Wednesday, February 11, 2015

MAKMAL DI CHEDDAR

Yang ini sih hanya mama, tante Fitri dan Lori yang bergabung dalam acara makan malam di hari Rabu, tanggal 11 Februari tahun 2015. Ceritanya, mama dan Lori janjian untuk mentraktir tante Fitri yang baru saja merayakan hari ulang tahunnya. Acara makan malam ini diadakan di warung makan Cheddar dan mereka bertiga janjian ketemu di jam 5.30 sore. Mama berangkat bersama tante Fitri jam 5.20an dan mereka bertemu Lori di lobby warung makan ini. Kata mama, warung makan ini lumayan banyak dikunjungi sore ini/malam ini. Maklum, jam pertemuan mereka memang bertepatan dengan jam makan malam jadinya mereka nggak heran saat mendapati warung makan ini dipenuhi pengunjung. Dengan diantar satu orang petugas, mereka menempati salah satu spot kosong yang berada persis di dekat jendela sehingga mereka bisa melihat keluar. Sambil mencermati menu yang tertera di buku menu, pesanan berupa air soda (untuk Lori dan mama) serta air es (untuk tante Fitri) diantar petugas tak berapa lama setelah mereka bertiga duduk dan memesan minuman. Lori kemudian memesan appetizer berupa chips dengan salsa dan keju cair (chips and homemade queso) sebagai dipnya. Saat pesanan chips ini datang, mereka bertiga sudah memutuskan akan memesan apa malam ini. Lori memesan chicken quesadilla (daging ayam dipotong dadu/kecil diberi salsa dan dimasukkan dalam tortilla). Tante Fitri memesan grilled tillapia with mango salsa (lele bakar yang dilumuri saus mangga). Mama memesan country style fried chicken (dada ayam yang digoreng dilengkapi frech toast alias roti bakar ditambah 2 sides - mama memilih broccoli casseroule dan french fries). Tak lupa mama mengatakan kepada petugas bahwa mama memilih menu ini disajikan dalam porsi makan siang (lebih murah karena lebih sedikit). Sambil menunggu pesanan main dish, mereka bertiga mencicipi chips dan dipnya yang OK. Sebenarnya, mama mengajakku untuk ikutan acara malam ini namun aku nggak mau. Aku merasa kurang nyaman bergabung dengan ibu-ibu hahaha ... Saat mama menanyakan aku minta dibawakan apa, aku juga nggak mau karena makanan yang sudah dingin rasanya kok nggak enak hehehe ... Kata mama, setelah pesanan mereka sampai di atas meja, porsi yang tersaji lumayan besar (banyak). Mereka bertiga menikmati menu pesanan mereka tanpa tergesa-gesa biar mereka bisa menghabiskan semuanya. Mama berkali-kali musti beristirahat untuk bisa menghabiskan porsi "lunch" yang ternyata berukuran jumbo. Sebenarnya, kenapa ya porsi lunch dan dinner dibedakan? Menurutku sih karena biasanya jam makan siang (lunch) di weekedays kan terbatas hanya 1 jam. Jadi, porsi yang tersedia di saat lunch biasanya memang tidak terlalu besar. Lain halnya dengan porsi untuk dinner. Dinner biasanya memang lebih relaks. Batasan waktu seolah tidak ada. Karenanya, porsi yang disajikan di saat dinner sedikit berbeda dengan porsi yang tersedia di siang hari. Mereka yang menikmati dinner di warung makan, mungkin memang sudah merencanakan alokasi waktu yang lebih panjang dibanding saat mereka lunch. Alokasi waktu yang panjang ini memungkinkan dinner berlangsung dengan nyaman dan menyenangkan. Lalu, bagaimana rasa makanan yang mereka pilih malam ini? Kata mama, semuanya terasa enak. Ya ... Cheddar memang merupakan salah satu warung makan yang menyajikan makanan yang OK. Meski memiliki nama seperti salah satu jenis keju (biar mudah diingat atau memang menu yang mereka sediakan sangat cheesy), makanan yang tersaji tidak semuanya terasa cheesy hehehe ... Mereka bertiga ngobrol dengan santai di antara acara makan malam ini dan kemudian memutuskan menyudahinya di jam 7.15 malam. Lori masih harus menempuh perjalanan sekitar 30 menit sebelum sampai di rumahnya dan malam ini udara lumayan terasa dingin. Jadi, acara makan malam pun diakhiri dengan pertimbangan itu. Kata mama, mereka berpisah di parking lot dan janjian untuk makan malam bersama lagi lain kali ... O ya, angin yang bertiup membuat badan menggigil. Jadi, mereka bertiga pun bergegas masuk kendaraan ...

No comments:

Post a Comment