Thursday, December 18, 2014

DINNER AT TEXAS ROAD HOUSE

Kamis sore sampai malam (18 Desember 2014), mama, tante Fitri dan Lori bersantap malam bersama di salah saru warung makan di bagian barat kota Bloomington. Nama warung makan ini Texas Road House. Mereka bertiga janjian bertemu di warung makan ini jam 5.30 sore. Kata mama, acara ini tertunda beberapa kali sebelum akhirnya malam ini mereka bisa bertemu bersama. Kenapa mereka bertemu di warung makan ini? Untuk merayakan ulanga tahun Lori. Kapan hari ulang tahun Lori? Oktober lalu. Lho kok? Iya ... Ini adalah acara makan malam bersama dalam rangka ulang tahun Lori yang tertunda hehehe ... Saat mama dan tante Fitri sampai di warung makan ini, Lori sudah menunggu dan memesankan tempat untuk mereka bertiga. Sekitar 10 menit menunggu, mereka kemudian diantarkan petugas untuk menempati salah satu meja yang sudah kosong. Petugas kemudian menanyakan minuman apa yang mereka pesan. Lori memesan air soda, mama memesan es jeruk dan tante Fitri memesan air putih dan kopi. Setelah pesanan dicatat, petugas kemudian meninggalkan meja. Sambil menunggu petugas membawa minuman yang dipesan, mereka bertiga menikmati kacang kulit yang tersedia di meja. Ya ... Di warung makan ini di setiap meja disediakan kacang kulit yang lumayan banyak yang biasanya dinikmati sambil menunggu pesanan sampai di meja. Selain kacang kulit, petugas juga mengantar dinner roll yang super duper yummy (terutama dipnya) yang bisa direfill hehehe ... Saat petugas mengantar dinner roll ini, petugas sekaligus bertanya apakah mereka bertiga siap memesan menu utama. Dimulai dari Lori yang mmesan tenderloin (dimasak medium rare alias masih terlihat merah di dalam daging steaknya), tante Fitri kemudian memesan kebab (seperti sate) dan mama memilih traditional steak (ayam dan beef yang dimasak dengan cara medium saja alias warna daging terlihat pink). Masing-masing pilihan ini disertai 2 side dishes. Lori memilih salad dan steak fries, tante Fitri memilih salad dan nasi dan mama memilih green bean serta steak fries. O ya ... Menu yang dijual di warung makan ini memang utamanya adalah daging panggang alias steak. Meski daging sapi/beef mendominasi menu, bukan berarti kita tidak bisa menemukan makanan lain. Ada daging ayam, ada udang, ada ikan dan ada juga menu vegan dan menu lainnya. Kata mama, warung makan Texas Road House ini merupakan warung makan model chain sehingga warung makan ini juga bisa ditemukan di tempat lain (kota/state lain). Yang jelas, kata mama lagi, warung makan ini selalu penuh sejak buka sampai tutup. Ya ... memang begitulah yang terjadi, warung makan ini laris banget hehehe ... Nggak berapa lama setelah pesanan dicatat dan disiapkan petugas, piring berisi masakan siap santap sudah tersedia di meja. Hmmm ... Melihat gambarnya, semua yang tersedia nampak mengundang selera. Tak menunggu lama, mereka pun segera menikmati menu yang mereka pesan sebelum makanan ini menjadi dingin. Sambil menikmati pesanan mereka, mama asyik mendengarkan obrolan Lori dan tante Fitri. Tentu mereka bertiga tidak terburu-buru menghabiskan isi piring karena memang mereka sudah mengalokasikan waktu selama 2 jam untuk bertemu malam ini. Selain tidak tergesa-gesa, isi piring yang "lumayan" banyak ini mesti dinikmati dengan pelan-pelan agar bisa dihabiskan hehehe ... Coba tebak, apakah isi piring ini bisa habis? Ternyata tidak hehehe ... Sudah pasti tidak ada yang bisa dilewatkan dari makan malam yang menyenangkan ini. Selain perut kenyang dan hati senang, acara makan malam ini memberikan energi baru bagi mama, tante Fitri dan Lori setelah seharian mereka menghabiskan waktu di dalam ruangan di kantor. Mereka pun kemudian menyudahi acara makan malam bersama hari itu dan berencana untuk menikmati makan malam bersama lagi lain kali ... O ya ... Sebagai oleh-oleh, mama membawakanku dinner roll sebanyak satu kontainer hahaha ... Apakah aku suka? Jelas dong ... Kan dinner roll khas warung makan ini memang yummy ... Ngomong-ngomong, aku dan papa sudah pernah kesini belum? Sudah ... Kapan? 2,5 tahun yang lalu ... Wa ... Lama banget ... Iya memang ...

No comments:

Post a Comment