Kamis malam, tanggal 31 Desember 2015, tepatnya jam 11.30 malam, aku keluar rumah untuk ikut merayakan kembang api di samping ruimah. Bersam
a Bakhita, Nahiza, Ayu, Irda, om Rizal dan tante Rozi, kami bersama-sama menyambut tahun baru 2016 dengan penyalaan kembang api. Meski dingin terasa menusuk tulang, kami berusaha bertahan demi menyaksikan kembang api yang berwarna-warni ini. Sambil menunggu pergantian waktu, kami siapkan kembang api yang akan dinyalakan dan juga pemantik api atau lighter. Kembang api milik Bakhita dan Nahiza ini mulai dinyalakan menjelang detik-detik pergantian waktu. Satu per satu kembang api menyala dan menukik ke udara ... Cantik dan in
dah sekali ... Rasa dingin yang menyergap seolah bisa dikurangi dengan menyaksikan kembang api yang menyala ini hehehe ... Papa sempat keluar dan mengambil beberapa gambar sebelum akhirnya kembali masuk ke rumah. papa nggak kuat dengan dinginnya malam ini hehehe ... Bagaimana dengan mama? Sama saja ... Mama nggak kuat dengan dinginnya malam ini. Hanya saja, mama memilih stay di dalam rumah dan tidak keluar sama sekali. Mama mendengar suara kembang api yang dinyalakan dari dalam rumah dan berusaha
melihat dari jendela depan tapi tetap nggak berhasil hehehe ... Kan kembang apinya dinyalakan di samping rumah hehehe ... Jadilah kami melewatkan akhir tahun 2015 dan menyambut awal tahun 2016 dengan kedinginan. Selamat tinggal tahun 2015 ... Ada banyak hal manis yang boleh kami alami selama setahun ini. Selamat datang tahun 2016 ... Ada banyak harapan dan impian yang akan kami temui di tahun yang baru ini ... Happy new year everyone ...
Thursday, December 31, 2015
AROUND NASHVILLE
Mumpung hari masih belum gelap, kami memutuskan untuk berjalan-jalan sebentar setelah makan siang selesai. Tentu saja be
rjalan-jalan di kampung wisata Nashville ini hehehe ... Ya ... Mama selalu suka dengan kampung ini karena terkesan unik dan kuno. Deretan toko yang menjual aneka barang seni buatan sendiri (hand made) mudah sekali ditemui disini. Meski dingin, kami mencoba berjalan di beberapa tempat. Kami sempat heran melihat ada banyak pengunjung Nashville di hari terakhir tahun 2015 ini. Mereka nampak berjalan dari satu toko ke toko lainnya. Sama seperti kami, mereka mengenakan pakaian yang tertutup demi menahan hawa
dingin ... Aku sebenarnya sudah pingin cepat-cepat kembali ke kendaraan, namun mama bilang kita perlu jalan sebentar agar badan hangat dan nggak langsung duduk sehabis makan hehehe ... Apa boleh buat, aku menurut saja akhirnya hehehe ... Saat kami sedang berada di sebuah perempatan, seorang ibu dan anak bertanya pada kami apakah kami perlu bantuannya untuk mengambil gambar kami bertiga. Tawaran ini tidak kami sia-siakan hehehe ... Kami mengiyakan dengan cepat dan mengucapkan terima kasih atas tawarannya. Kami ju
ga menanyakan padanya apakah kami perlu mengambilkan gambar dirinya dan ibunya namun dia mengatakan tidak perlu. Sesudahnya, kami mengambil melanjutkan acara melihat kota Nashiville tanpa masuk ke dalam toko alias kami hanya berjalan di sidewalk dan kemudian menikmati keindahan kota ini di saat suhu dingin. Kenapa nggak mau masuk toko? Karena kami memang ingin melihat suasana putdoor kota Nashville dengan dekorasi christmas-nya. Apa asiknya sih? Nggak ada hehehe ... Itu menurutku lho ya ... Kalau ditan
yakan ke mama apa asyiknya jalan-jalan di Nashsville saat udara adem seperti ini, pasti jawabnya lain hehehe ... Setelah merasa cukup melihat-lihat Nashville, kami memutuskan kembali ke parking spot kendaraan kami. Meski agak jauh, kami tetap bersemangat berjalan menuju ke kendaraan karena ada harapan kami bisa menghangatkan badan di kendaraan kami. O ya ... Mengapa kami parkir agak jauh kali ini? Karena hampir semua parking spot dipenuhi kendaraan baik parking spot berbayar maupun tidak. Ini artinya kota kecil Nashville di hari ini banyak
didatangi pengunjung. Terbukti, mencari parking spot kosong tidaklah mudah. Dari gambar yang diposting kali ini, nampak kan suasana kota Nashville di hari Kamis siang tanggal 31 Januari tahun 2015? Meski dingin, ada saja pengunjung yang memiliki kegiatan yang sama dengan yang kami lakukan yaitu berjalan-jalan di sini. Anyway ... Badan yang dingin ini sudah tidak mau lagi berkompromi. Jadi, memilih kembali ke dalam kendaraan dan melanjutkan perjalanan ke Bloomington di saat hari belum gelap sepertinya kok merupakan pilihan yang tepat ... Itu lagi-lagi menurutku lho ya hehehe ... Yuk mariii ...
