Hari Minggu tanggal 1 Mei tahun 2016, aku bersama papa dan mama berangkat ke gerja di St Paul Bloomington di jam 1 siang. Hari ini akan
ada kegiatan pemberian sakramen penguatan (confirmation) kepada para peserta kelas konfirmasi yang dinyatakan lulus. Sebelum menerima sakramen konfirmasi, kami, para peserta kelas konfirmasi telah mengikuti kelas konfirmasi selama 2 tahun. Saat memulai kelas ini, usiaku menjelang 14 tahun dan saat akan menerima sakramen ini, usiaku menjelang 16 tahun. Selama 2 tahun mengikuti kelas konfirmasi, ada banyak kegiatan yang kami lakukan antara lain mengikuti pelajaran di kelas secara regular dan juga menyelesaikan bebera
pa proyek seperti community service dan juga volunteering activity. Kelas konfirmasi dijadwalkan sebulan sekali di setiap awal bulan. Sementara, proyek lain dijadwalkan misalnya menjelang natal dan juga paskah. O iya ... Kami juga mengikuti kegiatan retret dan rekoleksi. Aku mengikuti kegiatan ini sebanyak dua kali: di tahun pertama, aku ikut retret di Nashville Indiana (http://www.campranchoframasa.org/) dan di tahun kedua aku ikut retreat di Noblesville Indiana. Kedua kegiatan ini kuikuti sebagai bagian
dari program kelas konfirmasi yang yang ikuti. Setelah 2 tahun mengikuti kelas, hari ini aku dan teman-teman akan mengikuti pengukuhan di gereja sebagai bagian dari completeness program ini. Kami perlu datang 1 jam sebelum misa dimulai, karena kami perlu memastikan mengikuti kegiatan pra misa seperti: pendaftaran ulang (untuk memastikan siapa saja yang datang hari ini), pengambilan gambar bersama, pengaturan tempat duduk dan seterusnya. Dalam acara gladi bersih kemarin siang (Sabtu), aku tidak
bisa datang karena ada kegiatan di sekolah yang tidak bias kutinggalkan (perlombaan biola antar tim/beregu). Tentu aku sudah meminta ijin kepada coordinator kegiatan ini bahwa aku tidak bias datang saat gladi bersih. Na ... Hari Minggu ini, aku perlu memastikan kehadiranku pada coordinator demi kelancaran acara. Kegiatan pra misa berlangsung dengan lumayan cepat dan lancer. Sebagai informasi, kami beruntung tidak harus pergi ke gereja lain karena tahun lalu kegiatan confirmation mass diadakan di Ell
etsville. Kok gitu? Iya ... Karena misa untuk peserta kelas konfirmasi memang tidak hanya diperuntukkan peserta dari gereja St Paul saja, melainkan dari beberapa gereja yang dekat dengan Bloomington seperti gereja di Martinsville, gereja di Nashville, gereja di Bedford dan seterusnya. Karenanya, peserta konfirmasi pun lumayan banyak jumlahnya. Dan karena venue acara sore ini diadakan di St Paul, peserta konfirmasi dari gereja lain pun yang kemudian datang kemari. Setelah semua kegiatan pra misa selesai dilaku
kan, misa dimulai di jam 2 tepat. Kami para peserta kelas konfirmasi duduk bersama sponsor kami masing-masing. Siapakah itu sponsor? Mereka yang ditunjuk oleh peserta konfirmasi (seperti aku) yang akan menjadi pendamping sejak kami memulai kelas hingga kami menerima sakramen konfirmasi hari ini. Siapa sponsorku? Sabrina Gordon. Siapa dia? Sabrina adalah pengajar kelas konfirmasi. Kok bisa aku memilih Sabrina? Bisa saja. Syarat pendamping atau sponsor adalah mereka yang sudah menerima sakramen konfirmasi dan mau menjadi pendamping mereka yang dimentori. Kalau bisa, jangan memilih pendamping dari kalangan keluarga
sendiri (misalnya orang tuanya, kakaknya, tante atau om-nya, kakek atau nenek-nya, sepupunya, dan seterusny). Kalau nggak bias ya nggak apa apa ... Awalnya aku tidak disponsori Sabrina namun saat aku meminta Sabrina menjadi pendampingku, dia menyetujuinya. Tentu aku merasa senang sekali karena aku di-sponsori Sabrina yang kukenal dan mengenalku. Karenanya, saat acara pemanggilan peserta konfirmasi ke depan altar, Sabrina maju bersamaku dan Sabrina menyaksikanku menerima berkat dari Uskup sebagai
bukti aku telah menerima sakramen konfirmasi. Misa yang berlangsung lebih lama dari biasanya ini kemudian diakhiri di jam 3.30 sore. Resepsi di dining hall gereja di basement diadakan setelah misa usai. Menu resepsi berupa cookies dan air lemon merupakan bagian dari potluck yang kami lakukan siang ini. Aku membawa 2 dozen cookies yang kemudian kukumpulkan kepada panitia sebelum acara berlangsung. Kemeriahan dan kegembiraan di ruang dining terasa sebagai bukti syukur atas diterimakannya sakr
amen konfirmasi. Bersama dengan teman-teman, aku menikmati cookies dan air lemon yang tersedia melimpah. O ya ... Kami juga menerima gift dalam sebuah goody bag yang ternyata berisi Kitab Suci. Goody bag ini diberikan kepada semua peserta kelas konfirmasi yang datang siang hari ini. Kira-kira jam 4 kurang sedikit, papa dan mama mengajak aku menyudahi acara ini. Papa ada acara lain di jam 4 sore dan papa tidak mau terlambat datang terlalu lama di acara ini. Segera saja kami pamitan pada Sabrina yang siang itu
terlihat sibuk berjalan kesana kemari. Tak lupa, aku memberikan gift kepada Sabrina sebagai tanda terima kasih atas kesediannya menjadi sponsorku siang hari ini. Gift yang dipilihkan kedua orangtuaku ini kuharap bisa membuat Sabrina sedikit bergembira. Thanks for everything Sabrina. Now I'm confirmed. I do hope to become more mature and more responsible for all the things I will do.
