Sunday, March 31, 2013

EASTER DINNER AT DENNY'S

Minggu, 31 Maret 2013, sepulang dari mengikuti misa paskah di gereja St. Charles kami bertiga menuju sebuah kedai makanan di Jalan Walnut atau di By Pass nomor 45/46. Kedai makanan yang kami datangi bernama Denny's. Kedai makanan yang merupakan salah satu kedai makanan dengan model franchise ini kami pilih siang hari ini karena kami belum pernah ke tempat ini sebelumnya dan kami ingin memanfaatkan kupon yang kami peroleh dari buku kupon. Apa itu buku kupon? Buku kupon adalah buku kecil berisi kumpulan kupon yang bisa kami gunakan pada periode masa tertentu. Prinsipnya, dengan kupon yang kami bawa, harga produk yang kami akan beli atau kami perlukan bisa berkurang. Kupon untuk produk apa sajakah yang bisa kami manfaatkan dari buku kupon ini? Aneka produk makanan di beberapa restoran, aneka produk kecantikan di beberapa salon, produk pemeliharaan kendaraan di beberapa bengkel dan sejenisnya. Khusus untuk Denny's, akan ada potongan sebesar 20% dengan menggunakan kupon yang kami miliki. Sudah pasti kami gak perlu malu untuk menggunakan kupon ini, karena hal seperti ini sangat umum dilakukan di negara ini. Bahkan, beberapa teman mama sengaja mengumpulkan aneka kupon agar bisa menghemat pengeluaran. Kupon ini bisa diperoleh dengan berbagai cara. Misalnya saja dengan mencari di internet atau dengan mendapatkannya melalui buku kupon (biasanya dibagikan kepada penghuni apartment oleh penyelenggara) atau juga dengan mencermati aneka brosur yang ada di dalam mail box (kotak surat) dan yang lainnya. Kupon ini lumayan membantu mengurangi harga yang kami bayar di hari Minggu ini. Saat kami sampai di Denny's, jam menunjuk angka 2 kurang sedikit. Kok siang banget? Iya ... Karena kami mengikuti misa jam 12 siang yang selesainya sampai jam 1.30 siang. Jadi, saat kami masuk ke dalam kedai ada banyak bangku kosong di dalamnya. Maklum, jam makan pagi dan siang dah lewat sementara jam makan malam belum tiba. Seperti biasa petugas kemudian mempersilahkan kami mengikutinya untuk kemudian mempersilahkan kami duduk. Segera saja kami memesan air putih sebelum mempelajari buku menu. Buku menu yang tersedia di depan kami menyajikan pilihan makanan pembuka (appetizer), soup, menu breakfast / lunch / dinner, side dish dan dessert. Kami diberi waktu cukup untuk memilih. Menu yang tersedia di depan kami tersedia dalam waktu 24/7. Artinya apa itu? Semua menu tersedia 24 jam sehari selama 7 hari terus-menerus alias gak ada tutupnya. Jadi kedai makan ini buka 7 hari dalam seminggu dan buka 24 jam sehari tanpa henti. Gak ada batasan bahwa menu breakfast hanya tersaji di jam sarapan, lunch hanya tersaji di jam makan siang dan dinner hanya tersaji di jam makan malam. Mau pesen menu makan pagi untuk disantap siang hari boleh saja. Demikian seterusnya. Hanya saja, orang sini akan meyesuaikan menu dengan waktu makan. Jarang banget pengunjung datang ke kedai ini pagi-pagi kemudian pesan steak hehehe ... Kami pun kemudian memesan apa yang kami inginkan. Aku memesan paket Chicken Parmesan (spageti dengan potongan chicken, parmesan dan roti bawang sebagai pelengkapnya). Mama memesan paket Fried Seafood Platter (potongan ikan yang digoreng garing, udang goreng tepung disertai brokoli rebus dan kentang goreng sebagai pelengkapnya). Bagaimana dengan papa? Papa memilih menu Santa Fe Skillet (sausage, pepper dan onion, potatoes, mushroom dan 2 telor ceplok matang). Sebagai hidangan pembuka, aku memilih menu sampler (onion ring, chicken strips dan keju mozarela goreng) porsi separo dan juga kentang goreng porsi separo. O ya ... Karena aku dan mama memesan menu paket, kami juga boleh memilih minuman yang termasuk di dalamnya. Mama memilih jus dan aku juga memilih jus (sekalipun papa yang menghabiskan hehehe ...) Setelah pesanan dicatat, kami perlu menunggu selama sekitar 15 menitan. Sambil menunggu, kami lihat kedai makan ini. Ada 2 ruang makan di dalam kedai ini. Satu yang berukuran tidak terlalu luas dimana kami berada dan di sisi lain (dibatasi oleh dapur tertutup) ada dining room yang lebih luas. Karena kami datang bukan di saat jam sibuk, kami pun merasa leluasa di dining room yang kami duduki sekarang. Satu per satu menu yang kami pesan tiba. Appetizer yang lumayan banyak isinya langsung tandas dalam sekejab hehehe ... Disusul kentang goreng yang tidak terlalu kami minati karena hampir berbarengan datangnya dengan pesanan kami. Saat semua pesanan tersaji di meja, baru kami tahu porsi yang disajikan lumayan besar. Rasanya kami gak akan sanggup menghabiskan hehehe ... Sebentar kemudian kami mulai menikmati apa yang yang ada di meja. Kami nikmati semuanya dengan santai. Gimana rasanya? Standard saja. Maklum, kedai makan cepat saji ini kan bisa ditemukan dimana-mana hehehe ... Jadi rasa makanannnya ya standard. Dan benar saja apa yang kami duga sebelumnya. Kami gak sanggup menghabiskan pesanan kami. Segera saja mama meminta to go box setelah acara makan bersama ini selesai. Saat kami merasa cukup, kami pun meninggalkan meja untuk memberesi bill. Lumayan juga potongan 20% yang kami dapatkan dari buku kupon ... Ada yang bisa dihemat hehehe ... Setelah itu kami pun pulang dengan kekenyangan hahaha ...