LUNCH AT ARTISTS COLONY INN & RESTAURANT NASHVILLE
Na ... Ini dia yang ternyata mau kita lakukan di Nashville. Apa itu?Makan siang. Yay ... Ya ... Ternyata mamaku mengajakku dan papa mampir
di tempat ini untuk menikmati makan siang di hari Kamis tanggal 31 Desember tahun 2015. Kata mama, tempat ini memang menjadi salah satu yang ingin kami kunjungi, mengingat papa pernah diundang oleh gurunya ke sini. Apa sih nama tempat makan yang kami singgahi sing ini? Artist Colony Inn and Restaurant. Ya ... Gedung yang berfungsi sebagai tempat nginep dan juga warung makan ini (http://www.artistscolonyinn.com/restaurant) memang terletak di kota Nashville dan gampang dijangkau karena terletak di jalan utama. Kata
mama, mumpung kami bertiga lapar, kita akan mencari coklat hangat yang mungkin tersedia dalam menu yang mereka punya. Ideal banget sih idenya, karena di saat udara terasa dingin, minuman hangat pas banget dinikmati. Saat kami masuk ke dalam warung makan ini (dari pintu depan terbaca tulisan untuk masuk dari pintu samping, kami melihat meja resepsionis panjang dan petugas yang sudah siap mengantar siapa saja yang berkunjung ke kursi dan meja kosong. Dining hall besar ada di dekat meja panjang
tadi dan kami pun diminta mengikuti petugas yang memilihkan kami set meja kursi di dpan perapian. Wow ... Kami senang sekali dengan pilihan tempat ini. Hangat langsung saja kami rasakan. Sepintas kami melihat dining hall ini terlihat set meja kursi yang sudah terisi pengunjung. Ada yang hanya berdua, ada juga yang berombongan. Suasana hangat terasa (selain karena fireplace yang lumayan besar) karena desain ruang makan ini berkesan akrab dan berasa di rumah sendiri. Furniture yang ada di dalam ruangan nampak berumur
tua termasuk dekorasi di dinding dan juga pernak-pernik lain di dining hall ini. Pohon natal besar nampak ada di dekat perapian maupun di sudut lainnya. Ya ... Suasana natal terbawa di dalam dining hall ini dan kami merasa ikut bersemangat karenanya. Setelah kami duduk, datang petugas lain yang membawakan buku menu. Kami memesan minum terlebih dahulu sebelum membaca menu apa yang mereka punya. Aku dan papa memilih air putih, mama memilih coklat hangat. Setelah pesanan minuman kami dicatat petugas, kami membaca
menu apa yang mereka tawarkan. Menu khas negara inilah yang mereka punya, seperti appetizer mereka menawarkan soup, salad dan goreng-gorengan (kentang goreng, ketela goreng dan sejenisnya); main dish yang mereka tawarkan antara lain sandwich dan burger, lasagna, strips, fish and shrimp dan sejenisnya; serta dessert berupa cheesecake, pie dan yang seperti itu. Lalu, apa yang kami pesan? Untuk appetizer kami memilih kentang goreng. Menu makan siang yang kupilih adalah chicken strip dengan side dish-nya berupa kentan
g goreng, papa memilih soup and grilled cheese sandwich dan mama memilih Lucie's pot pie (kayak sup juga). Seperti apa kira-kira gambarnya? Ini dia ... Kentang goreng (atau panggang) yang kami pilih berbahan satu kentang dipoting menjadi 6 bagian kemudian ditambahi keju shredded dan juga sour cream. Irisan daun bawang juga disertakan. Chicken strip yang kupilih ya biasa saja, seperti yang biasa kita lihat. Daging ayam olahan yang dibentuk memanjang dan dilengkapi dengan kentang goreng. Pesanan papa nampak dalam gambar b
