Thursday, July 3, 2014

SUMMER ROAD TRIP 2014: SCENIC VIEW ALONG THE WAY (IN - CO)

Sudah pasti dalam perjalanan liburan via jalan darat ada banyak hal yang bisa kami lihat. Apalagi, perjalanan dengan kendaraan ini dilakukan di siang hari, di saat matahari bersinar cerah. Seperti sudah kukatan dalam judul postingan edisi liburan ini, musim panas merupakan salah satu masa favorit untuk liburan karena siang harinya jauh lebih panjang daripada malam harinya. Saat kami berangkat di jam 5 pagi, matahari mulai bersinar kira-kira 1 jam sesudahnya. Jadi, sejak jam 6 pagi kami sudah mulai melihat hal indah yang ada di sekitar interstate yang kami lewati. Sebagaimana yang juga kita tahu, matahari di saat summer juga akan tenggelam setelah jam 9 malam. Jadi, terbayang kan lama waktu yang bisa kami manfaatkan untuk melihat pemandangan indah di sepanjang jalan yang kami lalui? Dalam perkiraan GPS yang diset papa, perjalanan dari Bloomington (IN) sampai Colorado Spring (CO) akan memakan waktu sekitar 15 jam. Papa dan mama merencanakan kami akan melakukan perjalanan terusan hari Kamis pagi ini (tidak menginap di salah satu kota) karena energi kami masih full hehehe ... Ya ... Papa dan mama memang menyiapkanku untuk duduk di dalam kendaraan selama kurang lebih 16 jam. Lama perjalanan yang kami tempuh kemudian adalah 18 jam. Kok waktu tempuh bertambah? Iya ... Karena kami berhenti beberapa kali di rest area untuk memenuhi panggilan alam dan juga santap siang dan sore. Nggak heran kalo waktu tempuh menjadi mundur. Na ... Yang mama post disini adalah beberapa sampel pemandangan yang kami lewati selama kami menempuh perjalanan IN - CO. Dari Bloomington sampai ke Kansas, sebagian besar yang kami lihat tidaklah berbeda dari pemandangan yang biasa kami lihat selama beberapa kali kami melakukan perjalanan ke beberapa state. Ada pemandangan alam berupa areal pertanian yang luas, peternakan, sungai, kota kecil, kota besar (ya kadang kami memasuki kota besar juga), area industri dan sejenisnya. Termasuk di dalamnya juga area luas tak bertuan (mirip hutan dan juga padang rumput) yang masih saja menimbulkan kekaguman di dalam diri kami. Selalu saja kesimpulan kami sama: USA memang luas sekali hehehe ... Pegunungan dengan berbagai pemandangan indahnya, termasuk interstate highway yang ada di dalamnya, sedemikian teratur dan sistematis. GPS pun memandu dengan sangat akurat, kapan kami mesti keluar dari interstate highway untuk pindah ke state road dan sebaliknya. Perjalanan pun terasa lancar dan menyenangkan. Saat kendaraan melintasi pegunungan, laju kendaraan tidak berkurang. Kenapa bisa begitu? Karena kami melalui highway yang sangat luas dan bagus kondisinya, sehingga saat kendaraan menanjak pun tidak terasa. Selama kurang lebih 10 jam kami melewati area yang sangat bervariasi (pertanian, peternakan, kota, area industri, pegunungan, area datar, hutan dan seterusnya) sebelum kami memasuki perbatasan Kansas dan Colorado. Saat kami meninggalkan Kansas City dan bersiap memasuki Colorado, kami mulai merasakan pemandangan yang sama selama beberapa saat pertama sampai kemudian