikan pengantar mengapa acara ini diadakan. Kata ibu kepala sekolah, acara ini memang rutin diadakan sebagai salah satu acara resmi dimana pihak sekolah memberikan apresiasi atas berbagai prestasi yang diraih para siswanya. Setelah ibu kepala sekolah menyelsaikan kata pengantarnya, acara pemberian penghargaan pun dimulai. Rata-rata penerima penghargaan ini adalah siswa kelas 8. Seperti yang kita ketahui, kelas 8 akan segera lulus semester ini dan mereka akan melanjutkan studi di SMA. Selama 2 tahun mereka bersekolah di Tri-North Middle School, ada banyak prestasi yang mereka raih baik secara individu maupun kelompok. Para siswa kelas 8 yang berprestasi secara individu diundang naik ke panggung dan menerima penghargaan mereka. Apa sajakah itu? Ada penghargaan di bidang akademik (meraih prestasi yang berhubungan dengan bidang studi), ada penghargaan di bidang non akademik (meraih prestasi di bidang musik, olahraga dan sejenisnya), ada juga penghargaan di bidang volunteering (menjadi sukarelawan untuk berbagai kegiatan amal) dan berbagai jenis penghargaan lain (meraih prestasi seperti berikut: juara menulis, juara membaca, juara membuat esai dan seterusnya) yang sudah pasti membanggakan pihak sekolah dan juga siswa tersebut. Sekolah mengapresiasi prestasi ini dengan memberikan penghargaan bagi mereka. Bagaimana denganku? Aku tidak dipanggil maju ke panggung. Lalu apa dong prestasiku? Aku mendapatkan penghargaan dari guru science karena aku mendapat skor bagus di subject ini dan ikut dalam SO (Science Olympiad) serta ambil bagian dalam kegiatan perlombaan science (dan mendapat medali) yang diadakan oleh Butler University. Yang kutahu, penghargaan untukku diberikan atas rekomendasi salah satu guru (guru science). Yang kutahu, ada beberapa teman yang mendapat penghargaan lebih dari satu karena ada beberapa rekomendasi dari guru bidang studi atau guru pengampu ekstra kurikuler di sekolah. Untuk kami yang mendapat penghargaan dari guru dan tidak maju ke panggung, ada satu meja yang perlu kami datangi untuk pengambilan sertifikat yang memuat award kami. Sertifikat ini ada di dalam amplop dan masing-masing dari kami baru tahu kami mendapat rekomedasi dari guru bidang studi apa sampai kami membuka amplop tersebut. Aku sudah pasti senang sekali mendapat award ini. Apalagi tidak semua siswa bisa mendapat kesempatan seperti ini. Sesudah acara resmi pemberian penghargaan selesai, kami dipersilahkan menikmati refreshment (sajian ringan) berupa jus dan cookies. Aku dan teman-teman dengan bersemangat segera menuju meja saji dan mengambil cookies yang tersedia. Aku asyik ngobrol dengan teman-temanku, sementara itu papa asyik mengambil gambar dan berjalan-jalan. Jam 8 lebih sedikit acara berkahir. Aku dan papa segera keluar dari gym dan menuju kendaraan. Kubilang pada papa, aku sebenarnya ingin dapat award dari mata pelajaran math. Kata papa, tunggu saja tahun depan, siapa tahu bisa dapat ... Sip-lah kalo begitu hehehe ...

Saturday, April 6, 2013

BEING A NOMINEE

Siang ini, Sabtu 6 April 2013, aku mendapat surat dari sekolah yang berisi sebuah pemberitahuan yang menyenangkan hatiku. Kalimat awal surat ini berbunyi begini "Dear Students and Parents: The National Junior Honor Society is an organization that honors outstanding students at the middle school level. To be a member of this society, one must excel at leadership, citizenship, scholarship, character and service." Kalau mau diartikan, kalimat pertama surat ini berisi perkenalan dari organisasi yang mengirim surat padaku. Organisasi ini adalah organisasi yang memberikan penghargaan tinggi pada siswa yang dianggap memiliki prestasi bagus/hebat di SMP (Middle School). Agar bisa terpilih menjadi anggota organisasi yang bergengsi ini, siswa disyaratkan memiliki prestasi dari (1) sisi kepemimpinan, (2) dari sisi kesiswaan (bagaimana perilakuknya sebagai siswa), (3) dari sisi kemampuan akademis (mendapat beasiswa),  (4) dari sisi karakter dan (5) dari sisi service (bagaimana ia melakukan berbagai tugas dan sejenisnya). Kalimat selanjutnya berbunyi "Your first semester GPA of 3.83 satisfies the 3.80 requirement for membership consideration". Arti kalimat ini kira-kira, karena IP-ku semester lalu adalah 3.83, lebih dari IP yang disyaratkan yaitu 3.80, aku berhak dipertimbangkan sebagai anggota. Lalu bagian surat ini memintaku untuk membuat essay yang kira-kira isinya menjelaskan mengapa aku layak menjadi anggota di organisasi ini. Dalam essay aku diminta menyebutkan berbagai organisasi yang kuikuti (baik di dalam maupun luar sekolah), prestasi yang pernah kuperoleh dan alasan mengapa aku layak untuk dipilih. Essay dikumpulkan di sekolah paling lambat pertengahan April dan sesudahnya aku tinggal menunggu pengumuman. Di bagian akhir surat pemberitahuan ini, ada pemberitahuan bahwa surat ini belum menjamin aku terpilih menjadi anggota organisasi tersebut. Sudah pasti ini tidak menjadikanku berkecil hati. Yang perlu kulakukan adalah aku membuat essay sebaik-baiknya dan mengirimkannya sebelum deadline. Soal hasilnya seperti apa, biar panitia yang memutuskan.