erupa toast (roti tawar yang dipanggang/digoreng) dan juga sup dalam mangkok kecil). Pesanan mama ada di piring legok (seperti mangkok) berisi sup dan perlengkapan lainnya. Menu yang sangat khas atau identik dengan negara ini. Begitu tersaji, kami tidak mau berlama-lama menunggu untuk menyantapnya. Dah lapar sih hehehe ... Gimana rasanya? Sudah pasti enak ... Lha wong kami ini lapar berat hehehe ... Sambil menghabiskan isi piring kami, kami nikmati saja kehangatan yang kami rasakan dari nyala kayu di peman
as ruangan di depan kami. Rasanya nikmat sekali menghabiskan isi piring di saat perut lapar seperti ini ... Kombinasi perut lapar dan makanan hangat serta udara dingin yang tereduksir karena kami duduk di depan pemanas ruangan rasanya menjadi memori yang menyenangkan di akhir tahun 2015 ini. Ah ... tak terasa banget satu tahun berlalu sudah. Kami syukuri perjalanan satu tahun ini dengan menghabiskan isi piring kami hahaha ... Saat kami merasa sudah cukup menikmati suasana dan juga makanan di warung makan ini, kami bersiap meninggalkan warung makan ini. Perut kenyang dan badan pun terasa hangat. Yay ....
EDINBURGH ON DECEMBER 31ST, 2015
Kamis siang, di akhir tahun 2015, tepatnya tanggal 31 Desember, kami bertiga menuju Edinburgh. Ngapain lagi kami kesana?
Bukannya black friday di bulan November kemarin kami kemari? Ya memnag begitu sih ... Tapi, boleh saja kan kami datang lagi? Hehehe ... Seperti yang sudah diketahui, program diskon akhir tahun menjadi alasan kami datang kemari. Mau cari apa sih disini? Aku perlu sepatu, sementara papa dan mamaku tidak merencanakan membeli sesuatu untuk mereka sendiri. Jadi, kami sebenarnya hanya mau jalan-jalan dan melihat-lihat saja hehehe ... Kami sengaja berangkat agak siang di hari yang lumayan dingin ini. Perkiraan kami, akan ada bany
ak pengunjung yang datang kemari. Nyatanya tidak begitu hehehe ... Parking lot tidak penuh-penuh amat. Beberapa toko yang kami datangi memiliki pengunjung sedikit. Jadi, kami lumayan leluasa berjalan namun jadi kurang bersemangat juga karena tidak banyak shoppers hehehe ... Setelah menghabiskan waktu sekitar 2 jam di sini, kami bersiap meninggalkan Edinburgh untuk menuju salah satu tempat piknik favorit mama. Tempat piknik ini kami lewati saat kami berangkat tadi dan kami akan kami lewati lagi saat
kami melakukan perjalanan balik ke Bloomington. Sebelum kami menuju tempat berikutnya, kami ambil gambar dulu ya di sekitar Edinburgh ini ... Biar kelihatan kalo acara jalan-jalan siang hari di kompleks ini terlihat kesunyian yang kami maksud ... Tampak kan dalam gambar? Toko yang sepi, parking lot yang kosong dan cuaca mendung yang datang sejak pagi tadi ... Winter kali ini banyak didatangi mendung dan hujan ... Salju nyaris tiada, jadi, yang ada hanya basah dan dingin yang terus-terusan. Apalagi hari Kamis
ini ... Selain dingin, angin juga lumayan rajin menyapa. Jadi ya gitu deh hehehe ... Tak menunggu lama (karena dingin beneran membuat kami nggak betah berada di outdoor), kami segera masuk ke kendaraan dan bersiap menuju lokasi piknik yang berikutnya. Lokasi ini berjarak sekitar 30 menitan dari Edinburgh ini. Nashville ... We are coming ... Meski udara dingin menggigit, kami tetap mau menjengukmu hehehe ...
