Kali ini pengambilan gambar dilakukan di dalam IMU. Pengambilan gambar dalam rangka apa? Dalam rangka sebelum mengembalikan toga pinjaman papaku ke kampus. Ya ... Pengambilan gambar
yang direncanakan kedua orangtuaku memang tidak sepenuhnya bisa dilakukan di luar ruang. Cuaca dingin yang rasa-rasanya bisa membuat kami membeku, menjadi salah satu alasan mengapa pengambilan gambar kami lakukan di dalam ruang. Malam itu aku dan papa sebenarnya sudah malas sekali keluar rumah. Tapi mamaku mengajak kami berdua ke kampus untuk mengambil gambar. Mamaku berkata pengambilan gambar akan kami lakukan di dalam ruangan. Kata mama, ada banyak tempat yang bisa dipilih seperti: IMU, School of Education dan juga B-Well Library atau gedung lain
nya di kampus. Papa dan aku kemudian memilih IMU saja mengingat gedung itu buka 24 jam. Kata mama, mumpung semester sudah berakhir, ada banyak tempat yang bisa kami pakai sebagai latar belakang acara ambil gambar. Apalagi kami datang di IMU menjelang jam 9 malam hehehe ... Kami berharap kegiatan ambil gambar ini tidak mengganggu siapa pun. Dan benarlah harapan kami. IMU lumayan sepi dan lumayan menyenangkan dipilih sebagai lokasi ambil gambar malam ini. Ada banyak spot bagus yang bisa kami pilih. Beneran deh ... Mumpung sepi, kami bebas saja berpose di dalam gedung IMU
yang anget. Dan rasa-rasanya, kami tidak mengganggu siapa pun itu. Kata mama, kami perlu mencari spot yang menunjukkan kami berada di dalam kampus Indiana University. Apakah spot itu ada? Ada banyak hehehe ... Misalnya saja di depan Bookstore, di depan foodcourt, di salah satu pojok yang memuat monitor besar yang berisi info tentang kampus IU dan masih banyak lagi. Meski tulisan IMU-nya tidak kami cari, ternyata tulisan itu tertangkap di salah satu spot hehehe ... Gimana hasil pengambilan gambar indoor kali ini? Lumayan OK kan? Kalau menuruti aku dan papa yang males, kami tentu tidak
akan punya banyak koleksi foto dengan latar belakang yang seperti ini. Habis, papa dan aku kan sama idenya, nggak penting banget foto-foto di saat musim dingin seperti ini. Na ... Mamaku punya pendapat lain. Karena masa peminjaman toga terbatas dan suhu dan cuaca di musim dingin tidak selalu cocok untuk pengambilan gambar outdoor, kegiatan pengambilan gambar tidak boleh mandek. Kami yang musti mau menyesuaikan diri dengan weather dan situasi yang ada karena ternyata hasil kegiatan berburu gambar kali ini tidak mengecewakan hehehe ... Itu menurut kami lho ya ... Gambar ini diambil di hari Kamis malam (setekah jam 8 PM) tanggal 17 Desember.
Thursday, December 17, 2015
Wednesday, December 16, 2015
AROUND EVERMANN
Apa ini? Ini adalah papaku yang sedang nyobain toga untuk acara hari Sabtu nanti. Mumpung matahari bersinar cerah, papa diajak mama untuk sebentar
mengambil gambar di sekitar Evermann. Meski dingin, acara ambil gambar di sekitar Evermann berjalan dengan sukses hehehe ... Aku kemana? Aku masih belum libur alias masih masuk sekolah, jadi aku nggak ikutan acara pagi ini. Papaku menyewa toga dari kampus dan mengambil toga dari IU Bookstore di hari Senin siang. Hanya saja, Senin hingga Selasa, matahari tidak bersinar sehingga mama dan papa tidak menjadwalkan mengambil gambar dengan mengenakan toga. pengembalian toga ini akan dilakukan hari Sabtu setela
h acara selesai. Na ... Selama Senin sampai dengan Jum'at, papa dan mama memang sudah menjadwalkan acara ambil gambar di sekitar kampus dan juga di sekitar rumah. Karena ini musim dingin, papa dan mama musti menyesuaikan dengan weather. Dalam situs ramalan cuaca yang dibaca papa dan mamaku, seminggu ini akan mendung terus. Matahari tidak akan nampak dan juga suhu akan terasa adem. Ramalan ini tentu tidak membuat kedua orangtuaku patah hati hehehe ... Meski mungkin tidak sebebas summer, acara ambil gambar tetap
diupayakan. Dan ternyata, hari ini matahari muncul dengan cantiknya. Segera saja papa dan mama bersiap untuk mengambil gambar sebelum matahari menghilang. Cuaca yang dingin tidak menjadikan acara terganggu hehehe ... Papa dan mama juga membawa tripod agar mereka bisa berpose bersama. Mumpung cuaca cerah dan neighborhood lumayan sepi, papa dan mama pun bebas berjalan di area outdoor di sekitar Evermann. Meski musim dingin tidak terwakili dengan datangnya salju seminggu ini, at least pohon yang gundul bisa menjad
i penanda bahwa pemotretan kali ini dilakukan di saat musim dingin berlangsung hehehe ... O ya ... Berapa lama ya kedua orangtuaku berada di luar ruang? Sudah pasti nggak terlalu lama-lah ... Yang jelas, mereka juga beberapa kali masuk ke gedung ketika merasa dingin tidak tertahankan. Habis ... Suhu di luar kan minus sekian derajat celcius, mana bisa papa dan mamaku tahan berlama-lama di luar ruangan hanya dengan pakaian seperti yang nampak di gambar? Hehehe ... O ya ... Gambar ini diambil di hari Rabu pagi tanggal 16 Desember sekitar jam 9 AM.
