Selasa, 2 April 2013, papa dan mama mengajakku mencicipi sajian di kedai yang bernama Buffalo Wild Wings (BWW). Kenapa kami kesitu? Karena kedai ini punya promo harga separoh untuk menu wings (sayap ayam) setiap hari Selasa. Jadinya, kami datang ke kedai ini hehehe ... Jam berapa kami kesitu? Kami berangkat dari rumah jam 5.40 dan sampai di BWW jam 6 kurang sedikit. BWW
berada di Jalan Kedua (2nd St) dan untuk mempermudah mengingat tempat ini ada tipsnya: saat kami mau ke Walmart atau Aldi lewat Jalan Kedua, kami akan melewati tempat ini. Saat kami pulang dari Walmart atau Aldi dengan melewati Jalan Kedua, lagi-lagi kami akan melewati tempat ini hehehe ... Kedai ini juga merupakan salah satu kedai model franchise, sehingga bisa ditemukan di banyak tempat. Khusus untuk Bloomington hanya ada 1 kedai BWW yaitu yang berlokasi di Jalan Kedua ini. Saat kami sampai di depan BWW, parking lot nampak penuh. Papa kemudian mengambil lokasi parkir di depan kompleks ruko/kantor yang bersebelahan dengan BWW ini. Saat kami turun dari kendaraan dan menuju BWW, terasa banget angin
bertiup lumayan kenceng dan membuat badan kami menggigil kedinginan. Mauku, kami bertiga segera masuk ke BWW, namun mama meminta papa untuk mengambilkan gambarku dan mama di depan BWW ini dulu hehehe ... Sesudah ambil gambar, baru deh kami masuk. Seperti biasa kami musti nunggu untuk dipersilahkan duduk petugas setelah kami masuk kedai. Petuga menanyakan bearap orang yang akan santap malam disini. Kami menjawab 5. Lho kok 5? Iya ... Soalnya kami janjian dengan Tante Fitri dan Tante Erika untuk ketemu di tempat ini. Jadilah kami bilang ke petugasnya kami berlima. Kami kemudian dipersilahkan duduk di kursi makan untuk 6 orang. Sambil menunggu Tante Fitri dan Tante Erika, kami meminta
air putih dulu. Partugas kemudian memberikan buku menu untuk kami pelajari. Seperti resto US lainnya, dalam buku menu ini kami bisa menemukan appetizer yang disebut dengan menu SHARABLES (bisa di-share), wings (sayap) baik traditional (ada tulangnya) maupun boneless (tanpa tulang), sandwiches dan burgers, kids menu, dessert dan more eats (pilihan lain berupa udang, menu ala Meksiko, dll). Kami tentunya akan memesan wings tetapi belum memutuskan yang mana. Sambil melihat-lihat buku menu, kami perhatikan kedai BWW ini. Dari luar tadi, kedai ini nampak tidak besar. Begitu kami masuk, tampaklah dining room yang besar sekali, termasuk ada area untuk bar. Dining room di sini tidak berbent
uk kubikal, sehingga semua pengunjung serasa bersantap bersama di ruang makan besar di meja masing-masing. Meja dan kursi yang ditata cukup rapat ini lumayan padat sore ini. Petugas nampak hilir mudik mengantar pengunjung, mencatat pesanan dan mengantarkan pesanan. Saat Tante Fitri datang, kami segera saja memesan wings yang memang menjadi andalan kedai ini. Paket wings yang tersedia adalah paket 6 wings (5,99 dolar); 12 wings (9,99 dolar); 18 wings (14,29 dolar); 24 wings (18,49 dolar) dan 50 wings (37,99 dolar). Na ... berhubung kami datang di hari Selasa, paket ini dibandrol separuh harga saja. Jadinya, kami memesan paket 24 (aku, papa dan mama) dengan harga 9,9 dolar dan Tante Fitri memesan p
aket 12 wings (5 dolar). Wing ini akan diolesi sausa dengan aneka pilihan (tersedia dalam buku menu). Minimal wing untuk setiap saus adalah 4 buah. Dengan 24 wings yang kami pesan, saus yang dipilih papa adalah (a) Thai curry (4 traditional dan 4 boneless) (b) hot BBQ (4 traditional dan 4 boneless) serta (c) sweet BBQ (4 traditional dan 4 boneless). Saus yang dipilih Tante Fitri (a) Asian zing/ginger (6 traditional) dan (b) salt & vinegar seasoning (6 traditional). Sebagai tambahan, aku memesan 1 menu burger (Big Jack Daddy Burger) dan Tante Fitri memesankan 1 menu appetizer/sharable yaitu menu Ultimate Nachos. Hmmm ... Semua nampak yummy. Setelah mencatat pesanan kami, petugas mempersilahkan kami menunggu sambil melihat-lihat. O ya ... BWW ini nampaknya merupakan salah satu tem
