Monday, May 23, 2016

BIG DAY & DINNER WITH ADVISOR

Senin, 23 Mei 2016 menjadi hari yang menyenangkan bagi kami sekeluarga, terutama bagi papaku. Bersama dengan keluarga ibu pembimbing disertasi, kami menikmati santap malam di salah satu warung makan yang berlokasi di Jalan Keempat. Ibu pembimbing disertasi mengundang kami bertiga untuk ketemu di jam 6.30 PM. Dalam email yang diterima papa, ibu Farida meminta papa mengajak satu teman dan papa mengajak om Faishal untuk bergabung bersama kami. Kami berangkat bersama dalam satu kendaraan dan kemudian menunggu di warung makan "Taste of India" selama sekitar 20 menit. Saat ibu Farida datang bersama dengan keluarga, kami kemudian bergabung dan memulai acara makan malam ini dengan santai dan menyenangkan. Ya ... Ibu Farida adalah pembimbing utama saat papa menulis disertasi. Sejak pertama kali berdiskusi hingga akhirnya papa bisa maju ujian hari ini, tentunya semua ini tak lepas dari bantuan dan andil ibu Farida. Karenanya, secara khusus, kami bertiga mengucapkan banyak terima kasih kepada Ibu Farida. Kami sebenarnya pernah bertemu ibu Farida di rumahnya saat ada acara gathering sekitar 3 atau 4 tahun yang lalu. Hari ini kami berjumpa kembali dalam acara dinner setelah papa menyelesaikan ujiannya siang tadi. Kami "merayakan" kegembiraan ini bersama keluarga Ibu Farida. Lalu, apa dong yang kupilih? Aku memilih chicken curry rasa pedas hehehe ... Putra-putri Ibu Farida juga memilih menu nasi dan lauk berkuah. Mama memilih nasi biryani. Papa dan om Faishal juga memilih menu nasi dan lauk. Ya ... Sambil ngobrol kami bercerita tentang rencana kami ke depan. Obrolan ini terasa menyenangkan karena kami berada dalam suasana bergembira hehehe ... Ya ... Setelah menulis disertasi sekian lama, akhirnya hari ini papa mengikuti ujian disertasi di kampus di jam 2 siang tadi. Aku dan mama tentu saja tidak ikut karena ujian semacam ini bukanlah sesuatu yang cocok untuk kami. Lagian, aku masih belum libur hehehe ... Anyway ... Terima kasih banyak atas semuanya Ibu Farida ... Bukan hanya academically support yang ibu berikan kepada papa tetapi juga semua bentuk support yang memungkinkan papa bisa menyelesaikan kewajibannya. Tak ada kata-kata selain terima kasih. Juga, terima kasih atas undangan dinner dari Ibu Farida kepada kami sekeluarga malam ini. Senang sekali kami bertiga bisa duduk dan ngobrol bareng malam ini dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Sekali lagi, terima kasih ...

