Showing posts with label Thanksgiving. Show all posts
Showing posts with label Thanksgiving. Show all posts

Friday, November 27, 2015

BLACK FRIDAY 2015

Kalo yang ini jelas bukan kami yang berbelanja ... Maksudnya apa nih? Hehehe ... Di hari Jum'at tanggal 27 November 2015, papa, mama, aku dan satu teman papa bernama Suriya berangkat dari Bloomington menuju Edinburgh untuk melihat-lihat keramaian di hari yang dikenal dengan nama Black Friday itu. Ya ... Seperti yang kita tahu, hari Jum'at sesudah Thanksgiving Day merupakan hari belanja nasional hehehe ... Maksudnya? Di hari Jum'at tersebut, kegiatan berbelanja untuk kegiatan Christmas sudah bisa dimulai. Ada banyak toko yang menjual aneka produk dengan harga murah dengan cara memberi diskon yang banyak. Ada juga beberapa barang (termasuk elektronik) baru yang dipasarkan di saat Black Friday ini dengan harga lumayan murah tetapi terbatas jumlahnya. Jadi, nggak heran kalo kita melihat ada banyak orang rela ngantri sejak sebelum toko buka untuk memburu apa yang mereka cari. Kami bertiga sebenarnya nggak terlalu antusias untuk berbelanja di hari Jum'at ini. Hanya saja, papa sudah janjian dan mengajak Suriya (teman papa dari Thailand) untuk membeli item yang mungkin diperlukannya di hari Jum'at itu. Jadi, kalo ditanya alasan kami ke Edinburgh, kami akan mengatakan "Untuk mengantar teman papa belanja" hehehe ... Kami berangkat pukul 9 pagi dari Bloomington dan sampai di Edinburg Premium Outlet kira-kira jam 10-an pagi. Meski mendung dan gerimis turun, udara tidaklah dingin. Karena nggak terlalu dingin, aku tetap nyaman memakai short. Edinburgh Premium Outlet lumayan ramai hari itu. Namun kami tidak kesulitan mencari tempat parkir. Kami beruntung karena bisa mendapatkan posisi parkir di depan salah satu toko. Kami sepakat berpisah dengan Suriya di tempat parkir dan janjian ketemu lagi di jam 1 siang. Bagi kami, 3 jam berbelanja sudahlah cukup. Karena tidak banyak yang kami cari dan kami memang segera mencari toko tertentu yang akan kami datangi, nggak sampai 1 jam kami sudah menyelesaikan acara belanja kami. Kami kemudian melihat-lihat keramaian orang di sini dan melihat antusiasme para happy shoppers hari ini hehehe ... Meski membawa bekal, kami juga menyempatkan diri untuk membeli pop corn yang dijajakan di kompleks pertokoan ini. Kira-kira jam 1 siang, kami kembali bertemu dan kemudian memutuskan untuk menyudahi acara belanja dan meneruskannya dengan makan siang. Dimana kami akan makan siang? Papa mengajak kami menuju Mr Hibachi. Ha? Kami sengaja kembali ke Bloomington untuk menikmati makan siang kami? Iya hehehe ... Aku dan mama ikut saja usul papa. Kenapa ke Mr Hibachi? Karena harganya murah dan pilihannya banyak. Lagian, Suriya belum pernah mencoba menu di warung makan ini. Jadi, alasan untuk makan siang di Mr Hibachi kok pas saja hehehe ... O iya ... Kami juga ketemu dengan om Tandhy, tante Wida, Mino dan Aurelli. Meski janjian sendiri-sendiri, kami tetap bisa ketemu baik di Edinburgh maupun di Mr Hibachi ... Ngomong-ngomong, apa yang kubeli? Popcorn hehehe ... 