Showing posts with label Church. Show all posts
Showing posts with label Church. Show all posts
Sunday, May 1, 2016
Sunday, March 27, 2016
EASTER & SPRING 2016
Sebelum mengikuti misa Paskah di gereja di jam 5.30 sore di hari Minggu tanggal 27 Maret tahun 2016, papa dan mama m
enjemputku di Wonderlab seperti biasanya. Dari Wonderlab, kami bertiga sengaja mengambil beberapa gambar di B-Line Trail mumpung lagi ada banyak kembang mekar di pohon. Kebetulan B-Line Trail itu ada di dekat Wonderlab; jadi kami nggak perlu pindah parking lot atau pun jalan terlalu jauh untuk bias ke lokasi ambil gambar hehehe ... Dan jadilah beberapa gambar kami dengan latar belakang deretan kembang berwarna putih atau kembang berwarna merah muda atau ungu muda di belakang kami. Kami cuaca lumayan hangat, banyak ci
tizen melakukan aktifitas olahraga seperti berlari, berjalan, naik sepeda atau berjalan cepat di B-Line trail ini. Sambil memandangi keindahan kembang yang menjadi latar belakang foto, terasa banget keindahan musim semi yang kami rasakan sore ini. Setelah merasa cukup mengambil beberapa gambar dengan latar belakang kembang yang berwarna warni, kami pun kembali ke kendaraan dan bersiap menuju ke gereja. Meski awalnya kami berencana mengikuti misa Paskah di hari Sabtu malam, kami kemudian mengubah rencana kami dan mengikuti misa Paskah di hari Minggu sor
e hari ini. Kebetulan udara terasa anget dan angin tidak bertiup terlalu kencang sore ini. Misa yang kami ikuti pun berlangsung dengan lancar dan menyenangkan. Selamat merayakan hari Paskah teman-teman ... Paskah yang kami rasakan di musim semi kali ini rasanya menyenangkan sekali ... Hari terasa masih sore ketika misa Paskah selesai di jam 6.30 PM ...
Friday, March 25, 2016
GOOD FRIDAY 2016
Hari Jum'at tangal 25 Maret tahun 2016, kami bertiga mengikuti misa Jum'at Agung di gereja St Paul. Misa yang kami ikuti adalah misa jam 7 malam. Sebelum mengikuti misa, kami menyempatkan diri mengambil beberap
a gambar di luar gereja mumpung ada pohon yang sedang mekar kembangnya. Meski mungkin tidak sama-sama amat suasananya dengan suasana cherry blossom, kami merasa rugi saja kalo tidak mengambil gambar kembang yang sedang mekar ini. Sesudah mendapatkan beberapa gambar, kami masuk ke dalam gereja dan mengikuti misa hingga jam 8.30 malam. Usai misa kami bertemu dengan beberapa teman Indonesia yang kebetulan juga mengikuti misa di gereja St Paul. Kami kemudian ngobrol sebentar dan mengambil gambar sesudahnya. Ada siapa saja sih? Ada mbak Tammy, mbak Clarissa, mbak Kristin, mas Kenji, mas Hans,
mas Albert dan mas Albert lagi. Sesudahnya kami berpisah di hallway dan menuju ke kendaraan kami masing-masing. O ya ... Misa yang menjadi rangkaian dari Tri Hari Suci ini sudah dimulai sejak semalam. Kamis Putih menjadi misa pendahulu, dimana semalam kami juga mengikutinya di sini di jam 7 malam. Lalu, Paskah nanti kami akan mengikuti misa sekali lagi. Kami masih belum bisa menentukan apakah akan ikut misa malam atau siangnya. Seingatku, kami mengikuti misa Paskah di malam hari tahun lalu (hari Sabtu malam) dan mengikuti resepsi sesudahnya. Jadwal misa dan acara resepsi
tahun ini sama dengan jadwal tahun lalu. Hanya saja, mama dan papa belum memutuskan akan ikut misa malam lagi atau tidak. Anyway ... Suasana sore hingga malam ini terasa menyenangkan. Dingin tidak terlalu terasa namun panas juga tidak terlalu menggigit. Panas? Iya ... Kan kita sudah memasuki musim semi, jadi matahari mulai bersinar lumayan lama tiap harinya. Jam 7 malam masih seperti jam 5 sore hehehe ... Yuk mari merayakan Tri Hari Suci di musim semi tahun ini ...