pat nonton bareng khususnya olah raga. Kami lihat ada banyak sekali tv flat screen yang digantung di langit-langit ruang termasuk 2 layar besar dengan LCD yang siap memutar saluran olahraga kesayangan. Kata Tante Fitri, saat musim pertandingan tiba, tempat ini akan dipenuhi pengunjung dan kadang sulit untuk mendapatkan kursi. Menarik juga nampaknya ya mengikuti acara nonton bareng disini hehehe ... Saat menu pembuka diantar, segera saja kami mencicipi menu ini. Nacho renyah (chip/keripik yang terbuat dari jagung dengan irisan daging ayam, bean, aneka sayur dan dip-nya yang setengah pedas setengah manis) terasa yummy banget hehehe ... Saat pesanan wings datang (termasuk burger pilihanku), rasanya hati gak sa
bar banget ingin segera mencicipi hehehe ... Dan benar saja, saat satu per satu sayap kami rasakan, rasanya memang OK ... Saat kami sedang menikmati wing yang ada di meja, Tante Erika datang dan bergabung. Segera saja Tante Erika pesan nacho sambil menikmati wings yang tersedia. Jadi asyik deh acara makan malam dan ngobrol hari ini hehehe ... Acara makan dan ngobrol ini berlanjut sampai jam 8 malam. Gak terasa banget memang hahaha ... Rasanya kami semua dah kenyang, tapi masih ada banyak sayap yang menunggu dengan manis di atas meja. Mama pun segera meminta to go boks. Mama dan Tante Erika membungkus apa yang masih ada di meja dan membawanya pulang. Acara makan malam ini kami akhiri dengan janji untuk ketemuan lagi. Tentunya di acara makan bersama di lain tempat hehehe ... Tak lupa, kami sempatkan ambil gambar dulu di depan BWW sebelum kami berpisah ... Ah ... Ternyata dingin masih saja mengganggu ... Jadinya kami cepat-cepat berjalan ke kendaraan ... Gimana kesanku atas tempat ini? So pasti OK hehehe ...
Tuesday, April 2, 2013
Sunday, March 31, 2013
EASTER DINNER AT DENNY'S
Minggu, 31 Maret 2013, sepulang dari mengikuti misa paskah di gereja St. Charles kami bertiga menuju sebuah kedai makanan di Jalan Walnut atau di By Pass nomor 45/46. Kedai makanan yang kami datangi bernama Denny's. Kedai makanan yang merupakan salah satu kedai makanan dengan model franchise ini kami pilih siang hari in
i karena kami belum pernah ke tempat ini sebelumnya dan kami ingin memanfaatkan kupon yang kami peroleh dari buku kupon. Apa itu buku kupon? Buku kupon adalah buku kecil berisi kumpulan kupon yang bisa kami gunakan pada periode masa tertentu. Prinsipnya, dengan kupon yang kami bawa, harga produk yang kami akan beli atau kami perlukan bisa berkurang. Kupon untuk produk apa sajakah yang bisa kami manfaatkan dari buku kupon ini? Aneka produk makanan di beberapa restoran, aneka produk kecantikan di beberapa salon, produk pemeliharaan kendaraan di beberapa bengkel dan sejenisnya. Khusus untuk Denny's, akan ada potongan sebesar 20% dengan menggunakan kupon yang kami miliki. Sudah pasti kami gak perlu malu untuk
menggunakan kupon ini, karena hal seperti ini sangat umum dilakukan di negara ini. Bahkan, beberapa teman mama sengaja mengumpulkan aneka kupon agar bisa menghemat pengeluaran. Kupon ini bisa diperoleh dengan berbagai cara. Misalnya saja dengan mencari di internet atau dengan mendapatkannya melalui buku kupon (biasanya dibagikan kepada penghuni apartment oleh penyelenggara) atau juga dengan mencermati aneka brosur yang ada di dalam mail box (kotak surat) dan yang lainnya. Kupon ini lumayan membantu mengurangi harga yang kami bayar di hari Minggu ini. Saat kami sampai di Denny's, jam menunjuk angka 2 kurang sedikit. Kok siang banget? Iya ... Karena kami mengikuti misa jam 12 siang yang selesainya sampai jam 1.30