EASTER MASS DI ST CHARLES

Minggu, 31 Maret 2013, kami bertiga berangkat mengikuti misa Paskah di gereja St. Charles. Sengaja kami berangkat ke situ dengan pertimbangan untuk mendapatkan suasana lain. Setelah Misa Minggu Palma, Kamis Putih dan Jum'at Agung di gereja St. Charles, kami mengikuti misa Paskah di gereja St. Charles yang ada di Jl. Ketiga. Kami berangkat 25 menit lebih awal agar kami leluasa mencari tempat parkir dan juga kursi di gereja masih banyak yang kosong. Dan benar saja, 10 menit menjelang misa dimulia, gereja sudah penuh dan bangku yang kosong pun nyaris tidak ada lagi. Beberapa umat terpaksa berdiri selama misa berlangsung. Misa yang kami ikuti berjalan hikmat dan tertib serta lancar. Semua umat nampak antusias mengikuti misa Paskah di hari Minggu siang yang cerah ini. Sekalipun tadi pagi mendung dan sempat hujan, siang ini matahari bersinar lumayan cerah dan suhu udara tidak terasa terlalu dingin. Rasanya suhu sudah jauh lebih bersahabat ... Kami merasa spring beneran dah datang hehehe ... Sebelum misa selesai, romo memberitahukan bahwa di luar gereja tersedia telor paskah yang ada di dalam kantong. Telor ini diperuntukkan siapa saja yang mau. Dan begitu misa berakhir dan kami keluar gereja, kami juga mengambil telor paskah yang tersedia. Telor paskah ini lagi-lagi bukan telor betulan. Telor paskah ini adalah telor plastik yang di dalamnya berisi permen coklat. Tak lupa, papa mengambil gambarku dan mama yang sedang membawa kantong telor paskah. O ya ... Ada satu umat yang menawarkan diri mengambilkan gambar kami bertiga. Ini dia hasilnya ... Happy Easter 2013 ...

Saturday, March 30, 2013

EGG HUNT LAGI (DI REDBUD)

Seperti yang kuceritakan sebelumnya, lagi-lagi aku ikutan acara berburu telor paskah di hari Sabtu, 30 Maret 2013. Aku bersama teman-temanku berkumpul di picnic area samping rumah di jam 2 siang. Acara ini infonya juga ditempel di bulletin board. Selain itu, penghuni apartment juga sudah mendapatkan email sebelumnya. Jadi, acara ini sudah diinformasikan jauh hari sebelumnya. tentunya dengan harapan agar peserta yang ikutan di acara ini banyak. Soalnya, acara seperti ini menjadi seru ketika diikuti banyak peserta. Sebelum acara dimulai, aku dan teman-teman bermain bola terlebih dahulu. Saat panitia datang di jam 1.30, aku sebenarnya bisa mengintip dimana mereka menyembunyikan telor yang akan kami cari. Namun sudah pasti aku tidak mau melakukan itu hehehe ... Kalau aku dah tahu sebelumnya (dimana lokasi telor disembunyikan) jadi gak seru dong acara egg hunt-nya ... Sambil menunggu peserta lain datang, panitia meminta kami mencek keranjang (basket) atau pun tas yang diperlukan sebagai wadah telor yang kami temukan. Aku pun sudah menyiapkan plastic bag dari rumah. Kira-kira jam 2 lebih sedikit, peserta sudah banyak yang berkumpul. Panitia pun meminta kami bersiap-siap mencari telor paskah yang mereka sembunyikan. Apabila ada yang peserta yang beruntung menemukan telor berhadiah, ada gift yang sudah menanti peserta. Ketika aba-aba diberikan, aku pun segera bergabung dengan peserta lain (yang rata-rata anak-anak SD) untuk mencari telor yang disembunyikan. Ada banyak telor yang disebar sehingga hampir semua peserta mendapatkan telor ini. Jangan salah ya ... Telor ini bukanlah telor sungguhan. Telor yang disiapkan panitia adalah telor plastik yang isinya permen coklat. Aku dan teman-teman yang tadi pagi juga sudah ikutan di acara ini gak 100% bersemangat cari telor. Soalnya, pagi tadi kami sudah membawa cukup banyak telor. Sore ini kami sengaja mengumpulkan sedikit telor (gak sebanyak siang tadi). O ya ... Di acara egg hunt sore ini juga ada bunny atau kelinci yang datang dan bergabung bersama kami. Kalau tadi pagi bunny berkostum pink, siang ini bunny berkostum putih. Sudah pasti para peserta yang masih kecil sangat senang dengan kedatangan bunny ini. Mereka pun bersalaman dan berpose bersama. Sebelum acara ini berkahir, peserta dipersilahkan menikmati hidangan yang disediakan panitia yaitu pizza. Sayangnya, pizza ini sedikit terlambat datangnya. Jadinya, banyak peserta yang sudah pulang. Berhubung pizza yang dipesan panitia lumayan banyak, peserta pun boleh menambah pizza yang disantap. Gak cuma 1 slice, kami boleh menambah 1 sampai 2 slices lagi. Kira-kira jam 3.30 acara selesai. Aku pulang sebentar untuk kemudian maen bersama dengan teman-teman. Pastinya aku hepi dengan acara yang lumayan padat sepagian ini, yaitu berburu telor ... O ya ... Acara yang berdekatan dengan hari raya kebangkitan Tuhan ini sudah pasti kuikuti dengan semangat ... Selamat Paskah semuanya ...