Sunday, January 24, 2016
PANCAKE BREAKFAST AT THE CHURCH
Yang ini sih acara tahunan di gereja yang biasanya diadakan di hari Minggu di bulan Januari. Na ... Tahun ini kami ikut
an datang di acara pancake breakfast yang diadakan di hari Minggu tanggal 24 Januari tahun 2016. Pancake breakfast ini diadakan setelah misa pagi (9.30) dan setelah misa kedua (11.30). Kami sengaja ikut sarapan panekuk setelah ikut misa yang kedua. Bersama beberapa umat yang juga datang di dining hall yang berlokasi di basement gereja, kami mengantri di salah satu meja dari 3 meja yang tersedia. Pancake dengan perlengkapannya seperti pineapple puding, butter, syrup dan juga whip cream ada di 3 meja yang
tersedia. meja lain menyediakan sausage dan juga buah. Bagaimana dengan minumannya? Kami memilih jus jeruk dan kopi. Sarapan pancake ini diikuti lumayan banyak umat. Mereka boleh menambah isi piring sesuka hati mereka kalo mau hehehe ... Bersama kedua orangtuaku, satu piring berisi 2 pancake, 2 sausage sangatlah cukup untuk kami ... Menurut keterangan romo sebelum misa usai, sarapan pancake ini diadakan oleh gereja sebagai bentuk terima kasih gereja kepada umat yang telah berpartisipasi dalam berbagai macam
kegiatan yang diadakan gereja selama tahun 2015 lalu. Sebagai bentuk apresiasi ini, gereja kemudian menyediakan sarapan dengan menu pancake. Hmmm ... Yummy ... Kami bertemu dengan beberapa umat lain yang kami kenal dan kami kemudian menyudahi acara sarapan ini. Sebelum meningglakan gerja, kami menyempatkan diri mengambil gambar di sekitar gereja. Kata mama, mumpung salju masih belum meleleh semua dan mumpung ada cahaya matahari yang bersinar dengan lumayan terik ... Aku malas banget sebenarnya, tapi mama
ngajakin terus hehehe ... Ya sudah, aku tidak mau terlalu serius saat pengambilan gambar dilakukan papaku. Habis, aku nggak niat banget sih ... Apalagi aku tidak mengenakan jaket tebal, jadi ya aku nggak betah berlama-lama di luar ruang. Dari depan gereja kami kemudian menuju parking lot yang berbatasan dengan Bill Armstrong Stadium. Nampak kan dalam gambar lapangan yang bersebelahan dengan gereja ini masih memiliki tumpukan salju. Salju sebenarnya turun beberapa hari yang lalu. Namun karena cuaca lumayan adem, salj
u nggak segera mencair. Kami pun kebagian salju yang masih lumayan tebal ini sebagai background foto hari ini. Berhubung aku dah semakin nggak sabaran karena dingin, acara ambil gambar sesudah sarapan pancake pun kami sudahi. Saat kami masuk ke kendaraan terasa betul beda udara di dalam dan luar kendaraan. Badan terasa adem saat kami berada di luar ruang dan badan terasa hangat saat kami berada di indoor. Selain suhu, angin juga menjadi penyebab kenapa udara terasa dingin. Ya ... Musim dingin memang belum akan berakhir hehehe ... Enjoy sajalah ...
Thursday, December 24, 2015
CHRISTMAS EVE MASS (2015)
Kamis malam, tanggal 24 Desember tahun 2015, kami mengikuti misa malam natal. Sengaja kami memilih misa di jam 11.30 malam, karena kami ingi
n mendengar berbagai macam lagu natal yang dinyanyikan 30 menit sebelum misa dimulai. Aneka lagu natal seperti Silent Night, O Holy Night, The First Noel dan seterusnya yang dibawakan oleh solois dengan iringan denting piano dan petikan gitar membuat kami merasakan suasana natal yang sesungguhnya. Baru kali ini kami mengikuti misa natal yang diawali dengan caroling. Suasana syahdu terasa di malam yang hening ini. Umat pun terus berdatangan dan mengisi bangku kosong yang tersedia. Tepat jam 12 malam,
misa dimulai. Kami pun mengikuti jalannya misa dengan khidmat. Perayaan natal merupakan salah satu peristiwa penting bagi kami. Kami diingatkan akan kelahiran bayi Tuhan di dalam kesederhanaan. Kandang domba menjadi peraduan dengan dikelilingi para gembala sebagai teman yang datang berkunjung. Kesederhanaan ini kami kenang sebagai saah satu pesan dan contoh yang kami lihat dan rasakan langsung. Kami tentu saja ingin terus meneladani contoh baik ini dalam ke
hidupan kami. Ya ... Semangat natal menjadi satu hal penting yang kami upayakan untuk kami hayati ... Kami senang malam ini kami bisa merasakan semangat natal ini kembali. Selamat datang bayi Tuhan ... Meski bukan white christmas, kami tetap merasakan suasana syahdu menyambut kedatangan bayi Tuhan ... Misa yang berlangsung sejak jam 12 malam hingga jam 1.15 pagi ini terasa berbeda dari misa natal sebelumnya, karena baru sekali ini kami mengikuti misa natal sampai menjelang dini hari. Sekedar flashback, tahun 2010 kami mer
ayakan natal di Bloomington, natal 2011 kami merayakannya di Bloomington, tahun 2012 kami merayakan natal di Florida, tahun 2013, kami merayakan natal di Bloomington, tahun 2014 kami merayakan natal di Indianapolis dan tahun ini kami merayakannya di Bloomington. Nggak terasa ya, dah 6 kali Christmas kami rayakan disini ... Anyway, greetings from Bloomington and Merry Christmas ...