siang. Jadi, saat kami masuk ke dalam kedai ada banyak bangku kosong di dalamnya. Maklum, jam makan pagi dan siang dah lewat sementara jam makan malam belum tiba. Seperti biasa petugas kemudian mempersilahkan kami mengikutinya untuk kemudian mempersilahkan kami duduk. Segera saja kami memesan air putih sebelum mempelajari buku menu. Buku menu yang tersedia di depan kami menyajikan pilihan makanan pembuka (appetizer), soup, menu breakfast / lunch / dinner, side dish dan dessert. Kami diberi waktu cukup untuk memilih. Menu yang tersedia di depan kami tersedia dalam waktu 24/7. Artinya apa itu? Semua menu tersedia 24 jam sehari selama 7 hari terus-menerus alias gak ada tutupnya. Jadi kedai makan ini b
uka 7 hari dalam seminggu dan buka 24 jam sehari tanpa henti. Gak ada batasan bahwa menu breakfast hanya tersaji di jam sarapan, lunch hanya tersaji di jam makan siang dan dinner hanya tersaji di jam makan malam. Mau pesen menu makan pagi untuk disantap siang hari boleh saja. Demikian seterusnya. Hanya saja, orang sini akan meyesuaikan menu dengan waktu makan. Jarang banget pengunjung datang ke kedai ini pagi-pagi kemudian pesan steak hehehe ... Kami pun kemudian memesan apa yang kami inginkan. Aku memesan paket Chicken Parmesan (spageti dengan potongan chicken, parmesan dan roti bawang sebagai pelengkapnya). Mama memesan paket Fried Seafood Platter (potongan ikan yang digoreng garing, udang goreng te
pung disertai brokoli rebus dan kentang goreng sebagai pelengkapnya). Bagaimana dengan papa? Papa memilih menu Santa Fe Skillet (sausage, pepper dan onion, potatoes, mushroom dan 2 telor ceplok matang). Sebagai hidangan pembuka, aku memilih menu sampler (onion ring, chicken strips dan keju mozarela goreng) porsi separo dan juga kentang goreng porsi separo. O ya ... Karena aku dan mama memesan menu paket, kami juga boleh memilih minuman yang termasuk di dalamnya. Mama memilih jus dan aku juga memilih jus (sekalipun papa yang menghabiskan hehehe ...) Setelah pesanan dicatat, kami perlu menunggu selama sekitar 15 menitan. Sambil m
enunggu, kami lihat kedai makan ini. Ada 2 ruang makan di dalam kedai ini. Satu yang berukuran tidak terlalu luas dimana kami berada dan di sisi lain (dibatasi oleh dapur tertutup) ada dining room yang lebih luas. Karena kami datang bukan di saat jam sibuk, kami pun merasa leluasa di dining room yang kami duduki sekarang. Satu per satu menu yang kami pesan tiba. Appetizer yang lumayan banyak isinya langsung tandas dalam sekejab hehehe ... Disusul kentang goreng yang tidak terlalu kami minati karena hampir berbarengan datangnya dengan pesanan kami. Saat semua pesanan tersaji di meja, baru kami tahu porsi yang disajikan lumayan besar. Rasanya ka
mi gak akan sanggup menghabiskan hehehe ... Sebentar kemudian kami mulai menikmati apa yang yang ada di meja. Kami nikmati semuanya dengan santai. Gimana rasanya? Standard saja. Maklum, kedai makan cepat saji ini kan bisa ditemukan dimana-mana hehehe ... Jadi rasa makanannnya ya standard. Dan benar saja apa yang kami duga sebelumnya. Kami gak sanggup menghabiskan pesanan kami. Segera saja mama meminta to go box setelah acara makan bersama ini selesai. Saat kami merasa cukup, kami pun meninggalkan meja untuk memberesi bill. Lumayan juga potongan 20% yang kami dapatkan dari buku kupon ... Ada yang bisa dihemat hehehe ... Setelah itu kami pun pulang dengan kekenyangan hahaha ...