Monday, May 16, 2016

BIRTHDAY DINNER

Hari Senin tanggal 16 Mei 2016, kami bertiga memutuskan untuk mendatangi warung makan Red Lobster yang ada di pojokan Jalan Ketiga dan Jalan 45/46. Sengaja untuk dinner kali ini kami memilih warung makan ini. Dinner yang sebenarnya ditujukan untuk merayakan ulang tahun mama hehehe ... Kenapa memilih warung makan ini? Karena kami beruntung mendapatkan giftcard dari teman yang saying kalau tidak kami pergunakan hehehe ... Giftcard ini memberikan beberapa opsi warung makan yang bisa kami datangi dan kami memutuskan untuk nyamil menu disini. Apakah kami sudah pernah dating kesini? Sudah ... Kapan itu? Tahun lalu ... Tapi kami masih mengingat apa yang membuat kami ingin kembali kemari. Apakah itu? Biskuitnya ... Apa itu biskuit? Roti (istilah mama sih semuanya roti hehehe ...) yang disajikan sebagai makanan pembuka. Kalo di warung makan lain ada dinner roll (roti juga menurut versi mama), biskuit ini sebenarnya memiliki fungsi sama. Sebagai makanan pembuka sebelum kami nyamil menu utama. Biskuit di warung makan Red Lobster disajikan dalam sebuah wadah mungil yang bisa di-refill kalo kami mau lagi. Na ... Kami ingin nyamil biscuit ini lagi hehehe ... Lalu, saat kami sampai di Red Lobster, tentu kami tidak hanya menunggu keluarnya biscuit gratisan ini hehehe ... Kami juga memesan appetizer berupa create your own appetizer combination (boleh milih 3 menu dan kami memilih chicken strips, crispy calamari and vegetables, mozzarella cheesesticks). Hmmm ... Looks yummy ... Lalu untuk menu dinner, kami sepakat memilih paket hemat yang hampir sama yaitu varian udang (3 macam olahan) dalam 1 piring. Hasilnya seperti apa? Silahkan perhatikan gambar disini hehehe ... Ya ... Meja kami menjadi penuh dan rasanya kami tidak akan sanggup menghabiskan semuanya hahaha ... Dan benarlah apa yang kami prediksi. Menu yang kami pesan ternyata tidak mampu habiskan semuanya. Kami bungkus apa yang masih ada di meja dalam to go box setelah acara makan malam selesai. O ya ... Selama kami berada disini, kami lihat meja makan yang tersedia nyaris semuanya penuh. Kalau biasanya warung makan selalu penuh di weekend, ini tidak berlaku di warung makan Red Lobster. Ada banyak penggemar menu makanan laut yang menyempatkan diri untuk mampir disini. Juga, kalau warung makan local biasanya tutup di hari Senin (setelah busy weekend), hal ini tidak berlaku disini. Warung makan ini tetap buka dan nyatanya pengunjung juga nggak kurang-kurang. Dan sama seperti kami, pengunjung nampak menikmati acara makan malam mereka dengan ngobrol dalam suasana hangat dan santai. Ya ... Inti dari acara dinner seperti ini, menurut kami adalah acara ngobrolnya. Mencicipi dan menyantap menu yang tersaji memang penting, tapi ngobrol juga nggak kalah penting. Suasana santai seperti inilah yang menjadi alasan kami kenapa kami ingin menikmati makan malam bersama di warung makan. Alasan lain yang tidak kalah penting adalah karena kami ingin merayakan hari jadi mama. Mumpung ada giftcard yang bisa dipakai, jadilah kami merayakan hari jadi mama dengan happy. Lha mau gimana nggak happy melihat makanan yang ada di depan mata Nampak menggugah selera semua? Hehehe ... Selamat ulang tahun ya ma ... Semoga panjang umur dan happy terus ... Silahkan menikmati apa saja yang tersaji di meja hehehe ... Setelah merasa cukup berada di warung makan ini, kami pun bersiap meninggalkan meja dan kursi kami. Setelah tagihan diberesi dan kami membawa makanan kami dalam to go box, kami segera keluar dining room dan bersiap menuju kendaraan. Kami menyempatkan diri untuk mengambil gambar sebentar dan kami beruntung karena ada satu pengunjung warung makan yang menawarkan membantu mengambil gambar kami bertiga. Sudah pasti kami menerima tawaran ini dengan happy hehehe ... Sesudah mengucapkan terima kasih kepada pengunjung yang baik hati itu, kami segera menuju ke kendaraan sambil merasakan perut kenyang kami. Rasanya kami tidak sanggup untuk makan lagi sampai besok siang hahaha ... Jujur saja, makanan yang membuat kami kenyang adalah makanan pembuka dan si biscuit. Makanan utama nyaris tidak tersentuh kalo kami tidak membaginya menjadi 3 (itupun hanya dari 1 piring alias 2 piring lainnya nyaris tidak tersentuh hehehe ...). Anyway ... Happy birthday ma ... Thanks for the good time and good food ... 

Thursday, May 12, 2016

BIRTHDAY PRESENT

Kali ini mama kami beri surprise yang mirip dengan tahun lalu ... Aku dan papa sengaja memesan arloji untuk kami hadiahkan pada mama di tanggal 12 Mei. Aku dan papa diam-diam memilih arloji dan membelinya secara online di awal bulan Mei. Beberapa hari sebelum tanggal 12 Mei, pesanan kami sudah datang dan kami menyembunyikannya rapat-rapat hehehe ... Tanggal 12 Mei (hari Kamis), kami memberikan arloji ini untuk mama. Sudah pasti mama happy karena kami tahu mama suka sekali dengan benda yang bernama arloji. Meski arloji ini berukuran mungil, mama senang sekali dengan warna dan bentuknya karena kali ini pilihan kami menyerupai bracelet (gelang). Met merayakan hari jadi ya ma ... Happy terus and sehat terus ya ... Kami senang karena mama menyukai birthday present dari kami ... O iya ... Meski tahun lalu mama juga mendapatkan jam tangan dari kami sebagai birthday present, mama tetap saja happy saat menerima birthday present yang mirip tahun ini ... Ahahaha ... Makasih ya ma karena kami nggak perlu repot cari kado ...