DANIEL'S VISIT
Ini adalah temanku Daniel. Dulu, Daniel tinggal di dekat rumahku. Kami sering sekali bermain bareng. Sejak tahun 20
12, Daniel dan keluarganya pindah ke Miami Florida dan sejak itu aku nyaris nggak pernah lagi kontak dengan Daniel. Beberapa bulan lalu, ibu Daniel mampir ke rumah dan mengatakan akhir tahun ini mereka sekeluarga akan berlibur ke Bloomington. Waktu ibunya Daniel mampir kesini, ibunya sedang ada seminar di kampus IU dan menyempatkan mampir serta berfoto bersamaku. Kata ibu Daniel, Daniel meminta ibunya mampir ke rumah dan foto bareng aku. Tanggal 20-an Desember, Daniel mampir ke rumah
dan kemudian sleep over di rumahku. Kami ngobrol seru saja berduaan di rumahku. Kami ngobrol sampai malam sebelum kami tidur. Paginya, Daniel pulang ke apartment orangtuanya (mereka menyewa guest room di Evermann) dan kemudian mengajakku makan siang bersama. Sebelumnya, ibunya Daniel bertanya pada mamaku apakah aku boleh ikut mereka makan siang dan mama mengatakan terserah aku. Aku awalnya agak ragu namun kemudian memutuskan ikutan karena aku nggak ada kegiatan siang hari itu. Sesudah kami selesai makan siang,
aku dan Daniel berpisah di parking lot Redbud. Daniel dan kedua orangtuanya pulang lebih cepat dari rencana semula. Aku hanya bisa bilang bye dan see you again pada Daniel ... Tentunya aku senang ada teman datang dan berkunjung ke rumah serta mau sleep over di rumahku. Meski kami agak canggung di awal pertemuan karena sudah lama nggak bertemu, akhirnya kami bisa ngobrol seru juga ... Thanks a lot Daniel for visiting me ... It was really good to see you again ...
Wednesday, December 30, 2015
FRIEND'S VISIT
Hari Rabu, tanggal 30 Desember 2015 aku merasa happy sekali. Temanku Amru dan Faiq datang berkunjung dan sleepover di rumahku. Selain Amru da
n Faiq, Kaysan mau juga bergabung dengan kami. Jadilah hari Rabu sore ini menjadi hari yang menyenangkan untuk kami semua. Amru dan Faiq pindah ke Texas sejak bulan Oktober lalu. Ini dikarenakan kedua orangtua mereka (Om Aslan dan tante Eka) pindah ke Texas juga. Na ... Dalam rangka apa Amru dan Faiq mampir ke rumah? Ceritanya, Desember ini keluarga Amru dan Faiq ada trip ke Baltimore dan mereka menyempatkan mampir ke Bloomington sebelum kembali ke Texas. Meski hanya sebentar bertemu, kami sempat bermain bersam
a dan ngobrol seru. O ya ... Amru dan Faiq juga memberiku satu can coklat. Kata mereka, pada hari Senin sebelum mereka pulang ke Bloomington, mereka menyempatkan diri mampir ke Hershey's Chocolate World yang ada di Pennsylvania. Tempat ini memang menyenangkan dan aku beserta orangtuaku pernah mampir kesini saat kami ada trip summer kemarin. Selain Amru, Faiq dan Kaysan, Irda dan Dzi-Fa juga mampir ke rumah dan main bersama kami. Bakhita dan Nahiza bergabung tak lama kemudian. Mumpung ada banyak peserta, s
ore ini kami gantian main wii hehehe ... Sesudahnya, kami makan empek-empek, pisang goreng dan bakwan. Siapa yang membuat empek-empek? Tante Eka ... Ya ... Tante Eka membawakan satu wadah besar empek-empek yang bisa kami cicip bareng-bareng. Tentunya mama dan papaku ikut nyicip empek-empek ini hehehe ... Kira-kira jam 8.20-an malam, om Aslan dan tante Eka datang dan ngobrol dengan papa dan mama. Sayang, hanya sebentar saja mereka ngobrol karena ada tempat lain yang musti dikunjungi. Papa dan mama sangat
memaklumi kalo keluarga om Aslan dan tante Eka memiliki waktu yang terbatas untuk mengunjungi semua teman di Bloomington. Pastinya aku senang sekali karena Amru dan Faiq mau nginep di rumah. Ditambah Kaysan yang juga mau nginep, aku tambah hepi. Meski sempit, kami bisa tidur barengan di kamarku. Coba lihat salah satu gambar yang ada disini ... Nampak kan kamar sak-unyil yang kami tempati? Hehehe ... Sebelum tidur, kami menyempatkan menonton film bareng. Film yang tidak bertemakan horor hehehe ... Film yang kami p
ilih bertema petualangan ... Entah jam berapa kami tidur, yang jelas paginya, saat dibangunkan mama di jam 8 untuk sarapan, kami masih ngantuk hehehe ... Kira-kira jam 9 pagi, Irda datang untuk menjemput Amru, Faiq dan Kaysan. Apa boleh buat, kita berpisah dulu ya ... Sampai ketemu lagi ... Terima kasih banyak sudah mau berkunjung ... Moga-moga perjalanan balik ke Texas lancar ya ... Dan selamat ketemu udara hangat di Texas hehehe ...
