Saturday, August 22, 2015

LUNCH DI MR HIBACHI

Kalo yang ini sih acara makan siang yang kami bertiga adakan secara dadakan. Maksudnya? Di hari Sabtu tanggal 22 Agustus 2015, mamaku berkegiatan dari jam 8 pagi hingga waktu makan siang. Mamaku tidak biasanya berkegiatan di hari Sabtu. Kenapa kali ini jadwalnya berbeda? Karena proses move in baru saja selesai, sehingga diperlukan jadwal tambahan agar semua keperluan bisa diselesaikan segera. Mustinya mamaku berkegiatan sampai jam 5 sore. Namun, karena jam 12.30 hampir semua yang perlu dilakukan sudah bisa diselesaikan, mama kemudian memutuskan untuk menyudahi kegiatan hari itu dan mengajak aku plus papa untuk makan siang bersama. Aku dan papa setuju banget dengan usulan mama ini karena dah lumayan lama kami nggak keluar untuk menikmati makan siang bersama. Apalagi saat mama mengajak kami untuk menjajal menu di warung makan Mr Hibachi. Nggak perlu menunggu lama, kami berdua langsung menuju ke kendaraan dan menunggu mama di parking lot agar kami bisa langsung menuju warung makan tersebut hehehe ... Hari yang lumayan panas serta rasa lapar yang lumayan terasa membuat kami nggak mau terlalu lama menunggu. Saat kami sampai di warung makan tersebut, segera saja kami ikutan ngantri di depan resepsionis, menunggu kursi dan meja kosong. Nggak lama menunggu, kami mengikuti petugas menuju spot kosong. Lalu, petugas menanyakan minuman apa yang kami pesan dan kami kompak menjawab air (water). Kami pun kemudian mendatangi buffet yang menyediakan aneka menu dan mulai mengisi piring kami dengan apa yang kami inginkan. Kami melihat warung makan ini tidak terlalu dipenuhi pengunjung jadi kami lumayan leluasa berjalan kesana-kemari. Apa sajakah yang kami isikan di dalam piring kami? Silahkan cek di gambar yang diposting disini hehehe ... Yuk mari kita makan siang bareng ...

Saturday, August 15, 2015

NONTON SEKATEN (INDIANA STATE FAIR)