EGG HUNT SATURDAY MORNING (MARCH 30TH, 2013)

Hari Sabtu, 30 Maret 2013, aku sudah bangun tidur sejak jam 7 pagi. Aku memang sudah merencanakan bangun pagi karena aku ingin ikutan acara EGG HUNT yang diadakan di IU Northeast Neighborhood Picnic Shelter alias di tempat piknik belakang Campus View Apartment. Kok aku tahu ada acara ini? Seperti biasa, karena ada flyer yang dipasang di bulletin board yang ada di depan apartment. Lalu, siapa yang mengadakan acara ini? Kalau melihat sponsor acara ini ada beberapa nama yang tertulis yaitu Genesis Church, Chi Alpha, The African Studies, Familie & Friends Fellowship. Hmmm ... Banyak juga kan sponsornya? Gak heran, di flyer ini mereka menyebutkan berbagai acara untuk hari ini. Apa sajakah itu? Sudah pasti egg hunt (thousands of egg), prizes, easter bunny, games, food, bicycle give away dan candy ... Nampak menarik kan? O ya ... Di flyer juga disebutkan acara akan berlangsung mulai pukul 9.30 sampai pukul 12 pm. Untuk mereka yang mau ikutan egg hunt, harus daftar dulu. Umur paling besar untuk egg hunt grup anak-anak adalah 12 tahun. Sedangkan egg hunt untuk kategori dewasa akan diadakan setelah egg hunt untuk anak-anak selesai. Jam 9.30, aku dan papa sudah berjalan kaki menuju lokasi acara. Aku menjemput Taki terlebih dahulu. Sesampainya di shelter yang dimaksud, nampak ada banyak sekali pengunjung acara yang sudah memadati lokasi. Gak cuma anak-anak, orang dewasa dan orang tua juga ada. Aku segera saja mendaftarkan diri ke petugas, untuk kemudian ikutan ke acara yang nampaknya sudah dimulai. Aku ikut berjalan di atas kertas berbentuk telor (egg walk) dan juga mengikuti berbagai games yang ada di situ. O ya ... Panitia juga menyediakan beberapa pilihan makanan yang mudah disantap seperti hot dog, chips dan pop corn. Petugas yang memanggang hot dog nampak dengan sabar memberikan hot dog pesanan yang sudah diantri pengunjung. Untuk pop corn, ada seorang petugas yang menjaga mesin pop corn ini. Petugas memberikan pop corn kepada siapa saja yang mengantri disitu. Untuk minumnya, panitia menyediakan air putih, teh, jus dan kopi. Sambil menikmati aneka permainan, aku dan teman-temanku menikmati berbagai menu yang tersedia disini. Kami senang sekali pastinya, karena acara ini berlangsung di hari yang cuacanya nyaman. Ya ... Musim memang baru saja berganti. Dari musim dingin ke musim semi. Karenanya, udara memang sudah terasa lumayan nyaman alias gak terlalu adem hehehe ... O ya ... Acara egg hunt ini dilakukan di penghujung program. Saat acara berburu telor dimulai, segera saja kami mencari telor yang disebar di lapangan yang luas ini. Aku gak terlalu bersemangat mencari karena tanganku dah penuh. Penuh apa? Aku dan semua anak yang datang ke acara ini mendapat bingkisan berupa tas berisi aneka makanan, kacamata asesories dan sejenisnya. Aku dan temanku mengikuti acara pagi ini sampai selesai. Kira-kira jam 12 aku pulang. Tetapi, aku mampir sebentar ke rumah temanku. Temanku menyimpan tas berisi makanan yang diperoleh di acara ini di rumahnya. Temanku ini kemudian ikutan aku pulang ke rumah. Kami akan ikutan acara egg hunt lagi di jam 2 nanti. Kebetulan, acara di jam 2 nanti akan diadakan di belakang rumah. Jadi, aku dan temanku pingin ikutan acara ini hehehe ...