pemandangan ini berlangsung selama kurang lebih 6 jam. Apakah pemandangan itu? Prairie alias padang rumput yang luas banget seolah nggak ada ujungnya. Interstate nomor 70 West ato disingkat I-70 W ini mengajak kami (para pelintas highway ini) untuk nggak bosan menikmati great plain (begitu area ini disebut) selama berjam-jam. Yang terasa adalah: Kami berada di area terbuka yang maha luas dengan pemandangan berupa padang rumput tanpa tahu kapan berakhirnya. Tidak seperti highway yang kami lalui sebelumnya, pemandangan disini terasa sama dan sama hehehe ... Awalnya memang senang dan menikmati pemandangan yang sedikit berbeda ini, sampai kemudian kami merasa bosan juga hihihi ... Kami juga sempat beberapa kali berhenti di rest area untuk memenuhi panggilan alam dan juga streching (meregangkan otot). O ya ... Satu hal yang kami baru temukan saat kami melakan perjalanan ini. Ada selisih waktu 2 jam antara Indiana dan Colorado. Jadi, saat GPS menyatakan jam kedatangan kami di penginapan adalah jam 9 malam, itu artinya jam 11 waktu Indiana hehehe ... Ya, kami memang tidak mencermati perbedaan waktu ini, sampai kemudian kami menyadari bahwa jam di GPS dan jam di tangan kami tidak sama. Saat jam di tangan kami menunjuk angka 9, GPS tidak menyebut kami sudah sampai di lokasi. Bahkan, kami masih berada di highway hehehe ... Saat kami sampai di penginapan, barulah GPS mengatakan "Arriving at destination." Memang betul jam di GPS menunjuk angka 9, sementara jam tangan kami menunjuk angka 11 malam. Ya ... Perjalanan selama 18 jam ini memang menguras tenaga. Rasanya kami ingin segera merebahkan diri di tempat tidur. Namun jangan salah, meski kami menempuh perjalanan panjang hari ini, ada banyak hal bagus yang bisa kami simpan/abadikan. Meski jalanan yang kami lalui terasa membosankan (utamanya saat kami melewati prairie panjang selama 6 jam) namun kami masih merasa saja kagum dengan landskap yang lua biasa indah ini. Satu hal yang juga nggak mungkin kami lupakan, saat kami melintasi I-70 W (setelah memasuki perbatasan Colorado), kami melihat awan hitam menggumpal di langit. Awan hitam besar sekali ini membuat nyali kami sedikit kecut. Kata mama, kalo ada angin lewat, kami rasanya nggak punya tempat bersembunyi. Kami memang berada di daratan luas yang rata dengan padang rumput di sekitarnya. Langit hitam di depan kami rasanya luasssss sekali ... Memang bikin deg-degan juga sih ... Papa dan aku memperhatikan kincir angin yang diam terpaku. Kata papa, kalo kincir angin nggak jalan, artinya nggak ada angin. Mama masih saja melihat keluar dengan gelisah. Meski kendaraan yang melintas masih ada, rasanya kami ingin bisa melihat matahari lagi hehehe ... Ketika GPS kemudian meminta papa mengarahkan kendaraan keluar dari interstate highway, kami tahu kami sudah semkain dekat dengan penginapan. Dan mendung pun perlahan menghilang digantikan matahari yang hampir terbenam di ujung senja ... Lega sekali rasanya ... Au ... Aku kok jadi puitis sekali ya? Coba perhatikan gambar yang diambil di perjalanan dari Bloomington menuju Colorado Spring ... Cantik bukan?           

