Saturday, September 28, 2013

CONNER PRAIRIE - FISHER IN

Sabtu, 28 September 2013, papa dan mama mengajak aku mengunjungi sebuah museum di daerah Fisher di State Indiana juga. Apa nama tempat itu? Conner Prairie. Kenapa kami pergi ke museum ini? Sudah pasti karena kami belum pernah kesini hehehe ... Sebenarnya, kami memiliki alasan untuk datang kemari. Hari ini adalah hari spesial bagi warga US karena hari ini ada program Museum Day yang diadakan pemerintah. Museum Day adalah sebuah program rutin yang diadakan setiap tahun berupa hari kunjungan ke berbagai museum secara serentak di berbagai negara bagian, khususnya yang memiliki afiliasi dengan yayasan Smithsonian. Sebagai informasi, jumlah museum di US sangat banyak. Hampir semua state memiliki museum dan jumlah museum di setiap state sangat banyak. Dimulai dari state museum, children museum, art museum, science museum, airforce museum dan aneka jenis museum lainnya. Khusus di Mueum Day, ada fasilitas masuk museum gratis bagi siapa saja yang memiliki tiket. Salah satu caranya adalah dengan mengakses situs museum tersebut dan mencetak tiket untuk tanggal hari ini. Cetakan tiket yang kita bawa akan ditukar saat kita masuk museum tersebut. Berhubung hari itu kami hanya ingin berkunjung ke museum ini, kami hanya mencetak tiket masuk untuk Conner Prairie. Sebenarnya, kalo kita mau berkunjung ke beberapa tempat (museum) sudah pasti bisa, sepanjang waktunya mencukupi. Acara Museum Day memang hanya berlangsung hari ini dan waktunya dari jam museum buka sampai jam museum tutup. Kalau museum yang mau kita kunjungi berdekatan lokasinya (di Washington DC misalnya) bisa jadi dalam sehari kita bisa melihat banyak hal. Namun, kalo lokasinya berjauhan, sudah pasti kecil kemungkinan kita bisa berkunjung ke banyak tempat karena jarak tempuh antar museum seringkali menghabiskan banyak waktu. Satu yang juga perlu diketahui, museum di US umumnya memiliki ukuran yang lumayan luas. Jadi, kalo kita merencanakan berkunjung ke sebuah museum, kita perlu menyediakan waktu minimal 2 jam di museum itu. Terbayang kan besarnya? O ya ... Darimana sebenarnya informasi mengenai program ini? Dari sekolahku. Ya ... Guru di sekolahku mengirim imel kepada para orangtua siswa akan adanya program ini. Mamaku kemudian mencari museum di state Indiana yang mengikuti program ini. Dari beberapa tempat yang dilihat mama, ada 2 tempat yang menarik hati mama. Setelah menimbang-nimbang, mama memilih mengunjungi Conner Prairie. Kata mama, tempat ini kok sepertinya OK hehehe ... Maka, di hari Sabtu itu pun kami berangkat dari rumah pukul 9 pagi dan kami nikmati perjalanan di hari Sabtu pagi cerah menuju Fisher. Setelah menempuh perjalanan selama 90 menitan, kami sampai di lokasi. Sebuah balon udara nampak menjadi penanda lokasi piknik ini (balon ini terlihat sejak kami memasuki jalan utama menuju Conner Prairie). Kami lihat parkiran yang luas sekali ini lumayan penuh dengan kendaraan. Kami pun segera keluar dari kendaraan dan segera menuju bangunan utama dimana kami bisa menukar tiket. Bersama dengan pengunjung lain, kami menanti dengan sabar sampai kami tiba di depan petugas. Saat kami serahkan kertas cetakan yang kami persiapkan sebelumnya, kami kemudian diberi sticker oleh petugas untuk ditempel. Sticker ini kami bawa/pakai terus kami selesai berkunjung di museum ini. Kalau kami tidak membawa tiket dari rumah, berapa harga tiket sebenarnya? 