Thursday, November 19, 2015

THANKSGIVING DINNER

Kamis siang, tanggal 19 November tahun 2015, mamaku membuat lasagna bayam yang akan dibawa untuk kegiatan kumpul bareng dalam rangka Thanksgiving. Acara ini diadakan di Campus View Activity Room. Acara tahunan yang diadakan seminggu sebelum hari raya Thanksgiving ini menjadi acara kumpul bareng para staff yang bekerja di RPS sub divisi on campus apartment housing. Mereka yang bekerja di University East Apt, Third and Union Apt, Campus View Apt, BBHN (Bicknell, Banta, Hepburn & Nutt) Apt, Evermann Apt dan Redbud Apt akan berbagi menu Thanksgiving di hari Kamis tersebut. Seperti yang sudah umum diketahui, Thanksgiving merupakan salah satu hari besar nasional yang dirayakan di negara ini. Thanksgiving yang selalu dirayakan di hari Kamis minggu ke-4 di bulan November (tak terikat tanggal) menjadi momen yang dinantikan warga US (utamanya yang masih merayakan tradisi ini). Sejarah tradisi thanksgiving ini dapat dibaca di salah satu foto yang ada di postingan kali ini. Na ... Siang itu acara berjalan dengan lumayan meriah (kata mama) karena para staf da tang dan nampak antusias mengikuti acara yang berlangsung sekali setahun. Dengan menu utama turkey (tahun diini di-roast dan juga di-bak e) disertai stuffing, mashed potatoes, sweet potato yang di-b ake, green bean, saus cranberry, corn yang di-boil/steam, deviled eggs ditambah chicken noodle, makaroni and cheese, fried chicken, salami deer, ham, chicken and rice dan sebagainya menjadikan meja saji yang ada di ruangan ini makin menarik hati saja hehehe ... Bagaimana dengan dessert-nya? Satu meja lain yang menampung banyak macam dessert seperti apple pie, chocolate fudge, pumpkin pie, fresh fruit, banana pudding, cookies, chocolate bars dan yang lainnya juga mengundang selera siapa pun yang datang hari itu. Biar lebih meriah, meja makan juga diberi hiasan bertemanakan thanksgiving berikut pernak-pernik peralatan makan lainnya. Acara ini diadakan di jam berapa sih? Dalam undangan disebutkan acara diadakan di jam makan siang, mulai dari jam 11.30 hingga jam 1. Namun, acara makan siang dalam rangka Thanksgiving ini berjalan dengan fleksibel saja. Semua staff mengerti berapa lama mereka bisa memanfaatkan waktu istirahat di siang hari itu. Mereka menikmati santapan dengan ngobrol bersama teman-teman lain (selain staff yang masih aktif ada juga staff yang sudah pensiun yang diundang datang di acara siang hari ini). Cuaca cerah dan makanan yang berlimpah menjadikan acara thanksgiving berjalan dengan meriah. Teman mama yang bernama Lisa asyik mengambil gambar dengan menggunakan kamera mama sehingga mama tidak perlu repot mencari subyek gambar hehehe ... Hasilnya bisa dilihat di dalam postingan ini ... Apakah aku kebagian menu dinner (meski disantap di siang hari) dari acara thanksgiving hari ini? Ya ... Mama membawakanku satu porsi menu thanksgiving berikut dessertnya. Tentu aku happy dengan oleh-oleh dari mamaku kali ini. Kata mama, dalam pengantarnya, associate director di divisi on campus housing RPS mengatakan kalo dia memaklumi staff nggak bisa terlalu produktif sore ini. Kenapa begitu? Karena kalkun bikin ngantuk hehehe ... Ya ... Memang sudah jadi rahasia umum bahwa kalkun memang bikin ngantuk, jadi ... siap-siap saja untuk nggak bisa kerja maksimal hari itu ... Dari gambar yang diposting, nampak kan kemeriahan dan kehangatan acara thanksgiving yang diikuti mamaku? Semua nampak menikmati hidangan yang tersaji di siang hari yang lumayan cerah meski dingin ini ... Tak ragu mereka mencicipi apa saja yang ada meski hanya sedikit-sedikit ... Ya ... Thanksgiving yang identik dengan kalkun ini menjadi salah satu acara kumpul tahunan yang menyenangkan ... Inilah salah satu saat dimana para staff bisa saling mengenal dan berbagi kabar dengan kolega. Ini kata mama lho ya hehehe ... Kalo aku sih lebih suka mencicipi apa yang dibawa mama ... Daging turkey, mashed poatato, green bean, stuffing (tanpa saus cranberry), jagung, gravy dan juga beberapa dessert seperti chocolate dan fudge ... Meski nggak ikutan datang di acara ini, aku tetep kebagian menu thanksgiving yang khas kok ... Jadi, kunikmati saja rejeki hari ini dengan hati senang ... Apalagi sepulang dari sekolah, aku kan lapar, jadi pas banget tuh ada rejeki menu istimewa ... Yuk mari ikutan nyicip menu thanksgiving yang ada di piring ... Seperti apa? Seperti gambar yang diposting kali ini meski nggak sekomplit itu ... Mmmmm ... Yummy ...   Happy Thanksgiving everyone ... Aku akan libur selama seminggu dimulai hari Senin minggu depan ... Yay ...