Thursday, March 28, 2013

HOLY THURSDAY DENGAN MENU CHICKEN WING ALA PAPA DAN MAMA

Papa dan mamaku kali ini mencoba mengolah sayap ayam. Kata papa dan mama, sayap ayam yang diolah ini untuk persiapan kami nonton basket tim putra IU melawan Syracuse. Ya ... Bulan Maret seperti ini dikenal dengan sebuat March Madness karena pertandingan bola basket tingkat universitas sedang mendekati masa puncak. Sejak tahun lalu, tim bola basket IU yang masuk dalam 10 besar tim basket terbaik untuk wilayah Midwest (terdiri dari beberapa negara bagian) berkompetisi nyaris tanpa henti. Dengan posisi puncak (nomor 1 dari kesepuluh tim ini), IU pun kemudian melaju ke babak sebelumnya. Kalau masih ingat ceritaku saat kami santap siang di Nick's English Hut hari Minggu tanggal 24 Maret sambil nonton IU melawan Temple University dan IU menang saat itu hingga masuk ke SWEET SIXTEEN (16 tim bola basket putra terbaik gak cuma di Midwest tapi juga dengan grup lain), malam ini IU akan mengawali sistem gugur kompetisi ini dengan melawan Syracuse University NY. Pertandingan ini sendiri akan dilangsungkan di Washington DC. Jadwal pertandingan tersebut adalah pukul 9.45 malam. Berhubung hari ini juga bertepatan dengan hari Kamis Putih, sudah pasti kami ke gereja terlebih dahulu. Misa yang dijadwalkan di jam 7 malam ini diikuti oleh banyak umat. Kami sengaja datang 30 menit sebelumnya agar masih tersedia banyak tempat duduk yang bisa kami pilih. Misa yang diadakan untuk mengenang malam terakhir menjelang wafat Tuhan ini berlangsung dengan hikmat dan tenang. Saat misa selesai, jam menunjukkan angka 9 kurang sedikit. Kami pun bergegas pulang karena udara lumayan dingin. Saat kami sampai di rumah, papa dan mama bersiap mengolah chicken wing yang sudah sejak sore dibumbui. Sejak sore sebelum kami berangkat ke gereja, papa dan mama sudah membumbui sayap ayam yang baru dibeli dari Aldi. Sayap ayam ini dibagi menjadi 2 dan diberi bumbu yang berbeda. Satu wadah berisi sayap ayam berbumbu ayam goreng biasa (bumbu yang digunakan adalah garam, bawang putih, merica, ketumbar, kemiri dan jahe) serta satu wadah lain yang berisi sayap ayam berbumbu teriyaki. Sayap ayam ini dibumbui pada pukul 5 sore dan disimpan di kulkas selama 4 jam. Sepulang kami dari gereja, sayap ayam berbumbu teriyaki dipanggang (di-grill) sedangkan sayap ayam berbumbu lainnya digoreng (sedikit deep fried). Hasilnya seperti apa? Lihat sendiri ya dalam gambar yang diposting ini hehehe ... Sebagai pelengkap, mama memotong celery segar besar dan menyiapkan dip siap santap untuk cocolannya. Jam 9.45 saat pertandingan basket dimulai, kedua olahan sayap ini sudah siap. Sambil menonton pertandingan di teve, kami nikmati sayap ayam olahan sendiri ini. So pasti enaklah hehehe ... Meski akhirnya IU kalah dari Syracuse (selisih 10 poin) kami tetap bangga dengan IU. Sama seperti tahun lalu yang berhenti sampai di babak 16 besar, tampaknya tahun depan IU musti lebih maju lagi ... Go IU ...  

Monday, March 25, 2013

I LOVE SNOW

Hari ini adalah hari Senin tanggal 25 Maret 2013. Sepulang dari kerja, papa dan mama mengajakku mengambil gambar di sebelah bell tower. Ngapain kami ambil gambar disitu? Karena hari ini salju masih turun. Kata papa dan mama, mumpung salju yang turun adalah salju yang cantik, kita sebaiknya memanfaatkan kesempatan dengan ambil gambar sebanyak-banyaknya hehehe ... Jadilah kami bertiga berkendara dan memarkir kendaraan di parking lot yang ada di samping bell tower tersebut. Sebenarnya bell tower ini sangat dekat dengan rumah. Sebenarnya kami bisa jalan kaki menuju lokasi ambil gambar kali ini. Namun, karena dingin yang lumayan menyengat, kami memilih berkendara saja hehehe ... Saat kami sampai di lokasi, kami tidak segera keluar kendaraan. Papa perlu menset kamera terlebih dahulu sampai siap pakai. Rencananya, kami akan ambil gambar dengan bantuan tripod agar acara foto bareng dengan latar belakang salju terlaksana hehehe ... Saat kamera siap, kami kemudian keluar dari kendaraan dan mulai beraksi. O ya ... Salju masih saja turun. Jadi kami musti berpakaian dengan benar agar badan kami tidak basah. Berpakaian dengan benar itu bagaimana? Mengenakan jaket, bersepatu, memakai kaos tangan (kalau diperlukan) dan juga penutup kepala. Hanya saja, saat pengambilan gambar dimulai, kepala sebaiknya tidak ditutup dengan hoody karena akan membuat wajah terlihat gelap. Kalau penutup kepala yang digunakan adalah topi, gak pa pa banget, asalkan agak ditarik ke atas (gak menutupi muka hahaha ...) ... Dengan latar belakang salju yang masih terus turun, kami bertiga ambil gambar lumayan banyak. Dari tempat kami berdiri, kami lihat hamparan putih salju yang ada dimana-mana. Sekalipun jalan raya terlihat jelas (karena sudah diberi garam, sehingga salju cepat mencair) hamparan salju putih yang maha luas ini seolah memenuhi semua area kosong yang ada di Bloomington. Pemandangan seperti ini merupakan salah satu yang menjadi favorit mama, mengingat salju turun memang hanya ada di negara yang memiliki 4 musim. Tahun ini salju masih bermurah hati dengan terus turun. Sama sekali berbeda dengan tahun lalu, dimana salju turun dengan volume yang teramat sedikit. Saat salju turun di tanggal 22 Desember lalu, salju langsung turun dengan volume banyak. Saat ada blizzard di tanggal 26 Desember lalu, salju sungguh seperti tumpah dari langit. Saat salju turun lagi di bulan Januari dan Februari, volume-nya masih saja banyak. Dan saat kami berada di bulan Maret ini, salju masih mau datang dan menyapa. Wuih ... Aku kok jadi romantis banget? Hehehe ... Sesudah acara ambil gambar selesai, kami pun segera pulang. Tapi jangan salah ... Aku kemudian bermain sledding bersama teman-temanku. Mumpung masih ada salju, meluncur yuk ...    