Tuesday, December 15, 2015
CHRISTMAS GIFT FROM A FRIEND
Na ... Ini dia buah kesukaanku, buah pir. Teman mama memberikan boks buah pir sebagai hadiah natal. Sama seperti tahun l
alu, boks buah seperti ini juga dijadikan christmas gift - hanya saja, isi dus tahun lalu dan tahun ini tidak sama. Karena aku suka banget dengan buah pir, nggak pakai nunggu lama, pir di dalam boks ini langsung saja kucicipi ... Habis, daripada keburu terlalu mateng dan empuk, lebih baik kalo mulai kucicipi dari sekarang kan? Hehehe ... Gimana rasa pir yang ini? So soft and juicy ... Pastinya sweet dan refreshing juga hehehe ... Kata mama, boks buah seperti ini dipesan teman mama secara online. Paket buah ini dikirim
langsung dari sebuah perusahaan yang melakukan bisnisnya di bidang pertanian. Seperti yang kita tahu, buah termasuk salah satu makanan yang memiliki umur pendek. Maka dari itu, nggak mengherankan kalo harga paket buah seperti ini relatif mahal karena resiko yang musti ditanggung perusahaan lumayan besar. Kok mama bisa tahu kalo harganya mahal? Kan bisa dilihat dari alamat yang ada di boks? Ya ... Perusahaan pengirim makanan ini adalah Harry and David (http://www.harryanddavid.com/). Dalam situs mere
ka, produk lain yang ditawarkan (selain buah) adalah coklat, bunga dan juga anggur. Kemasan produk mereka juga cantik dan menarik. Jadi, mereka yang mengirim maupun menerima diharapkan merasa senang hehehe ... Kado atau hadiah natal, merupakan simbol berbagi. Nggak heran, karena di negara ini, christmas gift menjadi salah satu kultur atau kebiasaan yang umum dilakukan menjelang akhir tahun. Kepada siapa mereka berbagi? Kepada siapa saja tanpa terkecuali ... Mama tentu mengucapkan terima kasih kepada teman mama yang memberikan gift yang spesial ini ... Gift yang menjadi favoritku hehehe ...
Thursday, December 10, 2015
SUN STAR ON DECEMBER 10, 2015 (THURSDAY)
Yang ini sih gambar yang diambil papaku menjelang matahari terbit. Kapan itu? Hari Kamis tanggal 10 Desember 2015. Pagi itu, matahari masih
belum terbit. Semburat warna kuning dan oranye keemasan terlihat muncul di ufuk timur. Matahari pagi masih malu memancarkan sinarnya, jadi, gelap dan terang seolah menjadi satu di langit. Nampak kan apa yang kumaksud? Yang kemudian menarik hatiku adalah sun star. Apakah itu? Bentuk menyerupai bintang yang nampak bersinar di antara langit gelap. Sebenarnya apakah itu? Sianar atau cahaya dari lampu (baik lampu kendaraan maupun lampu penerangan jalan) yang tertangkap oleh kamera. Kata papa, mendapatkan sun star sebenar
nya nggak sulit, yang diperlukan adalah kesabaran dan juga ketepatan waktu. Unsur kamera juga penting, tapi yang lebih penting adalah man behind the camera. Dan papa menunjukkan padaku sun star yang diperoleh pagi ini. Gambar yang didapatkan setelah aku berangkat sekolah ini memang terlihat istimewa. Semburat warna jingga dan juga sun star yang seolah berpadu dengan apik di gelapnya pagi. Aduh ... Lagi-lagi aku jadi serius gini hehehe ... Yang jelas, pemandangan pagi seperti ini tidak setiap hari ada. Kok gitu? Iya ... Langit berwarna jingga
hanya akan muncul di saat cuaca cerah alias tidak hujan atau tidak mendung atau tidak foggy. Ya ... Di Bloomington ini cuaca sangatlah sering berubah, nggak heran kalo mau ambil gambar di pagi atau sore hari, kita musti mencermati weather channel dan juga juga rajin melihat keluar rumah hehehe ... Biar kita nggak kehilangan momen bagus yang bisa kita abadikan ...