Friday, November 28, 2014

BLACK FRIDAY 11/27/14

Apaan ini? Ini adalah hasil buruan di acara Jum'at hitam kemarin. Apa itu Jum'at hitam? Ini dia keterangannya menurut wikipedia: Black Friday is the Friday following Thanksgiving Day in the United States (the fourth Thursday of November). Since the early 2000s, it has been regarded as the beginning of the Christmas shopping season in the US, and most major retailers open very early and offer promotional sales. Black Friday is not a public holiday, but California and some other states observe "The Day After Thanksgiving" as a holiday for state government employees, sometimes in lieu of another federal holiday such as Columbus Day. Many non-retail employees and schools have both Thanksgiving and the day after off, followed by a weekend, thereby increasing the number of potential shoppers. It has routinely been the busiest shopping day of the year since 2005, although news reports, which at that time were inaccurate, have described it as the busiest shopping day of the year for a much longer period of time. Similar stories resurface year upon year at this time, portraying hysteria and shortage of stock, creating a state of positive feedback. In 2013, approximately 141 million U.S. consumers shopped during Black Friday, spending a total of $57.4 billion, with online sales reaching $1.2 billion. The day's name originated in Philadelphia, where it originally was used to describe the heavy and disruptive pedestrian and vehicle traffic that would occur on the day after Thanksgiving. Use of the term started before 1961 and began to see broader use outside Philadelphia around 1975. Later an alternative explanation was made: that retailers traditionally operated at a financial loss ("in the red") from January through November, and "Black Friday" indicates the point at which retailers begin to turn a profit, or "in the black". For many years, it was common for retailers to open at 6:00 a.m., but in the late 2000s many had crept to 5:00 or even 4:00. This was taken to a new extreme in 2011, when several retailers (including Target, Kohl's, Macy's, Best Buy, and Bealls) opened at midnight for the first time. In 2012, Walmart and several other retailers announced that they would open most of their stores at 8:00 p.m. on Thanksgiving Day (except in states where opening on Thanksgiving is prohibited due to blue laws, such as Massachusetts where they still opened around midnight), prompting calls for a walkout among some workers. In 2014 stores such as JCPenney, Best Buy, and Radio Shack opened at 5 PM on Thanksgiving day while stores such as Target, Walmart, Belk, and Sears opened at 6 PM on Thanksgiving Day. There have been reports of violence occurring between shoppers on Black Friday. It is common for prospective shoppers to camp out over the Thanksgiving holiday in an effort to secure a place in front of the line and thus a better chance at getting desired items; because this poses a significant safety risk (such as the use of propane and generators in the most elaborate cases, and in general, the blocking of emergency access and fire lanes) at least one city has banned this practice. Ya ... Semua adalah tentang belanja dan belanja ... Karenanya, Jum'at tanggal 28 November 2014 kemarin, bersama tante Fitri, kami bertiga pun asyik blusukan ke Edinburgh mulai dari jam 8.15 sampai jam 2.15 siang dengan hasil buruan yang lumayan banyak hehehe ...