EASTER MASS DI ST CHARLES
Minggu, 31 Maret 2013, kami bertiga berangkat mengikuti misa Paskah di gereja St. Charles. Sengaja kami berangkat ke situ dengan pertimbangan untuk mendapatkan suasana lain. Setelah Misa Minggu
Palma, Kamis Putih dan Jum'at Agung di gereja St. Charles, kami mengikuti misa Paskah di gereja St. Charles yang ada di Jl. Ketiga. Kami berangkat 25 menit lebih awal agar kami leluasa mencari tempat parkir dan juga kursi di gereja masih banyak yang kosong. Dan benar saja, 10 menit menjelang misa dimulia, gereja sudah penuh dan bangku yang kosong pun nyaris tidak ada lagi. Beberapa umat terpaksa berdiri selama misa berlangsung. Misa yang kami ikuti berjalan hikmat dan tertib serta lancar. Semua umat nampak antusias mengikuti misa Paskah di hari Minggu siang yang cerah ini. Sekalipun tadi pagi mendung dan sempat hujan, siang ini matahari bersinar lumayan cerah dan suhu udara tidak ter
asa terlalu dingin. Rasanya suhu sudah jauh lebih bersahabat ... Kami merasa spring beneran dah datang hehehe ... Sebelum misa selesai, romo memberitahukan bahwa di luar gereja tersedia telor paskah yang ada di dalam kantong. Telor ini diperuntukkan siapa saja yang mau. Dan begitu misa berakhir dan kami keluar gereja, kami juga mengambil telor paskah yang tersedia. Telor paskah ini lagi-lagi bukan telor betulan. Telor paskah ini adalah telor plastik yang di dalamnya berisi permen coklat. Tak lupa, papa mengambil gambarku dan mama yang sedang membawa kantong telor paskah. O ya ... Ada satu umat yang menawarkan diri mengambilkan gambar kami bertiga. Ini dia hasilnya ... Happy Easter 2013 ...
Saturday, March 30, 2013
EGG HUNT LAGI (DI REDBUD)
Seperti yang kuceritakan sebelumnya, lagi-lagi aku ikutan acara berburu telor paskah di hari Sabtu, 30 Maret 2013. Aku bersama teman-temanku berkumpul di picnic area samping rumah
di jam 2 siang. Acara ini infonya juga ditempel di bulletin board. Selain itu, penghuni apartment juga sudah mendapatkan email sebelumnya. Jadi, acara ini sudah diinformasikan jauh hari sebelumnya. tentunya dengan harapan agar peserta yang ikutan di acara ini banyak. Soalnya, acara seperti ini menjadi seru ketika diikuti banyak peserta. Sebelum acara dimulai, aku dan teman-teman bermain bola terlebih dahulu. Saat panitia datang di jam 1.30, aku sebenarnya bisa mengintip dimana mereka menyembunyikan telor yang akan kami cari. Namun sudah pasti aku tidak mau melakukan itu hehehe ... Kalau aku dah tahu sebelumnya (dimana lokasi telor disembunyikan) jadi gak seru dong acara egg hunt-n
ya ... Sambil menunggu peserta lain datang, panitia meminta kami mencek keranjang (basket) atau pun tas yang diperlukan sebagai wadah telor yang kami temukan. Aku pun sudah menyiapkan plastic bag dari rumah. Kira-kira jam 2 lebih sedikit, peserta sudah banyak yang berkumpul. Panitia pun meminta kami bersiap-siap mencari telor paskah yang mereka sembunyikan. Apabila ada yang peserta yang beruntung menemukan telor berhadiah, ada gift yang sudah menanti peserta. Ketika aba-aba diber
ikan, aku pun segera bergabung dengan peserta lain (yang rata-rata anak-anak SD) untuk mencari telor yang disembunyikan. Ada banyak telor yang disebar sehingga hampir semua peserta mendapatkan telor ini. Jangan salah ya ... Telor ini bukanlah telor sungguhan. Telor yang disiapkan panitia adalah telor plastik yang isinya permen coklat. Aku dan teman-teman yang tadi pagi juga sudah ikutan di acara ini gak 100% bersemangat cari telor. Soalnya, pagi tadi kami sudah membawa cukup banyak telor. Sore in