15 dolar per orang. Wa ... Lumayan mahal kan? Kami merasa senang juga bisa menghemant uang yang lumayan banyak hehehe ... Setelah sticker kami dapatkan, kami kemudian memasuki lorong yang di sisi kiri dan kanannya berupa ruang-ruang. Ada museum store, ada ruang kerja (workshop) untuk anak-anak, ada rest room dan ruang terbuka lainnya. Ruang-ruang ini berada di sebuah gedung yang menjadi gedung utama (semacam gerbang masuk - tetapi berupa gedung) tempat kita masuk dan keluar dari kompleks museum. Saat kita datang, kita membeli tiket di situ kemudian masuk ke kompleks museum melalui gedung yang sama. Demikian juga saat pulang nanti, pengunjung juga melalui ruangan ini untuk keluar kompleks museum. Saat kami kemudian keluar gedung, kami ketemu dengan wahana berbentuk melingkar (bangunan beratap berbentuk melingkar) dengan are terbuka di tengahnya. Rupanya, disitulah tempat balon udara berlabuh hehehe ... Bagi yang menginginkan menaiki balon udara, pengunjung dipersilahkan mengantri di bagian lain gedung/bangunan yang berbentuk melingkar ini. Jadi, dari selasar bangunan berbentuk melingkar ini kita bisa melihat balon udara yang masih berada di tanah yang kemudian perlahan naik ke angkasa. Balon itu terikat dengan kuat pada pasak beton untuk kemudian tambangnya pelan-pelan mengendor saat balon bergerak naik. Menarik bukan? Dari selasar ini kami kemudian memiliki beberapa pilihan untuk mengunjungi berbagai koleksi museum ini. Kalau mau naik trem bisa. Kalau memilih berjalan kaki, bisa juga. Lebih bangus malah hehehe ... Di antara 2 pilihan ini, aku memilih naik trem untuk menuju kompleks museum. Sebenarnya, kalo kita memilih naik trem, kita bisa memulai mengeksplorasi dari lokasi terjauh. Sebaliknya, kalo kita jalan kaki, kita memulai petualangan dari lokasi terdekat. Kalo kita naik trem dulu, kita tinggal jalan kaki menuju berbagai tempat sampai akhirnya kembali ke gedung utama. Sebaliknya, kalau kita memilih jalan kaki saat mengawali acara jalan-jalan, pulangnya kita bisa naik trem. Karena pingin lihat lokasi yang jauh duluan, kami memutuskan naik trem. Perjalanan naik trem didahului dengan menyusuri pagar pembatas kompleks museum ini. Kemudian kami melewati kandang binatang sebelum kami akhirnya sampai di lokasi trem berhenti yaitu miniatur sebuah stasiun kereta api. Nampak sebagian bangunan hangus terbakar (memang didesain demikian hehehe ...). Kami kemudian turun dan bersiap mengikuti petualangan pertama. Apa itu? Kami masuk ke sebuah rumah dan kemudian kami disuguhi cerita heroik perang sipil (mereka yang pro dan kontra slavery di masa itu) dari sebuah video yang interaktif (pengunjung seolah-olah ikut dalam perang itu hehehe ...). Lumayan seru juga nih ... Karena bisa berinteraksi baik secara visual muapun tidak, museum ini sebenarnya tidak hanya bernama CONNER PRAIRIE melainkan CONNER PRAIRIE: INTERACTIVE HISTORY PARK. Jadi sekarang kami bisa membayangkan kalau yang namanya museum itu ternyata gak melulu ada di dalam gedung dan menikmati aneka koleksi yang dimiliki museum tersebebut, melainkan kami bisa terlibat langsung dan merasakan apa yang terjadi di masa itu. Seru kan? Setelah selesai menyaksikan acara perang di rumah ini, kami melanjutkan perjalanan menuju kompleks lainnya. Kami memasuki sebuah bangunan yang ternyata merupakan replika bangunan sekolah tempo dulu termasuk di dalamnya ada mesin untuk mengirim pesan yang baru sekali ini kulihat. Kata mama, kalo