Saturday, May 7, 2016

FARMER MARKET (MAY 7TH, 2016)

Sabtu pagi, tanggal 7 Mei tahun 2016, papa dan mama menuju ke farmer market yang berlokasi dekat dengan downtown. Karena sudah lumayan lama papa dan mamaku nggak ke pasar, maka mereka merencanakan untuk melihat isi pasar hari itu. Aku sengaja nggak ikut karena aku ada rencana pergi ke library sesudah papa dan mamaku pulang dari pasar. Karena hanya berdua, papa dan mamaku tidak pergi terlalu lama. Kata mama, suasana pasar masih sama seperti biasanya. Penjual dan pembeli bertemu langsung dalam kegiatan farmer market ini. Produk organic sangat mudah ditemukan disini seperti sayur dan buah, Namun, dagangan lain yang juga menarik minat pengunjung adalah bibit bunga dan juga bibit sayur. Ya ... Menjelang datangnya musim panas, banyak orang yang mulai mempersiapkan diri untuk berkebun. Harapan mereka, selama summer, kegiatan berkebun bisa dilakukan dengan menyenangkan karena cuaca yang mendukung. Nggak heran, keranjang atau tas bawaan mereka berisi beraneka ragam bibit tanaman. Bagi mereka yang mau mencicipi aneka jajanan, tersedia juga aneka booth yang menyediakan pilihan makanan dan minuman siap santap. Harga yang dibayarkan, tidak perlu memperhitungkan pajak karena transaksi dilakukan secara tunai disini. Lagian, kegiatan ini kan tujuan utamanya untuk membantu petani local yang memerlukan tempat untuk menawarkan dagangannya. Jadi, pemerintah setempat pun memfasilitasi kegiatan ini dengan menyediakan tempat, menjadwalkan kegiatannya dan juga memberikan fasilitas yang menarik. Pengunjung yang datang tanpa tujuan membeli sesuatu juga tetap bisa menikmati suasana pasar karena berbagaqi fasilitas pendukung yang tersedia seperti picnic table, mini stage untuk nonton pertunjukkan (maupun tampil), jogging/walking/biking track dan seterusnya. Nggak heran, saat cuaca cerah seperti hari Sabtu ini, ada banyak pengunjung yang datang dan menikmati suasana di farmer market. Ngomong-ngomong, apa yang mamaku beli? Sweet potato (ubi), kopi dan camilan hehehe ...

Friday, May 6, 2016

SOUTH BEND: PART X

Na ... Inilah tempat kami mampir untuk mengisi perut keroncongan kami setelah kami menempuh perjalanan sekitar 5 jam (ditambah macet yang lumayan lama hehehe ...) dari South Bend. Lho kok? Iya ... Kami menyempatkan mampir di Mr. Hibachi sebelum pulang ke rumah. Awalnya, kami ingin mampir di salah satu tempat makan di area West, namun kami kemudian memilih menuju warung makan yang ada di area East ini. Alasannya apa? Apalagi kalo bukan karena pilihannya banyak dan kita bis langusng nyamil hehehe ... Anyway ... Meski lapar berat, kami tetap menyantap apa yang tersedia sesuai dengan kapasitas ... Kami nikmati makan malam kami dengan santai, mengingat kami sudah sampai di dekat rumah ... Ah ... Perut lapar kami rasanya mulai kenyang ... Kami pun menunggu sebentar sebelum kami memutuskan pulang ke rumah ... Ya ... Selama 2 malam berturut-turut, kami nyamil makanan asia berbasis nasi dan mie ... Semalam kami menikmati nasi goreng, lo mei (mie goreng) dan ayam goring tepung saus jeruk. Malam ini lagi-lagi kami nyamil nasi (sushi dan nasi goreng), mie, ayam goreng (aneka variasi), sup dan dessert ... Perut lapar kami rasanya happy karena kami mengisinya dengan menu yang kami sukai hehehe ... Selamat menikmati santap malam dengan menu yang sama atau berbeda ya ... Kami balik ke rumah dulu ... Meski hanya menempuh perjalanan pendek, kami merasa ingin segera sampai di rumah, membereskan aneka barang bawaan kami dan merebahkan badan di kasur ... Ya ... Sehabis duduk berjam-jam dan perut merasa kenyang, apalagi yang akan kita rasakan selain ngantuk? Hahaha ... Hoem sweet home ... Memang benarlah ungkapan itu ... Rasanya memang kita selalu rindu untuk pulang ke rumah dimana kita tinggal ...