i kami sengaja mengumpulkan sedikit telor (gak sebanyak siang tadi). O ya ... Di acara egg hunt sore ini juga ada bunny atau kelinci yang datang dan bergabung bersama kami. Kalau tadi pagi bunny berkostum pink, siang ini bunny berkostum putih. Sudah pasti para peserta yang masih kecil sangat senang dengan kedatangan bunny ini. Mereka pun bersalaman dan berpose bersama. Sebelum acara ini berkahir, peserta dipersilahkan menikmati hidangan yang disediakan panitia yaitu pizza. Sayangnya, pizz
a ini sedikit terlambat datangnya. Jadinya, banyak peserta yang sudah pulang. Berhubung pizza yang dipesan panitia lumayan banyak, peserta pun boleh menambah pizza yang disantap. Gak cuma 1 slice, kami boleh menambah 1 sampai 2 slices lagi. Kira-kira jam 3.30 acara selesai. Aku pulang sebentar untuk kemudian maen bersama dengan teman-teman. Pastinya aku hepi dengan acara yang lumayan padat sepagian ini, yaitu berburu telor ... O ya ... Acara yang berdekatan dengan hari raya kebangkitan Tuhan ini sudah pasti kuikuti dengan semangat ... Selamat Paskah semuanya ...
EGG HUNT SATURDAY MORNING (MARCH 30TH, 2013)
Hari Sabtu, 30 Maret 2013, aku sudah bangun tidur sejak jam 7 pagi. Aku memang sudah merencanakan bangun pagi karena aku ingin ikutan acara EGG HUNT yang diadakan di IU Northeast Neighborhood Picnic Shelter alias di tempat
piknik belakang Campus View Apartment. Kok aku tahu ada acara ini? Seperti biasa, karena ada flyer yang dipasang di bulletin board yang ada di depan apartment. Lalu, siapa yang mengadakan acara ini? Kalau melihat sponsor acara ini ada beberapa nama yang tertulis yaitu Genesis Church, Chi Alpha, The African Studies, Familie & Friends Fellowship. Hmmm ... Banyak juga kan sponsornya? Gak heran, di flyer ini mereka menyebutkan berbagai acara untuk hari ini. Apa sajakah itu? Sudah pasti egg hunt (thousands of egg), prizes, easter bunny, games, food, bicycle give away dan candy ... Nampak menarik kan? O ya ... Di flyer juga disebutkan acara akan berlangsung mulai pukul 9.30 sampai pukul 12 pm. Untuk m
ereka yang mau ikutan egg hunt, harus daftar dulu. Umur paling besar untuk egg hunt grup anak-anak adalah 12 tahun. Sedangkan egg hunt untuk kategori dewasa akan diadakan setelah egg hunt untuk anak-anak selesai. Jam 9.30, aku dan papa sudah berjalan kaki menuju lokasi acara. Aku menjemput Taki terlebih dahulu. Sesampainya di shelter yang dimaksud, nampak ada banyak sekali pengunjung acara yang sudah memadati lokasi. Gak cuma anak-anak, orang dewasa dan orang tua juga ada. Aku segera saja mendaftarkan diri ke petugas, untuk kemudian ikutan ke acara yang nampaknya sudah dimulai. Aku ikut berjalan di atas kertas berbentuk telor (egg walk) dan juga mengikuti berbagai games yang ada di situ. O ya ... Panitia j
uga menyediakan beberapa pilihan makanan yang mudah disantap seperti hot dog, chips dan pop corn. Petugas yang memanggang hot dog nampak dengan sabar memberikan hot dog pesanan yang sudah diantri pengunjung. Untuk pop corn, ada seorang petugas yang menjaga mesin pop corn ini. Petugas memberikan pop corn kepada siapa saja yang mengantri disitu. Untuk minumnya, panitia menyediakan air putih, teh, jus dan kopi. Sambil menikmati aneka permainan, aku dan teman-temanku menikmati berbagai menu yang tersedia disini. Kami senang sekali pastinya, karena acara ini berlangsung di hari yang cuacanya nyaman. Ya ... Musim memang baru saja berganti. Dari musim dingin ke musim semi. Karenanya, udara memang sudah terasa lumayan nyaman alias gak terlalu ade