melihat simbolisasi huruf yang ada di situ, seperti sandi morse saja. Apa itu sandi morse? Kata mama lagi, dulu sewaktu mama ikutan pramuka, mama mempelajari cara-cara pengiriman pesan yang tidak biasa dengan bantuan bendera atau peluit. Semaphore adalah pengiriman pesan lewat bendera, sementara morse adalah pengiriman pesan lewat peluit. Caranya gimana? Ya kita musti tahu dulu alat apa yang akan digunakan untuk mengirim pesan, menghapal sandi/kode setiap huruf dan menyampaikan pesan berdasarkan itu. Rumit? Nggak ... Menyenangkan sekali sebenarnya ... Aku sempat praktek menulis beberapa huruf seperti menuliskan namaku, nama mama dan seterusnya. Dari gedung sekolah kami masuk ke gedung yang juga menyajikan video tentang perang sipil yang terjadi. Sesudahnya kami memasuki kompleks replika bangunan masa itu seperti kandang ternak, kandang ayam, kereta yang dipergunakan di masa itu, gudang penyimpanan, tempat penjemuran pakaian (belum ada washer dan dryer hehehe ...) dan seterusnya. Kami juga berkunjung ke lokasi bisnis di jaman dulu seperti hotel, restoran, kantor, bank, pabrik dan aneka jenis bangunan di masa  lalu. Termasuk di dalamnya perkampungan Indian di masa itu. Hampir semua koleksi museum berbentuk kompleks bangunan dari masa ke masa dimasa tahun 1800-an. Rasanya perlu waktu satu hari penuh kalo mau melihat dengan detil dan serius hehehe ... Sudah pasti kami tidak melakukan kunjungan dengan model seperti itu. Kami melihat beberapa bagian secara detil, selebihnya kami berjalan begitu saja di antara koleksi museum yang ada. Saat jam menunjuk angka 2, papa dan mama mengajakku mengunjungi kedai yang ada di dalam kompleks museum ini. Kedai yang merupakan satu-satunya kedai makanan ini dipadati banyak pengunjung. Biar gak kelamaan nunggu, kami memesan paket yang sederhana yaitu burger. Paket seharga 7 hingga 8 dolar ini terdiri atas burger, chips dan air minum ukuran sedang. Setelah selesai memesan, kami musti menunggu sebentar sebelum pesanan diantar ke meja makan. Kedai makan ini menyediakan ruang makan yang lumayan luas. Namun demikian, ruangan ini nampak penuh karena jam bertepatan dengan waktu makan siang. Kalau kita hanya mengingkan es krim, kita bisa membeli di counter lain (masih di kedai makan ini juga). Kenapa kami membeli paket makan siang disini? Kata mama karena kita sudah tidak membayar tiket masuknya, jadi sebaiknya kita membeli sesuatu hehehe ... Selain paket makan siang, ada lagi yang lain yang kita beli nggak? Ada ... Apa itu? Oleh-oleh hehehe ... Setelah acara makan siang selesai, aku, papa dan mama meneruskan acara jalan-jalan sebentar sebelum kami memutuskan keluar dari kompleks ini dan pergi ke toko oleh-oleh. Disitu kami membeli popcorn caramel (kesukaan mamaku) dan beberapa jajanan ringan (seharga 1 dolaran). Setelah acara belanja oleh-oleh selesai, kami kemudian memutuskan pulang. Jam sudah menunjuk angka 3.30 dan rasanya cukup sudah acara jajah musueum hari ini. O ya ... Hampir lupa ... Kami ketemu om Mukhtar di kompleks museum ini lho. Om Mukhtar datang bersama teman-teman lain (international students). Kami sempat ngobrol sebentar sebelum kami pulang. Kata om Mukhtar program yang diikutinya sampai jam 10 malam nanti. Jadilah kami kemudian mengakhiri obrolan dan kami berpisah di parkiran hehehe ... Acara hari ini pun kurasakan sebagai acara mengesankan bagiku karena ada banyak hal baru yang kupelajari. Thanks pa and ma!