SUMMER ROAD TRIP 2014: BLOOMINGTON - COLORADO SPRING (IN - CO)

Kamis pagi banget (jam 5-an), di tanggal 3 Juli 2014, papa dan mama mengajakku untuk memulai acara liburan summer tahun ini. Kami memang sudah merencanakan untuk berlibur bersama saat summer ini dengan memilih rute Colorado dan South Dakota. Kenapa kami memilih tempat ini? Karena ada banyak pemandangan indah yang bisa dilihat di kedua tempat ini. Kami sudah mempelajari beberapa tempat piknik yang mungkin kami datangi sebelumnya. Ini tentunya berguna untuk menghitung lama waktu liburan dan berapa lama perjalanan yang akan kami lalui. Maksudnya? Karena kami memutuskan untuk melakukan perjalanan dengan membawa kendaraan sendiri, sudah pasti kami perlu memperhitungkan segala sesuatunya. Berapa lama kami perlu berkendara, berapa lama kami akan tinggal di kota tujuan, berapa lama kami bisa berkeliling tempat itu dan seterusnya perlu kami perhatikan dengan benar. Kami juga perlu mempersiapkan aneka keperluan pokok selama kami menempuh perjalanan liburan kali ini seperti itinerary (rute perjalanan berikut acaranya serta tempat menginap yang kami akan pilih), konsumsi, keperluan pribadi, GPS dan sejenisnya. Dari hasil diskusi sebelumnya, rute perjalanan liburan kali ini adalah Indiana - Colorado (dengan melewati Illinois sedikit, Missouri, Kansas) dilanjutkan ke South Dakota dan kembali ke Indiana dengan menginap di Nebraska dan juga di Missouri. Aku sebetulnya lebih jadi pengikut saja alias semua rencana sudah disiapkan kedua orangtuaku. Aku diberitahu sebelumnya bahwa kami akan berlibur selama kurang lebih seminggu dengan tujuan Colorado dan South Dakota. Mama juga memintaku menyiapkan keperluan pribadiku seperti pakaian dan juga bahan bacaan yang mungkin akan kubawa. Termasuk, aku juga perlu menyiapkan piranti elektronik yang mungkin akan kugunakan selama perjalanan ini. Mama juga mencek semua perlengkapan yang sudah kupersiapkan. Bersama papa, mama menyiapkan beberapa keperluan piknik di dalam beberapa tas dan memeriksanya dengan cermat sebelum memasukkan ke kendaraan. Tentu ada barang yang perlu masuk ke dalam bagasi dan ada juga beberapa item yang kami simpan di jok belakang kendaraan (mudah diambil). Sebagian tas berisi barang sudah dimasukkan ke dalam kendaraan pada malam sebelumnya (utamanya yang masuk bagasi) dan selebihnya barang-barang lainnya kami bawa saat kami akan memulai perjalanan pagi ini. Dalam ramalan cuaca yang kami lihat (ini kami lakukan setiap saat: menjelang dan selama kami liburan) disebutkan mendung dan sedikit hujan akan kami temui selama kami melakukan perjalanan kali ini. Tentu ramalan ini ada plus dan minusnya. Plusnya adalah suhu udara menjadi adem (tidak terlalu panas) sedangkan minusnya adalah laju perjalanan bisa sedikit terhambat kalo hujan beneran turun hehehe ... Pagi itu kami pun siap di dalam kendaraan di jam 5 pagi. Setelah memastikan semua yang kami perlukan ada di dalam kendaraan dan kami juga mencek rumah (kompor, lampu, plug listrik, dsb), kami memulai perjalanan di pagi gelap dengan melalui rute Bloomington, Spencer dan akhirnya sampai di Interstate nomor 70 menuju Terra Haute. Dari rumah sampai ke Interstate nomor 70, perlu waktu tempuh sekitar 1 jam. Sebelum sampai Interstate, jalan yang dilalui adalah state road nomor 45/46. Jalan ini tidak lebar dan kendaraan hanya bisa lewat satu per satu. State Road seringkali disebut mama sebagai jalan Kabupaten hehehe ... Karena karakter jalan state road yang tidak mirip dengan highway-nya Interstate (jalan tol antar propinsi),  berangkat pagi jelas terasa menguntungkan karena jalanan masih sepi dan kami bisa melaju dengan leluasa. Belum banyak pengguna jalan memulai aktifitas mereka di jam 5 pagi. Nyaman sekali rasanya berkendara di saat pagi sepi seperti ini ... Jangan khawatir, selama kami berkendara dengan tertib, keamanan terjamin. Saat kami sampai di Interstate, terasa jelas beda interstate dengan state road. Jalan antar propinsi ini (biasanya) lebih lebar dan besar. Sangat nyaman berkendara di interstate highway ini. Tentunya, kendaraan yang melaju di interstate highway jauh lebih banyak dari kendaraan yang melaju di state road. Saat kami sampai di highway antar propinsi ini, segera terasa suasana perjalanan menuju state lain. Sudah pasti kami semakin bersemangat hehehe ... O ya ... Selain luas, lebar dan nyaman, di sepanjang interstate ini ada banyak rest area yang bisa kita singgahi, termasuk di dalamnya ada welcome center yang biasanya bisa dijadikan background untuk ambil gambar. Ya ... Singgah di berbagai welcome center jelas menjadi pengalaman tersendiri ... Ah ... Masih banyak ceritaku di saat kami menikmati perjalanan pikinik kali ini ... Harapanku, cuaca akan bersahabat selama kami berlibur ... Yay ... Colorado, I am coming ...   