Tuesday, December 29, 2015
WARUNG MAKAN KIKU SUSHI
Selasa sore, tanggal 29 Desember tahun 2015, mama dan tante Fitri janjian untuk menengok ibunya Lori yang sedang menjalani terapi di rumah terapi Heartstone yang berjarak sekitar 7 menit d
ari Redbud. Tante Fitri dan mama janjian menengok di jam 5.30 sore agar tidak mengganggu jam istirahat ibunya Lori. Setelah mereka menengok ibunya Lori, mama dan tante Fitri kemudian mampir ke salah satu warung makan yang baru buka yang bernama Kiku Sushi. Warung makan ini ada di deretan kios yang dekat dengan Kroeger. Sebenarnya tante Fitri sudah pernah mampir ke sana, tapi malam ini sengaja mereka datang lagi karena mama masih belum pernah mencicipi menu apa yang mereka punya. Saat mereka sampai di warung makan Kiku Sushi, meja resepsionis ada di dekat pintu masuk dan juga ada meja panjang tempat pengunjung memberesi tagihan. Meja ini sepertinya juga dipergunakan oleh petugas untuk mengambilkan makanan dari kitchen dan membawanya ke meja pemesan. Nampa
k beberapa pengunjung tengah menikmati santap malam mereka dengan santai. Petugas kemudian menunjukkan area duduk bagi mama dan tante Fit yang masih tersedia. Setelah mereka duduk dan ditanya mau minum apa, petugas kemudian mencatat pesanan mereka. Di meja tersedia tablet yang berisi daftar menu. Kata tante Fit, pengunjung tinggal memilih menu apa yang mereka inginkan dengan cara meng-klik menu tersebut dan memasukkan ke menu cart. Menu yang dipilih ini kemudian akan diproses di dapur pengolahan sebelum disajikan. Petugas juga sempat menerangkan konsep memesan makanan di warung makan sushi ini. Mau ala carte (pesan 1 menu) atau model all you can eat (buffet). Hanya saja, tidak tersedia buffet untuk aneka jenis makanan yang kita mau. Menu tersebut tersedia dalam gam
bar dan setelah kita pilih, kita tunggu petugasnya mengantar ke meja kita. Kata tante Fitri, menu siang hari dengan menu malam hari beda. Nggak heran, harga yang dipatok juga beda. Lalu, apa sajakah yang mama dan tante Fitri pesan? Ada soup, ada mie goreng Thailand, ada dim sum dan pastinya aneka sushi. Sebagai penutup, mama dan tante Fitri memesan es krim satu aneka rasa. O ya ... Mama dan tante Fitri ternyata tidak membaca menu dengan seksama. Mereka hanya scroll down dan up saja saat memilih menu melalui tablet. Ternyata, ada menu kiri kanan yang bisa dipilih juga. Alhasil, saat mereka sudah merasa cukup memesan menu malam itu, mereka baru tahu ada menu lain yang bisa dipilih hehehe ... Ya sudah ... Apa boleh buat ... Karena sudah terlanjur kenyang, mereka pun
tidak lagi memesan menu yang tersedia. Lalu mereka menghabiskan dessert berupa es krim dengan piliha rasa coklat, rasa mangga, rasa vanila dan satu varian rasa buah lainnya. Sesudah merasa cukup berada di warung makan sushi ini, mama dan tante Fitri pun segera bersiap pulang. Mama dan tante Fitri sempat membaca poster yang ditempel di entrance door warung makan ini. Nampaknya, warung makan ini masih dalam program soft opening. Jadi ... Warung makan ini masih dalam proses introducing ke pasar, khususnya peminat sushi. Serta, mereka memperkenalkan model buffet baru yaitu dengan cara mengantarnya ke meja pemesan alias pembeli tidak perlu bolak-balik mengambil menu di meja buffet melainkan mereka hanya perlu duduk dan pencet menu saja. Kata mama, kalau diminta memilih, mama lebih menyukai model memilih menu buffet yang tersedia sendiri sambil bolak-balik/mondar-mandir sepuasnya hahaha ...