Sunday, November 8, 2015
FREE DINNER AT THE CHURCH: MEXICAN FOOD
Minggu sore, tanggal 8 November 2015, kami bertiga mengikuti misa jam 5.30 seperti biasa. Sesudah misa, ternyata ada program free dinner (lagi). Kali ini disponsori oleh Mexican community. Kalo beberapa waktu lalu free dinner yang ada disponsori oleh Korean c
ommunity, kali ini Mexican community yang menyediakan menu free dinner. Segera saja setelah misa selesai, kami menuju ke ground floor (gathering space) untuk mengantri bersama dengan mereka yang tertarik untuk mencicipi menu malam ini. Antrian tidak terlalu panjang dan segera saja kami sampai di depan meja panjang (beserta petugas yang membantu mengambilkan menu yang tersedia). Ada apa saja? Ada menu salad (dengan dressing ranch dan italian style), ada nasi (berwarna merah - mungkin karena ditambahi pasta tomat), ada bean yang di-blend halus, ada roti (kayak dinner roll) dan ada ayam suwir (ayamnya direbus terlebih dahulu bukan digoreng karena masih ada sisa kuah) serta air minum berupa lemonade (air jeruk) dan juga air putih. Satu piring yang kami terima ternyata penuh isinya. Segera saja kami menuju meja makan
yang masih kosong. Kami melihat ada teman lain yang duduk di sebelah meja kami. Tak menunggu lama, kami pun segera menghabiskan isi piring kami. Hmmm ... Yummy juga ternyata. Awalnya aku dan papa sempat ogah datang ke acara free dinner ini. Tapi mama tetep saja mengajak kami hehehe ... Dan ternyata, kami menyukai menu ini hehehe ... Sudah pasti yummy-lah kan menu ini disajikan hangat dan kami nikmati di saat kami lapar? Apalagi kami nggak perlu keluar beaya alias gratis hehehe ... Antrian di depan meja sepertinya tidak terlalu panjang ... Karena petugas sudah mengumumkan: siapa pun yang tertarik silahkan kembali ke meja saji karena masih banyak menu yang tersedia. Kami bertiga memilih tidak kembali mengisi piring kami karena kami merasa sudah lumayan kenyang. Kami kemudian memutuskan untuk kembali ke parking lot bers
ama dengan beberapa peserta free dinner yang sudah menyelesaikan santap malam mereka seperti kami. Saat hendak menaiki tangga, aku dengar seorang teman memanggil namaku. Aku diajaknya bergabung dalam acara kumpul di ruang lain (di samping ruang makan yang barusan kami datangi). Aku sebenarnya nggak ingin ikutan, tapi papa dan mamaku memintaku untuk bergabung. "Masak sudah diajak nggak mau," begitu kata mamaku. Ya sudah ... Meski agak ogah-ogahan, aku ikutan acara ini. Acara yang dimulai dari jam 6.30 hingga jam 8 malam ini pernah kuikuti sebelumnya, hanya saja aku dah lama gak datang dan gabung bersama dengan teman-temanku yang lainnya. Na ... Malam ini aku bertemu dengan mereka lagi. Meski gak lama, lumayanlah untuk mengisi hari Minggu sore dengan kegiatan yang lain ...
ommunity, kali ini Mexican community yang menyediakan menu free dinner. Segera saja setelah misa selesai, kami menuju ke ground floor (gathering space) untuk mengantri bersama dengan mereka yang tertarik untuk mencicipi menu malam ini. Antrian tidak terlalu panjang dan segera saja kami sampai di depan meja panjang (beserta petugas yang membantu mengambilkan menu yang tersedia). Ada apa saja? Ada menu salad (dengan dressing ranch dan italian style), ada nasi (berwarna merah - mungkin karena ditambahi pasta tomat), ada bean yang di-blend halus, ada roti (kayak dinner roll) dan ada ayam suwir (ayamnya direbus terlebih dahulu bukan digoreng karena masih ada sisa kuah) serta air minum berupa lemonade (air jeruk) dan juga air putih. Satu piring yang kami terima ternyata penuh isinya. Segera saja kami menuju meja makan
yang masih kosong. Kami melihat ada teman lain yang duduk di sebelah meja kami. Tak menunggu lama, kami pun segera menghabiskan isi piring kami. Hmmm ... Yummy juga ternyata. Awalnya aku dan papa sempat ogah datang ke acara free dinner ini. Tapi mama tetep saja mengajak kami hehehe ... Dan ternyata, kami menyukai menu ini hehehe ... Sudah pasti yummy-lah kan menu ini disajikan hangat dan kami nikmati di saat kami lapar? Apalagi kami nggak perlu keluar beaya alias gratis hehehe ... Antrian di depan meja sepertinya tidak terlalu panjang ... Karena petugas sudah mengumumkan: siapa pun yang tertarik silahkan kembali ke meja saji karena masih banyak menu yang tersedia. Kami bertiga memilih tidak kembali mengisi piring kami karena kami merasa sudah lumayan kenyang. Kami kemudian memutuskan untuk kembali ke parking lot bers