Friday, September 27, 2013

THANK YOU LUNCHEON

Hari Jum'at 27 September 2013, papa dan mama mengikuti acara Thank You Luncheon yang diadakan di salah satu dorm yaitu Wilkie. Acara ini rutin diadakan setiap tahun oleh divisi RPS (Residential Program and Services) bagi semua staff yang beraktifitas di divisi ini. Sama seperti tahun lalu (hanya saja tahun kemarin papa gak ikutan), acara ini menjadi meriah karena semua personil RPS akan bertemu dan beramah tamah dalam suasana yang tidak terlalu formal. Acara ini diawali dengana sambutan oleh direktur RPS dan dilanjutkan dengan perkenalan satu orang directur baru di lingkungan RPS sebelum akhirnya dilanjutkan dengan launching satu program baru. Setelah semua acara inti selesai, acara pun dilanjutkan dengan santap siang bersama. Tim RPS yang menyiapkan acara siang ini menyajikan menu utama pizza aneka rasa, buah (apel), chips, cookies, air minum dalam kemasan (termasuk soda juga) dan es krim. Semua yang hadir dipersilahkan mencicipi hidangan sepuasnya hehehe ... Termasuk kalau mau membawa pulang juga boleh, asal sesuai dengan kapasitas (tidak berlebihan). Berhubung ada satu teman mama tidak bisa datang di acara ini, mama kemudian membawa pulang beberapa cookies seperti yang terlihat di dalam postingan ini. Nampak yummy kan? 

Thursday, September 26, 2013

GATHERING FOR JOE HARDEN

Hari Kamis tanggal 26 September 2013 ada acara kumpul bareng di Evermann office. Acara kumpul bareng ini diadakan karena salah satu warga Evermann akan pindah pekerjaan mulai akhir minggu ini. Karena itu, mama dan teman-temannya kemudian mengadakan acara makan siang bersama teman tersebut. Siapakah nama teman tersebut? Joe Harden. Silahkan lihat gambarnya disini hehehe ... Joe Harden sudah bekerja selama 3 tahun di Evermann. Meski tidak selalu masuk tiap hari, semua teman di Evermann kenal baik dengannya. Acara gathering untuk Joe Harden ini sengaja diadakan di hari Kamis, karena hari Jum'at (besok pagi) sudah ada jadwal lain untuk mama dan teman-temannya. Acara gathering ini dilanjutkan dengan acara makan siang bersama. Sama seperti biasanya, acara kali ini juga dengan model potluck. Hanya saja, untuk menu utama, salah satu teman mama yang namanya Mary memasak menu Italia yang namanya lasagna. Hmmm ... Menu ini nampak yummy hehehe ... Selain lasagna, ada juga garlic bread yang menjadi teman lasagna. Lalu tersedia side dish berupa chicken soup yang puedes yang disiapkan oleh Alex Potter. Lalu ada salad sayur dan juga chips. Menu dessert juga tersedia. Ada buah semangka, ada brownies, ada marsmallow covered coklat dan seterusnya. Lengkap kan menu makan siang kali ini. Untuk minumnya tersedia air putih dan juga air soda. Semua menu makan siang ini dipersiapkan oleh teman-teman sebelum jam makan siang dimulai. Lasagna bahkan dimasak di kantor tepat sebelum disajikan. Roti bawang hanya perlu dihangatkan karena roti seperti ini umumnya sudah tersedia di swalayan. Coba perhatikan foto yang diposting mama kali ini. Nampak menarik hatikah? Hehehe ... Setelah jam makan siang tiba, semua teman mama berkumpul di ruang konferensi, dimana acara ini diadakan. Meski tidak formal, acara ini tetap dipersiapkan dengan sebaik-baiknya. Joe Harden banyak ditanya teman-teman dimanakah tempat kerjanya yang baru berada. Dia mengatakan belum tahu karena baru menerima pemberitahuan posisi baru ini beberapa hari sebelumnya. Kata mama, Joe melamar posisi baru ini beberapa bulan sebelumnya. Joe melamar posisi baru karena ia ingin mendapatkan posisi sebagai karyawan tetap di Indiana University ini. Sebelumnya, Joe pernah melamar beberapa kali untuk beberapa posisi yang membuka lowongan. Akhirnya, Joe mendapat kabar baik ini beberapa hari yang lalu. Memangnya, selama ini posisi Joe di Evermann sebagai apa? Sebagai karyawan part timer (hourly). Sebagai hourly staff, jam kerja Joe Harden dibatasi hanya 29 jam seminggunya. Ia juga tidak mendapatkan aneka fasilitas lain seperti asuransi kesehatan dan sebagainya. Setelah ia mendapat posisi ini, Joe masuk kelompok full time staff. Joe bisa bekerja sampai dengan 40 jam perminggunya dan ia mendapatkan fasilitas asuransi kesehatan dari Indiana University. Jelas sekali perbedaannya kan? karena itu, mama dan semua temannya ikut bergembira atas kabar baik ini. Semua berharap agar Joe kerasan di tempat yang baru dan bisa bekerja seoptimal mungkin. Selamat Joe atas posisi baru yang diraih!