ari Redbud. Tante Fitri dan mama janjian menengok di jam 5.30 sore agar tidak mengganggu jam istirahat ibunya Lori. Setelah mereka menengok ibunya Lori, mama dan tante Fitri kemudian mampir ke salah satu warung makan yang baru buka yang bernama Kiku Sushi. Warung makan ini ada di deretan kios yang dekat dengan Kroeger. Sebenarnya tante Fitri sudah pernah mampir ke sana, tapi malam ini sengaja mereka datang lagi karena mama masih belum pernah mencicipi menu apa yang mereka punya. Saat mereka sampai di warung makan Kiku Sushi, meja resepsionis ada di dekat pintu masuk dan juga ada meja panjang tempat pengunjung memberesi tagihan. Meja ini sepertinya juga dipergunakan oleh petugas untuk mengambilkan makanan dari kitchen dan membawanya ke meja pemesan. Nampa
k beberapa pengunjung tengah menikmati santap malam mereka dengan santai. Petugas kemudian menunjukkan area duduk bagi mama dan tante Fit yang masih tersedia. Setelah mereka duduk dan ditanya mau minum apa, petugas kemudian mencatat pesanan mereka. Di meja tersedia tablet yang berisi daftar menu. Kata tante Fit, pengunjung tinggal memilih menu apa yang mereka inginkan dengan cara meng-klik menu tersebut dan memasukkan ke menu cart. Menu yang dipilih ini kemudian akan diproses di dapur pengolahan sebelum disajikan. Petugas juga sempat menerangkan konsep memesan makanan di warung makan sushi ini. Mau ala carte (pesan 1 menu) atau model all you can eat (buffet). Hanya saja, tidak tersedia buffet untuk aneka jenis makanan yang kita mau. Menu tersebut tersedia dalam gam
bar dan setelah kita pilih, kita tunggu petugasnya mengantar ke meja kita. Kata tante Fitri, menu siang hari dengan menu malam hari beda. Nggak heran, harga yang dipatok juga beda. Lalu, apa sajakah yang mama dan tante Fitri pesan? Ada soup, ada mie goreng Thailand, ada dim sum dan pastinya aneka sushi. Sebagai penutup, mama dan tante Fitri memesan es krim satu aneka rasa. O ya ... Mama dan tante Fitri ternyata tidak membaca menu dengan seksama. Mereka hanya scroll down dan up saja saat memilih menu melalui tablet. Ternyata, ada menu kiri kanan yang bisa dipilih juga. Alhasil, saat mereka sudah merasa cukup memesan menu malam itu, mereka baru tahu ada menu lain yang bisa dipilih hehehe ... Ya sudah ... Apa boleh buat ... Karena sudah terlanjur kenyang, mereka pun
tidak lagi memesan menu yang tersedia. Lalu mereka menghabiskan dessert berupa es krim dengan piliha rasa coklat, rasa mangga, rasa vanila dan satu varian rasa buah lainnya. Sesudah merasa cukup berada di warung makan sushi ini, mama dan tante Fitri pun segera bersiap pulang. Mama dan tante Fitri sempat membaca poster yang ditempel di entrance door warung makan ini. Nampaknya, warung makan ini masih dalam program soft opening. Jadi ... Warung makan ini masih dalam proses introducing ke pasar, khususnya peminat sushi. Serta, mereka memperkenalkan model buffet baru yaitu dengan cara mengantarnya ke meja pemesan alias pembeli tidak perlu bolak-balik mengambil menu di meja buffet melainkan mereka hanya perlu duduk dan pencet menu saja. Kata mama, kalau diminta memilih, mama lebih menyukai model memilih menu buffet yang tersedia sendiri sambil bolak-balik/mondar-mandir sepuasnya hahaha ...
Subscribe to:
Posts (Atom)