SOUTH BEND: PART IX

Ini dia pemandangan di sepanjang jalan pulang dari South Bend menuju Bloomington. Masih di hari Jum'at siang menjelang sore, di tanggal 6 Mei tahun 2016. Perjalanan yang kami tempuh di saat pulang nyaris sama rutenya dengan perjalanan yang kami tempuh di saat kami berangkat. Highway yang relative sepi sampai menjelang masuk Carmel dan Indianapolis terlihat seperti di foto dalam postingan kali ini. Menjelang Carmel dan Indianapolis, kami menjumpai sedikit macet mengingat jam saat itu menunjuk angka 5.30. Mengapa macet? Karena bertepatan dengan jam orang pulang kantor di jam 5 PM dan juga hari ini hari Jum'at. Maksudnya apalagi ini? As we know, ada banyak orang keluar kota di weekend sepertinya ... Jadinya ya macet hehehe ... Macet di Indianapolis tidaklah terlalu lama. Macet yang lama adalah macet yang kami temui di Martinsville. Dimana itu? Kira-kira 15 menit dari Bloomington. Deket rumah dong berarti? Iya ... Kok macet lama kenapa? Kebetulan highway-nya sedang diperbaiki, jadi kendaraan memang perlu bersabar untuk bias lewat. Highway yang diperbaiki di area sini sebetulnya sudah mekan waktu lama sekali ... Selain ada road work, lagi-lagi hari Jum'at menjadi alasan kenapa lalu lintas macet. Anyway ... Perjalanan dari South Bend menuju Bloomington kami nikmati dengan happy ... Meski ketemu macet, kami tetap bisa sampai di rumah sebelum malam datang hehehe ... Perjalanan yang lumayan bisa dinikmati dan tidak membuat kami capai ... Apakah kami langsung menuju ke rumah? Tidak ... Lalu kemanakah kami? Kami mampir dulu di sebuah tempat untuk mengisi perut kami yang lapar banget. Dimanakah itu?

SOUTH BEND: PART VIII

Selama berada di kampus Notre Dame, di hari Jum'at siang tanggal 6 Meni 2016, kami menyempatkan diri mampir ke gua maria Our Lady of Lourdes (http://tour.nd.edu/locations/grotto/
) yang berada di salah satu bagian dalam kampus ini. Sengaja kami menjadwalkan untuk mendatangi tempat ziarah yang sebelumnya belum sempat kami datangi saat kami berkunjung kemari di tahun 2011 lalu. Dari bookstore, kami berjalan melalui berbagai gedung sebelum akhirnya kami sampai di halaman gua Maria. Nampak beberapa pengunjung sedang berdoa atau merasakan keheningan di sekitar gua ini. Patung Bunda Maria di dalam kompleks tidaklah terlalu menonjol. Dalam gambar nampak kan kira-kira seperti apa suasana di sekitar gua? Ya ... Seperti kebanyakan tempat peziarahan dan doa yang lainnya, gua Maria di kampus Notre Dame South Bend ini memberikan rasa tenang dan teduh. Meski sinar matahari terasa membakar kulit, saat berada di kompleks gua dan berdoa, yang terasa adalah damai dan tenang. Angin yang bertiup menambah rasa betah berada di sini. Beberapa pengunjung yang sudah menyelesaikan doa mereka Nampak menikmati suasana sekitar gua dengan duduk-duduk di beberapa bangku yang tersedia. Hmmm ... Rasanya kami ogah beranjak hehehe ... Sesudah merasa cukup berada disini, kami memutuskan meneruskan acara jalan-jalan di sekitar kampus dan juga mengambil gambar di beberapa lokasi. Salah satu pemandangan yang menarik hati kami adalah danau luas yang berada di dekat gua. Danau yang bersih ini menjadi salah satu tempat yang dikunjungi banyak orang siang ini. Mereka memancing atau sekedar duduk-duduk di tepi danau. Angin semilir terasa menyenangkan hehehe ... Apadaya, kami musti bersiap meneruskan perjalanan ke Bloomington. Meski betah berada di situ, kami musti kembali ke parking lot di depan bookstore. Sambil terus berjalan, kami nikmati panasnya sinar matahari siang ini. Tentu saja mama berlindung di balik payung dan aku mengenakan topi hehehe ... Sesampainya di parking lot, kami segera bersiap memulai perjalanan pulang ke Bloomington yang akan memakan waktu sekitar 3,5 hingga 4 jam. GPS kami setel dengan alamat home. Kendaraan pun kemudian mulai keluar dari parking lot dan kami menuju keluar kota South Bend. Bye-bye Notre Dame University. Bye-bye South Bend. Thanks for giving us a nice weather while we're staying there. We'd love to stay longer but we need to go back home ... O iya ... Jam menunjuk angka 3.30 saat kami meninggalkan kota South Bend. Kami berharap sampai di Bloomington sebelum gelap. Jam berapa itu? Sebelum jam 9 kayaknya hehehe ... Ya ... Musim panas yang panjang menjadikan matahari tidak tenggelam segera ... Jadi ... Kami berharap, sebelum gelap kami sudah sampai di rumah hehehe ...