ama dengan beberapa peserta free dinner yang sudah menyelesaikan santap malam mereka seperti kami. Saat hendak menaiki tangga, aku dengar seorang teman memanggil namaku. Aku diajaknya bergabung dalam acara kumpul di ruang lain (di samping ruang makan yang barusan kami datangi). Aku sebenarnya nggak ingin ikutan, tapi papa dan mamaku memintaku untuk bergabung. "Masak sudah diajak nggak mau," begitu kata mamaku. Ya sudah ... Meski agak ogah-ogahan, aku ikutan acara ini. Acara yang dimulai dari jam 6.30 hingga jam 8 malam ini pernah kuikuti sebelumnya, hanya saja aku dah lama gak datang dan gabung bersama dengan teman-temanku yang lainnya. Na ... Malam ini aku bertemu dengan mereka lagi. Meski gak lama, lumayanlah untuk mengisi hari Minggu sore dengan kegiatan yang lain ... Sunday, September 6, 2015
FREE DINNER (KOREAN FOOD)
Rejeki nomplok nih ... Sepulang dari mengikuti misa di jam 6.30 sore, ada acara free dinner yang disponsori oleh komunitas Korea. Awalnya
kami ragu-ragu mau ikutan, tapi kami kemudian memutuskan untuk gabung di acara makan bareng di ground floor. Tidak nampak antrian panjang di depan meja saji. Sebentar saja mengantri, kami langsung mendapatkan satu plate yang siap diisi menu pilihan kami. Ada nasi, ada kimchi, ada bulgogi, ada dumpling, ada japchae (bihun goreng), ada dessert dan juga ada minuman (setup). Petugas yang menyajikan makanan tidak asing bagi kami karena ada teman papa di sekolah dan juga kenalan orang tuaku yang sering banget kami jumpai di berbagai acara yang berhubungan dengan kegiatan budaya khususnya budaya Korea. O ya ... Satu plate Korean food yang kami terima ternyata banyak ... Sangat meng
enyangkan ... Tentu kami berterima kasih atas free food sore ini. Saat mama bertanya ke petugas penyaji makanan, beberapa menu disiapkan oleh para petugas, sementara menu lain diperoleh dengan cara memesan di warung makan yang ada di Bloomington. Bagaimana rasa Korean food yang kami cicipi sore ini? Sudah pasti yamie ... Apalagi disantap di saat perut lapar hehehe ... Aku sebenarnya malas mengambil gambar acara sore ini. Tapi mama memintaku untuk mengambil makanan dan juga gambar papa dan mamaku. Kata mama, sayang banget kalo acara seperti ini tidak didokumentasikan karena tidak setiap saat kami bisa mencicipi Korean food. Seingatku, baru kali ini (setelah tinggal disini selama 5 tahun) kami mendatangi acara dinner dengan menu Korean food.
kami ragu-ragu mau ikutan, tapi kami kemudian memutuskan untuk gabung di acara makan bareng di ground floor. Tidak nampak antrian panjang di depan meja saji. Sebentar saja mengantri, kami langsung mendapatkan satu plate yang siap diisi menu pilihan kami. Ada nasi, ada kimchi, ada bulgogi, ada dumpling, ada japchae (bihun goreng), ada dessert dan juga ada minuman (setup). Petugas yang menyajikan makanan tidak asing bagi kami karena ada teman papa di sekolah dan juga kenalan orang tuaku yang sering banget kami jumpai di berbagai acara yang berhubungan dengan kegiatan budaya khususnya budaya Korea. O ya ... Satu plate Korean food yang kami terima ternyata banyak ... Sangat meng
enyangkan ... Tentu kami berterima kasih atas free food sore ini. Saat mama bertanya ke petugas penyaji makanan, beberapa menu disiapkan oleh para petugas, sementara menu lain diperoleh dengan cara memesan di warung makan yang ada di Bloomington. Bagaimana rasa Korean food yang kami cicipi sore ini? Sudah pasti yamie ... Apalagi disantap di saat perut lapar hehehe ... Aku sebenarnya malas mengambil gambar acara sore ini. Tapi mama memintaku untuk mengambil makanan dan juga gambar papa dan mamaku. Kata mama, sayang banget kalo acara seperti ini tidak didokumentasikan karena tidak setiap saat kami bisa mencicipi Korean food. Seingatku, baru kali ini (setelah tinggal disini selama 5 tahun) kami mendatangi acara dinner dengan menu Korean food.Sunday, July 19, 2015
HUT GEREJA ST CHARLES KE-150
Hari Minggu siang, tanggal 19 Juli tahun 2015, kami bertiga datang ke gereja St. Charles. Ternyata ada uskup datang dan kemudian ada selebrasi
untuk merayakan hari ulang tahun gereja St. Charles yang ke 150. Semua umat diundang untuk ikut resepsi setelah misa selesai. Dengan senang hati kami menyambut undangan tersebut dengan datang di acara lunch di halaman gereja hehehe ... Sebelum mengantri untuk menikmati menu makan siang yang tersedia, kami menyempatkan bertemu uskup Tobi dan mengambil gambar bersama. Rupanya uskup Tobi pernah ke Indonesia (Sumbawa) dan mengatakan "Terima kasih" dengan fasih. Sesudah sebentar audiensi dengan uskup, kami menuju ke tenda yang menyediakan menu santap siang. Bersama kami ada banyak umat yang nampak antusias berpartisipasi di acara resepsi ini. Antrian di depan meja saji tidak tampak panjang karena dibagi menjad