Wednesday, June 25, 2014

BIKE PROJECT

Bike project? Iya ... Program apa itu? Ini adalah program sukarela yang bisa diikuti oleh siapa saja yang berminat untuk membantu merawat sepeda di salah satu bengkel di Bloomington. Tidak ada syarat khusus untuk bisa mnegikuti program ini, keculai anak berusia di bawah 12 tahun wajib didampingi saat melakukan kegiatan ini. Aku sendiri ikut kegiatan ini bersama Amru dan Faiq. Kami datang bertiga (diantar papaku) di hari Senin tanggal 23 Juni dari jam 6 sore sampai jam 9 malam. Kok 3 jam? Iya ... Aturannya memang kita melakukan kegiatan volunteer ini selama 3 jam. Lalu, apa saja yang kami lakukan? Saat kami sampai di tempat ini, kami melakukan lapor diri (presensi) dan kemudian seorang staff memberitahu kami apa saja yang bisa kami lakukan. Kami diajak melihat puluhan sepeda yang bisa kami otak-atik. Sepeda-sepeda tersebut mayoritas berasal dari sumbangan. Kondisi sepeda-sepeda tersebut tidak semuanya baik, sehingga tugas kami para volunteer inilah salah satunya adalah melakukan perbaikan agar sepeda tersebut berfungsi normal kembali. O ya ... Seandainya mau, setelah 3 jam kami melakukan kegiatan volunteer, kami diberikan kesempatan untuk merakit sepeda (dari berbagai sepeda yang ada di situ) dan bisa kami miliki. Menyenangkan bukan? Inilah salah satu alasan kenapa aku mau bergabung dengan kegiatan ini, yaitu untuk merakit sepedaku sendiri hehehe ... Meski sudah memiliki sepeda, aku masih saja tertarik untuk melakukan kegiatan ini. Pastinya aku bisa lebih mengenal berbagai bagian dari sepeda, melihat masalah pada bagian tersebut apa dan belajar memperbaiki bagian sepeda yang tidak berfungsi dengan benar. Melihat foto yang diunggah mamaku kali ini, nampak kan kegiatan yang kami lakukan seperti apa? Ya ... Ternyata kegiatan ini sangatlah menyenangkan. Waktu 3 jam terasa sebentar saja dan saat jam menunjuk angka 9, kami segera bersiap untuk menyudahi acara volunteer sore ini. Kami pun kemudian merencanakan untuk merakit sepeda kami sendiri lain waktu. Ya ... Hadiah dari kami melakukan kegiatan sukarela ini adalah sepeda rakitan kami sendiri ...

