Monday, December 9, 2013

BEAUTIFUL SNOW IN DECEMBER

Salju yang datang sejak Kamis malam hingga Jum'at sore sudah pasti menyisakan tumpukan tinggi pasir putih (alias salju) yang bahkan sudah membeku sebagian. Karenanya, pepohonan serasa memiliki ranting berwarna putih dan tanah juga tak lagi kelihatan karena tertutup hamparan salju putih. Pemandangan seperti ini sangat cantik sebenarnya, karena tidak setiap saat (tidak setiap winter) salju turun dengan indahnya. Salju kadang datang, tetapi seringkali langsung hilang disaat matahari bersinar karena salju tidak turun dengan tebalnya. Mama senang sekali dengan salju yang banyak seperti ini. Tentu bukan dinginnya yang disukai mamaku, melainkan indahnya pemandangan di saat salju ada. Saat salju masih ada di permukaan tanah, rasanya sayang melewatkan hal ini tanpa gambar. Karenanya, mama dan papaku merencanakan untuk mengambil gambar mumpung salju masih tebal. Yang menjadi masalah adalah, saat gambar diambil, dingin pasti akan menerpa (kecuali kalau pengambilan gambar dilakukan dari dalam rumah hehehe ...) Lalu, kalau gambar tetap harus diambil, sementara dingin gak mau pergi, yang bisa dilakukan hanyalah sebentar keluar rumah untuk ambil gambar dan kemudian masuk rumah kembali saat dingin sudah tak tertahankan. Meski berpakaian hangat dan tebal, saat pengambilan gambar dilakukan, papa dan mamaku biasanya tidak mengenakan sarung tangan saat berada di belakang kamera. Kenapa? Karena tombol kamera yang kecil seringkali tidak bisa digerakkan saat tangan memakai sarung tangan. Meski demikian, papa dan mamaku tidak menyerah begitu saja untuk mengambil aneka gambar dengan salju sebagai subyek utamanya. Di saat matahari bersinar dengan cerah, salju akan terlihat sangat cantik. Sebab, cerahnya matahari memang menjadi sumber cahaya yang paling sempurna di saat pengambilan gambar berlangsung. Semua gambar yang diposting disini berlokasi di sekitar tempat kami tinggal. Ada gambar gedung, jalan setapak, jalan raya, papan nama, pepohonan dan kendaraan yang tentunya memiliki salju di atasnya hehehe ... Ya ... Beginilah yang terjadi saat salju turun. Terbayang betapa lain kan dengan gambar pemandangan di saat musim panas dan musim gugur? Sudah pasti-lah hahaha ... Salju yang turun tidak selalu bertahan lama. Tergantung dari berapa tebalnya dan berapa suhu yang menyertainya (sebelum dan sesudahnya). Saat salju ini turun, ketebalan yang diprediksikan adalah 5-8 inchi. Lumayan tebal-lah hehehe ... Dan jangan salah, salju sebanyak ini turun di state Indiana dan state lain yang ada di Midwest. Bayangkan saja berapa banyak salju tertumpah hari itu. Karenanya, salju ini sayang banget kalo dilewatkan. Salju yang ada layak untuk untuk diabadikan hehehe ... Setelah beberapa gambar diperoleh, papa dan mamaku kembali ke rumah. Papaku bahkan sempat beberapa kali keluar rumah lagi untuk mengambil gambar salju yang ada di bagian luar rumah lainnya. Persis di samping rumah (picnic area), salju tidak dibersihkan. Kami musti ekstra hati-hati saat berjalan di atasnya, sebab tidak tahu bagian mana yang saljunya sudah jadi es atau bagian mana yang memiliki lubang atau bagian mana yang ada batu di atasnya. Semua tertutup salju, jadi tidak kelihatan sama sekali mana yang harus dihindari hehehe ... Kata papa, dengan tinggal di negara 4 musim, kami jadi mengetahui betapa alam ini menyeimbangkan dirinya dengan sangat canggih. Kami, manusia yang merasakan hidup di negara ini, juga ternyata dibekali daya tahan tubuh yang semoga mampu selalu beradaptasi dengan baik. Meski dingin seperti tak tertahankan di saat winter datang, masih ada cahaya matahari yang membantu bumi menjadi sedikit hangat. Ah ... Aku kok jadi cerita kemana-mana ya ... Met menikmati salju ya, meski mungkin hanya lewat gambar ... At least, tak ada dingin yang terasa hehehe ...

No comments:

Post a Comment