Wednesday, September 25, 2013

ROUNDTABLE TALK

Yang ini bukan aku pastinya hehehe ... Ya .. Papaku mengikuti sebuah acara bincang-bincang di sekolahnya. Acara bincang-bincang yang diadakan di hari Rabu tanggal 25 September 2013 ini menjadi istimewa karena pemateri acara bincang-bincang hari ini adalah salah satu praktisi pendidikan di tanah air yang sudah sangat dikenal. Siapakah beliau? Beliau adalah Bapak HAR Tilaar. Merasa kenal atau akrab dengan nama ini? Ya ... Beliau adalah suami dari ibu Martha Tilaar yang dikenal sebagai pengusaha di tanah air. Pengusaha apa? Pengusaha kosmetik (berbagi produk perawatan untuk wanita baik yang berusia remaja maupun dewasa) yang memiliki perusahaan bernama Martha Tilaar. Bapak HAR Tilaar merupakan alumni dari Indiana University. Beliau datang ke Bloomington bersama ibu dan salah satu asisten ibu Martha Tilaar. Mereka tinggal selama 3 hari di Bloomington. Sudah pasti acara mereka sangatlah padat. Salah satunya adalah acara Roundtable talk yang diikuti papaku siang ini. Dalam acara siang hari itu, selain teman-teman dari Indonesia, ada juga peserta lain yang tertarik ikutan acara diskusi dengan tema besar pendidikan multikultural. Acara yang berlangsung selama 2 jam ini kata papa lumayan mendapat sambutan yang baik dari peserta roundtable talk siang itu. Kata papa, diskusi berjalan dengan baik. Di akhir acara, peserta diskusi foto bersama dengan Bapak HAR Tilaar. Ayo tebak, yang mana kira-kira Bapak HAR Tilaar? Terlihat jelas kan?