Sunday, March 24, 2013

PALM SUNDAY 2013

Minggu, 24 Maret 2013 adalah Minggu Palma. Papa dan mama mengajakku ke gereja St Paul di misa jam 5.30 sore. Saat kami berangkat ke gereja, jam menunjuk angka 5.10 sore dan hail (hujan es) lumayan terasa saat kami berjalan menuju kendaraan di parking lot. Kami memang tiba lebih awal di gereja. Kata mama, sengaja kita berangkat agak awal agar kami memiliki waktu cukup untuk mencari tempat duduk. Seperti biasa, misa Minggu Palma di negara ini ditandai dengan hadirnya daun kelapa yang masih muda (janur) dan bukan daun palma yang biasa kita bawa sebagaimana yang kita miliki di tanah air. Misa yang diikuti oleh banyak umat ini berlangsung lebih dari 1 jam karena ada pasio (pembacaan kisah sengsara Tuhan) oleh romo dan petugas. Inilah misa Minggu Palma ketiga yang kami ikuti di negara ini. Ya ... Tidak terasa kami sudah 3 tahun berada di negara ini hehehe ... Saat misa usai dan kami keluar gereja, ternyata seluruh halaman luar gereja sudah tertutup salju. Salju yang indah sekali. Yang ini sih kata mama hehehe ... Segera papa dan mama berinisiatif mengambil gambar suasana sore ini. Karena papa perlu ambil kamera di rumah, papa pun kemudian pulang sebentar. Aku dan mama kemudian menunggu papa dengan datang ke dining hall untuk ikutan acara makan malam bersama. Acara makan malam bersama ini dikhususkan untuk mahasiswa sebenarnya ... Namun, aku tetep aja ikut hehehe ... Mama hanya mengantarku alias hanya aku yang ikutan antri bersama mahasiswa lain. Menu makan malam kali ini adalah chicken wing dan nugget. Ada juga dessert berupa mini sus dan air minum. Aku dan mama sebentar saja berada di ruang makan ini, karena acara ini memang hanya diselenggarakan selama 30 menit. Segera sesudah aku meletakkan plate-ku yang kotor ke trash can, aku dan mama kembali menunggu papa di gathering space. Saat papa datang, segera kami ambil gambar dengan latar belakang salju yang indah ini. Sungguh, hari ini kami beneran happy karena saat musim semi sudah mulai, kami bisa melihat salju indah ini. Kami juga gak mengira banget, salju masih datang di akhir bulan Maret yang nota bene sudah masuk spring. Kami nikmati salju yang menempel dan memutihkan semuanya. Pohon dan ranting tidak lagi berwarna, tanah beserta rumput dan bunga juga memutih semua, seperti halnya atap rumah, jalan raya, kendaraan dan apa saja. Coba perhatikan gambar-gambar yang kami ambil di samping dan depan gereja. Indah sekali bukan?  