i 2 jalur. Saat kami sampai di depan meja saji, kami melihat ada menu lasagna (veggie dan non veggie), salad, roti dan juga dessert. Dengan tertib kami mengantri dan mengisi sendiri piring kami sesuai dengan keinginan. Kami kemudian menuju tenda piknik yang tersedia di halaman gereja dan bertemulah kami dengan keluarga bu Shierly dan pak Bram termasuk bersama Wiedke, Tom dan Kaitlin. Meja yang kami datangi memiliki kursi yang lumayan banyak, sehingga nggak cuma kami dan keluarga bu Shierly saja yang duduk disitu melainkan umat lain bisa bergabung bersama kami. Sepasang suami istri yang sudah terlebih dahulu ada area tersebut kemudian ngobrol bersama kami. Tentu yang kami obrolkan adalah hal-hal yang ringan saja. Di sampin
g tenda ada arena bermain untuk anak yang disediakan oleh pihak gereja. Anak-anak nampak asyik bermain dengan air dan juga bermain perosotan di situ. Lumayan seru sepertinya ... Sambil ngobrol, kami nikmati isi piring kami sampai tandas hehehe ... Kami kemudian mencicipi dessert berupa lemon cake dan chocolate cake. Aku dan mama memilih chocolate cake sementara papaku memilih lemon cake. Setelah merasa cukup berada disitu, kami memutuskan untuk pulang. Sebelumnya kami berpamitan dengan keluarga bu Shierly terlebih dahulu. Hmmm ... Perut
kenyang, hatipun senang. Kami pun kemudian melanjutkan kegiatan hari ini dengan mampir ke library sebelum aku berkegiatan di Wonder Lab. Ya ... Hari ini kami merasa beruntung karena bisa menikmati rejeki nomplok berupa resepsi dengan menu yahud di halaman gereja. Tentu kami merasa senang karena bisa ketemu dengan bu Sherly juga. Selain itu, kami senang bisa sebentar beraudiensi dengan uskup Tobi yang berdomisili di Indy. Meski acara ini tidak sengaja kami ikuti, kami merasa senang karena ada pengalaman baru yang tak terduga.
untuk merayakan hari ulang tahun gereja St. Charles yang ke 150. Semua umat diundang untuk ikut resepsi setelah misa selesai. Dengan senang hati kami menyambut undangan tersebut dengan datang di acara lunch di halaman gereja hehehe ... Sebelum mengantri untuk menikmati menu makan siang yang tersedia, kami menyempatkan bertemu uskup Tobi dan mengambil gambar bersama. Rupanya uskup Tobi pernah ke Indonesia (Sumbawa) dan mengatakan "Terima kasih" dengan fasih. Sesudah sebentar audiensi dengan uskup, kami menuju ke tenda yang menyediakan menu santap siang. Bersama kami ada banyak umat yang nampak antusias berpartisipasi di acara resepsi ini. Antrian di depan meja saji tidak tampak panjang karena dibagi menjad
i 2 jalur. Saat kami sampai di depan meja saji, kami melihat ada menu lasagna (veggie dan non veggie), salad, roti dan juga dessert. Dengan tertib kami mengantri dan mengisi sendiri piring kami sesuai dengan keinginan. Kami kemudian menuju tenda piknik yang tersedia di halaman gereja dan bertemulah kami dengan keluarga bu Shierly dan pak Bram termasuk bersama Wiedke, Tom dan Kaitlin. Meja yang kami datangi memiliki kursi yang lumayan banyak, sehingga nggak cuma kami dan keluarga bu Shierly saja yang duduk disitu melainkan umat lain bisa bergabung bersama kami. Sepasang suami istri yang sudah terlebih dahulu ada area tersebut kemudian ngobrol bersama kami. Tentu yang kami obrolkan adalah hal-hal yang ringan saja. Di sampin
g tenda ada arena bermain untuk anak yang disediakan oleh pihak gereja. Anak-anak nampak asyik bermain dengan air dan juga bermain perosotan di situ. Lumayan seru sepertinya ... Sambil ngobrol, kami nikmati isi piring kami sampai tandas hehehe ... Kami kemudian mencicipi dessert berupa lemon cake dan chocolate cake. Aku dan mama memilih chocolate cake sementara papaku memilih lemon cake. Setelah merasa cukup berada disitu, kami memutuskan untuk pulang. Sebelumnya kami berpamitan dengan keluarga bu Shierly terlebih dahulu. Hmmm ... Perut
kenyang, hatipun senang. Kami pun kemudian melanjutkan kegiatan hari ini dengan mampir ke library sebelum aku berkegiatan di Wonder Lab. Ya ... Hari ini kami merasa beruntung karena bisa menikmati rejeki nomplok berupa resepsi dengan menu yahud di halaman gereja. Tentu kami merasa senang karena bisa ketemu dengan bu Sherly juga. Selain itu, kami senang bisa sebentar beraudiensi dengan uskup Tobi yang berdomisili di Indy. Meski acara ini tidak sengaja kami ikuti, kami merasa senang karena ada pengalaman baru yang tak terduga.Thursday, December 25, 2014
CHRISTMAS HOLIDAY: KATEDRAL DI INDY
Tepat di jam 9.30 pagi, kami bertiga sudah berada di dalam kendaraan yang terparkir di parking garage. Hari ini hari Kamis tanggal 25 Desember tahun 2014. Kami akan merayakan