Saturday, September 14, 2013

TRIP TO TC STEELE MUSEUM - NASHVILLE IN

Sabtu, 14 September 2013, aku, papa dan mama ikutan rombongan piknik ke TC Steele Museum yang ada di Nashville Indiana. Tempat ini berjarak 30 menit dari tempat kami berkumpul dan naik bus. Memangnya kami berkumpul dan naik bus dari mana? Kami berkumpul dan naik busa dari depan Campus View Apartment. Jam berapa kami berkumpul? Jadwalnya sih jam 9.40. Jam berapa kami naik bus? Seharusnya sih jam 10 pagi, ternyata agak molor sedikit. Ngomong-ngomong, siapa penyelenggara kegaiatan piknik kali ini? Seperti biasa, AFSC alias pengurus apartment. AFSC mengumumkan adanya trip kali ini dengan cara mengirim email kepada resident yang tinggal di on campus apartment. Mereka yang tertarik kemudian mendaftarkan diri kepada AFSC dan akan mendapatkan email yang berisi update kegiatan. Mamaku mendaftarkan kami bertiga untuk ikutan program ini dan mama pula yang mendapat email dari pengurus. Saat kami berkumpul di depan Campus View sebelum berangkat, kami bertemu dengan beberapa tetangga yang juga bergabung di acara ini. Pengurus kemudian mencocokkan data yang mereka miliki dengan peserta yang hadir. Mama tidak menemukan namanya di dalam daftar yang mereka miliki dan mereka mendaftar mama saat itu juga. Kata pengurusnya sih gak apa-apa nama mama baru didaftar saat itu. Setelah semua peserta yang akan berangkat terdata, peserta menaiki bus sekolah yang disediakan pengurus AFSC. Ada 2 armada yang berangkat siang itu. Kata mama, baru kali ini mama merasakan naik bus sekolah, jadi mama nampaknya menikmati sekali hehehe ... Kami bertiga memilih duduk di bagian belakang dan masing-masing dari kami mengambil satu bangku. Kata papa kalo perjalanan yang ditempuh jauh, bus ini rasanya tidak bisa mengakomodasi kenyamanan hehehe ... Saat bus meninggalkan Bloomington, jalanan gak terlalu ramai. Sebentar saja di dalam bus, kami dah sampai di TC Steele Museum. Kami kemudian turun dan berkumpul sebentar untuk mendengarkan pengarahan dari pengurus. Setelah semua peserta piknik berkumpul, kami mendapat tiket untuk mengikuti tour di kompleks TC Steele Museum ini. Ada pilihan waktu tur yang tersedia, jam 10.45, 11.45, 12.45, 1.45 dan 2.45. Jam pilihan terakhir ada di sebelum jam 3 karena kami sudah harus kembali ke bis jam 3.15 sore. Papa dan mama memilih mengikuti tur awal, agar sesudahnya kami leluasa mengeksplorasi tempat ini. Setelah mendapat tiket atau karcis berwarna biru bertuliskan Tour di jam 10.45, aku bersama papa dan mama bergegas memasuki kompleks museum dan mencari lokasi dimana tour akan dimulai. Apakah kami tahu dimana kami musti berkumpul kalo pingin ikut tur? Nggak hehehe ... Kata mama, yang penting jalan dulu, sambil mencari petunjuk lokasi kumpul. Sambil mencari tempat berkumpul, kami amati suasana di sepanjang jalan yang kami lalui. Ada banyak pelukis yang asyik dengan peralatan lukisnya. Mereka tersebar di mana-mana. Memangnya, tempat ini luas? Sangat luas ... 211 acre luasnya ... Berapa hektar itu? Berhektar-hektar hehehe ... Tempat yang sangat nyaman ini nampak sangat ideal bagi para pelukis tersebut. Mereka nampak terlarut dalam kegiatan mereka dan tak terganggu oleh pengunjung yang lalu lalang di dekat mereka. Kami terus saja berjalan sampai kami kemudian menemukan lokasi awal tour. Seorang petugas sudah siap dan menunggu para peserta tour di jam ini berkumpul. Menjelang jam 11, acara tour dimulai. Dari gedung bernama Large Studio (tempat kami berkumpul), tour guide mengajak kami mengunjungi House of The Singing Winds. House of The Singin Winds ini adalah milik keluarga TC Steele. Ia adalah seorang pelukis (beraliran impresionis kalo nggak salah) yang memiliki estate ini. Ia tinggal di rumah di Nashville ini selama masa melukis (bulan April sampai Oktober) setiap tahunnya dan di rumah yang kami kunjungi inilah kami temui property pribadi miliknya seperti buku-buku, koleksi lukisannya, piano, barang-barang lain yang dipakai semasa hidupnya dan masih banyak lagi. Rumah yang memiliki ruang tahu luas ini juga dilengkapi dengan dapur, kamar tidur utama, ruang makan dan juga beranda yang sangat nyaman, karena dindingnya bisa diatur sesuai kebutuhan. Maksudnya? Kalau cuaca bagus, jendela bisa diturunkan sehingga udara segar bisa masuk rumah. Kalau cuaca kurang bersahabat, jendela tak diapa-apakan sehingga suhu hangat tetap terasa di dalam