MAKSIBAR DI NICK'S ENGLISH HUT

Minggu siang, 24 Maret 2013, kami menyempatkan diri santap siang bersama di sebuah tempat makan di sekitar library. Kami memang berencana makan siang keluar siang ini, karena ada tempat yang kami akan datangi. Tempat itu ada di dekat library. Saat kami sampai di tempat itu, kami baru tahu bahwa menu yang kami cari bukanlah apa yang kami mau. Jadilah kami memutuskan pindah tempat. Kami memilih 2 tempat yang akan kami datangi selanjutnya. Saat kami sampai di tempat pertama, ternyata hari itu mereka closed karena digunakan untuk "PRIVATE PARTY". Lalu kami meneruskan ke tempat yang satu lagi yang memang juga kami rencanakan untuk kami kunjungi. Apakah nama tempat itu? NICK"S ENGLISH HUT. Tempat makan yang berlokasi di dekat library ini tidak nampak luas dari luar. Saat kami masuk, baru kami tahu bahwa tempat makan ini lumayan besar. Seperti biasa, seorang petugas menanyakan berapa orang yang akan bersantap disini. Kami kompak menjawab 3 orang. Kami dipersilahkan mengikuti petugas yang dengan segera menemukan tempat duduk untuk kami. Baru sebentar kami duduk, datang petugas lain yang menanyakan kami mau minum apa. Seperti biasa, papa dan mama memilih air; sedangkan aku memesan es teh. Mereka tidak menyediakan teh manis dalam daftar menu. Kalau mau teh manis, mereka menyediakan gula di atas meja. Petugas tersebut kemudian mengambilkan air minum pesanan kami. Di atas meja sudah tersedia menu yang bisa kami pilih. Aneka menu yang tersaji adalah menu khas negara US, dengan starter berupa soup, salad, chicken wings dan sejenisnya. Untuk menu utama mereka menyajikan pizza, burger, stromboli dan steak. Sebentar saja mama dan papa sudah menemukan menu spesial yang hanya disajikan di siang hari antara Minggu sampai Kamis. Menu apakah itu? Kombinasi antara makanan pembuka dan makanan utama. Apa makanan pembuka yang tersedia? Soup, chili, salad dan sejenisnya. Makanan utama yang bisa dipilih adalah pizza ukuran mini, stromboli ukuran sedang atau sandwich ukuran separo. Mama memilih stromboli dengan salad, sedangkan papa memilih pizza dengan chili. Bagaimana dengan aku? Apa yang kupilih? Aku memilih grilled chicked breast. Tak lupa mama menambahkan kentang goreng 1 porsi (ukuran besar). Kentang goreng ini termasuk makanan pembuka sekaligus side dish. Sebagai makanan pembuka, kentang goreng akan datang mendahului makanan yang lainnya. Setelah semua menu pesanan kami dicatat petugas, kami segera melihat secara cermat tempat makan yang lumayan terkenal di B-Town ini. Nick's English Hut merupakan native resto alias resto lokal Bloomington yang sering sering direkomendasikan untuk tidak dilewatkan oleh mereka yang singgah atau tinggal di B-Town. Restoran yang ruang dalamnya terbagi menjadi 2 bagian besar yaitu dining room model kubikal dan dining room yang mirip model bar, memiliki interior yang unik dan menarik. Tempat duduk yang didominasi warna merah nampaknya sengaja dipilih oleh pemilik restoran mengingat merah merupakan salah satu warna kebesaran Indiana University adalah merah. Dinding resto yang berlapis kayu berwarna coklat tua dipenuhi aneka pigura berisi aneka berita seputar restoran ini, berita seputar Bloomington, berita seputar IU dan pastinya berita seputar tim basket IU? Tim Basket IU? Ya ... Restoran ini merupakan salah satu tempat favorit untuk acara nonton bareng. Tak heran, di restoran ini kami melihat ada banyak sekali televisi yang bertengger di dindingnya dan semuanya menyalakan satu channel yang sama yaitu channel olahraga. Hari ini kami beruntung, karena kami menikmati santap siang bertepatan dengan menyaksikan pertandingan basket antara IU melawan Temple University (Pennsylvania). Kami sungguh tidak mengira akan seberuntung ini, karena kami tidak sempat membaca koran atau melihat internet hari ini. Aku dan papa biasanya melihat acara pertandingan basket tim IU di televisi. Na ... Hari ini aku baru tahu saat aku masuk restoran ini. Awalnya, kami bertiga masuk biasa saja, tidak terlalu mencermati sekeliling kami. Baru setelah melihat acara pertandingan di televisi, kami sadar bahwa hanya kami yang tidak mengenakan pakaian berwarna merah atau putih atau pun memakai atribut yang menunjukkan kami adalah simpatisan IU. Hampir semua yang berkunjung, baik tua maupun muda, laki-laki maupun perempuan, keluarga maupun perseorangan, nampak memakai atau membawa atribut IU. Nampak juga petugas dari stasiun TV lokal nampak asyik mengambil gambar para pengunjung. Sambil menunggu pesanan kami sampai inilah beberapa kali terdengar tepuk tangan pengunjung saat tim IU mencetak skor. Sebaliknya, saat ring IU kemasukan angka, pengunjung restoran dengan kompak terdengar berkata "no" atau "ao". Jadinya, acara makan siang kami menjadi seru juga hahaha ... Saat kentang goreng sampai di depan kami, kami segera menyantapnya sambil tetap menonton tv. Kalau dipikir-pikir, pinter juga restoran ini. Pengunjung mungkin tidak akan merasa terlalu lama menunggu karena mereka larut dalam acara nonton bareng hehehe ... Ketika kentang goreng habis, mama mencoba bertanta pada petugas apakah kami bisa memesan chicken wing. Kata petugas tersebut, chicken wing-nya habis. Wa ... Laris banget ya ternyata chicken wingnya? Hehehe ... Ya sudah ... Kami pun menunggu pesanan kami datang. Kira-kira 15 menit sejak kami memesan, petugas datang dan menyajikan menu pesanan kami di meja. Ternyata apa yang ada di hadapan kami memiliki porsi yang lumayan besar. Grilled chicken breast yang dimasukkan dalam roti (berbentuk burger) yang disertai kentang pesananku nampak memenuhi wadahnya yang berupa piring besar. Pizza mini dan chilli yang dipesan papa juga nampak mengenyangkan. Stromboli dan juga salad yang dipesan mama sama juga, memenuhi isi piring hehehe ... Kira-kira kami sanggup menghabiskan apa yang kami pesan nggak ya? Kita lihat ya ... O ya ... Stromboli itu sebenarnya gak beda jauh sama sandwich, hanya saja daging yang menyertainya berbentuk giling (ground). Pastinya, sambil bersantap kami tetap menonton basket IU dan Temple. Seru juga nih pertandingan basket kedua tim ini. Kira-kira 20 menit kami bersantap, apa yang ada di depan kami nyaris ludes. Ternyata kami semua kelaparan hahaha ... Kami juga sempat saling cicip menu pesanan kami dan menurut kami, rasa makanan yang di tempat ini lezat juga. Saat kami merasa cukup bersantap disini, kami segera memberesi bill dan bersiap pulang. Pertandingan belum menyelesaikan 1 round (ronde). Skor kedua tim sama. Kami tinggalkan resto ini dan apa yang terjadi saat kami keluar resto? Hail alias hujan es. Kami tetaop menyempatkan ambil gambar di depan restoran sebelum kami pulang. Lumayan deras juga hail yang turun sore ini ... Memang seharian tadi mendung, tapi aku gak mengira hujan es akan datang sore ini ... Gimana kesanku atas Nick's English Hut? Dah pasti menyenangkan-lah ... Selain makanannya enak, suasananya OK juga hehehe ... Dan yang gak kalah mengejutkan bagiku, ternyata Presiden Barrack Obama pernah datang ke Nick's English Hut ini lho hehehe ...  