Tuesday, November 25, 2014

INDIANA STATE MUSEUM

Ini dia tempat yang kami datangi, Indiana State Museum. Lho, katanya mau datang ke White River Canal? Iya ... White River Canal kan menyatu dengan tempat ini, jadinya, kami mendatangi museum ini sekaligus melihat White River Canal yang ada di belakangnya. Indiana State Museum berada di jalan Washington. Bangunan besar ini berada di kompleks yang sama dengan Eiteljorg Museum of American Indians and Western Art dan juga bersebelahan dengan penginapan dan warung makan. Karena berlokasi di downtown, tempat ini rasanya pas banget dikunjungi karena ada banyak hal yang kita bisa lihat dimulai dari tempat ini. Sayangnya, kami baru sekali ini berkunjung kemari, jadinya baru tahu nyamannya berkunjung di tempat ini hehehe ... Ya ... Dari acara makan siang di Mooresville, kami melanjutkan perjalanan menuju downtown Indy di hari Selasa tanggal 25 November tahun 2014. Jarak yang kami tempuh kurang lebih 20 menit saja dari warung makan yang kami datangi. Saat kendaraan mulai memasuki downtown kota Indy, lalu lintas lancar dan bahkan terasa sepi. Saat kendaraan sampai di lokasi (di Indiana State Museum), parking lot yang tersedia di ground floor lumayan banyak dan masih tersedia spot kosong lebih dari cukup. Tarif parkir 3 jam pertama sebesar 3 dolar saja. Lumayan murah kan? Bayangkan, 3 jam berjalan-jalan di kompleks ini dan downtown rasanya kok lumayan lama hehehe ... Saat kendaraan kami sudah terparkir dengan rapi, kami segera menaiki lantai dasar gedung ini. Bangunan yang dirancang dengan desain cantik ini memiliki 3 lantai yang dipergunakan sebagai meseum, gift shop, IMAX (gedung bioskop), warung makan dan ruang pertemuan. Pintu kaca besar memungkinkan kita melihat kanal dari dalam gedung ini. Ya ... Tempat ini ternyata memang mengesankan hehehe ... Sayang banget sebenarnya kami baru tahu tempat ini setelah 4 tahun lebih kami tinggal di negara bagian ini. Downtown kota Indy yang lain sudah pernah kami datangi sebelumnya dan kami sudah merencanakan akan berkunjung ke kanal ini berkali-kali namun baru bisa datang kali ini. Tentu kami merasa happy bisa melihat kanal ini meski kami tidak bisa menyusurinya siang ini karena duingin yang nggak tertahankan hehehe ... Awalnya kami berencana mengambil gambar di sekitar kanal ini apabila cuaca memungkinkan. Sayangnya, cuaca tidak sesuai dengan harapan, jadi kami hany bisa berjalan-jalan di dalam museum ini saja. O ya ... Kami musti membeli tiket seharga sekitar 13 dolar per satu tiket untuk bisa masuk ke dalam museum. Berada di 3 lantai, masing-masing koleksi memiliki temanya masing-masing di setiap lantai. Lantai pertama menyimpan koleksi jaman batu, jaman prasejarah dan jaman suku Indian masih menjadi pemilik benua ini. Lantai 2 berisi sejarah terbentuknya negara US dan segala persoalannya. Lantai 3 berisi koleksi sejarah US setelah tahun 80-90an ... Melihat koleksi di dalam museum ini tentu menyenangkan karena ada banyak hal yang kita pelajari. Namun jangan salah, kami sudah sering banget masuk museum dengan tema sejarah US di beberapa state hehehe ... Jadinya, kami nggak seheran dulu sewaktu pertama kali melihat museum sebagus dan seinformatif ini ... Selama 1,5 jam berada di dalam museum, kami merasa sudah cukup puas. Kami kemudian keluar dari bangunan museum ini dan mengambil gambar dari depan maupun dari belakang museum. Karena dingin, kami kembali masuk ke dalam gedung. Tentu kami ingin kembali ke tempat ini di saat suhu lebih bersahabat. Ada banyak hal yang kami ingin lihat di sekitar kompleks ini dan tentunya kami sudah tahu (sekarang) bahwa tempat ini ternyata menyenangkan untuk dikunjungi hehehe ... Kata papa, salah satu rekomendasi kunjungan ke Indy downtown adalah berjalan di sidewalk yang ada di White River Canal. Rekomendasi ini tentu saja patut dicoba. Hanya saja, kami musti merencanakannya dengan lebih OK agar kami bisa berada di luar ruang dengan suhu yang bersahabat. Bagiku, menyusuri pinggir kali di kota besar memang selalu menyenangkan karena kali biasanya melewati deretan gedung atau bangunan yang memiliki sejarahnya sendiri. Tentu kali yang kami susuri adalah kali yang sudah tertata atau kali yang memang dijadikan salah satu tempat wisata. Seperti saat kami berkunjung ke Lansing Michigan, kami juga sempat menyusuri kali yang membelah kota tersebut. Jelas kalinya bersih dan tertata karena memang kali ini ditujukan untuk menjadi salah satu area public yang membuat kerasan siapa saja yang berkunjung ke situ. Ya ... Tipikal kota besar di negara ini, setahuku memang seperti itu. Ada banyak tempat terbuka yang tersedia untuk public di berbagai sudut kota yang dibuat nyaman dan aman sehingga para pengunjung betah berada di situ. Ah ... Senang sekali membayangkan menyusuri kali di belakang Indiana State Museum ini hehehe ... Berhubung hari semakin sore dan suhu semakin terasa drop alias dingin, kami pun kemudian bergegas menuju ke parking lot dan bersiap pulang ke Bloomington. Saat kendaraan sudah berada di jalan Harding, terasa downtown kota Indy memang tidak terlalu sibuk ... Jelas ini menguntungkan karena kami leluasa berkendara sambil melihat isi kota hehehe ... Sampai ketemu lagi White River Canal ...