rumah. Rumah yang kami kunjungi ini berlokasi jauh dari jalan utama. Kami bayangkan, dulunya untuk bisa masuk ke rumah ini, pedati atau keretalah yang menjadi alat transportasi utama. Kami seperti melihat kondisi jaman kuno atau jaman dulu saat berkunjung ke rumah ini. Penjelasan tour guide jelas sangat membantu kami. Saat tour berakhir, kami segera meninggalkan tempat ini dan bersiap mengikuti kegiatan berikutnya. Apa kegiatan berikutnya? Makan siang. Lho kok? Iya ... Kan jam sudah hampir menunjuk angka 12, jadinya ya kami perlu makan siang. Kami bertiga segera mencari lokasi untuk menyantap bekal kami. Bekal? Iya ... Kami memang membawa bekal berupa roti isi dan hotdog. Kami juga membawa buah dan godfish. Apa itu goldfish? Crackers keju yang sangat disukai anak-anak hehehe ... Setelah menemukan sebuah lokasi yang lumayan nyaman, kami pun menyantap bekal kami. Lumayan hehehe ... Kami lihat areal museum yang luas ini. Sunyi sangat terasa. Tenang sudah pasti. Kerasan sekali rasanya disini. Saat acara menyantap bekal selesai, kami kemudian bersiap berkegiatan lagi. Apa yang akan kami lakukan? Karena penasaran dengan beberapa rute trekking, kami memutuskan untuk mencoba satu rute trekking yang tersedia. Kami menuju Dewar Log Cabin (bangunan berbentuk rumah yang kurang terawat dan ada persis di pinggir hutan) dan memulai trekking kami dari situ. Kok kami tahu? Ya dengan melihat peta yang kami bawa hehehe ... Trekking route kami adalah TRAIL OF SILENCES. Berjarak kurang lebih 0,5 mil, kami bertiga kemudian menempuh rute ini dengan memasuki hutan dan mengikuti trekking route yang tersedia. Suasana sangat sepi. Pohon besar nampak ada di sekeliling rute treking. Kami menyeberang jembatan, menaiki pohon tumbang dan menyusuri jalanan yang naik serta turun. Tidak kami temui peserta lain yang mengambil rute trekking ini. Sungguh nikmat berjalan di suasana sepi dan sunyi seperti ini. Tentunya asal gak lama-lama hehehe ... Dalam panduan, disebutkan bahwa peserta trekking tidak dibenarkan untuk keluar dari jalur trekking, tidak membuang sampah sembarangan, tidak mendirikan tenda, tidak menyalakan api unggun dan seterusnya. Jalur yang dilalui memang ditujukan untuk trekking saja, bukan yang lainnya. Menarik bukan? Setelah menyelesaikan rute trekking yang pendek ini, kami bertiga segera menuju lokasi pertunjukkan musik. Ada beberapa tenda yang didirikan dan menawarkan aneka produk, seperti wine testing gratis (papaku yang mencicipi hehehe ...), food stall (aku dan mama membeli paket makan siang dan popcorn), souvenir corner dan seterusnya. Kami melihat-lihat apa yang mereka tawarkan sebelum musik performance. Kira-kira jam 1 lebih, music performance dimulai. Satu grup musik beranggotan 5-6 orang membawakan aneka lagu country. Lagu khas negara ini hehehe ... Kami nikmati sajian musik ini sambil menyantap apa saja yang masih ada di tas bekal. 45 menit pertama pertunjukkan berlangsung seru. Ada jeda 30 menit sebelum pertunjukkan berikutnya. Saat jeda, kami bertiga melihat lukisan yang dipajang di dekat lokasi music performace. Jejeran lukisan tersebut sedang dalam penilaian oleh dewan juri. Acara hari ini rupanya memang sudah dijadwalkan oleh pihak pengelola TC Steele Museum sebagai hari lomba melukis. Pantas saja ada banyak pelukis yang kami lihat hari ini hehehe ... Lukisan ini terbagi dalam beberapa kategori: lukisan anak, lukisan remaja dan lukisan dewasa serta media yang digunakan untuk melukis (cat minyak atau bukan). Yang kami lihat, banyak lukisan indah yang ada disitu. Senang juga bisa melihat sesuatu yang baik seperti ini. Saat sesi II pertunjukkan musik dimulai, kami segera kembali ke depan stage. 2 lagu sempat kami nikmati sebelum kami kembali ke Large Studio di jam 3 sore. Ya ... Kami sudah harus berkumpul kembali di studio besar ini di jam 3.15. Kira-kira jam 3.30, kami sudah berada di dalam bus. Pengurus AFSC memastikan semua peserta piknik sudah kembali naik bus. Setelah semua OK, bus meninggalkan TC Steele Museum. Saat pemanggilan peserta kembali masuk ke dalam bus sebelum bus berangkat, mama baru menemukan namanya di dalam daftar. Rupanya, mama tidak terlalu mencermati namanya saat akan berangkat tadi, sehingga nama mama dikira nggak ada hehehe ... Perjalan pulang ini membuatku mengantuk. Aku sempat tertidur di dalam bus meski hanya sebentar. Sungguh sebuah pengalaman yang menyenangkan ...