BELI BUKU DI MONROE LIBRARY

Minggu, 24 Maret 2013, kami bertiga menuju Monroe Library. Selain untuk mengembalikan buku dan kaset film, papa dan mama perlu melihat program cuci gudang tahunan yang diadakan oleh perpustakaan ini. Program cuci gudang dilaksanakan selama beberapa hari. Untuk hari Jum'at dan Sabtu, buku yang disediakan selama cuci gudang bisa diperoleh pengunjung dengan cara membeli per 1 buah buku. Kalau aku tidak salah, 1 buku dihargai 50 sen. Untuk hari Minggu, program mereka agak lain. Pengunjung diberi 1 kantong plastic bag dan pengunjung dipersilahkan mengisi tas ini sampai penuh. 1 tas akan dihargai 4 dolar berapapun isi di dalamnya. Sementara itu, untuk hari Senin, pengunjung dipersilahkan memiliki buku-buku yang diinginkan tanpa perlu membayar alias gratis. Logikanya, buku yang bagus sudah akan terjual di hari Jum'at sampai Minggu. Sementara, buku yang masih tersisa di hari Senin (mungkin) adalah buku-buku yang kurang diminati. Bagaimana dengan papa dan mama? Papa dan mamaku memilih melihat dan membeli beberapa buku di hari ini. Kata mama sih, agar kita ada kontribusi-lah hehehe ... Kok yang memilih hanya papa dan mamaku? Iya ... Aku memang gak ikutan acara cuci gudang yang ada di Room 1B dan 1C ini. Aku memilih menunggu papa dan mamaku mencari buku sambil membaca di ruang baca anak (lantai 1). Saat papa dan mama menyusulku (setelah mereka selesai belanja), aku penasaran dengan apa yang ada di dalam tas mereka. Kata papa dan mama, tas plastik ini berisi buku memasak dan buku pengetahuan populer. O ya ... Mama juga cerita kalau mama dan papa juga bertemu Tante Sonia dan Aisya di ruang cuci gudang tersebut. Mereka nampak asyik memilih beberapa buku. Kata papa dan mama lagi, ruang untuk cuci gudang ini lumayan dipadati pengunjung. Buku-buku yang disediakan banyak sekali. Tentu buku-buku ini dibagi dalam beberapa klasifikasi, seperti buku untuk anak, remaja; buku tentang pendidikan, kesehatan, ilmu hukum, psikologi, agama, sejarah, filsafat; buku tentang pengetahuan populer, biografi; buku tentang memasak dan hobi lain dan masih banyak lagi. Silahkan lihat gambar mama bersama Tante Sonia dan Aisya diantara acara cuci gudang hari ini ...

Saturday, March 23, 2013

NASI KUNING

Sabtu, 23 Maret 2013, mama mencoba membuat nasi kuning ala dapur RB 802 hehehe ... Inilah percobaan pertama pembuatan nasi kuning yang ternyata gampang sekali. Ini kata mama lho ya ... Kata mama, cara membuat nasi kuning sebenarnya sama dengan menanak nasi biasa. Hanya saja, mama menambahkan bubuk kunyit dan santan agar nasi berwarna kuning. Kalau mau, bisa juga ditambahkan lemongrass (daun serai) dan bay leaf (daun salam). Hanya saja, kali ini mama tidak memakai kedua jenis daun tersebut. Jadi, gimana dong nasi kuning ala mama? Ambil beras dan masukkan dalam rice cooker. Cuci seperti biasa. Setelah itu, mama akan menanak beras dengan air sedikit terlebih dahulu. Sambil menunggu air menyusut, mama mencampur santan dan bubuk kunyit ditambah garam sedikit. Kalau santan dirasa terlalu kental, tambahkan air hangat. Sesudah itu, masukkan santan tadi ke dalam rice cooker dan aduk beras (yang belum matang) agar santan ini terserap merata. Biarkan rice cooker menanak nasi kuning ini sampai matang. Begitu nasi kuning matang, segera tercium bau nasi yang lain daripada yang lain. Nasi kuning siap disantap hehehe ... Sebagai pelengkap, mama menggoreng telor yang diberi irisan daun bawang. Hmmm ... Bau telor goreng ini sedap sekali. Mama juga menambahkan ayam goreng tepung yang tinggal diangetin sebentar. Tak lupa, irisan tomat juga disajikan. Sayangnya ketimun gak ada, jadi ya tanpa ketimunlah hehehe ... O ya ... Mama juga menyiapkan abon di atas meja. Lengkap kan lauk penyerta nasi kuning sore ini? Sebelum nasi kuning ini kami cicipi, seperti biasa mama meminta papa mengambil gambar terlebih dahulu. Setelah papa jeprat sana jepret sini beberapa kali, nasi kuning pun siap dihabiskan. Segera kami mengambil lauk untuk ditambahkan ke nasi kuning yang sudah ada di piring kami. Gimana rasanya? Sudah pasti siplah ... Buatan sendiri kan musti dipuji sendiri hahaha ....