Nonton sekaten? Iya hehehe ... Judul yang terbaca sih state fair, tapi mamaku suka menyebutnya dengan nama sekaten. Kapan itu? Hari Sabtu tanggal 15 Agustus tahun 2015. Kok kami nonton sekaten kenapa? Ceritanya, selama kami tinggal disini, kami belum pernah melihat acara sekaten yang ada di Indianapolis. Kami pernah melihat yang ada di kecamatan Monroe, tapi belum pernah mendatangi sekaten besar di kota. Karena itu, kami memutuskan untuk melihat tahun ini. Sengaja kami datang di hari Sabtu ini karena Sabtu depan sekaten sudah bubar hehehe ... Ya .... Event sekaten memang hanya berlangsung sebentar saja (sekitar 3 mingguan) dan biasanya event di diadakan di awal bulan hingga minggu ketiga Agustus. Awalnya kami berencana nonton sekaten minggu lalu, namun kami kemudian memutuskan untuk datang hari ini saja. Papaku sudah membeli tiket online semalam (tiket ini berlaku sekali tetapi bisa digunakan kapan pun selama perayaan sekaten masih berlangsung) dan kami tinggal ngeprint saja pagi ini. Sesudah sarapan, kami berangkat bertiga menuju Indy dan sampai di parking lot (yang berseberangan dengan lokasi sekaten) satu jam kemudian. Kami lihat kendaraan sudah mulai berdatangan dan keramaian sudah terasa sejak di parking lot ini. Dalam website yang kami baca semalam, ada 3 lokasi parkir kendaraan yang bisa kami pilih. Selain ketiga parking lot yang disediakan panitia, masyarakat sekitar juga menyediakan parking lot yang tarifnya tidak terlalu berbeda jauh dengan tarif yang dipatok penyelenggara sekaten. Sesudah kendaraan diparkir dengan rapi, kami segera bersiap menuju lokasi dengan melewati terowongan di bawah jalan raya dan sampailah kami di lokasi. O ya ... Tiket masuk lokasi yang kami cetak pagi ini kami tunjukkan kepada petugas yang berada di pintu masuk parking lot. Petugas ini kemudian memberikan brosur kepada kami mengenai kegiatan hari ini. Dalam brosur yang kami terima, ada banyak pilihan kegiatan yang bisa kami tonton di weekend ini seperti free stage, cheerleader competition dan lain-lainnya. Sedari awal, kami sudah merencanakan untuk datang kesini, jadi, kami tidak akan tergesa-gesa melihat-lihat apa yang menarik hati kami. Kami punya waktu cukup hari ini untuk piknik disini hehehe ... Yang kami lihat pertama kali adalah arena bermain untuk anak. Antrian untuk naik aneka macam mainan sudah nampak. Deretan booth penjual makanan sudah terlihat sejak kami memasuki kompleks sekaten ini. Kompleks sekaten yang menempati fair ground (semacam alun-alun alias lapangan terbuka luas yang disediakan pemerintah untuk aneka macam kegiatan yang melibatkan banyak orang) tersebut memang selalu digunakan untuk berbagai macam kegiatan publik yang melibatkan banyak orang dan pihak. Area terbuka yang luas ini membuat kegiatan berskala besar tebih mudah dikoordinir dan diakses. Sejauh mata memandang pagi ini, kami melihat ada banyak sekali kegiatan yang bisa dipilih oleh pengunjung seperti bermain, melihat pameran, membeli makanan, melihat atraksi lain dan seterusnya. Kami melihat satu per satu stand yang menarik hati kami. Stand permainan anak tentunya kami lewatkan saja. Kenapa? Soalnya, anaka-anak yang bermain disitu kan masih balita dan babies, jadi aku nggak eligible banget naik aneka rides di situ hehehe ... Stand pertanian (kami melihat pameran aneka macam alat pertanian, kami mengikuti quiz