Wednesday, December 9, 2015
SUN SET ON DECEMBER 9, 2015 (WEDNESDAY)
Rabu sore, sebelum matahari terbenam, papa keluar rumah dan mengambil gambar langit sore sebelum matahari terbena
m. Dalam gambar nampak kan indahnya warna langit sebelum sun set? Ya ... Gradasi warna yang nampak di langit inilah yang diabadikan papaku. Mumpung hari ini cuaca cerah alias tidak ada mendung dan matahari bersinar dengan lumayan terik, nggak ada salahnya kan sinar matahari yang memburat di sisi barat sebelum tenggelam kita ambil? Jadilah beberapa foto dengan latar belakang warna merah, oranye, putih, biru dan kelabu diabadikan sore ini. Semburat warna langit yang indah ini seolah membingkai keindahan pohon tanpa daun yang
berdiri dalam diam. Ya ... Deretan pohon yang menjulang tinggi dengan ranting-ranting gundulnya menjadikan foto dengan tema "BEFORE SUN SET" ini menjadi istimewa. Waduh ... Aku kok jadi puitis gini? Hehehe ... Melihat hasil jepretan papa, aku merasa senang karena warna langit yang indah sore ini tertangkap dengan bagus sekali. Selama kami tinggal disini, belum pernah kami secara sengaja mengambil gambar semburat langit yang memantulkan cahaya matahari yang hampir tenggelam. Baru kali ini papa secara sengaja mengambil
gambar langit senja menjelang malam. Keindahan warna langit yang seperti ini tidak bisa setiap saat kami nikmati. Kenapa? Karena cuaca berubah terus. Seingatku, bulan Desember kali ini banyak diwarnai dengan datangnya mendung. Mendung yang datang kadang muncul tiba-tiba dan kami pun tidak melihat matahari for couple days. Na ... Mumpung mendung nggak kelihatan dan udara juga nggak terlalu dingin, yuk mari kita nikmati sore indah ini dengan ambil gambar cantik. Nggak perlu jauh-jauh keluar dari r
umah. Cukup ke parking lot dan juga ke sekitar Evermann. Juga, light jaket bisa digunakan sore ini, mengingat suhu udara lumayan bersahabat. Pemandangan langit yang indah sekali ini pun membuat kami jatuh hati. Dari rumah, tirai jendela kami biarkan terbuka hingga langit menjadi gelap. Kami saksikan matahari yang perlahan tenggelam perlahan di ufuk barat seraya membawa cahayanya dan menyisakan langit yang gelap pertanda malam telah datang ...