Wednesday, March 20, 2013

MENYAMBUT 6TH GRADER

Hari ini, Rabu 20 Maret 2013, aku meminta papa mengantarku ke sekolah. Pagi? Bukan ... Sore hari, tepatnya di jam 6.15. Kenapa aku ke sekolah sore hari? Hari ini ada program Open House di sekolahku, SMP Tri-North, untuk para siswa kelas 6 dari beberapa SD sekitar seperti SD-ku dulu University Elementary, SD Binford, SD St Charles dan beberapa SD yang satu rayon dengan SMP-ku. Kegiatan Open House ini rutin diadakan setiap tahun. Tujuannya adalah untuk memperkenalkan sekolah dan aneka kegiatan di dalamnya. Seperti kita membukakan pintu rumah bagi para tamu, SMP-ku melakukan hal serupa. Sudah pasti para siswa diminta terlibat dalam kegiatan ini. Termasuk aku. Aku ada di kelas string karena aku bergabung dengan kegiatan ini sejak awal tahun. Sore ini, peserta kelas string diminta Mrs Gouker untuk berkumpul di jam 6.30. Kami perlu menyetel alat dan siap di kelas sebelum kegiatan dimulai. Acara open house ini dimulai di jam 7 malam. Para tamu yang datang (orangtua dan siswa kelas 6) akan masuk ke sekolahku dan dipersilhakan melihat-lihat aneka kegiatan yang ada di sini. Sebelum berkeliling di kelas-kelas, para tamu tersebut dipersilahkan masuk auditorium dan kepala sekolah akan memberikan sambutan berupa ucapan selamat datang dan perkenalan singkat profil sekolahku. Setelah acara di auditorium selesai, orangtua dan siswa kelas 6 mulai berkeliling sekolah. Termasuk mengunjungi ruang/kelas string dimana aku dan teman-teman tengah mempraktikkan hasil latihan kami. Kami memainkan beberapa komposisi dengan dipandu langsung oleh Mrs Gouker. Kulihat beberapa pengunjung datang dan melihat kami bermain dengan antusias. Secara bergantian, pengunjung datang dan melihat kami bermain alat musik gesek. Saat kami selesai memainkan beberapa lagu, Mrs Gouker mempersilahkan kami meninggalkan kelas string. Aku sebenarnya ingin melihat beberapa kegiatan yang juga disiapkan teman-temanku, sayangnya papa mengajak aku segera pulang. Jam sudah menunjuk angka 7.30 dan aku masih perlu belajar di rumah. Ya sudah ... Aku pun ikutan papa pulang meski acara belum selesai hehehe ....

Monday, March 18, 2013

BREAKFAST AT BREAK ROOM

Pagi ini, Senin 18 Maret 2013, mama dan teman-temannya menikmati sarapan bareng di beak room. Break room adalah sebuah ruang bernomor 117 yang dipergunakan sebagai mabes alias markas besar teman-teman mama. Setiap pagi, teman-teman mama akan melakukan presensi di ruang ini dengan menggunakan salah satu komputer. Setelah itu mereka akan ke Center Desk (ruangan dimana mamaku berada) untuk mengambil kunci dan beberapa kertas kerja yang berisi catatan untuk mereka hari itu. Di break room sendiri ada beberapa fasilitas yang bisa mereka pergunakan seperti dapur (lengkap dengan kulkas dan kompor), ruang tengah (sebut saja living room) dan kamar mandi. Di raung tengah inilah tersedia couch, meja makan, locker mereka dan beberapa barang milik mereka yang ditinggal disitu. 2 perangkat komputer yang ada digunakan untuk clock in dan clock out (presensi datang dan pulang) serta untuk aneka keperluan pribadi mereka seperti membalas email, mengetik sesuatu dan main games. Idealnya break room ini hanya dipakai untuk presensi pagi (clock in di jam 8), istirahat pagi (jam 10 - 10.15), istirahat siang (12 - 12.30), istirahat siang (3 - 3.15) dan presensi sore hari (clock out di jam 4.30). Namun, ruang itu sering juga dipakai diluar jam-jam itu hehehe ... Memangnya diluar jam itu teman mama dimana? Ya kerja-lah, masak mau di break room alias di ruang istirahat terus hahaha ... Mamaku sendiri tidak pernah ke ruangan itu. Untuk istirahat, mama menggunakan ruang yang sama dengan yang dipakai ngantor. Pagi ini acara sedikit berbeda. Setelah presensi, mama menuju break room ikut ikut sarapan bareng teman-temannya. Acara breakfast bareng ini rencananya akan diadakan di hari Jum'at kemarin, tetapi diundur hari Senin ini karena ada salah satu teman mama gak kurang sehat. Saat mama masuk ke ruangan ini, sudah tersedia menu sarapan berupa 2 galon susu (puti dan coklat), donat aneka rasa dan buah potong beserta dipnya. Buah yang dipotong pagi itu adalah pisang, nanas, apel dan anggur. Sarapan model begini ini yang praktis dan mudah disiapkan. Kecuali buah potong, semua tinggal disajikan di atas meja hahaha ... Mama pun mengambil 2 donat (dengan tambahan stawberry dan karamel) dan buah potong. Untuk susu mama tidak mengambilnya karena sudah meminumnya di rumah (kopi susu). Seperti biasa, sebelum sarapan dimulai, mama mengambil beberapa gambar. Teman-teman mama dah hapal kebiasaan mama yang satu ini hehehe ... Sesudah gambar diambil, mama dan teman-temannya pun menikmati sarapan dengan happy ...