mengenal tanaman di kebun mini, kami menonton display hasil perkebunan dan pertanuian di Indiana dan sejenisnya) lumayan menarik hati kami. Bagaimana dengan stand peternakan? Kami juga menyempatkan mampir sih, namun kami hanya melihat-lihat saja (ada kegiatan perah susu sapi kalo kami mau ikutan dan juga melihat kandang ayam khusus untuk ayam free cage; di sekaten ayamnya dilepas dalam kandang lumayan luas). Tak lupa, kami mengambil gambar di berbagai tempat juga. Lalu, kegiatan apa yang kami lakukan selain melihat dan berjalan kaki mengelilingi fair ground ini? Tadi sudah kusebutkan bahwa kami mengikuti kuiz mengenali jenis tanaman di stand pertanian dan kami bertiga juga mencoba untuk bermain golf di lapangan golf mini. Lumayan seru juga ternyata hehehe ... Meski nggak mudah memasukkan bola ke dalam lubang yang tersedia, kami nggak putus asa dan terus mencoba hehehe ... Kira-kira menjelang jam 3 sore, kami menuju ke free stage (semacam panggung terbuka) yang berdekatan dengan pameran otomotif. Kami menunggu dengan santai, kapan penampil akan muncul. Sambil menunggu grup band muncul, aku dan papa berjalan-jalan di sekitar panggung. Acara musik ini akhirnya molor sekitar 30 menit. Kami bertiga hanya mendengarkan separuh lagu pertama, setelah itu kami memutuskan untuk berjalan kembali. Kali ini kami menuju Midway, lokasi rides untuk teen dan dewasa, yang menempati areal yang luas juga. Antrian di berbagai macam rides lumayan panjang. Aku memutuskan tidak ikutan naik rides karena aku baru saja naik beberapa rides di Holiday World minggu lalu. O ya ... Apakah kami sempat menikmati makan siang disini? Tentu saja hehehe ... Kami memilih salah satu warung tenda penjaja roti isi. Antrian kebetulan tidak terlalu panjang dan kami segera mendapatkan pesanan kami (roti isi dan kentang rebus). Kami nikmati pesanan kami di siang hari yang untungnya nggak terlalu panas ini. Warung tenda yang sejenis ini bertebaran di seantero fair ground. Makanan khas yang (nyaris) selalu ada di setiap fair (acara yang melibatkan banyak orang) biasanya adalah pop corn, elephant's ear, funnel cake, corndog, mac & cheese, bbq (dalam roti isi), deep-fried butter, baked potatoes, french fries dan masih banyak lagi. Bagaimana dengan minuman yang banyak dijual? Lemonade dan kadang-kadang kopi atau apple cider. Kok kami bisa tahu kalo makanan dan minuman tersebut sering dijajakan di saat sekaten? Kan kami dah pernah nonton sekaten di Monroe, terus juga datang ke cover bridge festival, juga di saat ada perayaan 4th of July dan beberapa kegiatan yang melibatkan banyak penonton ... Na ... Di kegiatan itulah kami melihat makanan khas ini banyak dijajakan. Persis seperti kita nonton sekaten di Alun-alun utara. Ada banyak penjual jagung dan kacang rebus, bolang-baling, donat, harum manis dan sebagainya ... Sebelum pulang (menuju parking lot maksudnya), kami sempatkan naik trolley (kereta yang mengangkut banyak penumpang yang capai atau malas berjalan kaki hehehe ...) seharga 1 dolar per orangnya. Kami sengaja menyudahi acara nonton sekaten di jam 5 sore, agar kami tidak kemalaman di jalan ... Untungnya, cuaca seharian ini juga lumayan bersahabat, jadi, meski berada di outdoor berjam-jam, kami tidak merasa kepanasan yang kebangetan hehehe ... Yuk mari dilihat gambar yang diposting disini ... Lumayan seru kan kelihatannya?