m hehehe ... O ya ... Acara egg hunt ini dilakukan di penghujung program. Saat acara berburu telor dimulai, segera saja kami mencari telor yang disebar di lapangan yang luas ini. Aku gak terlalu bersemangat mencari karena tanganku dah penuh. Penuh apa? Aku dan semua anak yang datang ke acara ini mendapat bingkisan berupa tas berisi aneka makanan, kacamata asesories dan sejenisnya. Aku dan temanku mengikuti acara pagi ini sampai selesai. Kira-kira jam 12 aku pulang. Tetapi, aku mampir sebentar ke rumah temanku. Temanku menyimpan tas berisi makanan yang diperoleh di acara ini di rumahnya. Temanku ini kemudian ikutan aku pulang ke rumah. Kami akan ikutan acara egg hunt lagi di jam 2 nanti. Kebetulan, acara di jam 2 nanti akan diadakan di belakang rumah. Jadi, aku dan temanku pingin ikutan acara ini hehehe ...
Thursday, March 28, 2013
HOLY THURSDAY DENGAN MENU CHICKEN WING ALA PAPA DAN MAMA
Papa dan mamaku kali ini mencoba mengolah sayap ayam. Kata papa dan mama, sayap ayam yang diolah ini untuk persiapan kami nonton basket tim putra IU melawan Syracuse. Ya ... Bulan Maret seperti ini dikenal dengan sebuat March
Madness karena pertandingan bola basket tingkat universitas sedang mendekati masa puncak. Sejak tahun lalu, tim bola basket IU yang masuk dalam 10 besar tim basket terbaik untuk wilayah Midwest (terdiri dari beberapa negara bagian) berkompetisi nyaris tanpa henti. Dengan posisi puncak (nomor 1 dari kesepuluh tim ini), IU pun kemudian melaju ke babak sebelumnya. Kalau masih ingat ceritaku saat kami santap siang di Nick's English Hut hari Minggu tanggal 24 Maret sambil nonton IU melawan Temple University dan IU menang saat itu hingga masuk ke SWEET SIXTEEN (16 tim bola basket putra terbaik gak cuma di Midwest tapi juga dengan grup lain), malam i
ni IU akan mengawali sistem gugur kompetisi ini dengan melawan Syracuse University NY. Pertandingan ini sendiri akan dilangsungkan di Washington DC. Jadwal pertandingan tersebut adalah pukul 9.45 malam. Berhubung hari ini juga bertepatan dengan hari Kamis Putih, sudah pasti kami ke gereja terlebih dahulu. Misa yang dijadwalkan di jam 7 malam ini diikuti oleh banyak umat. Kami sengaja datang 30 menit sebelumnya agar masih tersedia banyak tempat duduk yang bisa kami pilih. Misa yang diadakan untuk mengenang malam terakhir menjelang wafat Tuhan ini berlangsung dengan hikmat dan tenang. Saat misa selesai, jam menunjukkan
angka 9 kurang sedikit. Kami pun bergegas pulang karena udara lumayan dingin. Saat kami sampai di rumah, papa dan mama bersiap mengolah chicken wing yang sudah sejak sore dibumbui. Sejak sore sebelum kami berangkat ke gereja, papa dan mama sudah membumbui sayap ayam yang baru dibeli dari Aldi. Sayap ayam ini dibagi menjadi 2 dan diberi bumbu yang berbeda. Satu wadah berisi sayap ayam berbumbu ayam goreng biasa (bumbu yang digunakan adalah garam, bawang putih, merica, ketumbar, kemiri dan jahe) serta satu wadah lain yang berisi sayap ayam berbumbu teriyaki. Sayap ayam ini dibumbui pada pukul 5 sore dan disimpan di kulkas selam
a 4 jam. Sepulang kami dari gereja, sayap ayam berbumbu teriyaki dipanggang (di-grill) sedangkan sayap ayam berbumbu lainnya digoreng (sedikit deep fried). Hasilnya seperti apa? Lihat sendiri ya dalam gambar yang diposting ini hehehe ... Sebagai pelengkap, mama memotong celery segar besar dan menyiapkan dip siap santap untuk cocolannya. Jam 9.45 saat pertandingan basket dimulai, kedua olahan sayap ini sudah siap. Sambil menonton pertandingan di teve, kami nikmati sayap ayam olahan sendiri ini. So pasti enaklah hehehe ... Meski akhirnya IU kalah dari Syracuse (selisih 10 poin) kami tetap bangga dengan IU. Sama seperti tahun lalu yang berhenti sampai di babak 16 besar, tampaknya tahun depan IU musti lebih maju lagi ... Go IU ...