MAKSI DI GRAY BROTHERS CAFETARIA - MOORESVILLE IN

Selasa, tanggal 25 November 2014, aku bersama papa dan mamaku berjalan-jalan ke Indianapolis. Aku dan papa mendapatkan libur seminggu dalam rangka hari raya thanksgiving dan mama sengaja mengambil libur 1 hari untuk bisa berjalan-jalan bersama kami. Kami memang merencanakan berjalan-jalan ke kota Indy hari ini karena kami ingin mengunjungi sebuah tempat yang menjadi ikon state ini (khususnya kota Indianapolis) yaitu di White River Canal. Sebelum sampai ke lokasi piknik yang dituju, kami mampir untuk mengisi perut terlebih dahulu di kota Mooresville yang memiliki sebuah warung makan yang lumayan melegenda yaitu Gray Bros (Gray Brothers) Cafetaria. Kenapa kami memilih mampir disini? Karena aku dan mama pernah diajak tante Fitri ke tempat ini sebelumnya dan kami merasa senang dengan aneka menu yang mereka tawarkan. Selain itu, model warung makan yang berbentuk cafetaria ini jarang ditemukan lagi. Kata tante Fitri, model warung makan seperti ini bahkan seperti hampir punah. Saat kami mengajak papa kemari dan papa menyetujuinya, lewat websitenya, kami segera mempelajari berbagai menu yang mereka sediakan sebelum kami datang. Website warung makan ini (http://www.graybroscafe.com/) menyediakan aneka info dengan komplit dan tentu saja apa yang mereka tawarkan. Karena kami datang di hari Selasa, tentu menu itu yang kami lihat hehehe ... Warung makan ini buka sejak jam 11 siang hingga jam 8.30 malam setiap harinya. Karena itu, kami sengaja berangkat dari rumah jam 10.30 pagi, agar kami tidak kepagian sampai di lokasi. Ngomong-ngomong, kenapa kami mampir untuk makan siang dulu sebelum menuju lokasi piknik di Indy? Ya ... Kami memang merencakan mengisi perut terlebih dahulu, agar saat kami jalan-jalan nanti, kami bisa lebih enjoy alias tidak ingin buru-buru pulang karena ingin menikmati makan siang hehehe ... Saat kami berangkat dari rumah, ramalan cuaca mengatakan udara akan cerah. Namun, yang terjadi adalah kami ketemu mendung terus-terusan hehehe ... Plus, udara lumayan dingin. Jadi, alasan untuk menikmati makan siang rasanya pas banget hehehe ... Kami sampai di warung makan ini sekitar jam 11.15. Kok cepet? Ya ... Dari rumah, waktu tempuh yang diperlukan sekitar 40 menit. Lalu lintas yang lumayan lancar jelas membantu kami cepat sampai di warung makan ini. Parking lot sudah lumayan banyak terisi kendaraan, namun lot kosong juga lumayan banyak tersedia. Kami pun kemudian segera masuk dan langsung mengantri di depan meja saji sambil membaca menu yang mereka sajikan hari ini. Papa memilih ayam strip, green bean dan corn plus es jeruk. Aku memilih dada ayam krispi, mashed potatoes, stuffing, roll, chocolate cake dan air minum dalam kemasan. Mama memilih hati ayam goreng, stuffing, makaroni keju, deviled eggs dan kopi. Wow ... Banyak sekali kan makanan yang kami pesan? Hehehe ... Maklum, kami sengaja melaparkan diri demi bisa menikmati aneka menu disini hehehe ... Semua makanan yang kami pilih ini kami wadahi di dalam tray berwarna biru yang kemudian kami bawa ke meja kosong yang tersedia di 2 dining room yang luas banget. Mama sebenarnya menginginkan kami duduk di dekat perapian sambil menikmati menu pilihan kami, sayangnya sudah ada pelanggan lain yang menempati spot itu. Ya sudah ... Kami duduk saja di dekat mereka hehehe ... Sambil menyantap dan saling mencicipi pesanan kami, kami sudah pasti menikmati makan siang di warung makan ini dengan happy. Papa melihat betapa suasana warung makan ini sangat berbeda dengan warung makan yang pernah kami datangi selanjutnya. Interior yang sangat khas (antik, kuno namun cantik), para pelanggan yang datang (mayoritas warga berusia lanjut) dan juga suasana yang terasa di dalam warung makan ini sangatlah berbeda. Apalagi, udara mendung di luar terlihat dari jendela yang ada di dinding warung makan ini. Rasanya, makan siang kali ini perfect banget hehehe ... Namun sayangnya, sama seperti sebelumnya, porsi makan siang kali ini tidak sanggup kami habiskan. Alhasil, kami pun meminta to go box kepada petugas. Setelah to go box kami terima dan makanan kami wadahi, kami pun bersiap meneruskan perjalanan ke Indy. Yay ... Perut kenyang pun membuat hati kami senang hahaha ... O ya ... Kami sempat mengambil gambar perapian yang ada di voyer warung makan ini. Fireplace yang hangat ini beneran memakai kayu bakar dan bukan elektrik lho ...