Tuesday, August 11, 2015

JIFFY TREET ICE CREAM

Selasa sore mamaku mengajak aku dan papa membeli es krim di jalan Pete Ellis. Tentu saja aku dan papa menyambut gembira ajakan ini karena sudah lumayan lama kami nggak makan es krim di kedai es krim. Kami sengaja menuju kedai es krim bernama Jiffy Treet Ice Cream karena kami belum pernah datang ke tempat ini selama kami tinggal di Bloomington. Saat kami masuk ke dalam kedai es krim ini, kami melihat ada beberapa pengunjung yang nampak asyik menikmati menu pilihan mereka. Dari daftar menu yang mereka miliki, aku segera saja memilih banana split dengan toping oreo. Mama pastinya memilih sundae dengan karamel hehehe ... Papaku memilih smooties. Ya ... Selalu saja itu yang menjadi pilihan kami setiap kami pergi ke kedai es krim. Sambil menunggu pesanan es krim kami siap, kami menunggu di salah satu spot kosong sambil membaca-baca aneka menu tambahan yang menjadi teman makan es krim seperti hot dog, sandwich, french fries dan sejenisnya. Dalam sebuah situs yang sempat kubaca, kedai es krim Jiffy Treet (yang menyediakan es krim homemade atau buatan sendiri) didirikan sekitar tahun 1948 (sesudah Perang Dunia II). Wow ... Lumayan lama kan? Meski bukan merupakan jaringan nasional, kedai es krim ini juga bisa ditemukan di lokasi lain di negara bagian Indiana. Seperti umumnya usaha rumahan milik orang per orang, sebuah usaha bisa bertahan lama karena ada pasar (pembeli) yang masih terus berdatangan. Selain memori (kenangan), menu dan rasa khusus (signature) dari kedai es krim ini (termasuk inovasinya) mungkin menjadi salah satu alasan (dari sekian banyak alasan) bagi pengunjung untuk datang kembali. Seperti kalo kita ke Jogja selalu ingin membeli bakmi X atau gudeg Y, hal yang sama sepertinya berlaku juga disini. Ya ... Fanatisme kita terhadap rasa atau warung makan tertentu memang bersifat subyektif. Tidak ada yang bisa memahami kenapa kita senang dengan menu tertentu. Waduh ... Aku kok jadi serius banget ya hehehe ... Yuk mari nikmati es krim pesanan kami yang sudah siap ... Nggak sabar banget rasanya mencicipi banana split super besar yang entah bisa kuhabiskan ato nggak hehehe ... Looka at that! Looks yummie kan ya? Dan memang yamie hehehe ... Bagaimana dengan sundae pesanan mama dan juga smoothies pesanan papa? Lumayanlah ... Ya ... Hawa panas yang terasa di luar warung makan ini seolah menjadi alasan yang tepat bagi kami yang sedang asyik makan es krim di Jiffy Treet Ice Cream. Sambil menyendok banana split yang kupesan, kuamati apa saja yang membuat es krim ini terasa uenak hehehe ... Taburan oreonya? Strawberrynya? Coklat lelehnya? Potongan peanut-nya? Icingnya? Ah ... Ternyata semuanya. Semua yang ada di dalam mangkuk ini memang menjadikan es krim dengan pisang dibelah ini menjadi semakin yahud ...