Saturday, June 21, 2014

GAK PERNAH BOSEN DENGAN MR HIBACHI

Ke Mr. Hibachi lagi? Iya hehehe ... Siang hari, di hari Sabtu tanggl 21 Juni 2014, kami bertiga mampir di warung makan Mr. Hibachi yang ada di jalan ketiga. Paginya, kami bertiga menyempatkan diri ke Edinburg untuk membeli beberapa item barang yang diperlukan mamaku. Kami berangkat dari rumah jam 9.30 pagi dan sampai di Edinbugh jam 10.30 pagi. 2 jam saja kami berada di tempat itu sebelum kami kemudian pulang dan singgah di warung makan ini. Warung makan Mr. Hibachi nampak tidak terlalu ramai siang hari ini. Meski kami datang bertepatan dengan jam makan siang dan juga di akhir pekan, tidak ada antrian seperti biasanya. Kami segera saja menempati kursi kami dan memulai acara berburu aneka menu hehehe ... Selain arem-arem (sushi) dan bakmi, kami juga mencari sup. Kami menikmati makan siang ini dengan santai karena kami tidak diburu waktu. Aku juga memilih menu daging pedas yang selalu kucicipi, sementara mama menemukan onde-onde (isi kacang merah) yang menjadi favoritnya. Onde-onde yang ada di tanah air biasanya memang berisi kacang hijau. Na ... Onde-ode yang ada disini sedikit lain. Namun demikian, secara umum onde-onde ini sama saja dengan yang ada di tanah air. Selain onde-onde, mama juga memilih bakpao. Biasanya bakpao ditemukan dalam ukuran besar; namun disini bakpao memiliki ukuran mini. Bakpao yang ditemukan mama di warung makan ini tidak ada isinya. (Setahuku, bakpao yang pernah kucicipi di tanah air memiliki isi: bisa daging cincang, bisa juga kacang kumbu, kacang hijau atau kacang merah - dan berukuran besar). Tentu perbedaan ini tidak menjadi alasan untuk membatalkan mencicipi bakapo dan juga onde-onde hehehe ... Selama kurang lebih 1 jam kami berada di tempat ini sebelum akhirnya kami menyudahi acara makan siang kali ini. Ah ... Kami memang tak pernah bosan datang kemari hahaha ... Kalo ditanya apakah aku mau mencicipi aneka menu yang ada disini, sudah pasti jawabnya mau hahaha ...

Saturday, June 14, 2014

NOBAR ALIAS NONTON BARENG

Makan-makan lagi? Iya hehehe ... Kali ini diadakan di rumah tante Fitri. Tepatnya, di rumah tante Fitri yang ada di dekat Lake Monroe (Fairfax). Tante Fitri mengundang kami ke rumahnya dalam rangka nonton bareng (nobar) di hari Sabtu tanggal 15 Juni 2014. Apa sebenarnya yang akan ditonton? Pertandingan sepak bola dalam rangka piala dunia/world cup. Acara yang diadakan setipa 4 tahun sekali ini sejatinya belum terlalu populer bagi sebagian besar masyarakat US. Namun, bagi kami, permainan atau pertandingan sepak bola selalu menjadi favorit atau yang ditunggu-tunggu. Dalam pertandingan berskala dunia ini, ada banyak klub favorit yang akan bertanding selama kurang lebih 1 bulan. Kali ini event piala dunia ini digelar di Brasil, negara tetangga US. Ya ... Amerika Serikat kan berada di benua Amerika bagian utara, sementara Barsil adalah salah satu negara yang ada di benua Amerika bagian selatan. Karena berdekatan/bertetangga, selisih waktu pertandingan di Brasil dan US tidaklah terlalu berbeda. Tidak seperti selisih waktu antara Brasil dengan tanah air. Saat pertandingan berlangsung di Brasil, waktu nonton (langsung) di negara kita berbeda sekitar 12 jam-an (waktu di Brasil siang/sore - waktu di Indonesia larut malam/dinihari). Na ... Waktu di Brasil dan US hanya memiliki selisih 2-3 jam saja. Jadinya, kami tidak perlu berkumpul di malam hari atau pada saat dini hari untuk acara nobar ini hehehe ... Pertandingan sore ini (Inggris vs Italy) akan dimulai pukul 6.15 sore. Karenanya tante Fitri mengundang kami berkumpul dengan menyesuaikan jam pertandingan tersebut. Kami diundang jam 5.15 sore untuk mengawali acara nonton bareng dengan makan malam bersama. Sesudah makan malam, acara dilanjutkan dengan kegiatan nonton bareng. Aku dan mama dijemput tante Fitri lebih awal (jam 3.30 dari rumah) dan kemudian kami membantu mempersiapkan apa saja yang bisa dibantu/dipersiapkan. Semua menu utama sudah disediakan tante Fitri, jadi sebagian peserta makan-makan sore ini membawa dessert atau camilan lain. Mama sendiri mempersiapkan cupcake mini dengan rasa coklat dan blueberry di dalamnya. Sudah pasti cara membuatnya gampang sekali, sehingga mama tidak benyak membuang waktu untuk menyiapkan cupcake mini ini. KIra-kira 30 menit seblum acara dimulai, kami bertiga sudah selesai menyiapkan tempat dan akomodasi hehehe ... Saat teman-teman berdatangan, kami segera saja bergabung bersama mereka dan memulai acara makan malam dengan tertib dan teratur. Sudah pasti acara ini berlangsung meriah dan menyenangkan. Apalagi saat pertandingan dimulai, acara pun menjadi bertambah seru ... Saat pertandingan selesai, acara kumpul juga ikutan selesai. Maklum, kami sudah lama berada di rumah tante Fitri, jadi ... kami musti pulang hehehe ... Tak lupa, semua menu yang masih banyak tersaji di meja kami bagi-bagi. Semua kebagian plastik dan juga wadah kosong untuk membungkus apa saja yang ada hahaha ... Tentu ini dilakukan para ibu, bukan anak-anak seperti aku. Anyway ... Terima kasih tante Fitri atas undangan dan suguhannya. Yang ada hanya uenak dan uenak banget ...