Thursday, November 20, 2014

THANKSGIVING 2014

Hari Kamis, tanggal 20 November 2014, ada acara Thanksgiving Dinner di Campus View Activity Room. Acara ini diperuntukkan bagi staf dan siapa saja yang berkegiatan di RPS department utamanya di Apartment Housing. Karena acara ini hanya untuk mereka yang berkegiatan di situ, otomatis aku nggak ikutan hehehe ... Gambar makanan ini diambil mamaku setelah acara ini selesai. Teman mama membawakan makanan ini untuk mama setelah acara selesai. Apa saja isi piring mama? Namanya juga thanksgiving, jadi isinya ya turkey (kalkun panggang), staffing, grean bean casserole, corn, cheesy potatoes dan seterusnya ... Seperti yang kita tahu, masakan khas di hari Thanksgiving ini adalah hasil panen di ladang dan kebun serta unggas yang dimiliki penduduk negara ini. Seperti hari besar lainnya, Thanksgiving selalu dirayakan dengan meriah di negara ini. Libur yang ditetapkan (oleh sekolah dan pemerintah) biasanya berlangsung selama seminggu dan kemeriahan terjadi di keluarga-keluarga saat Thanksgiving ini berlangsung. Setahuku, acara thanksgiving didahului dengan acara dinner bersama di keluarga masing-masing. Setelah acara dinner selesai, para pria di dalam keluarga tersebut akan menonton pertandingan olahraga di televisi, sementara para wanita memberesi meja dan dapur hehehe ... Sesudah itu, biasanya mereka akan bersiap untuk mengikuti acara Black Friday (acara belanja yang diadakan setelah Thanksgiving) karena Black Friday setahuku memang sebenarnya juga merupakan awal berburu kado/gift untuk Christmas. Ya ... Kata mama, intinya: satu acara belanja selesai akan disambung dengan acara belanja berikutnya/lainnya. Itulah yang terjadi di negara ini. Belanja dan belanja terus tanpa henti hehehe ... BTW, aku ikutan mencicipi menu Thanksgiving yang ada di piring ini lho hehehe ...

Saturday, November 24, 2012

LORI'S HOME (SOLSBERRY)