Monday, March 25, 2013
I LOVE SNOW
Hari ini adalah hari Senin tanggal 25 Maret 2013. Sepulang dari kerja, papa dan mama mengajakku mengambil gambar di sebelah bell tower. Ngapain kami ambil gambar disitu? Karena hari ini salju masih turun. Kata papa dan mama, mumpung salju
yang turun adalah salju yang cantik, kita sebaiknya memanfaatkan kesempatan dengan ambil gambar sebanyak-banyaknya hehehe ... Jadilah kami bertiga berkendara dan memarkir kendaraan di parking lot yang ada di samping bell tower tersebut. Sebenarnya bell tower ini sangat dekat dengan rumah. Sebenarnya kami bisa jalan kaki menuju lokasi ambil gambar kali ini. Namun, karena dingin yang lumayan menyengat, kami memilih berkendara saja hehehe ... Saat kami sampai di lokasi, kami tidak segera keluar kendaraan. Papa perlu menset kamera terlebih
dahulu sampai siap pakai. Rencananya, kami akan ambil gambar dengan bantuan tripod agar acara foto bareng dengan latar belakang salju terlaksana hehehe ... Saat kamera siap, kami kemudian keluar dari kendaraan dan mulai beraksi. O ya ... Salju masih saja turun. Jadi kami musti berpakaian dengan benar agar badan kami tidak basah. Berpakaian dengan benar itu bagaimana? Mengenakan jaket, bersepatu, memakai kaos tangan (kalau diperlukan) dan juga penutup kepala. Hanya saja, saat pengambilan gambar dimulai, kepala sebaiknya tidak ditut
up dengan hoody karena akan membuat wajah terlihat gelap. Kalau penutup kepala yang digunakan adalah topi, gak pa pa banget, asalkan agak ditarik ke atas (gak menutupi muka hahaha ...) ... Dengan latar belakang salju yang masih terus turun, kami bertiga ambil gambar lumayan banyak. Dari tempat kami berdiri, kami lihat hamparan putih salju yang ada dimana-mana. Sekalipun jalan raya terlihat jelas (karena sudah diberi garam, sehingga salju cepat mencair) hamparan salju putih yang maha luas ini seolah memenuhi semua area kosong yang ada di Bloomington. Pemandangan seperti ini merupakan salah satu yang menjadi favorit mama, mengingat salju turun memang hanya
ada di negara yang memiliki 4 musim. Tahun ini salju masih bermurah hati dengan terus turun. Sama sekali berbeda dengan tahun lalu, dimana salju turun dengan volume yang teramat sedikit. Saat salju turun di tanggal 22 Desember lalu, salju langsung turun dengan volume banyak. Saat ada blizzard di tanggal 26 Desember lalu, salju sungguh seperti tumpah dari langit. Saat salju turun lagi di bulan Januari dan Februari, volume-nya masih saja banyak. Dan saat kami berada di bulan Maret ini, salju masih mau datang dan menyapa. Wuih ... Aku kok jadi romantis banget? Hehehe ... Sesudah acara ambil gambar selesai, kami pun segera pulang. Tapi jangan salah ... Aku kemudian bermain sledding bersama teman-temanku. Mumpung masih ada salju, meluncur yuk ...
Subscribe to:
Posts (Atom)