natal dengan mengikuti misa di katedral yang bernama St Peter & Paul Cathedral (Katedral Santo Petrus dan Paulus) yang berlokasi di Indianapolis. Ini websitenya http://www.sspeterandpaulcathedral.org/. Kata papa dan mama, sejak kami tinggal di state Indiana, belum pernah sekalipun kami merayakan natal di salah satu kaedral di state ini. Karena itu, tahun ini kami memutuskan merayakannya di sini. Dari berbagai tempat yang kami baca informasinya,
kami sengaja memilih katedral ini karena berlokasi tidak terlalu jauh dari penginapan. Dalam websitenya disebutkan bahwa misa di hari natal ini hanya ada sekali yaitu di jam 10.30 pagi. Saat GPS kemudian diset menuju ke katedral ini, kami hanya perlu waktu 10 menit saja untuk sampai di alamat. Gereja katedral berada di jalan utama dan mudah ditemukan. Kami senang sekali bisa sampai di gereja lebih awal. Papa sengaja memilih memarkir kendaraan di tepi jalan di depan gereja karena masih banyak spot kosong yang tersedia. Saat kami berkendara dari penginapan menuju ke gereja,
jalan raya terasa sangat lengang. Memang ada satu dua kendaraan yang melaju, namun kami tidak merasakan suasana yang menunjukkan kemeriahan natal. Udara dingin mungkin juga menjadi salah satu sebab kenapa kami tidak melihat ada warga berjalan-jalan. Hari natal terasa sangat sepi dan sunyi saat kami melintasi jalan-jalan menuju gereja. Sesampainya kami di dalam gereja, kami melihat masih banyak kursi kosong yang tersedia. Maklum, jam mulainya misa masih lumayan lama. Kami kemudian mengikuti misa dengan khidmat sejak jam 10.30 sampai jam 12 siang. Setelah misa selesai, kami mengambil beberapa gambar di dalam gereja. Tentu kami menunggu sampai umat yang tinggal di dalam gereja tinggal sedikit saja. Ka
mi sebenarnya juga bisa mengikuti tour di dalam gereja kalo kami mau. Namun, papa dan mama memilih mengambil gambar sendiri dan menikmati suasana natal yang sepi di dalam katedral ini. Sesudah merasa cukup berada di dalam katedral, kami kemudian memutuskan untuk keluar dari gereja dan kembali ke kendaraan. Udara terasa dingin dan kami kemudian bergegas berjalan menuju kendaraan kami yang diparkir. Kami masih menyempatkan untuk mengambil gambar di beberapa lokasi di depan katedral. Kami melihat ada gedung/bangunan milik stasiun TV yang berlokasi di
depan gereja. Kami juga melihat ada apartment yang berada di samping dan depan gereja. Dalam gambar yang diposting kali ini nampak kan kalau suasana saat hari natal terasa sepi? Ya ... Libur natal memang menjadi salah satu hari libur dimana semua perkantoran dan pusat bisnis libur/tidak berkegiatan/tutup. Umumnya, natal digunakan untuk berkumpul bersama keluarga masing-masing. Karena itu, tidak heran kalau suasana di kota-kota terlihat lengang ... Tambahan lagi, udara yang adem juga menambah alasan ke
napa kami tidak menjumpai banyak warga beraktifitas di luar ruang ... Yang jelas ... Apa yang kami rencanakan untuk merayakan natal di katedral berlangsung dengan baik. Meski dingin, kami senang bisa mengikuti misa disini. Dalam ramalan cuaca sebelumnya, disebutkan salju akan turun. Namun ramalan ini tidak terbukti. Maka, natal kali ini pun bukanlah white Christmas karena salju tidak turun hehehe ... Selamat natal semuanya ... Damai di bumi damai di hati ... Senang sekali tahun ini kami bisa merayakan natal di Indianapolis ...
Sunday, July 6, 2014
SUMMER ROAD TRIP 2014: CHURCH (CO)
Minggu pagi, 6 Juli 2014, kami mengikuti misa di sebuah gereja di kota Colorado Springs. Nama gereja yang kami datangi adalahg St Mary's Cathedral. Kenapa mama mem
ilih gereja ini? Karena lokasinya berdekatan dengan tempat kami menginap dan juga waktu kebaktian/misa sesuai dengan yang kami perlukan. Kata mama, paling siang, misa yang akan kita ikuti hari ini adalah misa jam 10 pagi karena mama mengingkan kami sudah meninggalkan kota Colorado Spring menuju kota berikutnya sekitar jam 12 siang. Sesampainya kami di gereja katedral, kami memarkir kendaraan di parking lot dan mengambil beberapa gambar di sekitar gereja sebelum kami masuk ke dalam. Di dalam gereja, kami melihat masih ba
nyak bangku kosong yang tersedia. Kami pun kemudian memilih bangku di bagian belakang karena kami merasa nyaman berada di situ. Misa ini kemudian berlangsung di jam 9.30 dan selesai di jam 10.30 tepat. Seusai misa, kami menyempatkan diri mengambil gambar di dalam gereja. Apakah ada yang mengesan bagiku saat aku mengikuti misa kali ini? Ada ... Baru sekali ini kulihat ada 2 petugas yang menjadi penerjemah bahasa isyarat selama misa berlangsung. Kedua petugas (bapak dan ibu) bergantian berdiri di samping altar dan menjadi menerjemah bagi