Saat kami berkunjung ke rumah Shane, dalam rangka Thanksgiving di hari Sabtu 24 November 2012, kami menyempatkan diri mampir ke rumah Lori. Lori, yang juga bekerja Evermann, tinggal tidak jauh dari rumah Shane. Mama cerita, waktu awal-awal Shane membeli rumah di Solsberry ini, Lori belum tahu kalau Shane akan jadi tetangganya. Setelah Shane pindah rumah dan bercerita pada Lori, barulah Lori tahu bahwa mereka tinggal di daerah yang sama, bahkan satu jalan. Dari rumah Shane, rumah Lori berjarak kurang lebih 1 mile atau 1,6 km. Makanya, Lori sering berkunjung ke rumah Shane, di awal-awal Shane pindah, sekedar untuk menengok dan ngobrol sebentar. Na ... Berhubung hari itu ada kesempatan baik untuk mampir ke tempat Lori (tentunya sudah sempat bilang ke Lori dan Shane, bahwa saat kami berkunjung ke rumah Shane kami akan sekalian mampir ke rumah Lori), kami pun kemudian mengikuti Lori pulang sebentar setelah acara makan malam selesai. Aku, Bakhita dan Nahiza ikut ke kendaraan Lori, sementara papa, mama dan tante Rozi naik kendaraan om Rizal. Kendaraan Lori melaju terlebih dahulu, sementara kendaraan om Rizal mengikuti di belakang. Dari rumah Shane menuju Lori, rute jalan yang kami lalui menanjak dan melewati areal pertanian. Nampak beberapa rumah dengan pekarangan luas kami lewati termasuk juga rumah yang memiliki barn dan binatang piaraan mereka seperti kuda, sapi dan unggas. Saat kendaraan Lori berbelok memasuki halaman sebuah rumah, kami tahu kami saudah sampai di rumah Lori. Rumah yang berukuran besar dan berwarna coklat (warna bricks) nampak sepi. Hiasan natal nampak sudah menggantung di beberapa bagian rumah. Ya ... Setelah Thanksgiving, masyarakat sini memang sudah bersiap menyambut Natal. Makanya, setelah Thanksgiving pun ada Black Friday yang merupakan awal atau permulaan belanja keperluan natal/christmas (utamanya kado atai hadiah). Setealh turun dari kendaraan, Lori segera mengajak kami semua masuk. Sperti juga saat berkunjung ke rumah-rumah teman-teman warga US, selalu saja ada tour di dalam rumah yang biasanya dipandu langsung oleh tuan rumah. Tour ini biasanya akan dimulai dari ruangan depan, ke ruangan keluarga, ruang makan dan dapur serta main bedroom (tapi gak selalu sampai main bedroom alias tergantung tuan rumah). Lori juga melakukan hal yang sama. Kami diajaknya masuk ruang tamu dimana Lori menunjukkan koleksi perabotnya yang antik/kuno. Kursi milik grand father (kakeknya) masih terpelihara dengan bagus dan bisa dipakai. Termasuk juga aneka selimut yang tersimpan rapi di lemari. Selimut ini unik karena merupakan hasil karya nenek Lori. Selimut yang disebut quilt ini merupakan salah satu kerajinan tangan yang berharga mahal. Selain karena bahannya, karya seni quilt (menggabungkan aneka motif perca atau kain) memang memerlukan keahlian tinggi. Makanya, Lori menyimpan dengan rapi semua karya neneknya di sebuah lemari khusus. Lori lalu mengajak kami masuk ke dapur dan ruang makan, serta menunjukkan dua kamar tidur dan satu kamar mandi di lantai ini. Rumah Lori memiliki lantai menuju ground floor yang juga memiliki kamar tidur, kamar mandi, dapur dan ruang makan. Seperti rumah tingkat-lah, tetapi rumah tingkat ke bawah. Kenapa begitu? Nampaknya untuk alasan keamanan kalau-kalau terjadi tornado. Lori kemudian mengajak kami keluar rumah untuk melihat barn atau kandang-nya. Sebelum kami masuk barn, Lori terlebih dahulu mengajak kami mengunjungi rumah ibunya yang berjarak sekitar 300 meter dari rumahnya. Ya ... Rumah Lori dengan rumah ibunya memang berdekatan. Kami masuk sebentar ke dalam rumah ibunya, bertemu dengan ibu Lori dan Halley (anak Lori) dan tetangganya. Sebentar saja kami berada di rumah ibu Lori. Sudah pasti kami sempatkan ambil gambar bersama hehehe ... Setelah itu kami pamitan dengan ibu Lori dan kembali ke rumah Lori. Kami kemudian diajak Lori memasuki barn untuk bertemu mule (perpaduan horse dan donkey) yang sudah berusia hampir 40 tahun. Namanya Sally. Saat Lori memanggilnya, Sally datang mendekat. Kami kemudian memberinya makan dan minum. Sesudah itu, kami melihat-lihat sebentar areal tempat tinggal Lori yang luas banget. Persis di depan rumah Lori terhampar ladang jagung seluas 250 are yang tadinya milik keluarga Lori namun sudah berpindah tangan. Lumayan lama juga kami berada di rumah Lori. Setelah merasa cukup, kami pun memutuskan untuk pamit dan kembali ke rumah Shane. Kami sempatkan ambil gambar sebentar di depan rumah Lori sebelum kami masuk kendaraan. Kami ucapkan terima kasih pada Lori dan kendaraan pun kembali menuju rumah Shane. Bye ... Bye ... Thanks for showing us your beautiful house Lori ...