Saturday, August 8, 2015

HOLIDAY WORLD

Wow ... Seru banget nih nampaknya? Melihat gambar-gambarnya saja sudah kelihatan kalo aku dan teman-teman have fun bareng-bareng di salah satu tempat piknik. Bener bangets ... Hari Sabtu tanggal 8 Agustus tahun 2015, aku dan teman-teman Indonesia yang lain piknik bareng ke Holiday World. Sudah lama sebenarnya mama kepingin datang ke tempat main ini dan kebetulan banget ada rencana pergi bareng di hari Sabtu itu. Biar kami bisa maksimal bermain bareng di Holiday World, kami kumpul di parking lot di jam9 pagi dan segera berangkat beriring-iringan naik 3 kendaraan menuju Santa Claus. Lho kok menuju Santa Claus? Iya ... Menurut wikipedia Santa Claus Land prior to 1984) is a combination theme park and water park, located near Interstate 64 and U.S. 231 in Santa Claus, Indiana, USA. The theme park is divided into four sections that celebrate Christmas, Halloween, Thanksgiving and the Fourth of July with rides, live entertainment, games, and attractions. Holiday World is known for its three wooden roller coasters: The Raven, The Legend, and The Voyage, as well as for Thunderbird, a B&M launched Wing Coaster and The Howler. The safari-themed water park includes the world's two longest water coasters: Wildebeest and Mammoth, numerous family river rapids rides and water slides, two wave pools, a lazy river, two family "tipping bucket" water-play attractions, plus dedicated children's slides and play areas. Na ... jelas kan yang dimaksud? Ya ... Holiday World memang berlokasi di Santa Claus, jadi, kami bisa juga mengatakan kami sedang menuju ke Santa Claus hehehe ... Kalo mendengar nama Santa Claus, yang tersirat di dalam pikiran kita adalah hari natal dan liburan. Ditambah lagi, theme park (taman bermain) yang akan kami datangi adalah Holiday World, jadi klop sudah apa yang kami bayangkan: Kami akan masuk dan bermain di dunia liburan - dunia atau wahana dimana kami akan merasakan hari libur selalu. Libur yang diharapkan membawa kami kepada rasa relax/santai, rasa happy, rasa ingin bermain dan aneka rasa menyenangkan lainnya. O ya ... Kami sudah memesan tiket terlebih dahulu sebelumnya. Tante Sary dan om Hari yang memanage reservasi tiket ini. Dalam website http://www.holidayworld.com/ mereka disebutkan, pembelian tiket secara grup akan lebih murah jatuhnya dibandingkan membeli tiket secara individual. Tiket grup yang dimaksud adalah untuk minimal 15 orang. Lalu siapa saja yang ikut rombongan piknik kali ini? Keluarga om Hary dan tante Sary, keluarga om Aslan dan tante Eka - ditambah teman Faiq dan Amru, tante Rozy bersama Nahiza dan Bakhita, tante Fitri plus mama dan aku. Kalo aku nggak salah, jumlah total rombongan piknik hari itu adalah 20-an persons. Tiket ini akan kami terima di tempat (saat kami sampai). O ya ... Berapa lama sih waktu tempuh dari rumah ke Holiday World? Kurang lebih 1 jam. Jadi, kami memang sengaja berangkat bertepatan dengan jam buka agar kami bisa bermain sepuasnya. Saat kami sampai di lokasi, kami musti naik shuttle bus (atau jalan kaki juga bisa) dari parking lot menuju pintu gerbang Holiday World. Kami kemudian musti mengikuti barisan pemeriksaan isi tas/bawaan karena makanan sebenarnya tidak diperkenankan untuk dibawa masuk. Botol minuman yang masih ada tersegel bisa dibawa masuk namun yang sudah terbuka tidak bisa dibawa masuk. Ada sebagian makanan yang lolos dari pemeriksaan, namun sebagian besar lainnya harus kembali ke kendaraan. Setelah pemeriksaan barang bawaan selesai, barulah kami menerima tiket dan bersiap memasuki wahana demi wahana. Kami tahu, kami musti bersiap ngantri lumayan panjang di wahana favorit. Misalnya saja di wahana Raven (roller coaster yang berbahan kayu dan yang menjadi ikon Holiday World ini). Kami mengantri lumayan panjang sebelum akhirnya kami bisa naik dan ikut merasakan ketegangan naik roller coaster yang legendaris ini. Apakah aku happy bisa ikutan naik roller coaster? Sudah jelas iya hehehe ... Sesudahnya kami mengantri dan naik ontang-anting (Hallow Swing). Antrian juga masih lumayan lama, namun layak ditunggu banget. Kami duduk di kursi per individual, memasang sabuk pengaman dan kemudian swing perlahan bergerak naik turun, makin kencang dan wow ... Ser ser ser ... Tentu kami masih belum puas. Kami pun kemudian menuju wahana Raging Rapids. Lagi-lagi kami musti mengantri, namun kami senang karena wahana yang mirip arung jeram ini membuat kami sedikit berbasah-basah. Wahana "The Voyage" adalah tujuan kami berikutnya. Hanya saja aku memutuskan nggak ikutan naik melihat rutenya yang wow bangets hehehe ... Tak terasa siang mulai menjelang. Kami pun kemudian masuk ke salah satu tempat makan dan sudah tersedia bagi kami pizza plus air minumnya (tante Fitri, tante Rozi dan mama memesan untuk kami semua). Kami serbu apa yang tersedia bagi kami agar kami bisa meneruskan ke wahana utama holiday world yaitu wahana di air. Berturut-turut kami naik Jungle Racer (balapan di perosotan), Zinga (semacam mini roller coaster), Mammoth Water Coster, dan beberapa lainnya. Apakah menyenangkan? Sudah pastilah hehehe ... Kami seolah nggak mau berhenti bermain disini karena hari seolah belum malam. Menjelang jam 8.30 malam, matahari mulai tenggelam. Kami pun kemudian menyudahi acara bermain seharian ini dan membersihkan diri kami. Kira-kira jam 9 malam kami keluar lokasi Holiday World dan berjalan menuju parking lot. Kami menyempatkan untuk menikmati makan malam kami di dalam kendaraan (bekal yang mustinya untuk siang hari hehehe ...). Kendaraan pun kemudian beriringan meninggalkan parking lot dan musti mengantri di pintu gerbang keluar karena banyak kendaraan pengunjung yang juga keluar Holiday World di jam yang sama. Tak terasa aku jatuh terlelap di kendaraan dan saat aku terbangun, kami sudah berada di parking lot Redbud di jam 12 malam. Wow ... Sungguh hari ini aku merasa sangat happy karena ada banyak pengalaman baru yang kuperoleh. Apalagi, pengalaman ini kuperoleh bersama teman-teman lainnya. Yay ...