Friday, June 6, 2014

SEPEDA BARU

Yay ... Papaku membelikanku sepeda baru. Ini sepeda kedua yang kumiliki. Dulu banget, aku pernah punya sepeda beroda 4. Tentu itu di jaman aku masih belum bisa naik sepeda hehehe ... Kata papa dan mamaku, aku mustinya sudah punya sepeda beroda 2 sejak aku masuk SD. Tapi, kok aku baru membeli sepeda sekarang? Awalnya aku memang tidak terlalu antusias untuk membeli sepeda. Aku kurang menikmati kegiatan bersepeda. Nggak tahu kenapa, aku belum tertarik saja. Papa dan mamaku kemudian menawariku untuk membeli sepeda baru di saat summer masih panjang. Kata orangtuaku, aku hanya perlu membiasakan diri kembali untuk bersepeda setelah lumayan lama aku nggak bersepeda. Aku akhirnya menyetujui usul ini. Lalu, siang itu aku diajak papa ke sebuah toko swalayan yang bernama Target. (di tanah air, toko ini mirip dengan toko yang bernama Matahari). Aku kemudian menuju ke counter yang menjual aneka sepeda dan memilih satu buah sepeda yang menarik hatiku. O ya ... Saat aku sedang memilih sepeda ini, ada seorang bapak (yang sudah tua) yang banyak memberiku informasi mengenai sepeda ini. Apa keunggulannya dan mengapa aku sebaiknya memilih merek ini. Aku pun mendengarkan penjelasannya dan menjadikannya sebagai salah satu pertimbangan sebelum aku memutuskan membelinya. Sepeda ini pun kemudian kupilih dan kubawa ke kasir. Papa kemudian memberesi pembayarannya dan kami berdua mendorong sepeda ini ke parking lot. Sesudahnya, kami mencoba memasukkan sepeda ini ke dalam kendaraan dan ternyata sepeda ini bisa muat di dalam kendaraan kami. Segera saja kami meluncur ke rumah dan sepeda ini kemudian kami bawa ke dalam rumah. Kok sepeda tidak kami letakkan saja di bicycle rack di luar rumah? Aku kan belum punya rantai/kunci untuk sepedaku ini, jadinya, kedua orangtuaku memintaku menyimpannya di dalam rumah terlebih dahulu. Lalu, apakah sepeda ini kugunakan? Sudah pasti-lah. Aku kan pingin juga bermain-main bersama teman-temanku selama summer ini dengan mengendarai sepeda ke beberapa tempat. Sebelum ikut teman-temanku, pastinya aku harus membiasakan diri untuk naik sepeda lagi dengan cara mengelilingi parking lot yang ada di depan rumah. Sekali saja aku kembali merasakan naik sepeda, rasanya aku ogah berhenti hehehe ... Terima kasih ya pa dan ma ...

No comments:

Post a Comment