THANKSGIVING DINNER WITH SHANE'S FAMILY (PART 2)

Berkunjung ke rumah Shane di hari Sabtu, 24 November 2012, rasanya gak komplit tanpa ambil gambar. karenanya, sekalipun cuaca dingin, kami tetap saja berpose bersama Shane. Pastinya, sambil berpose kami juga mengunjungi barn dan donkeys yang dimiliki Shane. Tak lupa, beberapa alat permainan yang ada di rumah Shane juga kami coba. Kalau melihat sepintasan pada gambar yang diposting mama, nampak kan betapa kami terlihat memakai baju hangat yang lumayan tebal? Ya ... Karena suhu ada di bawah 5 derajat, kami langsung membungkus badan kami dengan pakaian berlapis. Selain jaket tebal yang kami pakai di luar, kami sudah mengenakan pakaian lapis di dalam. Misalnya kaos dan jaket tipis. Kalaupun tidak dobel, kami bisa mengenakan 1 pakaian asalkan tebal. Untuk alas kaki, kita bisa memakai kaos kaki dan sepatu (entah boot ataupun sepatu untuk sport). kalau tidak mau memakai kaos kaki, silahkan pilih boot yang berbahan bulu hangat. Coba perhatikan sepatu mama ... Mamaku tidak perlu memakai kaos kaki karena sepatunya memiliki bulu yang lumayan tebal yang bisa mengurangi rasa dingin. Kalau mau memakai tutup kepala agar dingin semakin tidak terasa, bisa juga kita lakukan. Tutup kepala yang bisa mengurangi rasa dingin adalah tutup kepala yang juga bisa menutupi telinga kita. Jangan salah pakai topi ya ... Karena, kalau kita memakai topi yang biasa kita pakai di saat musim panas, topi ini sebenarnya tidak banyak membantu. Namun demikian, sekalipun suhu lumayan dingin, sinar matahari tetap bersinar cerah lho ... Jadinya, ada sedikit hangat atau panas yang kit rasakan saat kita keluar rumah. Hanya saja, kalau ada angin bertiup, dingin kembali kita rasakan. Saat kami keluar, aku sempat mencoba ayunan (swing) dan Bkahita serta Nahiza juga mencoba swing tetapi modelnya berbeda. Shane kemudian mengajak kami menuju barn. Bersama Kyle dan Jacob (anak dan keponakan Shane), kami berombongan berjalan memasuki barn dan berusaha menemui Jack and Jasper - the donkeys. Sayangnya Jack dan Jasper masih malu-malu dan tidak mau datang mendekat. Shane yang sudah memanggil-manggil pun tidak dihiraukan mereka hahaha ... O ya ... Sampai lupa ... Hanya mama saja yang tidak mau ikutan masuk fence dan menuju barn. Maklum, mamaku kan agak tidak nyaman dengan yang namanya donkey dan aneka hewan piaraan yang bebas berjalan-jalan hehehe ... Na ... Karena si donkey tidak mau mendekat dan udara rasanya semakin dingin, kami pun kemudian memutuskan kembali ke dalam rumah Shane. Sebenarnya Shane ingin mengajak kami ke pond miliknya untuk melihat duck-nya. Sayangnya suhu terasa terlalu dingin ... Jadinya kami memutuskan tidak ikutan Shane ke pond-nya ... Padahal Shane sudah menyiapkan bucket berisi makanan untuk Duck-nya ... Kalau saja cuaca gak sedingin ini, kami pasti mau ikutan Shane ke pond-nya. Kami kemudian menunggu Shane di dalam rumahnya. Saat Shane kembali, kami segera pamit karena jam sudah menunjuk angka 3 sore. Artinya, sudah 2 jam kami berada di rumah Shane. Kami pun segera bersiap-siap pulang dan keluar rumah. Sebelum pulang, kami ambil gambar bersama-sama. Hanya Kayla (istri Shane) saja yang tidak ikutan acara ambil gambar bersama ini. Sesudah acara ambil gambar selesai, kami segera pamitan dan mengucapkan banyak terima kasih atas semua keramahan dan kebaikan yang kami terima. tak lupa, kami mengucapkan terima kasih atas jamuan yang yummy siang ini. Kami kemudian naik kendaraan dan melambaikan tangan kepada Shane, Kayla, Kyle dan Jacob. Shane berharap kami bisa berkunjung kembali di saat Spring nanti. Acaranya cook out. Kami pastinya senang sekali mendapat undangan seperti ini lagi. Hore ...