Sunday, June 23, 2013

POTONG RAMBUT

Kali ini mamaku yang potong rambut. Dimana? Di salah satu tempat di College Mall. Kok kesitu? Soalnya mamaku asal nyari tempat potong rambut saja hehehe ... Memang ada tempat potong rambu di jalan ke-10, tetapi mama memilih ke tempat ini. Mula-mula mama masuk ke tempat potong rambut ini dan bertanya, bearap amam musti membayar ongkos potong rambut. petugas menjawab 30 dolar untuk cuci, potong dan sedikit perawatan. Kok mahal banget? Ya memang segitu tarif di tempat potong rambut ini. Lagian, kata mama lho, selama mama tinggal di negara ini, baru kali ini mama mau potng rambut. Setelah 3 tahun membiarkan rambut tak dipotong, kali ini mama memutuskan memotongnya. Kenapa sekarang? Karena mama pinginnya sekarang hehehe ... Setelah mama mengatakan OK dengan harganya, mama bertanya apakah mama bisa terus dipotong rambutnya. Petugas mengatakan ya. Kok mama nanya gitu? Sebab, mama kan tidak tahu apakah jadwal di jam itu masih kosong. Umumnya, orang disini melakukan reservasi dulu untuk aneka kegiatan yang berkaitan dengan jasa, seperti ke dokter, ke salon kecantikan, ke bengkel dan sejenisnya. Jadinya, pertanyaan "Apakah masih ada slot/tempat/jadwal kosong untuk saya" wajar ditanyakan. Setelah petugas mencatat nama mama, petugas meminta mama menuju salah satu kursi untuk mencuci rambut mama. Sambil mencuci rambut mama, kata mama, petugas juga melakukan pemijatan. Kegiatan ini berangsung selama 20 menitan. Setelah acara keramas selesai, mama segera menuju kursi tempat potong rambut dilakukan. Kursi yang berderet ini juga dilengkapi kaca besar di depannya. Ada petugas lain yang juga sedang memotong rambut seorang pengunjung. Mama kemudian ditanya petugas seberapa pendek rambut akan dipotong. Mama mengatakan ingin rambutnya dipotong sampai bahu. Kata petugas, gak sayangkah rambut sepanjang ini dipotong? Mama mengatakan tidak. Petugas pun kemudian mulai memotong rambut mama. Mereka ngobro sedikit mengenai hal-hal nggak penting, seperti darimana asal mama, darimana asal petugas (dari Brown County), apakah petugas kursus potong rambut di Bloomington (dijawab tidak. Petugas mengikuti kursus potong rambut di Seymor. Petugas juga tidak menyarankan mama ke kota itu karena nggak ada satu pun yang bisa dilihat) dan sejenisnya. Kira-kira 40 menit petugas ini melakukan acara potong rambut. Sesudah acara potong rambut beres, petugas mengeringkan rambut mama dan menyisirnya. Tepat 1 jam acara potong rambut ini selesai. Segera mama memberesi tagihannya dan mengucapkan terima kasih pada petugas. Ngomong-ngomong, siapa yang mengantar mama? Siapa lagi kalau bukan papa hehehe ... Makanya, saat proses potong rambut ini berlangsung, papa mengambil gambar. Tentunya setelah bertanya pada petugas apakah OK bagi papa untuk ambil gambar. Kata mama, tempat potong rambut ini sebenarnya sama persis dengan tempat potong rambut di tanah air. Aneka jasa yang ditawarkan juga gak jauh beda. Petugas umumnya juga lulusan kursus atau sekolah yang berhubungan dengan tata rambut dan kecantikan. Petugas juga rapi dan nampak cekatan serta ramah karena jasa yang mereka jual berhubungan dengan apa yang mereka tampilkan. Lalu, apa dong beda tempat potong rambut di sini dan di tanah air? Bahasa yang digunakan untuk ngobrol hahaha ... Ngomong-ngomong, kenapa sih mama mau potong rambut di sini? Kata mama agar ada pengalaman. Maksudnya? Selain karena mama memang perlu merapikan rambutnya, mama mengatakan paling tidak mama sudah pernah nyobain potong rambut disini setelah tinggal disini selama kurang lebih 3 tahun hehehe ... Masak sih kepengin nyoba potong aja ragu-ragu hehehe ... O ya ... Aku ikutan acara potong rambut nggak siang ini? Nggak ... Aku memilih di rumah daripada nganggur nungguin mama potong rambut hahaha ....

No comments:

Post a Comment