Sunday, September 8, 2013

WELCOME RECEPTION

Minggu, 8 September 2013, mama mengajak aku ikutan acara Welcome Reception di Campus View Activity Room. Acara ini berlangsung sejak jam 3 sore dan berakhir di jam 5 sore. Aku dan mama sampai di lokasi acara sekitar jam 3.30 karena sebelumnya kami bemain ke Library Monroe. Mama dan aku memang merencanakan maen berdua hari Minggu ini mengingat papaku ada kegiatan yang tidak bisa ditinggalkan. Kami berangkat ke library jam 1 siang dan menghabiskan waktu selama 2 jam di library. Selain mengembalikan buku, aku meminjam buku baru dan membaca beberapa komik di library. Udara siang itu lumayan panas. Karenanya, berada di dalam library lumayan menyejukkan mengingat AC di dalam library mampu mengusir hawa panas di luar hehehe ... Saat kami sampai di Campus View Activity Room, kami lihat sudah ada banyak peserat yang datang di acara ini. Segera saja aku dan mama bergabung dengan peserta lain dan ikutan menikmati acara yang diadakan sore itu. Ada face painting, ada music, ada manusia balon dan masih banyak lagi. Ada makanan yang disajikan nggak? Sudah pasti ada hehehe ... Dan seperti tahun-tahun sebelumnya, panitia memesan makanan dari China Buffet (nampaknya) karena menu yang disajikan hampir selalu sama: sate, nasi dan lompia hehehe ... Selain menu itu, ada juga sayuran dan dip, cookies, chips, minuman dan beberapa jenis makanan lainnya. Aku memilih duduk di luar ruangan bersama teman-teman dan ngobrol disitu karena ruangan di dalam rasanya terlalu penuh orang. Acara yang rutin diadakan tiap tahun ini memang biasanya lumayan ramai karena resident biasanya datang untuk melihat aneka program yang digelar oleh pengurus apartment. Ada beberapa meja yang memuat aneka info program (yang diadakan/direncanakan pengurus/pengelola). Beberapa pengurus atau petugas besiap disamping meja untuk menjawab dan memberikan penjelasan atas berbagai pertanyaan yang diajukan resident. Program yang diadakan lumayan menarik juga lho, seperti maen bowling bersama, piknik bersama, tour ke library (yang berlokasi di Campus View) dan masih banyak lagi. Aku sih dah sering ikutan di acara yang diadakan hehehe ... Ya ... Program yang diadakan umumnya memang sama dari tahun ke tahun, jadinya aku dah lumayan kenal aneka program yang mereka tawarkan. Setelah kurang lebih 1 jam aku dan mama ikutan acara ini, kami berdua kemudian pulang dengan berjalan kaki. Dari Campus View Activity Room ke rumah, jarak tempuhnya paling lama cuma 5 menit. Itu karena kami berjalan dengan pelan sambil menikmati cuaca yang lumayan panas namun tidak terlalu menyengat ini. Setelah sampai di rumah, kami baru tahu kalau papa ternyata ada di rumah. Papa bertukar dengan temannya untuk kegiatan sore ini. Jadilah kami kemudian bersiap untuk ke gereja di jam 5.30 sore.