Friday, June 6, 2014

SEPEDA BARU

Yay ... Papaku membelikanku sepeda baru. Ini sepeda kedua yang kumiliki. Dulu banget, aku pernah punya sepeda beroda 4. Tentu itu di jaman aku masih belum bisa naik sepeda hehehe ... Kata papa dan mamaku, aku mustinya sudah punya sepeda beroda 2 sejak aku masuk SD. Tapi, kok aku baru membeli sepeda sekarang? Awalnya aku memang tidak terlalu antusias untuk membeli sepeda. Aku kurang menikmati kegiatan bersepeda. Nggak tahu kenapa, aku belum tertarik saja. Papa dan mamaku kemudian menawariku untuk membeli sepeda baru di saat summer masih panjang. Kata orangtuaku, aku hanya perlu membiasakan diri kembali untuk bersepeda setelah lumayan lama aku nggak bersepeda. Aku akhirnya menyetujui usul ini. Lalu, siang itu aku diajak papa ke sebuah toko swalayan yang bernama Target. (di tanah air, toko ini mirip dengan toko yang bernama Matahari). Aku kemudian menuju ke counter yang menjual aneka sepeda dan memilih satu buah sepeda yang menarik hatiku. O ya ... Saat aku sedang memilih sepeda ini, ada seorang bapak (yang sudah tua) yang banyak memberiku informasi mengenai sepeda ini. Apa keunggulannya dan mengapa aku sebaiknya memilih merek ini. Aku pun mendengarkan penjelasannya dan menjadikannya sebagai salah satu pertimbangan sebelum aku memutuskan membelinya. Sepeda ini pun kemudian kupilih dan kubawa ke kasir. Papa kemudian memberesi pembayarannya dan kami berdua mendorong sepeda ini ke parking lot. Sesudahnya, kami mencoba memasukkan sepeda ini ke dalam kendaraan dan ternyata sepeda ini bisa muat di dalam kendaraan kami. Segera saja kami meluncur ke rumah dan sepeda ini kemudian kami bawa ke dalam rumah. Kok sepeda tidak kami letakkan saja di bicycle rack di luar rumah? Aku kan belum punya rantai/kunci untuk sepedaku ini, jadinya, kedua orangtuaku memintaku menyimpannya di dalam rumah terlebih dahulu. Lalu, apakah sepeda ini kugunakan? Sudah pasti-lah. Aku kan pingin juga bermain-main bersama teman-temanku selama summer ini dengan mengendarai sepeda ke beberapa tempat. Sebelum ikut teman-temanku, pastinya aku harus membiasakan diri untuk naik sepeda lagi dengan cara mengelilingi parking lot yang ada di depan rumah. Sekali saja aku kembali merasakan naik sepeda, rasanya aku ogah berhenti hehehe ... Terima kasih ya pa dan ma ...

