Sunday, March 24, 2013

PALM SUNDAY 2013

Minggu, 24 Maret 2013 adalah Minggu Palma. Papa dan mama mengajakku ke gereja St Paul di misa jam 5.30 sore. Saat kami berangkat ke gereja, jam menunjuk angka 5.10 sore dan hail (hujan es) lumayan terasa saat kami berjalan menuju kendaraan di parking lot. Kami memang tiba lebih awal di gereja. Kata mama, sengaja kita berangkat agak awal agar kami memiliki waktu cukup untuk mencari tempat duduk. Seperti biasa, misa Minggu Palma di negara ini ditandai dengan hadirnya daun kelapa yang masih muda (janur) dan bukan daun palma yang biasa kita bawa sebagaimana yang kita miliki di tanah air. Misa yang diikuti oleh banyak umat ini berlangsung lebih dari 1 jam karena ada pasio (pembacaan kisah sengsara Tuhan) oleh romo dan petugas. Inilah misa Minggu Palma ketiga yang kami ikuti di negara ini. Ya ... Tidak terasa kami sudah 3 tahun berada di negara ini hehehe ... Saat misa usai dan kami keluar gereja, ternyata seluruh halaman luar gereja sudah tertutup salju. Salju yang indah sekali. Yang ini sih kata mama hehehe ... Segera papa dan mama berinisiatif mengambil gambar suasana sore ini. Karena papa perlu ambil kamera di rumah, papa pun kemudian pulang sebentar. Aku dan mama kemudian menunggu papa dengan datang ke dining hall untuk ikutan acara makan malam bersama. Acara makan malam bersama ini dikhususkan untuk mahasiswa sebenarnya ... Namun, aku tetep aja ikut hehehe ... Mama hanya mengantarku alias hanya aku yang ikutan antri bersama mahasiswa lain. Menu makan malam kali ini adalah chicken wing dan nugget. Ada juga dessert berupa mini sus dan air minum. Aku dan mama sebentar saja berada di ruang makan ini, karena acara ini memang hanya diselenggarakan selama 30 menit. Segera sesudah aku meletakkan plate-ku yang kotor ke trash can, aku dan mama kembali menunggu papa di gathering space. Saat papa datang, segera kami ambil gambar dengan latar belakang salju yang indah ini. Sungguh, hari ini kami beneran happy karena saat musim semi sudah mulai, kami bisa melihat salju indah ini. Kami juga gak mengira banget, salju masih datang di akhir bulan Maret yang nota bene sudah masuk spring. Kami nikmati salju yang menempel dan memutihkan semuanya. Pohon dan ranting tidak lagi berwarna, tanah beserta rumput dan bunga juga memutih semua, seperti halnya atap rumah, jalan raya, kendaraan dan apa saja. Coba perhatikan gambar-gambar yang kami ambil di samping dan depan gereja. Indah sekali bukan?  

No comments:

Post a Comment