MAKSI DI TURKUAZ
Rabu tanggal 9 Desember 2015, mamaku libur sehari. Bersama dengan papaku, mereka mengunjungi satu warung makan yang ada di jalan ketiga
. Nama warung makan ini Turkuaz. Warung makan yang menyajikan menu Turki atau Afgan ini buka sejak jam 11 siang. Selain menu lunch, mereka menyediakan menu dinner. Khusus untuk menu lunch, mereka menyediakan menu a la carte dan buffet. Papa dan mama sengaja memilih menu buffet karena pilihannya banyak hehehe ... Dalam gambar nampak kan menu apa yang mereka sediakan? Ya ... Ada 2 jenis nasi biryani yang disediakan; satu berwarna putih dan yang lainnya berwarna coklat. Lalu ada lalapan atau salad yang terdiri atas potonga
n timun, tomat, paprika dan juga lettuce dengan dressing olive oil dan jeruk nipis. Tersedia juga ayam goreng (paha/thigh) dan juga bakso (daging ground beef). Tak ketinggalan kari sayur dan kari kacang-kacangan juga tersedia di meja buffet. Roti yang biasanya dicocol dalam kuah kari juga tersedia. Hmmm ... Ada apa lagi ya? Kata mama, ada wadah berisi semacam tumis sayur dan kentang yang lumayan menarik hati. Saat papa dan mamaku datang ke warung makan ini, jam istirahat siang belumlah dimulai(umumnya lun
ch di kantoran dimulai di jam 12 - 2 PM). Namun, penghuni warung makan Turkuaz sudah lumayan banyak. Selain set meja kursi, mereka menyediakan satu area yang menyediakan tempat duduk model lesehan. Papa dan mama sengaja tidak memilih duduk lesehan karena malas melepas sepatu dan memakainya lagi di saat papa dan mamaku mau mengambil menu lain di meja buffet. Akhirnya, mereka memilih duduk berhadapan di salah satu spot yang nggak terlalu jauh dari meja buffet. O ya ... Hampir lupa ... Dessert yang mereka miliki diantaranya adalah baklava dan buah potong. Buah potong ini diletakkan berdekatan dengan acar, sehingga kita bisa juga menyantapnya sebagai appetizer (entah bisa begitu atau nggak hehehe ...) Ya ... Baklava menjadi salah satu cir
i khas dessert untuk makanan Turki atau Timur Tengah ... Selain baklava, yogurt juga menjadi salah satu menu yang umum ditemukan sebagai pelengkap makanan negara tersebut. Kari, roti dan biji-bijian (selain gandum) juga sering disajikan dalam meja makan mereka. Olive (zaitun) dan juga olive oil (minyak zaitun) termasuk mudah ditemukan disini. Kata papa dan mama, jenis makanan yang disajikan nyaris sama dengan yang diolah di Samira dan juga Anatolia. Jadi ... Aku nggak terlalu pingin nyicipin menu disitu hehehe ... Karena nggak ikutan makan siang bareng kedua orangtuaku, sebagai gantinya, (saat aku pulang sekolah) aku mendapati salah satu menu kesukaanku tersedia di meja makan. Apakah itu? Rahasia hehehe ...
Wednesday, December 2, 2015
HOLIDAY CONCERT
Rabu malam, Desember tanggal 2 tahun 2015, aku diantar papa dan mamaku ke SMA Selatan. Kami ada acara konser tahunan (Holiday Conc
ert) yang rutin diadakan di hari Rabu minggu pertama bulan Desember. Acara ini sudah kuikuti sejak aku SMP kelas 1 (grade 7). Jadi, acara ini merupakan acara ke-4 yang pernah kuikuti (tahun 2012, 2013, 2014, 2015). Konser ini diikuti diikuti peserta kelas string di tingkat middle school dan juga high school. Lumayan banyak juga peserta kelas string yang ikutan malam itu. Karena bertemakan holiday, lagu-lagu yang kami bawakan pun memiliki tema holiday juga, yaitu lagu-lagu Natal. Meski nggak semua lagu sama dengan y
ang kami mainkan tahun lalu, beberapa lagu tetap ada yang sama. Papa dan mamaku tidak menonton acara ini dari awal. Aku diantar jam 6.15 dan sesudahnya mereka berbelanja. Usai berbelanja barulah mereka kembali ke SMA Selatan. Kata papa dan mama, kebetulan sekali pas mereka datang di jam 7.30 PM, pas peserta string kelas SMA bersiap-siap naik ke panggung. Jadi, papa dan mamaku bisa menonton komposisi yang kami mainkan secara komplet. Dalam susunan acara disebutkan bahwa middle school orcestra akan tampil terlebi
h dahulu. Baru kemudian grup SMA yang tampil. DI akgir acara, grup SMP akan kembali naik panggung dan bergabung dengan grup SMA untuk membawakan 2 lagu penutup. Kira-kira jam 8 malam, acara konser ini selesai sudah. Aku kemudian bertemu dengan papa dan mamaku di hallway di depan auditorium. Bakhita juga sekalian bareng pulang bersama kami. Seperti saat kami berangkat tadi, salju turun lumayan banyak malam ini. Salju yang cepat leleh ini terasa menimpa wajah kami. Adem pastinya hehehe ... Ya .
.. Bulan Desember memang biasanya menjadi penanda datangnya musim dingin. Selain suhu yang turun, kadang salju dan es datang juga di bulan yang menandai berakhirnya periode satu tahun. Bulan Desember juga identik dengan masa holiday, karena Christmas dan Tahun Baru datang berdekatan. Ah ... Nggak terasa banget ya tahun 2015 akan segera berakhir? Iya betul ... Ya ... Aku pun tentunya siap menyambut tahun 2016 yang akan datang sebentar lagi hehehe ...
Subscribe to:
Posts (Atom)