Thursday, June 5, 2014

TARI API (KALI MA FIRE TROUPE)

Kok ada tari api? Ya ... Hari ini aku ditelp Nahiza untuk nonton tari api di dekat Library Monroe. Kami janjian mendadak saja karena aku tidak tahu ada jadwal pertunjukkan ini sebelumnya. Kami pun kemudian berangkat dari rumah jam 6 sore kurang sedikit karena pertunjukkan dimulai dari jam 6.15 dan hanya akan berlangsung selama 30 menit saja. Jalan di samping Library Monroe nampak sudah ditutup saat kendaraan papa hampir sampai di parking lot. Beberapa pengunjung nampak sudah mulai mengitari area pertunjukkan dan semakin mendekati jama pertunjukkan, jumlah penonton semakin banyak. Penonton mengitari area pertunjukkan (sudah ada batas jelas area mana yang boleh diduduki dan area mana yang tidak boleh diduduki). Ini dikarenakan ada api yang akan digunakan selama pertunjukkan, jadi, keamanan penari dan penonton tentu harus diutamakan. Menjelang acara dimulai, seorang MC menyampaikan kata-kata pembukaan dan mengatakan bahwa kegiatan summer reading dimulai dengan adanya pertunjukkan sore ini. Summer reading adalah kegiatan tahunan yang rutin diadakan oleh perpustakaan untuk siapa saja yang tertarik mengikutinya. Peserta adalah anak-anak yang biasanya berusia pra sekolah dan usian sekolah. Peserta akan diminta mengisi form setelah menyelesaikan satu kegiatan dan pada akhir program ada hadiah yang bisa mereka dapatkan. Aku sendiri sudah pernah mengikuti program ini beberapa waktu yang lalu dan kemudian untuk melakukannya secara mandiri saja hehehe ... Setelah MC mengatakan para penonton dipersilahkan menyaksikan tari api (dalam flyer disebut sebagai KALI MA FIRE), 2 orang penari perempuan berpakaian serba hitam pun memasuki arena pentas. Salah satu dari mereka menyampaikan beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh penonton selama pertunjukkan berlangsung seperti: (1) mereka tidak memperkenankan penonton memasuki area pentas (2) mereka tidak memperkenankan penonton untuk meniru apa yang mereka lakukan/menari dengan api - karena mereka sudah melakukan latihan cukup lama dan sejenisnya. Penonton pun sepakat dengan apa yang dikatakan penari dan segera saja musik mulai mengalun mengiringi kedua penari bergantian menari dengan asesories api di saat mereka menari. Kira-kira 5 lagu (5 tarian) mereka pentaskan sebelum acara ini berakhir. Kami merasa takjub juga melihat penampilan mereka. Sesudah acara ini berakhir, kami tidak segera meninggalkan tempat karena ada kegiatan lain yang bisa kami ikuti yaitu menggambar di jalan raya dengan kapur. Sekitar 10 menit saja kami ikutan acara ini. Sesudahnya, kami memutuskan menyudahi berpartisipasi di acara ini dan kami pun berjalan menuju parking lot. Sebelum kami sampai di parking lot, kami memutuskan mampir dulu di kedai es krim Hartzell dan menikmati sore panas ini dengan minum es krim di dalam kedai yang jadi favorit kami. Kami lihat ada banyak pengunjung yang juga datang dan membeli es krim seperti kami. Setelah semua isi mangkok atau isi cone kami habis, kami pun kemudian memutuskan segera menuju parking lot dan kembali ke rumah. Jam menunjuk angka 8 lebih sedikit. Aku sudah pasti merasa happy karena bisa melihat sesuatu yang lain sore ini dan bisa menikmati es krim di salah satu kedai es krim favoritku. Aku bisa menikmati sore yang hangat bersama teman-temanku. Nampaknya, aku juga masih bisa melakukan play outside sesampainya di rumah nanti karena matahari masih bersinar dengan lumayan hangat. Wow ... Sore ini beneran menyenangkan hehehe ... O ya ... Foto-foto yang diunggah mama disini memperlihatkan gambar 2 orang penari yang sedang menunjukkan kepiawaian mereka menari dengan membawa api. Api ini dinyalakan dengan menggunakan minyak tanah dan lumayan lama menyala sebelum akhirmnya padam atau dipadamkan. Pastinya, kedua penari itu sudah sangat terlatih dan tarian mereka sangat aman baik bagi penonton maupun bagi mereka sendiri. Maka, penonton dilarang keras mencoba bermain dengan api atau menari dengan api kalo tidak terlatih.