yang memerlukannya dengan bahasa isyarat. Kalau selama ini aku (termasuk juga papa dan mama) melihat petugas penterjemah hanya ada di acara di televisi, kali ini kami melihat petugas yang benar-benar membantu mereka yang membutuhkan selama misa berlangsung. Sungguh aku nggak mengira perhatian gereja di sini kepada umat yang memerlukan sedemikian besarnya. Kedua petugas tadi menterjemahkan keseluruhan ibadat (termasuk lagu-lagu yang dinyanyikan) tanpa henti. Sungguh mulia jasa mereka (petugas ini) karena aku yakin tidak banyak petugas gereja yang memiliki ketrampilan seperti mereka berdua. Sesudah pengambilan gambar di dalam gereja selesai kami lakukan, segera saja kami keluar dari gereja dan bersiap kembali ke kendaraan. Papa mencek semua bagian kendaraan, sementara mama menata ulang apa yang pe
rlu disimpan di bagasi dan apa yang perlu disimpan di kursi belakang. Papa kemudian menset GPS menuju tempat penginapan yang kami tuju. Dalam GPS disebutkan bahwa kami akan sampai di tempat penginapan tersebut sekitar 7 jam kemudian. Kata mama, kami tidak tahu apakah akan ada perbedaan waktu antara state Colorado dengan state yang akan kami datangi. Memangnya, kami akan kemana? Kami akan ke South Dakota. Dalam peta, state ini menjaug dari Indiana alias kami akan menuju ke bagian utara (ke atas). Kami tidak tahu med
an yang akan kami lalui seperti apa, namun GPS kami percaya sebagai petunjuk arah hehehe ... Siang rasanya makin panas dan kami pun kemudian memutuskan memulai perjalanan ke South Dakota dari Colorado di jam setengah 12 siang. Tentu papa perlu mengisi bensin terlebih dahulu, karena kami tidak tahu berapa miles lagi kami bisa menemui stasiun pengisian bahan bakar. Karenanya, kami lebih senang mengisikan bensin secara penuh ke tank dan siap memulai perjalanan selama 7 jam ini dengan yakin hehehe ... Bye-bye Co
lorado ... Thanks for all ... 3 hari di Colorado sangatlah menyenangkan. Selain bisa melihat Denver, Boulder, Red Rocks Amphitheater, Garden of The Gods, Manitou Springs, ke gereja, berbelanja, menikmati santap siang dan malam serta melihat semua yang indah dan bagus disini, kami merasa mendapat energy baru untuk melakukan perjalanan ke state berikutnya. Moga-moga saja rute kali ini menyenangkan dan tentunya weather juga menyenangkan hehehe ... Siang panas ini pun mengantar kami menuju highway yang akan membawa kami ke South Dakota ...
Sunday, April 20, 2014
EASTER 2014
Minggu jam 10.30, 20 April 2014, kami mengikuti misa Paskah di gereja St. Paul. Misa ini diikuti oleh banyak sekali umat dan kursi di dalam gereja menjadi penuh. Misa berjalan dengan
sangat lancar dan khidmat dan kami mengikuti misa Paskah ini sepenuh hati. Udara yang cerah sejak tadi pagi rasanya menyempurnakan suasana misa hari ini. Setelah misa selesai (misa berangsung selama kurang lebih 75 menit), kami kemudian menyempatkan diri mengambil beberapa gambar di dalam maupun di luar gereja. Untuk berbagai gambar yang diambil di dalam gereja, kami menunggu sampai gereja hampir kosong (semua umat keluar gereja), sebelum kami leluasa mengambil berbagai gambar. Altar gereja diberi sentuhan dekorasi berwarna putih dan altar pun terasa menyejukkan dan menyeg
arkan hati kami saat memandangnya. Selain kami, ada banyak umat yang juga mengambil gambar di hari Paskah ini. Aku dan mama juga menyempatkan diri berpose bersama Romo Simon yang memimpin misa hari ini. Karena gereja sudah hampir kosong, kami dengan leluasa bisa berbicara dan berpose bersama beliau. Sesudah berada di luar gedung gereja, kami juga menyempatkan diri untuk mengambil outdoor pictures. Dengan latar belakang kembang yang mulai mekar, kami pun berpose berkali-kali. O ya ... Selain agar kami bisa leluasa mengambil gambar, kami sengaja keluar belakangan agar tidak menunggu terlalu lama kendaraan kami bisa keluar
dari parking lot. Ya ... Kendaraan memang sangat crowded dan kami perlu waktu tunggu lumayan lama agar kendaraan bisa keluar dari parking lot. Karena sudah berkali-kali mengalami hal yang sama (nunggu lama di parking lot), kami biasanya akan keluar paling akhir dari gereja sehingga tidak bete nunggu di kendaraan hehehe ... Saat kami sampai di kendaraan, masih ada satu dua kendaraan yang sedang akan keluar dari parking lot. Sama seperti kami, kendaraan tersebut keluar dengan lancar dan tida
k perlu menunggu terlalu lama untuk bisa sampai ke rumah. Kami pun kemudian menikmati Paskah tahun 2014 ini dengan makan siang bersama di rumah. Apa menunya? Sederhana saja hehehe ... Yang penting enak ... Sebentar dulu ... Kok aku nggak ikutan acara rutin di saat Paskah yaitu Egg Hunt? Nggak-lah ... Kan aku sudah besar ... Aku juga sudah mendapat telor mainan (berisi coklat) yang diberikan bus driver di hari Jum'at kemarin ... Jadi, rasanya aku gak perlu ikut berburu telor hehehe ... Happy Easter everyone ...
Subscribe to:
Posts (Atom)